NovelToon NovelToon
HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Mafia / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Misteri
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .

Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .


Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰

Happy Reading 📖
.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Aneh

.

.

" Sudah ya nangis nya .... Crystal makan dulu ... pasti sudah lapar kan ? " ucap Hanabi menenangkan gadis kecil itu

Crystal melepaskan pelukannya dari Hanabi seraya ia menyeka air matanya " makan ya .... supaya kau mempunyai kekuatan untuk melawan papi mu dan ibu tirimu " ucap Jenifer

Crystal hanya diam , Hanabi meraih mangkuk makanan Crystal " kakak yang menyuapi mu " ucap Hanabi .

" oh my God apa ini sahabat ku " ucap Jenifer memasang wajah kaget nya karena ini pertama kali nya ia melihat Hanabi menyuapi seorang anak kecil .

" diam lah habiskan makanan mu " ucap Hanabi

dengan lembut nya Hanabi menyuapi Crystal dan anak itu menurut , ada perasaan aneh yang di rasakan oleh Crystal saat Hanabi menyuapi nya .

" selama ini Crystal tidak pernah di suapi oleh ibu , dan hanya di suapi oleh Oma dan Bibi Zora " ucap Crystal

" oh ya memang nya ibu mu dimana. ? " tanya Jenifer

" kata papi ibu pergi dan sekarang sudah menikah dengan pria lain " jawab Crystal

" sama dong kakak juga tidak mempunyai seorang ibu tapi Crystal masih beruntung karena masih mempunyai seorang ayah " ucap Jenifer

" tapi papi gak sayang lagi sama aku kak " ucap Crystal dengan mulut nya yang penuh dengan makanan

" habiskan dulu makanannya ... Jangan dengar kak Jeni " ucap Hanabi, Crystal diam ia memakan makan nya dengan lahap .

saat makanannya itu habis barulah Hanabi memakan makanannya .

" apa yang ingin kakak tanyakan " tanya Crystal menatap Hanabi

" oh itu .... tidak jadi " jawab Hanabi , ia mengurungkan niat nya untuk bertanya kepada Crystal karena melihat gadis kecil yang berusia tujuh tahun itu mempunyai banyak sekali masalah .

Jenifer menghela napasnya mendengar apa yang dikatakan oleh sahabat nya itu , tapi ia juga tidak ingin memaksa melihat keadaan Crystal yang mempunyai masalah .

Setelah selesai makan, mereka pergi dari restoran itu " sekarang Crystal mau kemana .... ? Kakak akan mengantar kemana pun Crystal ingin pergi " tanya Hanabi saat mobil nya sudah melaju di jalan raya

" pulang aja kak ... tapi Crystal gak mau pulang ke Mansion Papi " jawab Crystal

" terus mau kemana. ? " tanya Jenifer dengan wajah bingung nya

" Mansion Opa ... Crystal berbohong kepada pak Satpam jika di jemput oleh asisten Oma .... supaya pak Jono tidak curiga antar Crystal kesana saja ya kak " jelas Crystal

" kau ini sangat lah cerdas .... Baik lah , tapi kakak tidak mengetahui dimana Mansion Opa mu " ucap Hanabi

" aku tau kok kak .... Jalan aja nanti akan aku tunjukkan jalan nya " ucap Crystal

" anak ini ... selain cantik dan menggemaskan dia juga sangat cerdas " ucap Jenifer ia sangat kagum dengan Crystal

setelah sampai Hanabi menghentikan mobil nya di depan pagar besar yang menjulang tinggi di depan pagar itu tertulis marga keluarga MANSION UTAMA KELUARGA JOHNSON , Jenifer membulatkan matanya membaca marga itu , sedangkan Hanabi ia tersenyum tipis .

" apa ini rumah opa mu. ? " tanya Hanabi

" iya kak .... Apa kakak ingin singgah .... Sekalian kenalan sama Oma juga ... Oma sangat baik orang nya " ucap Crystal

Deg

Jantung Hanabi berdebar lebih kencang , jika ini benar Mansion utama kediaman keluarga Johnson itu berarti disini lah Delvin Johnson tinggal dan juga istri nya yang tak lain adalah ibu kandung nya .

" kak .... Kenapa kakak bengong .... pasti Oma sangat senang jika bertemu dengan kakak " ucap Crystal seraya menepuk pundak Hanabi

Hanabi tersenyum lembut kepada Crystal setelah nya ia melihat Jenifer yang terlihat mengetik sesuatu di ponsel nya . dan ponsel Hanabi bergetar

" tuh ada pesan kau baca dulu " ucap Jenifer

Hanabi meraih ponsel nya dan ia membaca pesan yang di kirim kan oleh Jenifer kepada nya .

" ikut lah bersama Crystal , mungkin saja ini kediaman orang yang kau cari itu .... Kau bisa mencari informasi di dalam sana , aku tetap disini memantau semua nya " itu lah isi pesan Jenifer

Hanabi kembali melihat sahabat nya itu dan Jenifer menganggukkan kepalanya , Hanabi menghela napasnya dengan panjang

" baik lah ... Tapi hanya sebentar ya " ucap Hanabi kepada Crystal

Crystal tersenyum senang " kak Jeni juga ikut kan " ucap nya kepada Jenifer

" tidak sayang .... Kakak disini saja " ucap Jenifer dengan tersenyum

" ayo " ucap Hanabi ia keluar lebih dulu dari dalam mobil setelah nya ia membukakan pintu untuk Crystal .

Setelah nya Crystal mengetuk pagar besar yang menjulang tinggi itu karena Hanabi hanya memarkirkan mobil nya di pinggir jalan .

Tak lama salah satu penjaga membukakan pagar untuk mereka .

" loh Nona kecil kenapa bisa ada disini. ? " tanya penjaga itu dengan wajah bingung nya

" ini kan Mansion Opa Oma ku jadi wajar jika aku ada disini. ... Ayo kak " jawab Crystal dengan wajah kesal nya setelah nya ia menarik tangan Hanabi untuk masuk ke halaman yang sangat luas itu .

" besar kan Mansion nya kak " ucap Crystal berjalan di samping Hanabi

" iya desain nya juga sangat cantik dan unik ... " ucap Hanabi jujur

" apa kakak kepanasan .... " tanya Crystal mendongakkan kepalanya melihat Hanabi

Hanabi tersenyum " tidak .... Apa kau kepanasan " Hanabi bertanya balik

" sedikit " jawab Crystal keringat nya bercucuran di dahi nya .

hingga kini mereka sampai di depan pintu besar Mansion itu . Dan langsung di sambut oleh salah satu maid yang bekerja di sana .

" Nona kecil " ucap Maid itu

" apa Oma ada. ? " tanya Crystal

" ada Nona ... silahkan masuk bibi akan memanggilkan nyonya besar dulu " ucap Maid itu membuka pintu besar Mansion itu

Crystal kembali menarik tangan Hanabi untuk masuk kedalam Mansion itu dan baru dua langkah Hanabi menginjakkan kaki nya di dalam sana langkah nya langsung terhenti saat ia melihat foto Delvin bersama dengan seorang wanita terpajang rapi di dinding .

Deg

Tubuh nya berubah menjadi kaku , perasaan nya campur aduk , wanita itu wajah nya sama persis seperti nya sebelum ia melakukan operasi plastik , bagaikan pinang di bela dua . tapi pria yang bersama dengan wanita itu Hanabi sangat membencinya.

" loh sayang. ... Kenapa kesini gak bilang - bilang Oma dulu " Amber bejalan menghampiri mereka dengan senyuman nya yang sangat lembut dan tulus

Hanabi kembali terdiam melihat wanita paruh baya itu berjalan kearah mereka , " maaf Oma .... oh ya Crystal ada teman baru loh Oma nama nya kak Merry " ucap Crystal saat Amber sudah berada di hadapan mereka

Amber mengangkat wajah nya dan melihat kearah seorang wanita cantik yang menatap nya " cantik sekali teman baru cucu Oma ... " ucap Amber memuji kecantikan Hanabi

Hanabi tersenyum " maaf lancang nyonya .... Saya yang menjemput Crystal tadi " ucap Hanabi , rasanya ia ingin sekali memeluk Amber tapi ia urungkan niat nya , tujuan nya saat ini ingin membalaskan dendam nya kepada Delvin dan setelah dendam itu terbalas kan baru lah ia akan memeluk ibu kandung nya itu .

Amber tersenyum " terimakasih nak .... Oh ya jangan panggil nyonya panggil Tante saja atau panggil bibi " ucap Amber

Hanabi kembali tersenyum " kalo begitu saya permisi dulu ya Tante .... masih ada yang harus saya kerjakan " ucap Hanabi dengan sopan nya

" kenapa buruh-buruh sekali .... gak minum teh dulu " ucap Amber

" lain kali aja Tante ... " tolak Hanabi

" Crystal kakak pulang dulu ya ... dan lain hari kita akan jalan - jalan lagi " ucap Hanabi kepada Crystal

" ya padahal kan Crystal masih mau bersama kakak " ucap Crystal dengan wajah sedih nya

" lain hari lagi ya . .. Kakak janji akan menjemput Crystal lagi " ucap Hanabi

" janji " ucap Crystal mengarahkan jari kelingking nya ke arah Hanabi dan Hanabi menyambut nya

" janji " ucap Hanabi

Amber tersenyum melihat mereka berdua " saya pergi dulu Tante " ucap Hanabi

" tunggu dulu nak " ucap Amber saat Hanabi ingin berbalik

" boleh Tante minta nomor telepon mu " ucap Amber mememberikan ponsel nya kepada Hanabi

Hanabi terdiam tapi tak lama ia meraih ponsel itu dan memasukkan nomor telepon nya di sana

" sudah Tante .... saya permisi " ucap Hanabi dan segera pergi dari sana dengan langkah buruh-buruh nya

Amber terus memperhatikan kepergian gadis itu ada perasaan aneh di hati nya tapi ia tidak mengetahui perasaan apa itu .

.

.

.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!