NovelToon NovelToon
PELANGI SETELAH HUJAN GLOW UP

PELANGI SETELAH HUJAN GLOW UP

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: mynamei

WARNING!!
MENGANDUNG UNSUR DEWASA DAN PELAJARAN HIDUP LAINNYA. HARAP BIJAK DALAM MEMBACA.. 🙏🙏

Hai Pencinta Pelangi Setelah Hujan (PSH) season 1.. Allhamdulillah akhirnya di awal Ramadhan Tahun ini release..

*

Aku adalah Rizkiya.. mereka menyapaku Kiya, sedari kecil aku sudah harus berjuang untuk kehidupanku, orang tua dan keluarga juga ikut memberi dukungan hingga support yang luar biasa untukku..

Aku Menjalani hari-hariku penuh perjuangan, hingga akhirnya aku memutuskan untuk 'Berubah' .. Namun ternyata perubahan pada diriku mengarahkan diri ini Kalam kemelut cinta yang begitu membuat hatiku hancur...

🌷🌷

Aku Adalah Rizky, Kehidupanku sangat sempurna, tak ada yang tidak bisa aku raih di dunia ini.. Orang tuaku dan keluargaku selalu bangga padaku meski di belakang mereka aku banyak melakukan hal bodoh.. Hingga ketika jalan hidupku membawaku dalam sebuah pelajaran hidup yang kemudian merubahku..

⭐⭐⭐⭐

Apakah Cobaan yang akan kami hadapi?
Mari Beri dukungan kalian yaa 🙏😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.12

Kiya merebahkan tubuhnya di atas sofa di ruang tamu apartemen nya. Kemudian ia menghela nafasnya mengingat kejadian tadi, selama ia hidup ia merasa emosi saat Deon menegurnya.

Kiyya kembali berfikir, posnelnya ia buang begitu saja entah kemana arah dan tujuannya, masalah apa yang akan datang kemudian setelah ia kehilangan ponsel saat ini..

"Ahhh.. kenapa aku bodoh sekali?" pikir nya membuat dirinya merasa paling bodoh saat itu.

Kiyya kemudian menuju dapur, mengambil nasi dan lauk pauk yang sudah tersedia. Satu asisten rumah tangga memang bekerja disana.

Kiyya menutup rice cooker nya lalu ia teringat seusatu..

"Bibiiii...." teriak kiiya.

"Iya mbak Kiyya..." .

"Bi, boleh Kiyya pinjam ponsel bibi? Kiya mau hubungi mama" kata Kiya jujur.

"Aduh maaf mbak, bibi gak bawa ponsel. ketinggalan dirumah" kata Bibi jujur membuat Kiya pasaran..

"oooh yasudah.." Kiyya kembali menuju tempat rice cooker ia mengambil beberapa centong nasi ke atas piringnya, mengambil rendang ayam, dan balado ketang serta kerupuk di dalam wadah..

Kiyya melupakan resah hatinya sambil dengan menyantap nasi dan lauk pauk di piringnya.

Suara bell apartemen Kiya berbunyi, Bibi segera menuju pintu untuk melihat siapa yang datang..

Bingung, seorang pria yang datang dengan pakaian casual dan tas ranselnya.

"Mbak... itu di depan teh ada tamu, laki-laki dandananya seperti anak kuliahan" kata Bibi dengan logat Sunda nya.

"Siapa??" kaget Kiyya sambil berdiri, ia menyapu bersih jemarinya dari bumbu menempel satu persatu dengan mulutnya.

Kiyya mencuci tangannya, untung saja Kiyya sudah menyelesaikan makannya, moodnya sedikit membaik kala itu.

Kiyya menggulung ulang rambutnya, merapihkan rambut hitamnya yang sedikit bergelombang.

Kiyya mengintip tamu yang datang..

Astaga... Agam???? itu Agam??? Kiyya membuka matanya lebar-lebar meyakinkan bahwa di depan apartemen nya itu adalah Agam, kakak kelasnya sejak sekolah menengah atas.

"siapa Mbak?" tanya bibi yang melihat Kiyya sedikit kaget.

"Temen kuliah" jawabnya membuat bibi tersenyum.

"Bibi pamit ke belakang ya, mau lanjut menyetrika baju" kata Bibi membuat kiyya mengangguk mengerti.

Kiya menghela nafasnya ia menggoyangkan jemarinya seolah memberi ketenangan untuk jiwanya. Agam terus menekan bel apartemen Kiyya hingga Kiyya tidak mempunyai pilihan lain untuk membukanya.

Kiyya membuka pintu apartemennya berbarengan pula dengan terbukanya pintu apartemen tetangga Kiya yang di iringi gelak tawa seorang wanita.

Agam dan Kiyya malah tak bertegur sapa, mereka fokus pada suara wanita yang terlihat tengah bergembira...

"See you honney.. permainan yang cukup membuatku lelah..." Suara wanita itu terdengar jelas, Agam melangkah sedikit menyamping menegaskan wajah wanita yang suaranya ia kenal..

"Astaga.. BYANA...!!!" Suara Agam mengeras, membuat celotehan wanita itu terhenti dan ia bersama seorang pria itu menoleh ke arah Agam.. Kiyya yang berada di ambang pintu apartemennya mundur selangkah, ia tau akan datang pertengkaran disana.

"A...aagammm??????" syok Byana, wanita yang baru Agam pacari selama tiga bulan lamanya, Agam menyukai Byana karena kecantikannya tak hanya cantik Byana juga modis dan sexy, namun Agam tidak pernah menyentuh Byana melebihi batas status mereka.

"Dia siapa?" tanya pria yang bersama Byana, terlihat pria itu lebih dewasa dari mereka.

"Nanti ku jelaskan, kembalilah bekerja" kata Byana pelan. Pria itu dengan santai mengecup pipi kanan dan kiri Byana tak perduli ia tengah di tonton oleh Agam yang sudah menahan emosinya.

Byana sempat menghindar namun ia tak bisa menghindar setelah Pria itu menarik pinggangnya mendekat.

"Agam ... Say---"

"STOPP!!!!" Agam meminta agar Byana mengehntikan langkahnya.

"Kembali masuk ke apartemen mu, sekarang!!" pinta Agam dengan sedikit bentakan.

"Agam aku akan jelaskan, itu tadi hany---"

"MASUKKK!!!!" kencang Agam membentak membuat Byana masuk kedalam apartemennya dengan hentakan yang cukup membuat orang lain tau ia tengah kesal.

Kiyya ikut tersentak kaget, Kiyya bergegas hendak masuk dan menutup pintu apartemennya namun Agam dengan cepat menahan pintu itu.

"Boleh saya masuk?" kata Agam dan ia cukup membuat Kiyya syok. Menatap wajah agampun tak berani.

"Saya mau minta minum" kata Agam membuat kiyya terpaksa menarik agak lebar pintu apartemennya.

"Silakan" kata Kiyya mempersilakan Agam masuk.

Agam menyapu bersih seisi apartemen yang nampak dua kali lipat lebih besar dari pada apartemen miliknya di tempat lain.

"Silakan duduk, mau minum apa?" ramah secara terpaksa, itulah yang di lakukan Kiyya karena rasa takut nya melihat amarah Agam tadi.

"Air putih" kata Agam sambil berjalan dan duduk di atas sofa.

Kiyya berjalan menuju dapurnya, ia melirik Agam.. pria yang cukup populer di sekolahnya kini terlihat frustasi karena wanita yang ia cintai nya.

Kiyya membawakan satu botol kaca berisi air dingin serta satu gelas tak lupa satu toples cemilan ringan untuk Agam.

"Silakan kak" kata Kiya segera duduk di kursi lainnya.

"Makasih" kata Agam lalu ia meneguk air tersebut sampai habis.

Gak kembung ya dia? Batin Kiyya melihat air mineral yang ia sediakan habis tak tersisa.

"berapa lama kamu disini?" tanya Agam pada kiyya. Kiya membenahi posisi duduknya ia berdeham guna membuat dirinya sedikit relax.

"Baru dua Minggu.." kata Kiyya jujur.

"Kamu kenal Byana?" tanya Agam.

Kiyya menggelengkan kepalanya, meski ia hanya sekedar tahu bawmhwa Byana adalah kekasih Agam.

"Tidak tahu kak" kata Kiyya jujur.

"ohh... apa yang dia lakukan di dalam kamar bersama om tadi, kamu paham?" tanya Agam lagi membuat kiyya mengingat kejadian beberapa waktu lalu.

Jadi yang mendesah, menjerit itu Byana? wah dia sudah ga virgin? Kiyya membatin menyambungkan ingatannya dengan kejadian kemarin.

"Gak faham kak, gak mau tau pula" Kiyya berkata sedikit ketus mmebuat Agam menghela nafasnya.

"oh iya, hampir saja gue lupa" kata Agam sambil merogoh kantung celana jeans yang ia kenakan.

"ini" kata Agam memberikan ponsel milik Kiyya

"Ponsel aku???" kiyya sedikit lega, meski ia sendiri yang membuangnya.

"Kamu membuangnya?" tanya Agam

"Hah? hemm tidak kak"

"Lalu..??"

"maksudnya?" tanya kiiyya bingung.

"Ponsel ini mengenai kepalaku, lihat mimungkin ini bisa memar nanti.." kata Agam memperlihatkan kepala bagian kirinya.

"Iya kah? sorry... mungkin itu kerjaan orang jahil" kata Kiyya tak jujur.

"Ngomong-ngomong kakak tau apartemenku dari mana?" tanya Kiyya penasaran.

"Dari Mama kamu" kata Agam cuek, hatinya masih mengingat kejadian tadi ia melihat sosok Byana dalam rekaman matanya..

"Mama????? "

"Aku pamit, mama kamu telfon dan aku angkat.." kata Agam sambil berdiri.

Kiyya ikut spontan berdiri.

"Makasih ka" kata Kiyya.

"Aku juga makasih, ternyata timpukkan keras ini pertanda bahwa aku akan mendapatkan rasa sakit luar biasa di hati, dan karena ponselmu itu aku jadi tahu bagaimana Byana sebenarnya" ucap Agam., membuat kiyya sedikit merasa Iba..

Agam pergi dengan raut wajah kusutnya.. Kiyya dapat melihat jelas bahwa Agam tengah di rundung kekecewaan yang mendalam. Tapi sayang, Kiya tak bisa berbuat banyak.

*

*

HAI AKU MULAI FOKUS UNTUK UP NOVEL INI YAA 💋❤️

JANGAN LUPA YA DUKUNGANNYA, VOTE JIKA MEMENAG LAYAK,

LIKE DAN KOMEN JIKA KALIAN SELESAI MEMBACA,

HATI, KOPI, BUNGGA JIKA KALIAN ADA REJEKINYA.

TERIMAKASIH All..

IG: Mei_syazein.

1
Gafita Almas
Luar biasa
🌺𝕞𝕚𝕞𝕚ᵃʲᵃᶜʰ
bagus
Misaharaa.
amin Ki.. untuk kita berdua 🤭
Elliyana Mifa
kemana ayah angkat deon koq diem aja nggak ngebantu
Elliyana Mifa
parah zhivaa udahh bokapny diikkasi jabatan tp malahh jd peenghianat
Dini Nurdiani Noviyani
ayolah thor selesaikan d buat happy ending aja
Dini Nurdiani Noviyani
yah, gantung banget ini thor padahal tinggal d buat happy ending aja
Nazzalla Kinan
pdhl seruuu tapi gak dilanjut
Harmawan
gak ada audio nya .
malas baca lebih suka dengan in
Imas Masnia
masa tiap bicara Sama laki2 berdebar trs
Mella Soplantila Tentua Mella
iya thor yg jelas doong...uda tunggu lama juga 😙😙😙
👩 [ nia ]
ini novel bkal lanjut lagihh gag sii thor
☠🏘⃝Aⁿᵘ𝒮 🧚‍♀️Ⓡ︎Ⓔ︎Ⓣ︎🍆⸙ᵍᵏ
ini gk dilanjutkan kah?
🦃⃝⃡ℱᵇᵃˢᵉ🥀Am@π&@ 😉🥀
kenapa g di kasih end dulu thor🥲🥲🥲nangung banget tapi Q do'a kan semoga RL selelu baik" saja tenty'y sukses selalu ya jaga kesehatan
Murdhie Ningsih
setia menanti😘😘
ichytha
lanjutkan Thor... semangat ya...
Siti Fauzi
mengandung Bombay Ini cerita mesti Di pantengin.. Semangat thor
Wanita Salsu
lanjut thor
Siti Nurjanah
kno ga lanjut up thor?
buntu ya kehabisan
⨀⃝⃟⃞☯æ⃝᷍𝖒 𖣤​᭄Mamakeᶬ⃝𝔣🌺
kayanya rey bener mau jodohin kita ama danial ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!