kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kecemburuan
"bi...bibi...aku ingin mengatakan sesuatu padamu..,,
"haa.....apa..??
Pandangan yuna teralihkan saat runa masuk kedalam kamarnya.
"apa aku boleh pergi kepesat temanku..??
"tentu saja...,,pergilah.
"masalahnya....,,aku tidak punya pakaian untuk kesana...,,
yuna meletakan alat make up nya dan berbalik arah menatap yuna yang tertunduk kecewa.
"hah...kasian sekali...,,
Yuna berjalan ke arah lemari dan menunjukan sesuatu pada runa.
"kau bisa pilih sendiri....,kau mau yang seperti apa..??
"wah...banyak sekali...
Runa merasa kagum dan tersenyum tipis seakan-akan mengerti saja tentang fashion,
"untuk kapan acaranya...??
"nanti malam....
Yuna memeriksa gaun-gaun miliknya yang sesuai dengan tubuh runa dan terlihat cocok untuknya.
Kebanyakan gaun miliknya terbuka dan sedikit besar karena ukuran tubuhnya yang beda dengan runa,sedikit sulit mencarinya karena waktu sudah meped.
"nanti malam ya....,,coba aku lihat....,bagaimana kalu ini..??
"dadanya terlalu lebar,,
"benar...lagi pula ini sangat panjang,kau akan merasa tidak nyaman pasti.
"kalau ini...??meskipun sudah bukan jamannya,tapi ini yang paling cocok untukmu, cobalah...,,
Runa mencoba gaun yang dipilihkan oleh yuna, runa merasa kurang nyaman pada dadanya yang terbuka lebar namun masih sopan,
"dari pada aku harus membeli baju,untuk menghemat kedepannya aku pilih ini saja.,,"gumam runa.
"baiklah bibi,aku memilih yang ini,,".
"oke...,,dengan siapa kau pergi..??
"gawat,,aku tidak bisa mengatakan kalau aku sudah berkencan dengan mas tsuki dan bagaimana aku menjelaskannya..?"gumam runa.
Wajah gugup runa jelas terlihat,yuna tidak akan memojokannya lagi kalau memang dia tidak mau bercerita,yuna juga merasa bertanggung jawab dengan sikap runa saat ini.
"baiklah...,,yang pasti kau harus pulang dengan selamat,oke...
"terimakasih bibi..."
Runa keluar kamar yuna dan membereskan rumahnya setelah yuna pergi untuk perjalanan bisnis dengan rekan kantor lainnya.
"sangat disayangkan waktu luang seperti ini, andai saja ada pekerjaan yang bisa aku lakukan u tuk menghasilkan uang...,,
"drrtt....drtt....
Ponsel runa berdering,runa merasa gugup saat melihat ponselnya,
"kenapa mas tsuki menelfonku..??
"ha..halo...
"em...,,apa yang sedang kau lakukan..??
"a..aku sedang membersihkan rumah,ada apa mas tsuki..??
"ooh....apa kau sudah makan..?
"sudah..,,"
"kenapa kau seperti gugup sekali runa ?apa kau sakit..??
"ti..tidak..,,
"aku merindukanmu..,,apa kita bisa bertemu..,nanti malam??
"gawat..,,aku harus bilang apa..??"gumam runa.
"runa...???
"oh...maaf mas tsuki,bukannya kau harus bekerja..??
"oh...manager meliburkan bar nanti malam,makannya aku mengajakmu bertemu,aku pikir kau sedang kuliah hari ini,apa kita bertemu sekarang..??
"kenapa kau memutuskannya sendiri..??aku tidak bisa,aku akan pergi ke pesta...,,"jawab runa dengan sedikit berteriak.
"apa kau marah..?
"tidak..tidak..bukan maksudku, hanya saja..."
"ada apa..?apa kau mau mengajaku..??tapi kau tidak bisa bicara..??
"kenapa...?!!
"dasar payah...!!! Baiklah aku akan ikut denganmu,asal bertemu denganmu aku akan mengikutimu kemanapun kau pergi..,,"
hanya mendengarnya saja membuat runa tersenyum,dan merasa lega,tsuki yang penampilannya seperti preman dan menakutkan menurutnya namun mempunyai sisi baik dan lembut seperti itu membuatnya senyum-senyum sendiri.
"kau masih disana..??
"oh...iya...,,baiklah,aku akan mengirimu pesan, "
"tut...tut ...tut...."
Runa mematikan telefon dengan cepat karena sudah merasa salah tingkah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"apa semua akan baik-baik saja..?kenapa aku gugup sekali..??bagiku ini bukan sekedar mengunjungi pesta,tapi ini adalah kencan..."
Runa yang menuruni tangga apartemen bibinya dengan hati-hati merasa sangat gugup,jantungnya tidak berhenti berdebar-debar.
Pesan yang dikirim tsuki terus runa baca saat tsuki meminta menunggunya dibawah.
Dengan termangu-mangu runa menanti kedatangan tsuki yang akan menjemputnya.
"tin.....
suara klakson mobil memberi isyarat bahwa sang pangeran telah datang,namun runa malah mengabaikannya,runa pikir tsuki datang dengan kedua kakinya saja setelah tsuki membuka kaca mobilnya,runa baru tersadar.
"gadis yang cantik...,,kenapa dia malah melamun..."
Tsuki turun dari mobil dan berjalan perlahan menghampiri runa yang terus menundukan kepalanya setelah melihat tsukisima yang tidak biasa.
"kenapa kau melamun...,,ayo....
Tsuki mengulurkan tangannya dengan tersenyum menatap runa,runa merasa sedikit tersipu dan membalas senyuman itu dengan senang dan berjalan memasuki mobil.
"mas tsuki memperlakukanku dengan sangat lembut,,"
"kenapa kau terus menatapku..?apa kau jatuh cinta padaku..??
"oh...maaf..."
Runa mencuri-curi pandang pada tsuki yang memasangkan sabuk pengaman padanya dan tertangkap basah sambil tertunduk malu.
"apa ini mobilmu mas tsuki...??
"iya...,,,"
"aku tidak tau kalau kau memiliki mobil mas tsuki...,,"
"hemm...aku membelinya setahun yang lalu,meskipun bukan baru dan jarang aku gunakan sih..."
"kau hebat mas tsuki..,,pasti kau bekerja sangat keras untuk mendapatkan keinginanmu..."
"semua orang juga begitu kan..??"ucap tsuki sambil tersenyum.
"mana mungkin aku mengatakan kalau aku mendapatkannya setelah mebobol rekening manager,setelah aku tertangkap dia tidak meminta uangnya kembali,sebagai gantinya aku harus bekerja terus bersamanya,hah...dasar orang aneh..!!!" gumam tsuki.
"kau siap...??"
"iya..."
Tsuki menginjak pedal gas dan menuju lokasi dengan hati-hati,mobil yang dia beli adalah jenis sedan dan sudah dimodifikasi,tsukisima terkadang mengikuti balapan liar dijalanan tokyo pada dini hari.
sesampainya di kediaman aoi,runa merasa sedikit ragu untuk masuk kedalam rumah besar itu,rumah yang seperti istana menurutnya.
"ada apa..runa..??
"em...tidak...,,ayo kita masuk..."
langkah kaki berirama dari sepasang sepatu yang runa kenakan terasa sangat tidak nyaman, runa berjalan berdampingan dengan tsuki yang mencoba menggandengnya namun ditepis oleh runa.
"aku terlalu gugup mas tsuki,jangan gandeng aku,,maafkan aku..."
"baiklah...aku akan ke toilet sebentar,kau sapa temanmu saja dulu...,,
"baiklah...,,
Setelah tsuki melangkah pergi,aoi baru menyadari kehadiran runa,
"oh...kau sudah datang runa...,,ayo bergabung dengan kami,,
aoi mengajak runa bergabung dengan teman-teman aoi yang terkenal populer di kampus maupun diluar kampus.
"hei semua....kalian pasti sudah tau siapa dia kan..??
"hah...siapa dia..??
"sungguh kau tidak mengenalinya..??lihatlah baik-baik.
Runa tertunduk malu dan merasa sangat gugup berdiri diantara wanita-wanita cantik dan modis,runa sangat minder karena tidak sebanding dengannya,terlebih lagi runa menjadi kepikiran tentang perkataan naoya,bahwa dirinya tidak menarik.
"ppfftt...apa dia si gadis introver yang suka duduk dibawah pohon..??
"seperti hantu penunggu pohon saja..,,
"hahahaa...
Teman-teman aoi menertawakan runa dengan sengaja.aoi bahkan tidak bisa mengangkat kepalanya.
"eh...jangan begitu teman-teman,dia sangat jago bermusik dan menggambar lo...,,,apa lagi gambar dada pria yang bidang dan sedikit vulgar,,
"hah...sungguh..??
"keren....,,apa aku bisa melihatnya juga...,,siapa namanya...??
"runa....,,dia runa...teman-teman..,,ingat baik-baik ya....
Aoi sama saja dengan teman-temannya,mereka menertawakan runa dengan sengaja.runa memilih berdiri dengan tenang tanpa mengucapkan kata-kata.
"apa kau datang sendirian ?aku sudah katakan kan untuk membawa kekasihmu..?
"apa dia punya kekasih aoi..??
"tidak tau.,,setidaknya bawa cowok lah runa..,,"
"kenapa kau diam saja runa..?apa kau sedang sakit..?
"aahhh...tidak,,terimakasih aoi sudah mengu dangku,selamat atas kerja kerasmu..,,semoga kau menjadi idol yang terkenal nanti,,
"maaf ya runa..,,apa kau tidak nyaman dengan teman-temanku..??
"tidak...tidak masalah..,,
"hei aoi...,,siapa pria itu..?apa kau mengundangnya ??aku tidak tau kau kenal seseorang setampan itu...??
"mana...??
Para gadis menatap kearah segerombol tamu pria dan melihat sosok yang asing.aoi yang baru melihatnya juga merasa kebingungan.
"entahlah...,,
"sepertinya aku pernah melihatnya,dimana ya..?"ucap seorang teman aoi.
"gawat,apa mereka suka nongkrong dibar murayama ?selama aku kerja disana aku tidak pernah melihat mereka datang, dari mana wanita itu tau mas tsuki."gumam runa.
"lupakan itu,yang jelas dia sangat tampan,,
"benar...siapa yang membawanya..??
"apa kau menyimpan untukmu sendiri aoi..??sangat curang..!!!
"aahh...bukan aku....!!"
"benar....dia sangat tampan,,aku jadi tertarik" ucap aoi lirih.
Runa yang berdiri disamping aoi mendengar perkataan aoi yang jelas terdengar olehnya.runa ikut menatap ke arah tsuki yang berdiri diantara beberapa pria dan sepertinya mereka mengenalnya.
"kenapa mas tsuki menatap ke arah sini,apa dia menyadari kalau aku sedang menatapnya" runa langsung memalingkan wajahnya.
Mata para wanita tertuju pada tsukisima yang perlahan berjalan melangkah mendekat ke arah gadis.
"ehem....kau mau kemana....siapa namamu..??seorang gadis mencoba merayu tsuki.
"tsukisima...aku....."
"aahh....benar...,,tsukisima...pantas saja aku pernah melihatmu,,kau yang suka ikut balapan liar kan...??
"oh...iya....,,
"hei...kau curang sekali..,,bagaimana kau mengenalnya..??"kata seorang teman aoi.
"ada deh...,,
"hei..hei...tsuki-san apa kau membawa mobilmu..?
"iya....,,
"kya...aku ingin menaiki mobilmu..,,apa boleh..??"kata teman aoi lainnya sambil merangkul lengan tsuki.
Runa yang melihat tsuki dikerubuti oleh gadis-gadis merasa sesak,dan merasa tidak sebanding dengan gadis-gadis dipesta itu,aoi yang melihat tsuki seperti tidak asing juga melihatnya dengan penuh seksama.
"bahkan aoi pun tertarik padanya,,bagaimana bisa aku sebanding dengan aoi..?apa akhirnya aku akan diejek lagi seperti naoya mengejeku..??"gumam runa.
"aoi...aku permisi ke toilet..,,
"oh...iya..baiklah...disana"aoi menunjukan arah.
Runa berjalan kearah yang aoi tunjukan dengan menundukan kepalanya tanpa melirik tsuki sama sekali,tsuki yang menyadari raut wajah runa berusaha kepas dari kerubutan gadis gadis.
"permisi...bisa lepaskan aku...,,.
"hei...kau mau kemana..??
Tsuki mengambil langka cepat untuk mengejar runa setelah meloloskan diri,aoi yang terus berpikir akhirnya menemukan jawaban.
"runa....!!!
runa yang menyadari diikuti oleh tsuki memasuki sebuah ruangan untuk bersembunyi.
"lagipula aoi sudah menertawakanku,lalu untuk apa aku harus mengatakan bahwa mas tsuki datang bersamaku...!!! Aku benar-benar payah datang kesini...!!
Runa merasa jengkel dan jongkok untuk menyembunyikan dirinya.
"kenapa kau bersembunyi disini...?
"huaa......!!!
"bagaimana...,,bagaimana kau tau...??
Runa menengok kearah datangnya suara dan sangat terkejut,
"kau pikir aku tidak memiliki hidung untuk mencarimu...??
"apa kau seekor anjing..??
Runa bangkit dan berdiri tegap sambil merapikan gaunnya.
"aku sudah bilang kan,akan mengikutimu kemana kau pergi..??
"terserah kau saja...!!!"ucao runa sambil membuang muka.
"apa kau marah..?
"kenapa..??untuk apa aku marah..??
"kau tidak terlihat gugup runa,,apa kau marah padaku karena hal tadi..??
runa menundukan kepalanya dihadapan tsuki tanpa menjawabnya.
"kau sedang cemburu ya .???
"kenapa kau banyak sekali bicara mas tsuki.?ini bukan seperti dirimu..!!
"kau bahkan mengalihkan pembicaraan..,,,
Tsuki mendekatkan tubuhnya pada runa yang berjalan mundur menghindarinya.
"a...apa maumu..??
"kenapa kau bersikap seperti itu runa..?aku sudah katakan kan aku menyukaimu,,apa kau khawatir aku akan tergoda dengan gadis lain..??
"apa yang kau sukai dariku mas tsuki..??
"entahlah...,,
Tsuki meraih pipi runa dan mengusapnya dengan lembut,runa selalu merasa nyaman dengan sentuhan tsuki dan merasa meleleh.
"kau sangat manis..,,,aku tidak bisa berhenti menatapmu..,,
detak jantung runa terasa sangat cepat,rasanya seperti akan copot,ditambah dengan belaian yang sangat intim,membuat runa terbawa suasana,runa mulai memeluk tubuh tsuki dengan sadar tubuh mereka saling berhimpitan, hangat,nyaman dan wajah yang saling menatap dengan sangat dekat.
"aku tidak bisa menahannya...,,aku ingin sekali melahap bibirnya..,,tapi apa yang akan runa pikirkan kalau aku langsung berciuman dengannya..?mungkin dia berpikir aku orang cabul sama seperti saat itu..." gumam tsuki.
"cup....!!!
Pada akhirnya tsuki mengecup bibir runa secepat kilat.kemudian melepaskan runa sambil mengalihkan pandangannya.
"maaf runa...,,aku tidak bisa menahannya..."
Runa yang masih tercengang sedikit tersenyum melihat wajah tsuki yang memerah karena malu.
"benar....laki-laki itu adalah pria yang ada pada gambar runa,,apa mereka pernah tidur bersama..?hah...runa...aku pikir kau adalah orang yang polos...!! Ternyata kau sama saja.
Dibalik pintu aoi mendengar percakapan runa dan tsuki sambil mengintip kedalam ruangan itu, setelah melihat mereka akan keluar ruangan,aoi kembali ke acara miliknya bersama teman lainnya.
Pada akhirnya tsukisima menggandeng runa bersamanya dan menikmati acara aoi dengan tenang.
"kau sudah merasa tenang sekarang..??
"kenapa kau tanyakan hal seperti itu..??"ucap runa sambil menatap wajah tsuki yang terlihat tenang dan keren.
"jadi itu matsumoto...,,benar kata murayama dia sudah sangat tua,"gumam tsuki melihat kearah panggung acara.
"kenapa mas tsuki menatap kearah sana terus,apa dia melihat aoi..?kenapa aku merasa kesal lagi..?"gumam runa.
Setelah berpamitan pada aoi,runa dan tsuki masih bergandeng tangan meninggalkan kediaman aoi dengan tenang,namun dalam hati aoi sedikit merasa iri karena seseorang seperti runa bisa mendapatkan pria yang populer seperti tsukisima.