Kisah seorang wanita yang ambisius terhadap sesuatu dan membuatnya terjebak dalam dilema.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Quality time itu perlu
Elena memberi beberapa referensi yang mungkin maxime inginkan dan dia butuhkan mereka terlihat sangat akrab dan elena bekerja dengan profesional.
"kenapa kau memilih kesini alih-alih memakai barangmu sendiri ??tanya elena dengan penasaran.
"kau pasti tau istilah "Tempat bertemu Tutup"kurang lebih seperti itu...
"singkat sekali....
"kau pasti tau kualitas dan kuantitas kan,meskipun mereka menang pada merek tapi seseorang yang bisa menilai barang tidak akan memilih hanya karena merk saja...
"cih...apa produkmu sekarang sudah menurun ?? Sayang sekali...."ejek elena.
"umm....sepertinya sejak keluarnya kau dari perusahaan semua mulai berubah..."ucap maxime sambil mendekat ke elena dan berbisik ditelinganya.
"apa kau sedang menggodaku...???tanya elena sambil menarik dasi maxime.
"sraaakkk.....!!!! Berani sekali kau menggoda wanita milik orang lain...."robert menarik kemeja maxime dari belakang.
"yoo....robert Lewandowski lama tidak bertemu" ucap maxime sambil merapikan bajunya.
"menyingkirlah dari elena...."robert menarik elena kedekat robert.
"jangan terlalu kasar kepada wanita atau kau akan ditinggalkan nanti...."ejek maxime.
"lepaskan aku robert...kau mengganggu klienku...."ucap elena dengan santai.
"apa kau menyukainya...kenapa kau dekat sekali dengannya ??tanya robert sambil mencengkeram lengan elena.
"iya...aku menyukainya....lepaskan kau menyakitiku...
"apa kau tidak dengar...dia memintamu untuk melepaskannya...."ucap maxime
"jangan ikut campur pada urusan orang lain...kau yang membuat kekacauan ini...!!!ucap robert sambil mencengkeram kerah maxime.
"eehh.....kau menyalahkanku atas kebodohanmu sendiri ???
"kurang ajar....!!! Bug....!!robert memukul maxime.
"cih....kasar sekali kau....bug...!! Maxime membalas pukulan robert.
"jangan buat keributan di tempat usaha orang lain tuan tuan...!!! "ucap elena dengan keras.
Robert dan maxime tidak mendengarkan, elena memilih mengemasi tas dan dokumen dan meninggalkan butik.
"brumm...brumm...." elena mengendarai mobilnya.
"sial....gara-gara kau dia pergi..." robert mengejar elena sampai depan butik.
"pergi kemana dia ???
"kenapa kau peduli padanya pengecut ??ejek maxime yang menyusul ke depan.
"apa yang kau katakan brengsek !!!
"kau hanyalah seorang pengecut yang berlindung dibawah kaki ayahmu saja...kasihan...!!! Lebih baik kau lepaskan saja elena,,,
"jangan ikut campur pada hubungan orang lain ...!!!
"aku tidak ikut campur,hanya saja kalian terhubung denganku,,,kau akan menikah dengan keluarga markus kan ??apa kau belum mengatakannya pada kekasihmu ?? Hah..pengecut sekali.
"kenapa kau tau ??tanya robert penasaran.
"bagaimana tidak...putri tuan markus bekerja denganku dan tiba-tiba kalian akan menikah,,apa kau dibalik semua ini sejak 5 tahun lalu..??
"apa maksudmu ??
"kau bodoh atau pura pura bodoh sialan..!!maxime mencengkeram kerah robert.
"kau mengirim wanita untuk menjatuhkanku 5 tahun lalu kan dan mengambil Y*L setelah kejadian itu,,
"kejadian apa ??tanya robert penuh kebingungan.
"wanita yang kau kirim untuk tidur bersamaku dia bekerja diperusahaanmu dan setelah itu kau mengambil merk miliku,lalu kita bertemu lagi dengan wanita yang sama yang mengejarku untuk tidur bersamanya kau pasti menyuruh kekasihmu itu untuk melakukan kejahatanmu kan...dasar bajingan...!!!
"sialan...kau membicarakan siapa ??aku tidak pernah menyuruh siapapun apa lagi kekasihku sendiri...brengsek !! Apa kau sudah tidur dengannya ?? Bajingan..!! Robert mencengkeram balik maxime.
"aku tidak akan terperangkap oleh trik kuno mu itu sialan...!! Kekasihmu bertingkah seperti pelacur pasti kau yang menyuruhnya kan ?? Oh...benar...dia pernah mengatakan ingin membunuhmu...dan dia sangat membencimu...apa kau menjualnya pada laki-laki hidung belang,apa kau juga akan membunuhnya seperti wanita sebelumnya???
"bajingan....!!! Buk...buk..buk..." robert dengan amarahnya memukuli maxime didepan butik elena sampai tersungkur.
"cuuh....haha....kau benar-benar seorang bajingan robert....kau akan merasakan akibatnya...!!! Gumam maxime melihat kepergian robert.
robert bergegas mengejar elena yang sudah tidak terlihat lagi.
"ini menakutkan krista...bagaimana ini apa kita tolong tuan maxime..??
"jangan...biarkan dia disana...dia akan sangat malu kalau kita menghampirinya...kau jangan katakan apapun pada bos sasha,biarkan mereka bertiga yang menyelesaikannya.
"ummpp....lalu kemana bos pergi ya ??apa dia pergi ke Gordes ??dia membawa dokumen yang aku berikan tadi,,"
"sepertinya begitu...ya sudah kita urus saja pekerjaan kita jangan menghakimi bos dengan masalah mereka,,
"tapi bukankah kata-kata tuan maxime sangat menyebalkan ??kenapa dia bicara seperti itu tentang bos ??
"sudah lah lupakan itu, bos adalah orang yang baik,dia tidak mungkin menggoda laki-laki kesana kemari...dia berjuang dan berusaha sendiri,kau lihat kan sebelum bos berkencan dengan robert dia sudah memiliki butik kecil di pinggir kota...dan akhirnya dia bisa membeli gedung ini berkat kemampuannya sendiri....
"benar...krista....kita beruntung mendapatkan bos seperti nona elena...
"ayo kita beres-beres sebentar lagi gelap.
Setelah tersungkur dan bersandar di dinding butik,maxime berdiri dan pergi meninggalkan butik dengan wajah babak belur dan sakit di badan.
Elena mengendarai mobil sendiri ke desa Gordes tanpa membawa pakaian ganti karena terbawa emosi dengan kelakuan para orang kaya yang arogan itu.
"kalian benar benar akan membuat usahaku bangkrut sialan...!!!ucap elena yang sedang beristirahat.
"ini baru setengah perjalanan ya....sialan...seharusnya aku menyewa sopir...berapa lama aku tidak berkendara sejauh ini....melelahkan.
"fuuuhhh......
"maaf ayah...aku melakukan ini lagi...kepalaku rasanya mau pecah...kau tenang saja..aku tidak akan kecanduan dengan ini kok..."gumam elena sambil menghisap rokok.
Setelah selesai merokok dan istirahat elena melanjutkan perjalanannya dan sampai didesa Gordes pukul 23.00,elena langsung mencari penginapan didesa sebelum dia bekerja keesokan paginya.
"disini sangat tenang dan nyaman...sepertinya tempat yang cocok untuk ditinggali...."ucap elena berbaring diatas kasur dan tertidur.
Keesokan paginya elena mengunjungi sekolahan.
"permisi....
"iya...siapa ya..??
"aku elena yarai...salam kenal"ucap elena sambil mengulurkan tangannya.
"oh...anda...
"benar....
"terimakasih anda sudah mau datang jauh kesini..."ucap kepala sekolah.
"tidak masalah.
"begini nona...seperti yang berkas kami kirimkan kepada anda....
"baiklah...aku akan mengerjakannya nyonya...anda tidak perlu khawatir soal biaya...kami akan mengusahakan yang terbaik dan layak pakai untuk anak-anak disini...
"terimakasih nona...kau benar-benar wanita yang baik...
"baiklah apa aku bisa melihat anak-anak..aku ingin tau ukuran mereka dan sepertinya mereka difase pertumbuhan jadi mereka pasti akan cepat tumbuh besar kan...hehe...
"kau benar....silahkah....ikuti aku nona....
Elena mengikuti kepala sekolah dan melihat anak-anak yang sedang belajar.
"kasihan...mereka semangat belajar tapi pakaian mereka kurang nyaman...."gumam elena.
Setelah melihat anak-anak belajar elena memanggil anak-anak dengan tinggi dan berat badan yang berbeda-beda untuk referensinya.
Setelah selesai mengukur anak-anak elena menghubungi tuan brian untuk memastikan jadwal.
"begini nyonya karena ditempat kami sedang mengerjakan seragam pabrik, kalau kami membutuhkan waktu paling lama 2 bulan bagaimana apa anda tidak keberatan ??tanya elena.
"tidak nona...kami akan selalu menantikannya...kami hanya ingin anak-anak itu senang dan nyaman saat belajar..."jawab kepala sekolah.
"baguslah....kalau begitu saya permisi dulu...
"apa anda akan ke kota lagi ??
"belum...sepertinya saya akan tinggal beberapa hari disini....didini sangat nyaman...hehe...
"benar...mampirlah ke tempat-tempat indah disini nona...
"baik nyonya...aku akan berjalan-jalan disini...permisi....
Elena meninggalkan sekolahan dan menyusuri desa yang asri dan indah.
"aku membeli pakaian dulu untuk ganti...dimana mereka membeli pakaian ya ??
Elena menikmati waktunya dengan baik didesa itu.menikmati hidup yang damai tanpa gangguan siapapun tanpa memikirkan apapun.