Alice Seraphia joy adalah siswi SMA kelas 12 yang bar bar,riang,dan suka menolong.
ia juga terkenal sebagai siswi yang suka bolos, terlambat dan suka membuat masalah yang jadi langganan guru BK dan OSIS juga menjadi langganan berdiri di depan bendera merah putih.
namun di balik itu dia juga siswi yang berprestasi dan memiliki banyak bakat non-akademik.
suatu hari dia membuat masalah dengan anak kepala sekolah yang membuat masalah dengannya yang membuat dia harus di hukum menghormati bendera lagi.
namun kali ini malah mengantarnya ke dunia lain di dalam novel yang baru selesai dia baca semalam dan parahnya dia masuk ke tubuh putri antagonis yang berakhir tragis karena mencelakai tokoh utama wanita yang di cintai Duke.
bagaimana kah perjalanan Alice di dunia novel untuk mempertahankan hidupnya?akankah Alice kembali ke dunia nyata atau malah.....
mari kita ikuti kisahnya.
jangan lupa like, coment, subscribe and beri penilaian.
love sekebooooonnnn buattt kalian semua🌳🌲🌴❤️❤️🌴❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R3C2YMYFMYME, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
6
Saat menunggu Alice tiba-tiba bu irma datang.
"di mana biyang pembuat masalah itu??"ucap ibu irma.
"masih ganti baju bu di dalam"ucap Regina.
"cepat suruh dia ke ruangan BK,saya dan kepala sekolah menunggu"ucap ibu irma.
"tunggu bu, Alice gak salah bu.Dia korban bu"ucap Vincent.
"iya bu, mereka duluan memulai lagipula aku lihat bu Rose kesandung nya pura-pura yang membuat...."belum selesai Regina mengucapkan kata-katanya sudah dibantah oleh ibu Irma.
"sudah,sudah, kalian ini pasti mau melindungi si biang pembuat masalah itu. Kalian juga mau masuk ke ruang BK hah??"ucap ibu Irma.
"siapa yang takut bu, kalau ibu butuh kebenarannya silakan cek aja CCTV di sini,bu kebenaran tu harus di tegakkan jangan malah meruntuhkan kebenaran itu sama saja ibu mencoreng keadilan yang tidak hanya ada di dalam peraturan sekolah tetapi juga di dalam negeri ini"ucap regina.
Cklek
"ada apa sih ribut-ribut??"ucap Alice yang keluar dari ruangan UKS.
"nahh ini dia,kamu ini membuat masalah terus, benar-benar kamu harus dikeluarkan dari sekolah ini, biar sekolah ini bisa tentram"ucap ibu Irma.
"heehh ber...."
"sudah re,vin lo berdua kembali ke kelas, jam istirahat sudah habis"ucap Alice.
"Ce tapi kan..."
"gak apa-apa,biarkan aku melihat apakah guru-guru di sekolah ini juga menggunakan otaknya atau tidak"ucap Alice berbisik kepada keduanya.
"yakin Ce??"ucap Vincent dan regina.
"lho pada meragukan gorila ini??"ucap Alice.
"gak sih,tapi kami masih khawatir"ucap regina.
"udah gak apa-apa, gue bisa membela diri sendiri.aman aja toh besok gue akan terlambat lagi kali"ucap Alice.
dengan berat hati lalu Vincent dan regina kembali ke kelas mereka karena kebetulan juga bel masuk kelas telah berbunyi.
Sedangkan Alice dan ibu Irma pergi menuju ruang BK di mana kepala sekolah sudah menunggu bersama dengan dua entek-entek Rose.
-
-
-
"kamu yah yang membuat putriku masuk rumah sakit??! dasar anak kurang ajar"ucap kepala sekolah.
"berani-beraninya kamu melukai putriku, begitu banyak masalah yang kamu buat di sekolah ini kamu memang pantas dikeluarkan"ucap kepala sekolah.
"hummmm udah selesai??"ucap Alice santai.
"kau,yang sopan Alice"ucap ibu Irma.
"ya ya ya"ucap Alice.
"hey bapak kepala sekolah yang terhormat, mari biarkan aku mendengar jawabanmu, apakah kamu sudah menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi?? atau hanya mendengar pengakuan dari saksi yang tidak mengucapkan kebenaran??"ucap Alice sambil melirik ke arah entek-entek Rose yang tersentak kaget saat mendengar apa yang diucapkan oleh Alice.
"Kamu ini bicara apa, bahkan semua orang yang ada di kantin hari ini melihat apa yang kamu lakukan kepada Rose"ucap mila.
"dengan tidak perasaan kamu menampar Rose, menjambak rambutnya bahkan menyiram tubuhnya dengan secebok kuah bakso panas yang membuat Rose harus masuk rumah sakit gara-gara kamu"ucap Cila.
"ahahahaa, bagaimana negeri ini bisa maju kalau generasi-generasinya saja sudah bodoh-bodoh seperti ini"ucap Alice tertawa.
Brak
"Alice jaga sopan santun, kamu ini apakah orang tuamu tidak pernah mengajarkan sopan santun. atau jangan-jangan orang tuamu juga pada brengsek brengsek sama kayak kamu"ucap kepala sekolah.
BRAK.
"bapak boleh caci maki diriku, boleh hina diriku. tetapi ketika bapak menghina orang tuaku aku tidak terima begitu saja pak. jangan membawa-bawa orang tua saya ke dalam masalah ini, masalah ini antara saya,bapak,ibu,mereka dan anak bapak"ucap Alice.
"bapak berada di posisi sekarang karena pendidikan tetapi di manakah pendidikan bapak itu??hanya keangkuhan dan kebodohan saja yang saya lihat"ucap Alice dingin.
TBC