NovelToon NovelToon
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:199.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mega.ra

Ketika cinta telah menemukan tempatnya untuk berlabuh, tak ada siapapun yang mampu mengurai tautan yang terjalin antara dua insan manusia. Sesakit apapun hati yang tersayat karena luka, takdir tetap menjalankan kuasanya.

~Jangan melihatku dari apa yang nampak, karena tak semua yang indah memiliki kesempurnaan. Aku sangat mencintaimu, namun aku harus membangun benteng yang tinggi karena sakit yang telah kau ciptakan~ Aaliya

~Meski kau bukan yang pertama di hatiku, tapi aku mencintaimu dengan segenap jiwaku. Aku takkan pernah melepasmu dan membiarkanmu terbang begitu saja, karena hati ini telah kau genggam dan kaulah satu-satunya yang memiliki. Maaf maaf dan maaf yang mampu ku ucap~ Abian

Apa yang sesungguhnya terjadi antara Aaliya dan Abian? Silahkan baca dan nikmati karya ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega.ra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Undangan

.

"Aaliya, jujur pada Ibu. Apa kamu menyukainya?" 

Pertanyaan Bu Fatma cukup menohok, mencabik-cabik pikirannya, karena dia sendiri tak tahu.

"Aku tak tahu, bu," Aaliya menjawab pasrah.

"Kamu terlihat sangat bahagia saat bertemu dengannya, tak seperti biasanya. Ibu rasa kamu mulai menyukainya."

"Aku juga bingung bu, yang aku tahu saat bersamanya aku bisa tertawa, bahagia dan tanpa beban. Dan anehnya aku selalu ingin bertemu lagi dengannya."

Bu Fatma bahagia mendengar jawaban Aaliya, sudah bisa dipastikan anak gadisnya ini sedang merasakan jatuh cinta. Baguslah jika ia mau membuka hati, begitu pikirnya.

"Katakan pada Ibu, Abian pria yang seperti apa?"

"Dia tampan, hidung mancung dan senyum yang manis, tubuhnya kekar namun sikapnya lembut, bahkan kemarin dia menyuapiku makan," Aaliya tersipu malu mengingat hal itu.

Mata Aaliya menerawang membayangkan pria yang sedang ia ceritakan, "Anak gadis Ibu sedang jatuh cinta rupanya," ledek Bu Fatma.

"Jatuh cinta?" Pipinya merah merona bak tomat yang sudah masak, "Apa benar yang ibu katakan itu?"

"Hmm, ketika kamu merasa gelisah saat jauh lalu bahagia saat ada di dekatnya, itu tandanya kau sedang jatuh cinta," terang Bu Fatma.

Aaliya menyerap kata yang diucapkan ibu angkatnya itu, jika benar itu cinta maka apa yang harus ia lakukan sekarang?

"Ibu jadi penasaran pria seperti apa yang mampu membuatmu jatuh cinta,"

"Dia pria biasa bu, tapi sangat mempesona."

Bu Fatma tertawa, "kamu jujur sekali, Aaliya," kemudian berdehem pelan, "Ajaklah dia kemari, Ibu ingin bertemu dengannya."

"Aku tidak yakin dia mau," jawab Aaliya ragu, namun sesaat kemudian ia ingat keinginan Abian untuk berterima kasih pada ibunya.

"Baiklah, nanti akan ku sampaikan padanya."

Bu Fatma mengangguk pelan, ia memandang anak gadisnya yang kini berlalu pergi. Sementara Aaliya berlari kecil menuju tangga dan masuk kedalam rumahnya.

Dia duduk di sofa dan memeluk bantal yang ada, masih memikirkan kalimat yang diucapkan Bu Fatma, dia sedang jatuh cinta? Beginikah rasanya? Gadis itu membenamkan kepala nya ke dalam bantal yang dipeluknya, mungkin malu karena tersenyum seorang diri.

Hatinya berbunga-bunga bak bunga melati  di musim hujan, kali ini ia memiliki alasan lagi untuk bertemu Abian. Sungguh lucu tingkah gadis itu saat jatuh cinta. 

.

.

.

Keesokan harinya

Aaliya menghentikan sepedanya, kali ini tak sulit baginya menemui Abian.

"Ibuku mengundangmu makan malam nanti di akhir pekan," Jadwal sift malamnya masih 3 hari lagi, jadi ia memutuskan undangan itu di hari minggu agar ia bisa berada di rumah.

"Aku harap kau mau memenuhi undangan ibuku," lanjut Aaliya.

"Tentu saja, aku akan memenuhinya," Jawab Abian dengan senyum khasnya.

"Terima kasih, ibu pasti senang mendengarnya."

Abian hanya mengangguk pelan, "sama-sama."

'apa yang sudah gadis itu ceritakan pada ibunya sampai aku diundang makan malam?' gumam Abian dalam hati.

Aaliya kembali mengayuh sepedanya dengan riang, meski hanya sekejap namun pertemuannya dengan Abian cukup membuatnya berbunga-bunga. Ada getar-getar syahdu dalam hatinya kini.

Pertemuan berikutnya dia harus menunggu sampai akhir pekan tiba. Dia bersemangat kali ini dan berharap 3 hari kerja yang akan dia lalui segera berakhir.

"Ibu, aku sudah menyampaikannya pada Abian," ucap Aaliya saat sudah sampai di rumah Bu Fatma, "Akhir pekan saja agar aku bisa ikut makan malam."

"Baiklah, Ibu akan memasak yang spesial."

"Aku akan sedikit membantu nanti," Tawar Aaliya

"Ibu tidak yakin," Bu Fatma melengkungkan bibirnya.

"Apa ibu khawatir aku akan merusak masakannya?"

Bu Fatma diam sejenak, lalu mereka tertawa bersama.

.

.

1
Sunnyta Mukherji
di luar ekspektasi ku..
Sunnyta Mukherji
waw... Abian sudah nikah...😲
Sunnyta Mukherji
ceritanya natural kehidupan sehari-hari 👍
Sunnyta Mukherji
seperti kisah nyata
Sunnyta Mukherji
kayak aku dulu 🤭
Yullie Purwani
Thor kpn up lg?
Eliza Triwahyu
kapan ya di lanjut lagi?bolak balik aku cek kok tetep nggak ada lanjutannya
ajiu jiu
blm up lg 🤔🤔
Yullie Purwani
Kpn upnya thor...????
Yuli Astuti
lanjut t
Yuli Astuti
lanjut thor
Mayang Nitami
sebel ah ko Aalya keras kepala bnget... coba si omah biar ngasih saran yg dpat di fahami dan bisa meruntug kan ego nya si Aalya. biarmereka brsatu kmbali
nata de coco
next kak 😍🤗🤗
mhymhy
aduhh,kok aku jadi takut Abian sukses y,soal nya klu sukses kek nya Abian akan nyakitin aaliya dech...
Mimi Aisyah
lanjut dunk thor ko g up udah lama.semangat thor buat lanjut kan kita banyak yg nunggu lanjutannya
Purwanti
kapan up-nya
Tinawati
lnjuttt up thorrrr
Sulis Setyorini
up lg dong thor
𝐈𝐬𝐭𝐲
lama bgt thor gak update... othor sehat kan🤔🤔
Hasna Kusuma
lanjut up-nya thoooorrr 💪💪💪💪😍❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!