NovelToon NovelToon
CINTA YANG DIABAIKAN

CINTA YANG DIABAIKAN

Status: tamat
Genre:Patahhati / Sudah Terbit / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:24.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Gibran Erlangga terpaksa menikahi Arumi Nadia Karima karena perjodohan orang tuanya yang memiliki hutang budi.

Dua tahun pernikahannya Gibran selalu perhatian dan memanjakan Arumi.

Arumi mengira dirinya wanita paling beruntung, hingga suatu hari kenyataan pahit harus ia terima.

Gibran ternyata selama ini menduakan cintanya. Perhatian yang ia berikan hanya untuk menutupi perselingkuhan.

Arumi sangat kecewa dan terluka. Cintanya selama ini ternyata diabaikan Gibran. Pria itu tega menduakan dirinya.

Arumi memutuskan untuk mengakhiri pernikahan mereka. Saat Arumi telah pergi barulah Gibran menyadari jika ia sangat mencintai istrinya itu.

Apakah Gibran dapat meyakinkan Arumi untuk dapat kembali pada dirinya?.

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13. Siapa yang harus dipercaya?

Gibran langsung menuju kamar yang tadi telah Arumi katakan. Sampai di depan pintu kamar Arumi, ia mengetuknya perlahan.

Arumi membuka pintu dan melihat Gibran berdiri di balik pintu. Gibran langsung memeluk Arumi dan mengecup pipi istrinya itu.

"Kenapa kamu nggak ngomong kalau ke Bandung."

"Aku pernah mengatakan sama Mas jika bulan ini akan ke Bandung buat reuni, mungkin kesibukan membuat Mas lupa," ucap Arumi datar.

Awalnya Arumi pergi ke Bandung untuk menghindari Gibran agar ia bisa merenungi seberapa besar cintanya pada Gibran. Apakah pantas pria itu dimaafkan? Apakah ia akan memberikan kesempatan kedua untuk pria itu?

Akhirnya setelah mendengar cerita dari Alana,wanita itu sudah yakin tak butuh waktu lagi buat merenung, ia telah bisa memutuskan jika Gibran tak pantas diberi kesempatan kedua. Selama ini pria itu telah memanfaatkan cintanya yang tulus dengan membohongi dan mengkhianati dirinya.

Arumi melepaskan pelukan suaminya. Dulu pelukan dari Gibran sangat menghangatkan dirinya tapi tidak untuk saat ini. Pelukan itu tetas menyakitkan baginya. Ia membayangkan jika tubuh suaminya juga sering digunakan untuk memeluk wanita lain.

"Masuklah Mas, nanti orang bisa salah paham melihat kamu memelukku tanpa menutup pintu kamar."

Gibran masuk ke kamar hotel tempat Arumi menginap. Ia melihat Alana yang tertidur di kasur Arumi.

"Alana ada bersama kamu."

"Ya, dari kami jumpa tadi dia ikut aku ke hotel."

"Ngapain aja Alana dari tadi masih di sini." Gibran duduk di sofa yang ada di kamar itu.

"Cerita tentang Mas"

"Cerita tentang aku? Apa yang diceritakan?"

"Banyak terutama tentang Joana," ujar Arumi dengan suara datar.

"Joana? Emang apa saja yang Alana katakan? Kamu percaya dengan apa yang Alana katakan?" tanya Gibran. Tampak ia sedikit gugup. Ia duduk dengan gelisah.

"Jika aku tak boleh percaya dengan apa yang Alana katakan. Aku harus percaya siapa?"

Gibran tampak terdiam mendengar ucapan Arumi. Ia tak tau harus berkata apa. Gibran dan Arumi terdiam beberapa saat dengan pikirannya masing-masing.

Alana terbangun, ia melihat Gibran dengan sorot mata tajam. Tampak kemarahan di wajah gadis itu.

"Mas Gibran jahat banget," ucap Alana dengan suara sedikit keras. Alana bangun dan berdiri di depan Gibran.

"Apa salah, Mas? Kenapa kamu mengatakan Mas jahat?"

"Kenapa Mas membiarkan Mbak Arumi jalan sendirian? Apa Mas nggak takut jika ada pria yang menyukai Mbak Arumi?"

"Mas sibuk kemarin."

"Mbak Arumi cantik, baik dan kaya. Lebih dari Mas bisa ia dapatkan."

"Kamu bicara apa Alana. Mas lihat kamu makin berani sekarang."

"Kenapa? Apa yang aku katakan itu benar bukan. Mas jangan kepedean. Mas pikir Mbak Arumi nggak akan meninggalkan, Mas. Kesabaran seseorang itu ada batasnya. Aku telah mengingatkan Mas dari dulu. Jika suatu saat Mbak Arumi meninggalkan Mas, baru nanti menyesal."

Gibran berdiri dari duduknya dan mengangkat tangan ingin menampar pipi Alana. Arumi menahan tangan Gibran.

"Apa kamu udah gila,Mas. Ini Alana adikmu."

"Mulutnya lancang."

Alana menatap Gibran dengan mata menyala. Bukannya takut, ia seakan menantang Gibran. Air mata mulai menetes di pipi Alana. Ia tak menyangka Gibran akan tega menamparnya. Jika tadi Arumi tak menahan tangan Gibran, sudah pasti pipi Alana saat ini telah ditampar.

Gibran kembali duduk di sofa. Ia melihat ke arah Alana yang saat ini memeluk Arumi. Gibran menarik rambutnya frustrasi.

Apa yang aku lakukan? Hampir saja aku menampar pipi Alana.

Bersambung

1
bethhhh
laki" plinplan, pecundang
Anime aikō-kā
komen buat dpt kristal🤭🤭
Uthie
nyesek 😂
Uthie
nyimak lagiiii 👍👍👍
echa purin
👍🏻
JR Rhna
wanita kali thor..bukan gadis
Lonafx: Halo kak, ikuti juga yuk karyaku "𝐒𝐮𝐚𝐦𝐢 𝐊𝐚𝐫𝐢𝐬𝐦𝐚𝐭𝐢𝐤 𝐌𝐢𝐥𝐢𝐤 𝐂𝐄𝐎 𝐂𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤"🙏
total 1 replies
Ema Susanti
seperti cintaku yang di abaikan dia
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙖𝙧𝙪𝙢𝙞 𝙜𝙞𝙗𝙧𝙖𝙣 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙟𝙙 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙪𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜𝙖𝙩 𝙖𝙧𝙪𝙢𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙥𝙖𝙨𝙩𝙞 𝙗𝙞𝙨𝙖, 𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙣𝙤𝙧𝙢𝙖𝙡 𝙞𝙩𝙪 𝙮𝙖 𝙜𝙞𝙩𝙪 𝙨𝙖𝙠𝙞𝙩 𝙙𝙞 𝙖𝙬𝙖𝙡𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧 𝙗𝙖𝙮𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙖𝙝 𝙥𝙡𝙤𝙤𝙣𝙜𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙚𝙩.🤭
𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙣𝙤𝙧𝙢𝙖𝙡 𝙨𝙪𝙣𝙜𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙚 𝙟𝙖𝙝𝙞𝙩𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙖𝙧 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢|| 𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙨𝙤𝙧𝙚 𝙩𝙧𝙨 𝙗𝙚𝙨𝙤𝙠 𝙥𝙖𝙜𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙡𝙝𝙖𝙢𝙙𝙪𝙡𝙞𝙡𝙡𝙖𝙝 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙛𝙞𝙩 𝙗𝙖𝙙𝙖𝙣 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙣𝙤𝙧𝙢𝙖𝙡 𝙢𝙚𝙨𝙠𝙞 𝙖𝙜𝙖𝙠 𝙣𝙜𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙥 𝙩𝙚𝙣𝙖𝙜𝙖 𝙛𝙪𝙡𝙡 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙗𝙨 𝙣𝙮𝙪𝙘𝙞 𝙢𝙖𝙣𝙪𝙖𝙡 𝙙𝙖𝙣 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩 𝙘𝙪𝙘𝙞𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙚 𝙙𝙞𝙢𝙖𝙧𝙖𝙝𝙞𝙣 𝙗𝙪 𝙗𝙞𝙙𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙖𝙨 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙧𝙤𝙡.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘢𝘳𝘶𝘮𝘪 𝘮𝘢𝘶 𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘯𝘰𝘳𝘮𝘢𝘭 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘬𝘦𝘪𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘱𝘢𝘴 𝘢𝘬𝘶 𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘺𝘢 𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘣𝘪𝘢𝘴𝘢𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘶𝘳 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘦 𝘴𝘪𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘤𝘦𝘯𝘢𝘵 𝘤𝘦𝘯𝘶𝘵 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘥𝘪𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘬𝘳𝘯 𝘮𝘪𝘬𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘤𝘶𝘮𝘢 𝘬𝘰𝘯𝘵𝘳𝘢𝘬𝘴𝘪 𝘱𝘢𝘭𝘴𝘶 𝘵𝘳𝘴 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘥𝘻𝘶𝘩𝘶𝘳 𝘫𝘢𝘮2𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘣𝘢𝘸𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘵 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘱𝘦𝘵 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘦 𝘢𝘴𝘩𝘢𝘳 𝘥𝘪𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘢𝘨𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘢𝘴𝘢 𝘯𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘳𝘯 𝘵𝘢𝘬𝘶𝘵 𝘱𝘥 𝘱𝘢𝘯𝘪𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘵𝘶𝘢 𝘭𝘢𝘬𝘪2 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘦 𝘴𝘦𝘮𝘱𝘦𝘵 𝘢𝘬𝘶 𝘯𝘨𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘸𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘭𝘶𝘴 𝘯𝘨𝘰𝘣𝘳𝘰𝘭 𝘫𝘨 𝘵𝘳𝘴 𝘱𝘢𝘴 𝘩𝘣𝘴 𝘢𝘴𝘩𝘢𝘳 𝘱𝘢𝘴 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘮𝘦𝘳𝘵𝘶𝘢 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘦 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘫𝘨 𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢... 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘰𝘯𝘵𝘳𝘢𝘬𝘴𝘪 𝘩𝘦𝘣𝘢𝘵 𝘱𝘰𝘴𝘪𝘴𝘪 𝘭𝘢𝘩𝘪𝘳𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘺𝘪 𝘴𝘶𝘯𝘨𝘴𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘱 𝘢𝘭𝘩𝘢𝘮𝘥𝘶𝘭𝘪𝘭𝘭𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘶 𝘣𝘪𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘨 𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶 𝘨𝘢 𝘱𝘢𝘯𝘪𝘬 𝘫𝘥 𝘢𝘬𝘶 𝘫𝘨 𝘵𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘭𝘩𝘢𝘮𝘴𝘶𝘭𝘪𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵.
𝘯𝘨𝘦𝘳𝘪2 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘱.🤭
Rubiyata Gimba
akhsa sudah sedia
Rubiyata Gimba
manding dengan sahaka aja
Rubiyata Gimba
kesihan sekali
Dessy Lisberita
dari dulu aja arumi ga bisah lupa sama gibran kasian shaka
Dessy Lisberita
kalau selingkuh lebih baik pisah terlalu sakit
Praditta
Licik
Ahyar 99
laki t*l*l buat apa di piara mending pergi arumi
Anita Candra Dewi
pengen komen keegoisan dan keras kepala bpknya to novel ini sdh tamat lama banget🤣
Mama Reni: 🫣🫣🫣🫣🫣
total 1 replies
Anita Candra Dewi
mlh cari masalah dgn mabuk...
senja imma
yaaahhhh hamiilll
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!