NovelToon NovelToon
Istri Nakal CEO Dingin

Istri Nakal CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / CEO / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Nikah Kontrak
Popularitas:137.4k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Ziva Putri Willson, putri bungsu keluarga Willson, adalah perpaduan sempurna antara kecantikan, kecerdasan, dan kepercayaan diri setinggi langit. Di usianya yang masih muda, dia telah menjadi desainer ternama yg namanya menggema hingga ke mancanegara.

Damian Alexander, CEO muda yang dikenal kejam dan dingin. Baginya, hidup hanyalah deretan angka dan nilai saham. Dia sangat anti pada wanita karena menganggap mereka makhluk paling merepotkan di dunia.

"Dengar, Tuan CEO, kamu mungkin bisa membeli saham dunia, tapi kamu tidak bisa membeli hak untuk mengatur kapan aku harus bernapas. Jadi, simpan wajah sok kuasamu itu untuk rapat, bukan untukku." -Ziva.

"Aku sudah menghadapi ribuan musuh bisnis yang licin, tapi menghadapi satu wanita bermulut tajam seperti dia jauh lebih menguras energi daripada akuisisi perusahaan. Tapi justru itu yang membuatnya berbeda." — Damian.

Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Si Tuan Dingin yang mulai kehilangan akal sehatnya, atau Nona cerewet berwajah manis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RENCANA SABOTASE

"Mereka tanya apa aku menciummu lama?" tanya Damian dengan nada yang sangat, sangat tenang.

"NGGAK! NGGAK ADA! MEREKA CUMA... CUMA... AH TAU AH!"

Jawab Ziva panik, wajahnya sudah semerah tomat matang.

Damian tiba-tiba mendekat, mengikis jarak di antara mereka hingga Ziva bisa mencium aroma parfum mahal pria itu dengan lebih jelas, Ziva refleks memundurkan badannya sampai mentok ke pintu mobil.

"M-mau apa? Jangan macam-macam ya! Ini di mobil!" ancam Ziva dengan suara bergetar.

Damian tidak melakukan apa-apa, dia hanya meraih sabuk pengaman di samping Ziva yang ternyata belum terpasang dengan benar.

Klik.

"Pasang sabuk.mu yang benar, kita sudah hampir sampai," ucap Damian datar.

"Dan soal pertanyaan sahabatmu, bilang ke mereka, ciuman tadi itu cuma teaser. Versi lengkapnya bukan untuk konsumsi publik," lanjut melirik bibir Ziva sekilas sebelum kembali duduk tegak.

"DAMIAN ALEXANDER!!!"

Teriak Ziva frustrasi, sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangan.

Damian hanya memberikan senyum miring yang hampir tak terlihat, dia tampak sangat menikmati penderitaan batin Ziva.

Mobil perlahan melambat saat memasuki gerbang megah kediaman keluarga Willson.

"Oh, bagus, bang Kenzo dan Bang Arkan sudah stand-by. Siap-siap ya, Damian, kamu bakal diinterogasi sampai subuh," gumam Ziva sambil mengintip dari jendela.

"Aku sudah siapkan pengacara," jawab Damian santai sambil merapikan jasnya.

"Tapi kurasa, melihat mobil Porsche kakakmu yang kena siram anggur tadi, dia bakal lebih sibuk nangisin cat mobilnya daripada ngurusin kita," lanjut Damian, turun dari mobil nya.

Benar saja, begitu pintu mobil dibuka oleh supir, Kenzo langsung menghampiri bukan untuk menyambut mereka, tapi langsung menunjuk-nunjuk Damian.

"Damian! Ganti rugi! Gue nggak mau tahu! Gara-gara drama tunangan lo itu, mobil gue jadi bau cabernet sauvignon!" teriak Kenzo frustrasi.

"Salah sendiri punya mobil warnanya sama kayak mobil Damian! Sukurin!" ucap Ziva turun dari mobil sambil tertawa puas.

"Kirim tagihannya ke kantorku besok pagi. Sekalian dengan biaya kerusakan jantung adikmu karena harus dansa denganku," ucap Damian, merapikan kancing jas nya.

"Heh! Kok aku yang dibawa-bawa?!" teriak Ziva langsung berhenti tertawa.

Sementara itu, di sebuah apartemen mewah di pusat kota, suasana jauh dari kata tenang. Aroma parfum mahal yang tadi tercium elegan kini bercampur dengan bau alkohol yang tumpah dan sisa emosi yang meledak.

Prang

Pyar

Sebuah gelas kristal menghantam dinding, hancur berkeping-keping tepat di bawah bingkai foto Clarissa yang sedang tersenyum sombong.

"Tukang jahit sialan! Berani-beraninya dia mempermalukan aku di depan semua orang!" teriak Clarissa histeris.

Rambut Clarissa yang tadi tertata rapi kini berantakan karena dia terus-menerus menjambak rambutnya sendiri saking kesalnya.

Dia mondar-mandir di atas karpet bulunya, masih memakai gaun perak yang menurut Ziva adalah tren tiga tahun lalu.

Kalimat itu terus terngiang di telinganya seperti kaset rusak, jauh lebih menyakitkan daripada pengusiran Damian.

"Dia pikir dia siapa?! Cuma karena dia keluarga Willson, dia bisa menghina selera fashion-ku?" ucap Clarissa menyambar ponselnya, melihat foto-foto pesta yang mulai tersebar di portal gosip.

Di sana, foto Damian mencium kening Ziva terpampang nyata.

"Lihat ini! Damian bahkan tidak pernah menyentuh tanganku selama kita bekerja sama!" teriak Clarissa membanting ponselnya ke sofa.

Bruk

Asisten pribadinya, seorang wanita muda bernama Mila, berdiri gemetar di sudut ruangan sambil memegang tablet.

"N-nona Clarissa... tenang dulu. Ayah Anda menelepon, dia bilang Tuan Kenzo Willson benar-benar marah karena mobilnya disiram anggur. Dia mengancam akan membatalkan kontrak kerjasama firma hukum kita dengan Willson Group," lapor Mila dengan suara mencicit.

Clarissa berbalik, matanya merah karena amarah dan tangis.

"Kenzo juga?! Kenapa semua pria di keluarga itu membela si kecil nakal itu?! Aku ini korban di sini! Aku yang dihina!" teriak Clarissa, geram.

"Tapi Nona....Anda yang mendatangi mereka duluan," gumam Mila pelan, yang sayangnya terdengar oleh Clarissa.

"Kamu di pihak siapa, hah?!" bentak Clarissa.

"Cari tahu semua tentang koleksi terbaru Z-Style. Aku mau tahu kelemahannya, kalau dia bangga dengan pekerjaannya, aku akan buat industri fashion memuntahkannya!" perintah Clarissa, licik.

Clarissa menuangkan wine langsung dari botolnya, meneguknya dengan kasar.

"Ziva Willson... kamu pikir kamu sudah menang? Kamu cuma menang karena Damian kasihan melihatmu yang kekanak-kanakan. Kita lihat, berapa lama pria kaku seperti dia betah menghadapi desainer bermulut sampah sepertimu," gumam Clarissa, tersenyum miring.

"Ganti rugi mobil Kenzo? Cih, pakai saja uang sakuku! Tapi untuk Ziva, aku akan memastikan dia tidak akan pernah bisa memegang jarum jahit lagi dengan tenang di kota ini," gumamnya sambil mencengkeram botol wine erat-erat.

Tiba-tiba Clarissa menyeringai lebar, sebuah ide busuk mulai terbentuk di kepalanya.

Dia bangkit dan berjalan menuju meja riasnya, mengambil lipstik merah menyala, dan mencoret cermin besar di depannya dengan tulisan besar.

Z-STYLE IS TRASH.

"Musim panas, ya?" gumam Clarissa sambil menatap coretan itu.

"Ziva Willson sedang mempersiapkan koleksi musim panas yang katanya bakal jadi tren dunia. Summer Breeze atau apa lah itu namanya," gumam Clarissa, tersenyum licik.

Clarissa kembali menyambar ponselnya yang tadi dia lempar ke sofa, jemarinya dengan cepat menekan sebuah nomor yang tersimpan di sana.

"Halo," ucap Clarissa begitu sambungan diangkat.

Suaranya Clarissa kini lebih tenang, namun dingin dan penuh racun.

"Aku tahu kamu punya orang dalam di bagian produksi Z-Style. Aku butuh bantuan kecil," ucap Clarissa, menyeringai.

"Apapun untukmu, Clarissa, tapi kamu tahu harganya tidak murah, apalagi menghancurkan reputasi keluarga Willson itu berisiko tinggi," ucap seseorang di sebrang sana, terkekeh.

"Uang bukan masalah, aku mau koleksi utama untuk fashion show bulan depan hancur. Bukan cuma hancur secara fisik, aku mau desainnya diklaim sebagai hasil plagiat sebelum dia sempat memamerkannya di catwalk," ucap Clarissa sambil memutar-mutar ujung rambutnya.

"Plagiat? Itu langkah yang cerdas. Dunia fashion akan langsung mem-blacklist dia," ucap nya, dengan suara berat nya.

"Tepat sekali, aku ingin lihat bagaimana ekspresi sombongnya saat para wartawan yang tadi memujinya berbalik menghujatnya sebagai pencuri karya. Dan saat itu terjadi, Damian Alexander pasti akan langsung membuangnya. Damian benci skandal, terutama skandal yang memalukan reputasi bisnisnya," ucap Clarissa dengan mata berkilat jahat.

"Baiklah."

Tut.

Clarissa menutup teleponnya dengan perasaan puas, lalu dia menatap asistennya, Maya, yang masih berdiri mematung.

"Mila, siapkan jadwal pertemuanku dengan beberapa jurnalis fashion kelas atas. Bilang aku punya informasi eksklusif tentang kecurangan di balik layar brand besar," perintah Clarissa dengan nada mutlak.

"T-tapi Nona, jika Tuan Damian tahu-"

1
Noey Aprilia
Smbil bca,tp otak ikutn halu....
pgn bgt jd ziva,d cntai tlus sm dami..plus cnta dr kluarganya jg...
playboy udh saatnya tobat..biar dia tau gmna rsanya brjuang mngejar prmpuan yg ga mmpan sm psonanya...smnggttt......😘😘😘
Tiara Bella
bang Arkan semangat ya ngejar dokter Tiara......
Tiara Bella
saling buka rahasia jdnya.....
Tiara Bella
plot twist bngt ya....😍
Husna
ohohoo tyt Ziva memang cinta pertama nya Damian....

OMG bisa nahan rasa selama itu....
its true love ❤️❤️❤️
Husna
ohohoo tyt Ziva memang cinta pertama nya Damian....

OMG bisa nahan rasa selama itu....
its true love ❤️❤️❤️
Tiara Bella
temen masa kecil malah kynya....
Tiara Bella
wah temen² ziva ditaksir sm abang²nya ziva Kenzo udh sm vio,,,skrng Arkan suka sm Tiara.....gassss lah...
Ayla Anindiyafarisa
hooh kamu ketauan Damian😅
Ayla Anindiyafarisa
cepet gerak Arkan ntar diambil orang tu temen adikmu
Noey Aprilia
Pntsn pas mau d jdohin sm ziva dia ga nolak,taunya udh jd target dr dlu....
biasanya kn bnyk drama,trs acuh....
Laahh....ni mlah mkin hri mkin bucin....
tar kl ziva hmil,psti anknya jd rival....🤣🤣🤣
Susilowati Jais
semangat thor
Ayla Anindiyafarisa
udah pande gombal si tuan kulkas😅😅
Lyvia
meleleh adek bang 😄😄😄😄😄😄
Mommy Ayu
duuuh.... manisnya mereka berdua
Mommy Ayu
waow.... Damian romantis banget....
Husna
OMG damiiii....
sweet banget sih.....

curiga nih... keknya kak oThor orangnya jg romantis nih..... cieeeee

maniss bgt loh, sll bikin baper🥰🥰🥰
Tiara Bella
so sweet nya Damian.....
T1 T1n
wahh 😍😍😍
Tiara Bella
posesif nya tuan kulkas 2 pintu ini wkwkkwkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!