NovelToon NovelToon
Istri Berbahaya Sang Mafia

Istri Berbahaya Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Perjodohan
Popularitas:46.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ecly

Lea Michele wanita berusia ( 22 ) tahun, seorang wanita berdarah dingin, dan bekerja sebagai pembunuh bayaran, yang harus mengalami kecelakaan hebat. alih-alih pergi ke alam baka. jiwanya malah terperangah di dalam tubuh seorang gadis yang bernama Carlin Christine. seorang gadis yang sudah menikah. tapi yang tidak pernah di anggap sebagai istri oleh suaminya.

__________________________________________

lantas bagaimana kelanjutan kisahnya, mari kita bersama-sama untuk membacanya. mampukah Lea sang pembunuh bayaran, berperan sebagai Carlin Christine. atau malah sebaliknya...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ecly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

( Fakta yang menyakitkan.)

" Sialan, dia berani sekali." geram-nya sambil mengepal kuat tangannya. Perasaan marah' kesal benci, dan khawatir Menjadi satu. noel duduk termenung di ruang tunggu, para dokter sedang berusaha untuk mengeluarkan peluru, di dada ayahnya Paul.

Tap ~ tap~ tap~

  " Noel...."

Noel menoleh, dan mendapati ibu, dan adiknya. Melangkah tergesa-gesa, Menuju ke arah dia.

" Kenapa, jadi begini? " ibunya bertanya dengan tatapan khawatir. Sedangkan adiknya hanya menampilkan raut wajah menuntut.

" Ini semua, gara-gara Bryan, dan temannya Lea ma. Mereka yang gila."

Noel langsung menceritakan semuanya. Tak lupa dia menambahkan bumbunya, sedikit membuat ibu, dan adiknya. merasa geram Setelah mendengar cerita dari Noel.

   Klik~

Mereka langsung menuju ke arah dokternya, saat melihat dokternya, keluar dari dalam ruangan, dan melepaskan masker di wajahnya.

" Dokter, bagaimana dengan keadaan. suamiku? Apakah suamiku baik-baik saja?" tanya ibunya Noel dengan ekspresi wajah khawatir.

Dokternya menghela nafasnya, dan membetulkan letak kacamatanya dulu Sebelum menjelaskan semuanya, kemudian menjawab.

    " Kami, sudah mengangkat peluru, di dadanya. hanya saja pelurunya menembus jantungnya. Saran saya lebih baik Pasiennya di bawa ke rumah sakit lain, karena peralatan medis di sini kurang lengkap. Pasien-nya harus di segera di tindak lanjuti."

   " Apa, dok. Menembus jantungnya? It-itu nggak mungkin kan dokter? " histeris ibunya Noel. sambil menutup mulutnya, Sedangkan Noel dan adiknya, terdiam kaku.

Setelah menjelaskan semuanya, dokternya segera pamit undur diri dan pergi, untuk melanjutkan memeriksa pasien yang lainnya.

  " Noel kamu, harus menuntut Bryan dan temannya. anak nakal itu? Jangan biarkan mereka lolos! " ucap ibunya, menggebu-gebu dengan kemarahan, yang sudah meledak-ledak.

 " Tentu, saja ma. Aku akan membalas perbuatan mereka nanti." sahut Noel yakin.

" Apa, tidak masalah? Bagaimana kalau mereka menuntut balik kita. Karena kita sudah mengambil barang-barang mahal Lea, Dan menjualnya? " Neo. menghalau rasa khawatirnya. Meskipun dia juga marah' tapi dia takut jika di tuntut balik. Karena memang mereka yang duluan salah.

  " kita, tinggal menyewa pengacara, yang ahli memutar balik fakta. Dengan begitu kita bisa merampas, semua harta Lea.." ibunya Noel, berkata dengan licik.

 " Belum, tentu berhasil ma? Teman-nya Bryan kan Orang gila semua, lihat dia bahkan berani menembak ayah'! " Neo masih ingat ke 4 pria tampan itu. Dan tidak kalah seram dari Lea. Ketika sedang marah Karena dia sudah sering menyaksikan aksi gila, mereka ber 5 itu.

  " Sudah-sudah, sekarang lebih baik kita. segera pergi ke rumah sakit lain, Agar ayah segera di tangani, Ingat apa kata dokter tadi." Noel merelai.

Sementara itu, di apartemen Bryan ke 3 pemuda tampan itu, sedang berdiskusi Karana mereka lagi-lagi mendapatkan pesan dari anonim. Dan pesan pribadi, yang bertanya tentang Bryan.

    " Ngomong-ngomong, paman dan sepupu-mu, pasti akan menuntut. setelah kejadian tadi." celetuk Gyan.

" Mungkin saja, Mereka akan mengunakan kesempatan itu' untuk mengambil semuanya? " Sahut Bryan, menghela nafasnya.

" Tidak, apa-apa Bryan. kita bisa menuntut balik Mereka. Kamu tidak usah Khawatir." ucap Kelvin menenangkan Bryan.

" Iya, al..." sahut Bryan.

" Aku, akan segera membalas pesan. yang tadi aku terima? " Gyan memutuskan dan langsung mengeluarkan laptop-nya.

" Bagaimana, kalau i-itu---"

  " Nggak, perlu khawatir Bryan. aku hanya perlu memancing-nya. Siapa tahu anonim itu, anonim yang sama waktu itu..kan bisa di ajak berteman. lumayan untuk menambahkan teman kita." sahut Gyan.

Bryan dan Alvin, hanya mengangguk. Mereka juga sangat kepo, karena si anonim itu bisa masuk situs ilegal, yang isinya iblis semua

tiba-tiba Kelvin berteriak, dengan mata yang terbelalak mulutnya terbuka dengan lebar, saat melihat layar laptop-nya.

 " Apa-apaan, kamu? " tanya Gyan.

" Bro..! Ini..! I.." Kelvin, tidak bisa melanjutkan ucapannya. Bryan dan Gyan dengan cepat menatap ke arah layar laptop-nya.

" What' the hell. What happened!! Kok bisa? "

Gyan yang paling terkenal dingin dan kaku, dari ke 4 pria tampan itu. sampai nggak bisa mengekspresikan raut wajahnya, saking syok dan terkejut. sedangkan Bryan dan Alvin terdiam membeku.

 *****

Pagi itu Carlin, bangun dengan mood yang bagus, karena dia tidak tidur satu kamar dengan suami, laknat-nya.

  " Sudah, selesai, nyonya..."

Carlin melihat pantulan rambutnya, yang sudah di tata, oleh salah satu pelayan itu.

" Terimakasih...!" ucap-nya, dengan tulus.

Pelayan itu mengerjap, beberapa kali matanya dia dengan cepat mengangguk kepalanya dan tersenyum kaku, Lalu berkata.

" Sama-sama, Nyonya. "

Carlin keluar dari kamarnya, yang lebih besar 4 x lipat dari kamar-nya' di mansion kediaman-nya, Dia menuju ke ruang makan.

sepanjang lorong, dia berpapasan dengan para pelayan, yang nampak terkejut saat melihat penampilan-nya. Terutama dari berpakaian-nya. Tentu saja dia tidak perduli dengan para pelayan itu, dan masa bodoh Saat melihat tawa ejekan, dan gosip dari para pelayan itu.

" Aku dengar, Carlin akan datang. Apa Anak itu benar-benar akan datang? " tanya Sofia istri, dari putra bungsu Johan. Peter Alexander!

" Iya aku, sudah melihat. dia tadi malam." sahut Peter, Keluarga Alexander sudah menempati kursinya masing-masing, Untuk segera sarapan, pagi bersama.

   " Iya, masih sama. atau benar-benar berubah! Tapi banyak yang bilang, dia seperti bukan yang dulu lagi." anak Peter dan Sofia ikut kepo, Mereka masih menolak kenyataan bahwa Carlin, berubah secara drastis.

  " Kami, juga sudah bertemu Dengan-nya! Secara langsung penampilan-nya, memang berubah. tapi dia masih tetap sama terlihat seperti seorang gelangan." ucap Sarah, Tapi seperti biasanya, dia hanya di lirik sekilas, dan mendapatkan cibiran balik Dari keluarga Alexander!

" Seperti gelangan, dia bilang Contoh-nya Seperti Kamu? " ucap salah satu keluarga Alexander! Sarah diam saja. enggak mau meladeni mereka, toh Carlin sudah datang.

Carlin datang bersama Johan dan Axel, Membuat penghuni meja makan besar, dan panjang itu. Segera berdiri lalu membungkukkan badannya sesat. dan kembali duduk, setelah melihat Johan duduk Lebih dulu.

Para wanita menatap jijik dan ilfeel, ke arah Carlin. Menurut wanita-wanita itu, penampilan Carlin sangatlah buruk. Sedangkan para laki-laki nampak tertegun. karna Carlin memakai dress, yang menampakkan lekuk tubuhnya.

 Pasangan suami-istri, panas dingin itu kembali bersandiwara, di hadapan keluarga Alexander Carlin mengisi piringnya Axel dengan berbagai macam jenis makanan. Dan Axel pun tidak lupa mengucapkan terimakasih. Sambil memuji-nya Membuat semua orang menatap-nya, dengan malas.

" Kakek anda, harus makan yang banyak supaya cepat sembuh. Kakek juga harus makan sup ini, lebih banyak supaya hangat sampai ke perut." ucap Carlin, sambil menyerahkan, semangkuk sup.

" Tentu saja, cucu menantu-ku. Terimakasih atas perhatian-nya? kalau tidak ada kamu, atau mama mertuamu. yang merawat ku entah akan seperti apa pak tua ini, mungkin sudah lama ikut menyusul nenek mu." ucap Johan tersenyum cerah, sambil menyindir semua orang.

sementara keluarganya, Hanya merespon dengan mendengus pelan, dan bergumam penuh kebencian. Tentu saja di tunjukkan untuk Carlin, yang tidak pantas dan sederajat dengan keluarga mereka. Apa lagi menurut mereka Carlin hanyalah mencari perhatian semata, Selesai sarapan pagi Carlin menemani Johan di taman Mansion-nya, Sementara Axel dan yang lainnya, kembali pada setumpuk pekerjaan, yang melelahkan.

" Kakek, apa aku boleh mempelajari. yang mereka lakukan itu? " tanya Carlin.

Siangnya dia, kembali menemani Johan, dan pria tua itu. mengajak-nya untuk melihat para pasukan, yang sedang berlatih membuat jiwa seorang Lea Michele bergetar. Dia ingin ikut serta latihan bersama para pasukan Alexander!

   " Maksud, kamu? Kamu ingin belajar bela diri, Tidak perlu Axel akan melindungi mu! "

" Tapi kek, maksud aku. itu sangat penting untuk seorang wanita Jika aku bisa bela diri setidaknya aku bisa melindungi diriku dari kejahatan. Selain itu aku juga ingin belajar berkuda, memanah dan menembak." Lea tidak mungkin mengatakan bahwa ia sebenarnya bisa bela diri, dan Menembak.

Johan terkejut, dia tidak menyangka kalau Carlin seolah-olah ingin mematahkan ucapan orang-orang, yang menganggap-nya sebagai perempuan bodoh, dan lembah. tentu saja Johan senang mendengar-nya.

 " Baik lah, tapi ada syaratnya? " ucap Johan.

" Apa, syaratnya kek. aku akan mengikuti semua syarat, dari anda? "

Johan menghela nafas dalam-dalam, Lalu menatap intens, wajah Carlin dan berkata.

 " Berjanjilah, untuk selalu ada di samping Axel? dan buat dia benar-benar mencintai mu, Kakek tidak mau kalian berpisah."

Deg~

Carlin yang tadi sudah tersenyum manis, senyumnya pun seketika memudar. Dia tersenyum kecut, Saat mendengar syarat dari pria tua itu.

 " Mungkin, memang susah dan butuh kerja keras. untuk meluluhkan hati-nya, tapi kakek yakin kamu pasti bisa melakukan itu." ucap Johan lagi, ketika melihat Carlin yang hanya diam membisu saja.

Rasanya Carlin, ingin mengatakan bahwa pernikahan di antara mereka itu, hanyalah pernikahan paksa, dan hanya menguntungkan bagi pihak Axel saja. Tapi dia tidak mungkin mengatakan itu di depan Johan' yang ada pria tua itu akan drop, dan semakin sakit. akhirnya Carlin hanya menjawab perkataan dari kakek-nya.

" Itu, tergantung ke depannya. seperti apa kek dan kalau misalnya, aku tidak mampu untuk meluluhkan hatinya. lebih baik kita bercerai saja lagian aku juga tidak yakin apakah aku mampu membuatnya jatuh cinta dengan ku." sahutnya, sedangkan Johan hanya terdiam membisu.

*****

Jika Carlin sibuk mengurus Johan, maka berbeda dengan Axel. Pria dewasa Minim akhlak itu, sedang kedatangan tamu, yang tak di undang. Axel menatap tajam, lawan bicara-nya sedangkan pria itu, hanya tersenyum menyeringai.

" Kamu, sudah mencintai istrimu. kan Axel Alexander? wah aku nggak menyangka loh, Seorang Alexander...!" ucap-nya, dengan tatapan menggoda.

Sejak datang pria itu, langsung bicara ke arah sana, sehingga membuat Axel yang sedang begitu banyak pekerjaan, menjadi jengkel saat Mendengar ocehan pria itu.

" Jangan, bicara sembarang. tutup mulut mu? Dan keluar sana. Kamu menganggu pekerjaan ku, Aku tidak punya waktu untuk meladeni orang yang tidak ada pekerjaan, seperti mu." usir Axel.

" Oh, gengsi mu itu. harus di kurangi. Atau..! kamu menunggu seseorang, merebut-nya! Baru kamu akan sadar, dengan perasaan mu itu, Axel jangan sampai kamu menye---"

  Sleep~

jlep~

Pria itu, dengan cepat menundukkan kepalanya, ketika Axel melemparkan belatinya. pada akhirnya belati itu, menancap di lukisan yang harganya beberapa juta Rubel.

 " Kalau, memang kamu datang ke sini, hanya untuk membicarakan tentang wanita itu. lebih baik Jangan pernah datang lagi." ucap Axel, dengan tatapan membunuhnya.

  " Aku, dengar-dengar dia bahkan sudah berani' melawan kamu. seka---I-Iya- aku pergi deh, dasar si emosian." Ucap pria tampan itu sambil meninggalkan, ruangan kerja Axel.

Tapi beberapa detik kemudian, dia menyembulkan kepalanya dari pintu. Dan mengatakan sesuatu, yang membuat Axel menggeram marah' dan menatap tajam ke arah pintu, yang sudah tertutup rapat itu.

*****

Sementara itu, Carlin terlihat senang sekali ketika mendengar kepala pelayan mengatakan bahwa Kelly akan datang menyusulnya ke mansion utama itu, Carlin duduk di sofa, dia yang baru selesai mandi hanya memakai handuk saja, toh dia hanya sendirian di di dalam kamar itu.

" Kira-kira, apa ada balasan. nggak ya? " ucapnya menjurus pada pesan anonim yang sudah dia kirim, Ia membuka situs lewat ponselnya' dia tersenyum cerah saat melihat balasan dari anonim itu. Tapi wajahnya yang tadinya penuh bahagia, berubah menjadi tidak terima.

  " Nggak, ini...!! Nggak mungkin." histerisnya Kemudian melemparkan ponsel-nya ke lantai, dia langsung menangis' tersedu-sedu, saat membaca balasan dari anonim itu, yang mengatakan.

!________ Lea mengalami kecelakaan, di perjalanan menuju salah satu hotel Rusia. Mobil yang dia kendarai bertabrakan dengan sebuah truk! Dan meninggal di tempat.dengan kondisi tubuh yang hancur----------!

" Tubuhku, yang berharga." jeritnya dengan keadaan yang kacau. Dia berharap itu hanya lah omong kosong, tapi dia tau mana mungkin anonim itu, berbohong kepada-nya Sekarang dia tahu bahwa dia, benar-benar sudah meninggal dunia. Dan di saat bersamaan Axel tiba-tiba muncul.

" Carlin, aku bawakan kam---! Hey apa yang sudah terjadi kepada mu? " Axel terkejut saat melihat istrinya, hanya mengunakan handuk dan menangis tersedu-sedu, dengan tubuh yang gemetar. Padahal dia datang ke kamar istrinya mau memberikan oleh-oleh, yang di beli teman-nya untuk Carlin.

  " Apa, ada? Apa yang sudah ter---"

" Hiks, hiks hiks, tubuhku. tubuhku yang berharga, Hiks hiks hiks tubuh ku...!" Carlin semakin menjadi-jadi menangis, membuat Axel kebingungan.

" Ada apa, dengan tubuh mu? " tanya Axel.

Carlin menjawab, pertanyaan dari Axel dengan kekesalan pukulan keras. karena mata Axel langsung fokus ke dada-nya Pukulan dari istrinya, membuat Axel kelelahan dan berakhir memeluknya dengan erat. Axel ngeri-ngeri sedap, takut handuk yang di pakai istrinya melorot.

1
Reka Cantika
up nya lama kali pelit kali kau Thor
ecly: waduh maaf yah sayang, lagi sibuk bikin kue..🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
baru bab awal, tanda baca nya membingungkan, typonya jg lumayan. diperhatikan lg yah tor💪💪
ecly: iya terimakasih yah sudah mampir maaf maklum baru pertama 🤭🙏
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong Thor
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lanjutkan lagi thor
Reka Cantika
dari tadi nungguin cuma satu doang
ecly: Maaf yah kak. lagi ada kesibukan nih hehehe 😍
total 1 replies
Reka Cantika
💪💪 semangat Thor
Reka Cantika
aku selalu lihat udh up belum.. author pun up ny dikit kali
ecly: ya ampun, masih sibuk nih kak🤭🙏
total 1 replies
sasa adzka
sdh up langsung tancap baca aja.. berasa kurang aja aku 🤭🤭
ahh keren Thor cerita.. i like 😍😍😍
semangat up trus sampai tamat ya... 😍😍😍😍 aku menunggu kelanjutan nya
ecly: hey kak makasih banyak yah atas supportnya 😍🙏
total 1 replies
Reka Cantika
Thor kenapa up ny selalu satu
ecly: dua loh sayangku, kan pagi sama malam hehehe 🙏😍
total 1 replies
sasa adzka
axel d KDRT gak tuh🤣🤣🤣 belum belajar bela diri aja sdh deg deg an axel karena d kdrt.. lahhh apalagi d setujui sama kakek belajar beladiri..takut ya axel..wkwk
emang si Lea bar bar banget..
semangat up nya trus thor😍😍😍🤭🤭🤭😂😂
ecly: terimakasih banyak yah kak, sudah mampir 🙏😍
total 1 replies
Reka Cantika
teruskan
sasa adzka
baru mampir Thor...
semoga seru dan sampai tamat ya 😍😍
aku lanjut baca lagi
ecly: hehehe terimakasih yah😍
total 1 replies
Reka Cantika
lagi dong
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
ya lagi Thor
Reka Cantika
luar bisa
Reka Cantika
lagi ya Thor
Reka Cantika
lanjutkan Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!