NovelToon NovelToon
Sebenarnya Cinta Musim Kedua

Sebenarnya Cinta Musim Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: F.A queen

Musim telah berganti dengan begitu cepat. Denting waktu membawa kita pada detik ini. Musim pertama telah usai meninggalkan bait-bait kenangan yang begitu indah.

Mereka telah bersama setelah melewati rintik sendu. Kini saatnya berbahagia. Namun adakah waktu yang tidak terbatas untuk merasa bahagia?
Bagaimana cinta akan menjawabnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.A queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12_Dicuekin

Dengan penuh semangat, Arai membuka tas sekolahnya dan memberikan soal yang sudah ia buat untuk Daddynya. Ia tahu, jika Daddy pasti akan dengan mudah menjawab ini, tidak masalah. Ia sudah cukup bahagia Sang Daddy mengerjakan soal yang ia buat, itu sebuah kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri untuknya.

“Berapa menit yang Daddy butuhkan untuk mengerjakan ini?” tanya Leo menerima kertas pemberian putranya.

“Itu hanya dua puluh lima soal. Tidak lebih dari lima menit,” jawab Arai dengan yakin.

Leo mengangguk, “Ok,” katanya. Kemudian dia memperhatikan soal yang ada tangannya. Dia sudah bisa menebaknya jika soal itu pasti bukan tentang penambahan atau pengurangan seperti apa yang gurunya ajarkan pada murid taman kanak-kanak. Leo segera mengerjakan tugasnya. Ia hanya butuh waktu tiga  menit untuk menjawab semuanya.

“Yeyyy ….” Arai bertepuk tangan bahagia. “Tiga menit. Betok aku mengerjakan tugas tiga menit.” Lanjutnya tidak ingin kalah cepat dari sang Daddy.

Leo menatapnya dengan senyum. Dia kemudian merentangkan kedua tangannya dan menggendong anaknya didepan. Ia membawa Arai kesebuah deretan buku-buku tentang petualangan.

“Kau mau membacanya?” tanya Leo.

Arai mengangguk. Kemudian ia menunjuk sebuah buku berjudul The Wizard Of Once karya Cressida Cowell. Leo menurunkan anaknya lalu mengambil buku itu. Mereka kemudian duduk di bangku.

Leo membuka buku itu tepat didepan Arai. Membukanya dan memperlihatkan sekilas semua halamannya pada Arai, kemudian ia menutupnya lagi.

“Ada berapa halaman buku ini?” tanyanya. Ia sendiri lupa ada berapa halaman buku di tangannya.

“Tiga ratus delapan puluh lima halaman,” jawab Arai pasti. Leo menatapnya sebentar dan berharap jawaban anaknya salah. Kemudian ia membuka buku itu pada halaman terakhir. Tepat … 385.

“Benar,’ ucap Leo dengan memberi dia jempol. Ia mengangkat tubuh putranya dan memangkunya. Dan ia mulai membacakan sebuah kisah tentang perjalanan Xar dan Wish. Tak lama, Yuna masuk dengan membawa minuman dan cemilan.

“Apa kalian masih belajar?” tanyanya.

“Tidak, hanya membaca sebuah kisah,” jawab Leo. Arai langsung mengulurkan tangannya meminta segelas susu coklat miliknya. Yuna memberikannya.

“Pelan-pelan,” ucapnya seraya memberikan segelas susu pada Arai. Dia kemudian duduk di samping Leo. Dia ikut juga mendengarkan Sang Daddy bercerita, melanjutkan keseruan kisah Xar dan Wish.  Tak lama, terlihat dari layar kecil sebuah mobil berhenti didepan gerbang mereka.

“Tante tantik,” seru si kecil. Ia menatap Yuna. Tatapan dengan maksud mengajaknya segera turun kebawah untuk membukakan pintu.

“Yuk,” Yuna mengulurkan tangannya pada Arai. Kemudian ia mengulurkan satu tangannya lagi untuk Leo. “Yuk,” ujarnya. Leo menyambutnya.

“Biar ku kembalikan dulu bukunya,” ujar Leo. Dia tidak suka satu buku tidak berada ditempatnya. Semuanya harus rapi. Kemudian mereka bertiga turun kebawah sama-sama. Leo berbelok dan duduk di sofa ruang tengah, sementara Arai dan Yuna berjalan kedepan untuk membukakan pintu.

Gerbang itu tidak lagi menggunakan kode tapi menggunakan deteksi telapak tangan. Vano segera membawa mobilnya masuk begitu gerbang tinggi itu terbuka. “Paman.” Arai langsung berlari kecil dan melompat untuk meminta gendong.

“Sayangku ….” Neva mencium Arai yang sudah berada di gendongan Vano. “Daddy ada di rumah?” tanyanya yang dijawab anggukan oleh Arai. Dan Yuna langsung menyambut mereka di depan pintu.

“Selamat datang,” ucapnya dengan senyum. Neva mencium pipi kanan kiri Yuna.

“Aku bawa banyak makanan,” ujar Neva. Tak lama Albar datang dengan membawa semua buah tangan dari Neva dan Vano.

“Sepertinya kau berniat mengagalkan dietku!” canda Yuna melihat ada banyak tentengan di tangan Albar.

“Hahaaa, Kak Yuna harus melupakan diet saat aku kesini. Wajib,” jawab Neva. Kemudian mereka semua masuk kedalam.

“Kakak ….” Gadis itu langsung mematuk pipi kakaknya begitu sampai di ruang tengah. Vano memberinya salam lalu duduk di sofa seberang Leo. Neva segera membantu Yuna untuk membuka semua makanan bawaannya. Tapi kemudian ia mengingat sesuatu. Ia duduk di samping Vano lalu membuka tasnya.

“Tarraa ….” Dia mengeluarkan sebuah buku. “ini untuk pangeran kecil yang tampan,” ujarnya dengan memamerkan sebuah buku yang baru saja ia beli. Si kecil langsung berbinar. Ia bertepuk tangan melihat itu. Kemudian menerima buku itu dari Neva. Ia melompat dari pangkuan Vano lalu berpindah di pangkuan Leo.

“Terima kasih, Tante cantik,” Yuna berucap dengan senyum. Ia menatap putranya lembut. Arai nyengir memperlihatkan giginya yang lucu.

“Terima katih, Tante cantik. Maaf aku lupa,” ujarnya dengan imut.

Neva tersenyum menatapnya dan mencubit pipinya. "Sama-sama, Sayang."

Mereka berbincang ringan sambil menonton televisi. Arai masih duduk dipangkuan Leo sambil membaca buku baru pemberian Tante cantik. Sebuah buku tentang misteri antariksa. Ketika buku itu dibuka … muncullah hologram berbentuk bulat berwarna kuning keemasan seolah memancaran api.

“Apa ini?” tanya Leo.

“Matahari,” Jawab Arai cepat. Leo tidak membacakan penjelasannya ia lebih memilih untuk membuka halaman selanjutnya. Muncul lagi sebuah planet yang paling dekat dengan matahari, hingga mereka sampai pada planet yang berwarna biru kehijauan.

“Ini adalah plenet tempat tinggal kita.”

“Bumi.” Jawab Arai cepat. Lalu ia segera mendongak menatap Daddy, “kenapa temua manucia harus tinggal di bumi padahal ada delapan palnet di tata turya?” tanyanya dengan polos. Kedua matanya menatap Leo.

“Itu karena … bumi adalah planet paling istimewa,” jawab Leo.

“Kenapa istimewa?” kejar si kecil.

“Sayang,” kini Yuna memanggilnya. Si kecil langsung menoleh. “Kok Tante sama Paman dicuekin,” ujarnya. Mendengar itu, Arai langsung memutar pandangannya pada Vano dan Neva yang menatapnya dengan sedih.

“Paman, pulang Yuk. Kita dicuekin,” ujar Neva dengan ekpresi sedih.

Ekspresi Arai langsung berubah murung mendengar itu. Ia menatap Neva. “Aku nggak tuekin.”

“Kau sibuk sendiri dengan Daddy,” sahut Neva.

“Tapi aku nggak tuekin, Tante tama Paman,” sahut Arai dengan sedikit mengencangkan suaranya. Ia merasa sungguh tidak mencuekin. Ia hanya merasa senang saat melihat ada hologram yang muncul saat buku dibuka. Jadi ia merasa kesal saat Momm, Tante dan Pamannya mengira jika ia cuek. Dan dia langsung menagis setelah itu. Ia berbalik dan memeluk Dadddynya. Menyembunyikan wajahnya di dada Leo.

Neva, Vano dan Yuna tertawa lucu melihat itu. Pun dengan Leo. Ia merasa lucu saat si kecil ngambek.

“Sedihnya, Tante dicukein pangeran kecil.” Suara Neva semakin sedih.

“Ngaaak!! Aku nggak tuekin.” Dalam persembunyian wajahnya Arai menjawab.

“Paman, bagaimana ini, rasanya hatiku sakit sekali,” Neva semakin gemas padanya jadi ia sengaja menggodanya.

“Tercerah,” pada akhirnya si kecil tidak mau menjelaskan lagi. Suaranya cuek dan itu membuat semuanya semakin gemas.

Neva menangis tanpa air mata. Ia masih saja akting seoalah-olah sedang patah hati. Itu membuat Arai kesal setengah mati.

Arai mendongakkan wajahnya dan Leo langsung menunduk untuk membalas tatapan matanya.

“Daddy, beritahu Tante,” ujar si kecil. Ok. Dia menang. Neva, Vano dan Yuna semakin tertawa karena si kecil menang.

“Tante … minta maaf, kau telah menggodanya,” ucap Leo. Itu membuat Arai tersenyum dalam hati.

Dengan patuh Neva menyudahi sandiwaranya.

“Pangeran kecil yang imut … Tante minta maaf ya,” ujarnya dengan halus.

“Nggak,” sahut Arai cepat.

“Nah lhoo ngambek,” sahut Vano.

“Paman, hukum Tante.” Kini Arai menoleh kearah Vano.

“Siap. Nanti Paman akan memarahinya,” jawab Vano. Dan setelah drama pembujukan akhirnya mereka damai.

“Sayang, besok kau liburkan? Ikut kerumah Tante yuk,” ajak Neva.

_____

Catatan Penulis.

Jangan lupa like komentar ya kawan tersayang. Padamu ... muach. Boleh dooong banjiriiin like dan komentar.

"Tapi kasih Up bonus Ya, Nanas yang baik hati dan manis sekaliii." Readers memberi penawaran.

"Wani piro?"

"Tampol kursi pijat biar nggak capek-capek. Mau? Eh tapi booong."

"Vano ... hukum dia."

1
Nunuk Bunda Elma
eh Kiara apa kabar di perusahaan Leo
masih tetap di sana atau gimana ya?
taju gejrot
Daddy Leo,mom Yuna tidak akan kemana-mana.
Leo dan Yuna ditakdirkan selalu bersama,menua bersama oleh kakak author.
Jesica Samosir
jgn takut leo..klu yuna dibawa ayah msh ada aq😄
Istri Leo J
wkwkwkwk,Leo ketar ketir Yuna dibawa pulang sama ayahnya,yg sabar ya Leo,gak usah takut,ayah cuma ngomong doank kok😁😁
Syofi Syofiah
luar biasa keren
Syofi Syofiah
sebenarnya cinta leo yuna
Syofi Syofiah
terimakasih sudah update😍😍
Syofi Syofiah
akhirnya update😍😍😍
istri sahnya minho❤️"naylee"❤️
syukurlah tidak terjadi apa² , semoga selalu baik² ja tidak ada Kiara 234dan seterusnya bahagia selalu buat kalian,
JiDHan Bolu Bakar
netes lagi air mataku, aaàyaaaaaahhhĥ..../Sob//Sob//Sob/
JiDHan Bolu Bakar
kenapa membaca bab ini air mataku meleleh, langsung teringat bapakku yg telah berpulang menghadap yg kuasa /Sob/
Bunda'e Azzahra
kangen sama mereka lama nggk buka novel toon fokus ke dracin aja 🤭
Mmh dew
😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
Mmh dew
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Nunuk Bunda Elma
seorang ayah pasti akan memberi pesan seperti ini kepada suami putrinya
Nunuk Bunda Elma
jawab aja Yuna
kalo Kiara migrasi ke Mars 🤣🤣
taju gejrot
ayah ngomong apa sih,gak mungkin Leo tidak lagi mencintai Yuna,cinta Leo sudah habis di Yuna.
Istri Leo J
yakinkan ayah Leo,bahwa kamu benar benar mencintai putrinya sepenuh jiwa dan ragamu,biar ayah percaya padamu
Istri Leo J
mak juedaaarrr,,bagai disambar petir di pagi buta ya Leo ucapan ayah🤣🤣
soft saa
ayahhh 🥲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!