NovelToon NovelToon
Sistem Tangan Dewa

Sistem Tangan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Xuan Hao adalah putra Pangeran yang keberadaannya tidak diakui.

Wajahnya memang tampan, tapi dia pemalas dan suka minum, ditambah dia tidak tau apa-apa tentang beladiri, sastra, maupun strategi perang.

Benar-benar pemuda tidak berguna, tapi setelah tanpa sengaja tersambar petir dan mendapatkan berkah langit berupa Sistem, segalanya berubah~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jodoh Putri Yan Yueling

Hari demi hari terus berganti, dan tanpa terasa sudah dua minggu lamanya Xuan Hao melatih calon pasukannya.

Perkembangan mereka selama dua minggu ini sangatlah baik, membuat Xuan Hao puas dengan hasil latihan mereka.

Setelah seharian melatih calon pasukannya, Xuan Hao memutuskan kembali ke Paviliun Qingfeng dengan berjalan kaki melewati jalanan ibukota yang semakin ramai.

Dua hari lagi adalah hari ulah tahun Ibu Suri, dimana sejak kemarin sudah banyak tamu dari jauh yang datang, termasuk tamu agung dari beberapa Kekaisaran tetangga.

“Tidak ada yang salah dari keramaian seperti sekarang ini,” gumam Xuan Hao sambil terus berjalan.

Saat melewati jalanan utama, suasana jalanan jauh lebih ramai dari jalanan kecil, dan banyak kereta kuda berlalu lalang, membuat Xuan Hao lebih berhati-hati saat berjalan.

Dari kejauhan, Xuan Hao melihat kereta Putri Agung berhenti di depan salah satu toko pakaian terbaik dan terbesar yang ada di ibukota.

Sosok Putri Agung yang merupakan kakak dari Putra Mahkota keluar dari kereta.

Gerakannya begitu anggun dipenuhi kelembutan. Berpadu dengan wajah cantik dan kulit putih mulus selayaknya Giok, penampilan Putri Agung sangatlah sempurna.

Tetapi ternyata Putri Agung tidak sendirian di dalam kereta kuda miliknya, tapi ada sosok wanita lain yang berparas cantik, tapi itu adalah kecantikan yang tegas, ditambah wanita itu memakai pakaian selayaknya pendekar wanita, membuat penampilannya begitu segar di mata Xuan Hao.

[Ding!]

[Tuan, wanita yang bersama Putri Agung adalah Putri Yan Yueling, Putri Kelima Kekaisaran Yan Zhou yang merupakan calon istri masa depan Tuan.]

“Sistem, dia cantik dan memiliki aura yang begitu tegas. Bersanding dengannya, rasanya itu bukan sesuatu yang buruk,” ucap Xuan Hao.

[Ding!]

[Sistem tidak mungkin memilihkan sembarang wanita untuk menjadi pendamping Tuan!]

“Ya, aku percaya, dan kamu memang yang terbaik,” ungkap Xuan Hao.

[Ding!]

[Misi Darurat!]

[Ada sekelompok pembunuh bayaran yang mengincar nyawa Putri Agung dan Putri Yan Yueling.]

[Bunuh seluruh pembunuh bayaran!]

[Hadiah Misi: Kepercayaan 100% Putri Agung dan Putri Yan Yueling, 4 Poin Atribut, 20 Poin Sistem, 20 Poin Pengalaman.]

“Lagi-lagi harus berurusan dengan kelompok pembunuh bayaran,” gumam Xuan Hao, tapi karena itu adalah misi dan lagi ada hadiahnya, cepat ia bergerak mencari keberadaan pembunuh bayaran.

[Ding!]

[Tuan, ada dua pembunuh bayaran menyamar sebagai pelayan toko pakaian, dan dua lainnya menyamar sebagai pembeli di toko itu.]

[Kusir Putri Agung adalah pengkhianat, begitu juga dengan salah satu pelayan di sisi Putri Agung.]

[Selain mereka masih ada empat pembunuh bayaran yang bersembunyi di ruang ganti, tempat dimana pelanggan mencoba pakaian sebelum memutuskan akan membelinya.]

Informasi yang disampaikan oleh Sistem sangatlah lengkap, membuat misi yang harus diselesaikan oleh Xuan Hao terasa semakin mudah untuk diselesaikan.

“Pertama-tama, aku akan melumpuhkan si pengkhianat!!”

Pandangan Xuan Hao tertuju ke arah kusir kereta kuda Putri Agung.

Dengan gerakan yang sangat cepat, ia berhasil melumpuhkan orang itu yang ternyata sama sekali tidak bisa beladiri, dan dengan tenang Xuan Hao mengikat kusir dengan tali yang disediakan Sistem.

Setelahnya ia menyumpal mulut kusir, dan cepat melemparkannya ke dalam kereta kuda.

Dikarenakan kereta kuda terparkir di tempat yang sepi, apa yang dilakukan oleh Xuan Hao akan dari pandangan orang lain, membuat misinya sejauh ini berjalan lancar.

“Sekarang tinggal mengurus mereka yang ada di dalam!” gumam Xuan Hao, dan dengan topeng perak yang menutupi sebagian wajahnya, ia dengan percaya diri memasuki toko pakaian.

Pelayan menyambut kedatangannya dengan baik, tapi pandangan Xuan Hao segera tertuju pada dua sosok pelayan yang di atas kepala mereka terdapat tanda panah berwarna merah terang, sama dengan tanda yang terlihat di atas kepala dua pembeli, dimana keduanya cukup dekat dengan Putri Agung dan Putri Yan Yueling.

[Ding!]

[Tuan bisa menggunakan teknik transmisi suara untuk memberitahu mereka berdua.]

“Ah, kamu benar, hampir saja aku melupakan teknik itu, hadiah yang kamu berikan setelah aku berhasil menyelesaikan misi tempo hari,” gumam Xuan Hao.

Teknik transmisi suara bisa digunakan dalam jarak kurang dari 50 meter, jadi dengan jarak yang begitu dekat dengan kedua Putri, Xuan Hao bisa menggunakan teknik itu ke mereka.

“Yang Mulia Putri Agung, Putri Yan Yueling, berhati-hatilah pada dua pelayan toko yang sedang mengikuti kalian, dan dua pelanggan di depan yang terlalu sering melirik ke arah kalian!”

“Kalian cukup berhati-hati, biar sisanya menjadi urusan hamba! Saat ini hamba tepat di belakang kalian!”

Baru juga selesai bicara, Xuan Hao melihat kedua wanita itu melihat ke arahnya, bukti jika mereka mendengar suaranya.

Saat mereka melihat ke arahnya. Xuan Hao hanya tersenyum sambil mengangguk kecil, seolah memberitahu mereka kalau dialah yang baru bicara.

Tak lama kemudian kedua Putri yang telah berteman baik sejak kecil. Mereka lanjut memilih pakaian, tapi dari pergerakan mereka yang lebih berhati-hati dari sebelumnya, Xuan Hao tau mereka mempercayainya.

Sementara itu, merasa strategi awal gagal dieksekusi, dua pelayan sengaja mengarahkan kedua Putri menuju ruang ganti begitu mereka memilih beberapa pakaian untuk dicoba.

Empat sosok pembunuh bayaran yang bersembunyi di balik pembatas ruang ganti, mereka segera bersiap, tapi sesaat kemudian satu per satu mereka dibuat pingsan, dan tentu pelaku di balik semua itu adalah Xuan Hao.

Saat kedua Putri masuk ke ruang ganti, hampir saja mereka berteriak karena terkejut melihat Xuan Hao yang sedang mengikat empat sosok pembunuh bayaran.

“Putri, ini hamba, dan mereka ini pembunuh bayaran yang sudah menanti kalian di tempat ini!”

Pria di depan mereka tidak membuka mulutnya, tapi jelas mereka mendengar suaranya.

Dari situ, kedua Putri yakin sosok di hadapan mereka adalah pendekar tingkat tinggi, tapi keduanya tidak menemukan alasan kenapa pendekar itu bersedia susah payah membantu mereka.

“Siapa sebenarnya kamu ini?” tanya Putri Agung pelan.

“Yang Mulia Putri Agung, atau aku perlu memanggilmu kakak kelinci seperti yang dulu sering aku lakukan saat memanggilmu?!” ujar Xuan Hao yang seketika membuat Putri Agung melotot lebar, sebelum akhirnya tersenyum.

“Dasar Pangeran Sampah, beraninya kamu selama ini sembunyi dariku, dan sepertinya kamu berhasil menyembunyikan semuanya dengan sangat baik!” ucap Putri Agung, meski ada ucapan yang mengarah ke sebuah hinaan, tapi sedikitpun Xuan Hao tidak merasa terhina, apalagi suara yang baru didengarnya terasa begitu hangat.

“Besok aku akan berkunjung ke Paviliun Putri Agung, kita bicara sampai puas! Tetapi untuk sekarang aku ingin bersih-bersih musuh yang mengincar nyawa kalian!” ucap Xuan Hao, “Putri, aku pinjam dulu belatimu!”

Putri Yan Yueling terkejut saat belati miliknya sudah berpindah ke tangan Xuan Hao, dan dia merasa aneh sekaligus terkejut, tapi tak lama ia tersenyum melihat bagaimana pria yang bahkan belum dikenalinya berhasil mengeluarkan belati dari sarungnya.

‘Belati kuno memilihnya, menandakan kalau dia adalah jodohku!’ batin Putri Yan Yueling.

1
Ferry Zhou
lanjut ngab
hahaahaha
Luar biasa
Chi Fuyu
lah masih ongoing
Fatur Fatur
cepat banatai jinQuan Thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
baguss
Naga Hitam
hebat kali kau
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
sedikit amat thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap gan..
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab.
SiPemula: ok ngab, lanjut
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: besok ngab....
total 1 replies
Naga Hitam
kurang puas thor
SiPemula: besok dilanjutkan gan...
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap ngab...
total 1 replies
Naga Hitam
lanjut
SiPemula: gas lanjut...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!