NovelToon NovelToon
Hantu Air

Hantu Air

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Roh Supernatural / Mata Batin / Iblis
Popularitas:91.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Anak ku hilaaaaang, kemana anak ku pergi?"

Beberapa waktu terakhir ini banyak anak anak dan juga orang tua mati tenggelam, mereka di temukan bila sudah empat atau tiga hari di dalam air sehingga keadaan tubuh sudah mengembung.

Sebelum tenggelam ada yang bilang bahwa mereka berjalan dengan pandangan kosong, mereka tidak di makan buaya karena tidak ada gigitan di tubuh mereka.

Apa yang membawa mereka kedalam air?

mungkin kah ada sebuah misteri sehingga mereka semua meninggal di dalam air?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35. Brutal nya Arini

"Kemari kau, Bangsat!" Arini menarik keras rambut hantu air yang bersembunyi di dalam eceng gondok itu.

"Lepaskan aku!" hantu air berusaha mengelak dan ingin menyerang Arini dari segala arah menggunakan rambut hitam tersebut.

Crasssssh.

Buaaaaaak.

Namun Jalak tidak mungkin membiarkan kekasih dia begitu saja di bantai oleh hantu air itu, sebenarnya tanpa bantuan dari siluman ular ungu pun Arini masih merasa sanggup untuk menghajar hantu air karena dia baru saja memulai peperangan dan belum mengeluarkan kekuatan yang ada di dalam diri, siluman ular ungu ini sudah membantu terlebih dahulu sehingga Arini agak kesal namun dia tidak mengungkapkan perasaan kesal tersebut.

Sreeeeet.

Namun ternyata hantu Air ini memang begitu licik sehingga dia walau sudah dihantam dengan ekor ular ungu namun tetap saja masih bisa bangkit dan kembali menyerang ke arah Arini serta Jalak, Jalak agak kaget karena dia memang belum tahu bagaimana trik penyerangan hantu air itu sehingga dia terseret beberapa meter ke dalam air.

"Bajingan gila, kali ini kau tidak akan pernah lolos dari genggaman aku lagi." Arini sudah begitu emosi karena dia ingin membantai sampai habis.

"Mari kita lihat siapa yang akan segera musnah, kau dan ratu ular memang selalu ikut campur dalam urusan iblis lain!" hantu air membentak marah terhadap Arini.

"Jangan bicara kasar pada kekasih ku!" bentak Jalak sudah muncul lagi dan siap menyerang.

"Kembali saja kedaratan, aku ingin mengasah kemampuan ku dulu." Arini tidak mau dibantu oleh sang kekasih.

"Tapi aku tidak mau kamu celaka." cemas Jalak.

"Ya kau harus membantu kekasihmu ini karena dia tidak memiliki kemampuan." ejek hantu air.

Jalak ingin marah karena Arini di katakan tidak memiliki kemampuan oleh hantu air itu, namun dari tatapan Arini yang terlihat sangat marah maka siluman ular ungu tidak berani bergerak lagi dan dia justru kembali ke daratan bersama dengan Hendra yang masih tetap setia berdiri di sana menyaksikan semua pertempuran ini.

Dari pada kekasih dihina karena tidak memiliki kemampuan dan siluman ular ungu ini sampai turun tangan untuk membantu, maka Jalak memutuskan untuk memberi ruang kepada Arini agar hantu air itu sadar diri bahwa Arini bukan setan lemah yang tidak bisa bergerak sendiri walau sedang lawan tunggal.

Wuuuuttt.

Wuuuut.

"Aku sudah bersumpah tidak akan pernah membiarkan kau lolos!" Arini memang sangat bertekad akan menghajar hantu Air ini.

Kafan hitam terus bergerak ke sana kemari karena dia akan membungkus tubuh hantu air itu lalu membawa ke daratan, sebab bila mereka bertarung di dalam air maka mau tidak mau Arini agak berkurang kelincahan nya karena air bukan ranah dia sehingga kemungkinan kalah jauh lebih besar bila mereka bertempur di dalam air.

Dieeeeeeek.

"Bagus, Sayang!" Jalak bersorak girang karena hantaman tinju Arini menghantam kepala hantu.

"Aaaaaghh!" hantu air menjerit kesakitan karena kepala terasa ingin pecah.

Wuuussssh.

"Makan tinju ku ini lagi." Arini bersiap untuk menunjukkan tinju yang lebih keras.

Namun hantu Air bergerak lebih cepat sehingga tangan Arini bisa di lilit dengan rambut hitam itu sehingga dia tidak bisa melancarkan serangan untuk meninju kepala hantu air lagi, sebisa mungkin Arini tidak boleh panik karena dia harus memikirkan cara dan menyeret hantu air tersebut.

"Tidak masalah bila kau ingin melilit tanganku karena yang penting aku akan segera membawa kau naik." batin Arini justru memperkencang ikatan rambut hantu air di tangan dia.

"Apa yang akan kafan hitam ini lakukan?!" hantu air bingung karena dia sama sekali tidak paham.

Wuuussssh.

Wuuussssh.

"Wah gila, kenapa Arini membawa dia terbang!" Hendra memperhatikan Arini yang mengambang di udara membawa hantu air itu.

"Ternyata hantu air memiliki rambut yang sangat panjang seperti itu ya." Jalak juga memperhatikan bentuk dari lawan Arini.

"Ya mungkin rambut itu adalah senjata untuk menjerat para mangsa agar bangsa tidak bisa bergerak di dalam air." tebak Hendra.

"Awas!" Jalak cepat menjauh ketika melihat Arini sudah membawa hantu air itu menuju daratan.

"Oh ternyata Arini ingin menghajar dia di atas ini." Hendra baru paham dan dia ikut menyusul siluman ular ungu menjauh.

"Habis kau dengan ku sekarang, bangsat!" Arini membanting keras tubuh hantu air ke atas tanah.

Buaaaaaak.

Buaaaaak.

Karena rambut masih mencengkeram erat tangan Arini maka dengan mudah kafan hitam ini membanting terus tubuh hantu air itu ke atas tanah berulang kali, hantu air tidak berdaya dan bahkan dia sudah muntah darah karena hentakan yang begitu kencang ketika tubuh dia di banting sekarang.

"Mampus kau sialan, aku sudah sangat geram melihat kau sejak tadi malam!" Arini puas sekali melihat keadaan lawan seperti itu.

"Good job, kekasih ku pintar sekali." Jalak bersorak bangga.

"Aaaaaagggkk, Aaaahhh!" hantu air merintih kesakitan karena sudah tidak bisa bergerak.

"Ayo bangun, ku lihat kau angkuh sekali tadi." geram Arini.

Jangan kan untuk bergerak melawan Arini, ini bergerak untuk melarikan diri saja dia sudah tidak sanggup dan Arini masih mengambil ancang-ancang dengan rambut yang ada di tangan dia mengikat ke pohon yang ada di sekitar sana sehingga tubuh hantu air itu terikat di daratan dan tidak bisa masuk lagi ke dalam air.

"Kau yang memancing aku menjadi gila seperti ini, jadi sekarang terima saja risiko yang akan kau hadapi." Arini bergumam keras sambil mengikat seluruh rambut ke batang pohon.

"Untuk apa kau ikat rambut dia ke pohon itu, Rin?" Hendra masih tidak paham dan dia bertanya.

"Kau cukup jadi penonton saja dan nikmati pertunjukan yang akan aku lakukan." sahut Arini.

"Sudah lah diam saja, kita nikmati pertunjukan ini dan sambil menunggu kabar dari Andini." Jalak menepuk pundak Hendra.

Maka Hendra diam saja sambil memperhatikan Arini yang sibuk sendiri dan dia terus mengikat rambut itu ke pohon lain ke lain pohon lagi, hantu air sekarang hanya bisa pasrah dan tubuh dia tetap berdiri tegak karena rambut telah ditarik kencang dan dia tidak bisa untuk kabur masuk ke dalam air lagi.

Buaaaaaak.

"Aaah ngilu nya!" Hendra yang menjerit melihat tendangan maut Arini.

"Ampuni aku, eeeegkkk!" hantu air jatuh berlutut ketika perut dia kena terjang Arini.

"Tidak, Kau tidak perlu meminta ampun karena aku tidak akan pernah memberikan ampun kepada dirimu!" Arini menggeleng dan dia memang ingin menghajar hantu Air ini.

Jalak Hendra menikmati tanpa bisa berkomentar apa-apa karena takut juga kalau Arini sudah mengambil sikap tegas seperti itu, hantu air sebentar lagi pasti akan segera musnah bila terus diperlakukan seperti ini oleh Arini, hantaman kaki dan tinju terus saja bergantian membuat hantu air tidak sanggup untuk bertahan.

Selamat malam Besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
ρυтяσ✨
sesekali memang harus menahan amarah ko Pur... bagus sekali sekarang bisa menahan'y dengan sempurna 🤭🤭🤭🤭
Zuhril Witanto
emang mau hajatan🤣
edelweis🌻
lanjut mak
Zuhril Witanto
semoga bisa tertolong
Zuhril Witanto
untung ketemu purnama
Zuhril Witanto
kukira emak othor yang typo🤣🤣🤣
Zuhril Witanto
ayo ndin
K & T K & T
MET siang jg Bess...
aku jg setuju dgn ibu2 yg lain klo si kokop pindah dr desa pandan arum😌
Zuhril Witanto
dasar 😁😁😁
FiaNasa
aslinya gun lari itu karna takut denganmu pur😄😄😄
Zuhril Witanto
kasian pak Roni
Cindy
lanjut kak
nara
apakah sinta ya korban persembahan hantu air buat sang ratu,,atau malah ria
Zuhril Witanto
duh bahaya pak
tse
ko ya makin gemes aku sama kopsah ga ada kapoknya loh udah di bawa ke lembah kematian ja ga ada kapoknya...
udah di batai sama Purnama juga ga kapok...
apa perlu ya di bantai sama hantu air dulu baru dia kapok...
yang jadi suaminya aja sampai malu ya bang Thamrin...
lanjut mak... di Cileungsi lagi hujan lebat mak...
moerni🍉🍉
pindah alam sekalian kopsah...d gondol hantu air..
ap kopsah jdi ketua hantu air aja..cockk kayanya
moerni🍉🍉
knpa ga d jodohin sm sari...
udh insaf kan...
mantan kk ipar ku sekrang istriku...
Nurr Tika
nanti malah kamu yg di ambil sma hantu air sinta, lanjut thor
Nurr Tika
ga usah marah pur demi kebaikan mu
Marsiyah Minardi
Hadehhh Sinta ,bodoh kali lah tindakan kau ,grusa grusu tar malah nyusahin orang aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!