NovelToon NovelToon
SETELAH AKU PERGI

SETELAH AKU PERGI

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Persahabatan / Cinta setelah menikah / CEO / Mafia
Popularitas:11.2k
Nilai: 5
Nama Author: Bunaya

Meila Ayunda Aksara, mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Dia membatalkan pernikahannya dengan tunangannya, Zayan Wijayakusuma. Dia tidak peduli jika keputusannya itu akan membuat nama baik keluarga Aksara rusak. Bagi Meila, keluarga itu sudah rusak sejak lama.

Sudah saatnya Meila membuka topeng keluarganya yang selalu memperlakukan dirinya dengan tidak adil. Selama ini, kedua orang tuanya dan kedua kakaknya menganggap Meila sebagai anak pembawa sial. Cacian dan makian menjadi makanan sehari-hari yang harus Meila terima.

Keputusan besar Meila itu justru membuatnya bertemu dengan Abyan Rayendra Hasan, pria yang siap memberikan Meila sebuah keluarga.

Bagaimana kehidupan Meila setelah dia meninggalkan keluarganya dan Zayan?

Bagaimana kehidupan Meila bersama Abyan?

Yuk simak kisahnya di Setelah Aku Pergi hanya di Novel Toon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 Menginginkan Pernikahan Ini

Melihat Meila masuk ke kamar mandi, Abyan mengerutkan keningnya. Dia berpikir kesalahan apa yang sudah dia perbuat. Dia sempat melihat raut wajah Meila yang berubah dingin. Senyum istri yang sambil menghirup aroma bunga mawar seketika hilang. Seolah ikut mengudara bersama harum bunga.

Merasa tidak menemukan jawaban, Abyan mencoba menghubungi Erik, satu-satunya sahabatnya yang sudah menikah. Setelah Abyan menceritakan apa yang terjadi, Erik justru tertawa di seberang sana. Karena sebelumnya Erik dan Dewi baru saja membahas pasangan pengantin baru tersebut.

"Kita tunggu saja, Byan pasti akan menghubungi suamimu ini untuk bertanya hal yang tidak bisa dia mengerti tentang memahami perempuan." ucap Erik.

"Jangan terlalu yakin Mas. Siapa tahu dia bisa mengatasinya sendiri." Dewi mencoba menasehati suaminya itu.

"Mas tahu seperti apa Byan itu. Mas sangat yakin!"

Belum juga selesai mereka berdebat, Abyan benar-benar menghubungi Erik.

"See," ucap Erik menunjukkan layarnya yang menyala dengan nama kontak Abyan. Erik mengangkat panggilan tersebut dan membesarkan volumenya. Dewi jadi menyimak cerita yang Abyan sampaikan, tanpa menyela.

Mendengar tawa suaminya, Dewi yang ada di samping Erik segera mengambil alih pembicaraan. "Bang, jangan pernah menyebut nama wanita lain di depan istri. Itu hal yang sangat sensitif untuk perempuan." Dewi pun menjelaskan.

"Mariska itu sepupu saya," balas Abyan tidak ingin disalahkan.

"Apa adik kami tahu, Mariska itu adik Feri?" Erik yang sudah menghentikan tawanya yang bertanya pada sahabatnya itu. Dia minta solusi, tapi tidak mau disalahkan.

"Dasar keras kepala!" Erik kembali bicara, karena Abyan hanya diam saja.

"Jadi aku salah?" Tanya Abyan yang masih merasa dirinya tidak salah.

Bukan mendapatkan jawaban, Abyan justru mendapatkan ancaman. "Sampai kamu membuat Meila menangis, Aku sendiri yang akan jemput dia, dan Aku ambil kembali!"

"Jangan harap bisa mengambil kembali milikku!"

Abyan menutup panggilannya setelah membalas ancaman Erik. Lalu dia melepaskan kemejanya, menyisakan kaos oblong yang pas di badan. Melihat ke kamar mandi, Meila belum juga keluar. Abyan memilih duduk di sofa sambil menunggu Meila.

"Apa dia benar-benar marah karena aku menyebut nama Mariska?" Tanyanya, memikirkan ucapan yang tadi Dewi sampaikan.

"Sensitif? Apa dia cemburu?" Abyan sibuk dengan pikirannya sendiri.

Pintu kamar mandi keluar, menampakkan Meila dengan tubuh yang sudah terlihat lebih segar. Abyan kembali mengerutkan keningnya, melihat Meila masih menggunakan pakaian yang sama dengan sebelumnya.

Meila sekilas melihat Abyan yang hanya mengenakan kaos oblong hitam. Pria itu duduk di sofa sambil menatap padanya. Namun Meila tidak peduli, dia melewati Abyan begitu saja. Meila menuju pintu yang terbuka, dia yakin itu walk in closet.

Meila tertegun, ada banyak pakaian perempuan. Lalu dia teringat dengan satu nama. "Mariska," gumamnya dalam hati.

Meila mencoba mencari koper miliknya. "Tidak ada," gumamnya lagi. Meila lupa, dia pergi begitu saja setelah acara, karena Abyan langsung membawanya pergi setelah mereka berganti pakaian.

Tanpa Meila sadarI, Abyan sejak tadi memperhatikan istrinya itu. Abyan berdiri setelah Meila mengabaikannya, lalu menyusul Meila. Saat Meila berbalik, dia terkejut dengan keberadaan Abyan.

"Kenapa tidak jadi?" Tanya Abyan.

"Saya lupa, tidak membawa pakaian ganti," jawab Meila.

Abyan meninggikan kedua alisnya. Detik berikutnya dia berjalan ke arah Meila. Membalik tubuh istrinya lalu menghadapkannya pada deretan pakaian perempuan.

"Ini semua pakaian kamu. Mariska sudah menyiapkannya khusus untuk kamu, kakak iparnya." Abyan menjelaskan.

Meila terdiam mendengar penjelasan Abyan. "Kakak ipar?" ulang Meila dalam hati. "Jadi ..."

"Mariska itu adik sepupu saya, Meila. Adik perempuan Feri," ucap Abyan lagi, seolah tahu apa yang Meila pikirkan.

Ada sedikit kelegaan dalam hati Meila. Perkataan Dewi yang mengatakan kemungkinan besar Abyan memang menginginkan pernikahan ini, membuat Meila mencoba membuka hati. Hanya saja, rasa takut kembali tersakiti seperti yang Zayan berikan padanya, membuat Meila tidak semudah itu untuk percaya pada Abyan. Mereka juga belum membahas akan seperti apa pernikahan yang mereka jalankan.

"Apa perlu Saya juga yang memilihkan kamu pakaian dan menggantikannya?" Abyan kembali bicara karena Meila hanya diam saja.

Meila membulatkan matanya, membuat bibir Abyan terangkat. Dia merasa lucu melihat Meila membulatkan mata yang beda warna itu, meskipun melihatnya hanya lewat pantulan kaca.

Meila memang tidak memakai kembali lensa kotaknya usai acara. Dia menggunakan kaca mata hitam saat perjalanan dari kediaman Alamanda ke bandara. Begitu juga sebaliknya. Hanya untuk berjaga-jaga, agar matanya tidak menjadi perhatian banyak orang.

Meila selalu mengingat pesan bibi Ana, untuk menyembunyikan matanya yang unik itu. Saat Meila bertanya, "Kenapa?" Bibi Ana hanya menjawab, "Agar kamu tidak dibilang aneh."

Meila berbaring di tempat tidur Abyan yang empuk. Hampir sama empuknya denga tempat tidur Meila di kediaman Alamanda. Tidak seperti tempat tidur single miliknya yang adadi kediaman Aksara.

Mengingat keluarga itu, Meila tidak menyangka, Beni benar-benar mengeluarkannya dari keluarga Aksara. Meskipun begitu, Meila tidak bisa sepenuhnya membenci keluarganya, terutama Beni. Meskipun keras, Beni setidaknya masih memberikan sedikit perhatiannya.

Meila tahu, Beni masih memberinya uang bulanan. Namun uang itu ditahan Hana dan digunakan untuk gaya hidupnya bersama Melisa. Mengingat keluarga itu lagi, tidak terasa air mata Meila mengalir. Apalagi sebelumnya dia membaca pesan yang dikirimkan Melisa. Menghina dirinya mendapatkan Abyan dengan menjual diri.

Karena terlalu banyak berpikir dan menangis, pelan-pelan Meila memejamkan matanya.

Abyan masuk ke dalam kamar. Dia baru selesai bicara dengan paman Kim dan pengawal kepercayaannya. Abyan melihat Meila yang berbaring dipinggir tempat tidur.

Dengan gerakan pelan, Abyan mengangkat tubuh langsing Meila. Lalu dia baringkan kembali di tengah-tengah kasur. Setelah itu Abyan pergi untuk membersihkan diri.

Keluar dari kamar mandi, Abyan ikut berbaring di samping Meila. Dia memperhatikan wajah Meila. "Cantik," ucapnya. Lalu ikut memejamkan matanya.

Meila bangun karena merasakan perutnya lapar. Terakhir dia makan di pesawat saat langit masih terang. Meila melihat ke samping, dia tidak lagi terkejut melihat Abyan berbaring di sampingnya, seperti waktu di pesawat.

Meila masih tidak menyangka. Batal menikah dengan Zayan, lalu dia memutuskan untuk pergi dari keluarga kandungnya. Sekarang, setelah dia pergi, dia justru menikah dengan putra mahkota keluarga Hasan Hastomo. Entah akan seperti apa pernikahan mereka kelak, untuk saat ini Meila hanya bisa menjalaninya saja.

Meila duduk, lalu menyandarkan tubuhnya disandaran tempat tidur. Pergerakannya membuat Abyan bangun.

"Sudah bangun?" Tanya Abyan. Meila mengangguk.

Abyan ikut bangun. "Apa yang kamu pikirkan?" Tanya Abyan lagi.

Meila ingin menjawab tidak ada. Tapi Abyan sudah kembali bicara. "Masih memikirkan pernikahan ini?" Meila terkesima, karena Abyan seolah bisa membaca pikirannya.

"Sudah Aku katakan. Aku yang menginginkan pernikahan ini Meila."

Meila terdiam. Meila tidak ingat Abyan pernah mengatakan hal itu. Sepertinya dia terpengaruh apa yang Melisa bisikan kemarin, sebelum kakak perempuannya itu dan keluarga Aksara lainya pamit. Membuat Meila tidak percaya dengan ucapan Abyan, dan akhirnya mengabaikan penjelasan suaminya itu.

Abyan mendekati Meila, mengikis jarak diantara mereka. Hembusan napas Abyan menerpa wajah gugup Meila. "Kamu adalah istri Aku, Meila. Dan Aku ingatkan, Aku tidak akan pernah melepaskan kamu. Selamanya Kamu tetap menjadi nyonya Meila Ayunda Abyan."

Abyan tersenyum. Wajah Meila langsung memerah. Jantungnya berdetak tidak karuan. Apalagi sekarang Abyan mengungkung tubuhnya. Jarak wajahnya dan wajah Abyan semakin tipis.

Meila bisa merasakan hembusan napas Abyan yang menyapu wajahnya. "Kita bisa memulai bulan madu kita. Bagaimana?"

Deg. Tubuh Meila menegang, saat Abyan berbisik di telinganya. Mencoba mencerna perkataan Abyan barusan. Dan itu membuat Meila semakin gugup. Itu artinya, Abyan meminta haknya sebagai suami.

Abyan langsung melu mat bibir Meila dengan begitu rakus, tanpa memberi waktu bagi Meila menjawab pertanyaanya.

Merasa sedikit kesulitan, Abyan membawa tubuh Meila berbaring, tanpa melepas ciumannya.

Meila tidak menolak setiap sentuhan Abyan. Perasaannya begitu takut, tapi tubuhnya seakan menikmati semua sentuhan lembut dari Abyan.

Mereka sudah menikah, sah di mata hukum dan agama. Apa yang harus Meila takutkan, kan? Abyan juga sudah menegaskan pernikahan mereka bukan karena paksaan dari perdebatan yang terjadi sebelumnya. Tapi karena Abyan memang menginginkannya. Menginginkan pernikahan ini.

Meila kembali terlelap setelah pergulatan panasnya dengan Abyan, yang baru selesai hampir pagi.

Abyan begitu menggila, setelah tahu Meila masih perawan. Tidak seperti pesan yang dikirimkan Melisa, yang mengatakan Meila pernah tidur dengan Zayan.

Abyan bangkit dari ranjangnya saat alarm tanda masuk subuh berbunyi. Senyum terukir diwajahnya, saat melihat darah di seprai. Tentunya darah kesucian Meila yang baru dia renggut tadi malam.

"Sayang, sekarang kamu milik aku seutuhnya. Tidak ada lagi yang akan menyakiti kamu." Gumam Abyan, lalu melangkah masuk ke kamar mandi.

Abyan keluar dari kamarnya. Menatap dua orang pelayan perempuan yang berdiri di depan kamarnya. "Kalian layani istri saya dengan baik. Saya tidak akan menerima sedikitpun kesalahan."

"Baik Tuan Muda."

Abyan melangkah menuju musholla yang ada di kediaman Alexander. Meskipun tidak semua keluarganya memiliki keyakinan yang sama, kakek Alexander tetap memikirkan kebutuhan seluruh keluarganya.

1
Noey Aprilia
Orng ga tau malu mh emng ky gt....
udh nyktin,tp msih ngemis....
pdhl udh d ksih kmpensasi,jdga brhak gnggu meila lg....
Al Fatih
Penasaran kelanjutannya gimana🤔
Ternyata masih banyak rahasia dari asal usul keluarganya Melia...
Muft Smoker
suka banget cerita km kak ,,
dsni qta bisa belajar keserakkahan tdk akan bisa membuat kebahagian lebih lama bersama qta ,, tp kehancuran lah yg tiap detik mendekati qta ,,
lanjut kak ,,
penasaran sama kelanjutan ny,,
Ais
merinding aku baca novelmu thor penuh intrik kekuasaan keserakahaan dan balas dendam yg luar biasa matang dipersiapkan sm narendra klo boleh nebak berarti beni dan barra ini saudara kembar ya thor makanya barra bs melahirkan anak kembar sepasang ngak sabar membaca pertemuan meila dan arbie jg bibi ana smoga mereka bs merebut kembali apa yg seharusnya menjadi hak keluarga danunevra yg diambil scr paksa sm saudara tiri kakeknya meila dr pihak ibunya
Noey Aprilia
Hhhhhmmmm......mkin seru....
ga sbr nunggu meila ktmu sm bbi ana dn kmbaran'nya,dia pst bhgia bgt....trs ga sbr jg nunggu pra benalu jd gmbel.....
Muft Smoker
makiin kesini makiin menarik kak cerita ny ,,
dtggu next episode ny yx kak
☺️☺️☺️
Muft Smoker
waah baguuuus ,,
licik di balas licik ,,
ayoo melisa dari sekarang belajar jdi gembel yuuuk ,,
jgn mau ny hidup enk truus ,,
km bukan keluarga aksara ternyata🤭🤭l🤭🤭/Smug//Smug//Smug/ ,,
Muft Smoker
pov Pak beni : KEJUTAAAAAAAAAN!!!!!

Selamat menikmatiii ibu Hana ,, ank yg km bangga2kan ternyata bukan ank km ,, 🤭🤭🤭/Chuckle//Chuckle//Chuckle//Sly//Sly/
Dew666
👍👍👍👍👍
Noey Aprilia
Mantapppp.....
dfnisi kta adalh do'a.....pura2 bngkrut,eeehhhhh....bnrn bngkrut.....
siap2 jd gmbel kl ttp ga mau tobat....
Al Fatih
semakin seru.....
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
Noey Aprilia
Akhrnyaaaa......
puas bgt sm fkta yg trungkap....
Zayan kl mau nysel,silakan aja sih..tp ga guna....trs kl mau mrebut meila,mkir sribu kali sblm mkin hncur....
Muft Smoker
hai kak aq mampir ksni ,,
Dew666
🏆👄💜
Allea
napa ga up tiap hari sih ka
Noey Aprilia
K dpan'nya siap2 jntungan....scra bnyak msuh yg mnyerang,enth dr phak yg mna.....meila jgn lmah y...abs ni km hrus bnr2 brltih buat jg drimu sndri.....
Noey Aprilia
ga sbar nunggu biang keroknya hncur...tp d mlai dr para kacungnya dlu,abs tu bru bosnya....
Noey Aprilia
Bagoosss......
yg lcik,d bls lcik....pdhl udh tau kl dia cma ank pngut,msih ga tau diri meebut mlik orng lain....cckkk....
Al Fatih
Pengen liat kehancuran Melisa😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!