NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Kedua Sahabatku

Menjadi Istri Kedua Sahabatku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: nophie

DALAM PROSES EDIT, MOHON MAAF ATAS KETIDAK NYAMANANNYA

mature content 💏
harap bijaksana dalam membaca, usia diharapkan diatas 18++


menjadi istri kedua bukan keinginanku, karena sejatinya aku tak ingin berbagi
~alana mahen~

aku mencintai sahabat masa kecilku disaat aku juga memuja wanita lain
~narendra sakabumi~

yang suka baper akan cerita poligami lebih baik melewatkan cerita ini
~author~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12. Alana Sang Paranormal*

“Bby, jangan buat aku berdosa dengan menolak memberikan hak kamu loh. Karena kamu sebagai imam sudah mengajarkan kepada ku untuk berbohong.” Alana menaikkan tone suaranya setengah oktaf. Saka menelan salivanya dengan kasar. Ia tidak bisa lagi menghindar, ia tahu ia bukan muslim yang soleh, bahkan sholatnya bolong

bolong, tapi untuk berbohong dia tidak pernah bisa lakukan. Apalagi berbohong dengan mantan sahabat yang mengenal dia, yang sekarang menjadi istri yang memberi kenikmatan di ranjang. Terserah kalau dia dikatakan budak cinta Alana, tapi ia mau mengawali segalanya dengan kejujuran.

“  Baby, Yara sakit parah.” Ujar Saka lirih., tapi kata katanya masih bisa didengar dengan baik oleh Alana.

“ Apa ini berkaitan dengan kemandulannya? “ tanya Alana menyelidik.

“ Ya, bisa dikatakan begitu. Kalau kau ingin kejelasannya, kamu mesti ketemu sendiri

dengan Yara, tapi tidak bisa sekarang.” Lanjut Saka lagi.

“ Kenapa? Aku bisa menjenguknya?” tanya Alana lagi, kali ini nadanya sendu, matanya sudah panas, dan hidungnya merah, ia tahu sebentar lagi ia akan menumpahkan air mata

yang berusaha keras ia tahan. Ia merasa Yara ada di dalam penderitaan yang besar. Penyakitnya, kerelaannya menyerahkan suami yang dicintainya, membuat Alana merasa dadanya sakit seperti teriris.

“Pengobatannya yang membuat dia tidak bisa bertemu dengan orang lain, selain dokter dan

perawat yang akan menjagainya 24 jam.” jelas Saka lagi, kali ini kesedihan tampak di wajah tampan Saka yang biasanya terukir senyum.

“Kamu tahu kan penyakitnya apa?” tanya Alana lagi.

“Belum secara detil, hanya gambaran kasarnya.” jawab Saka,

“ Come on, Bby! You are not telling the truth! “ sergah Alana sambil memutar bola matanya,

raut wajahnya kesal.

“Beneran, baby! Aku emang gak tahu secara detil. Keluarga paman Yara yang mengatur

segalanya. Aku baru tahu seminggu yang lalu. Awalnya Yara sering pingsan dan

mengeluh sakit pada seluruh tubuhnya, pada khususnya perutnya. Aku sudah

memaksanya untuk memeriksakan penyakitnya, tapi dia tidak pernah mau. Katanya penyakitnya itu sudah sering dia alami, dokter di Singapura lah yang sering memantau keadaannya.  Bukan cuman kamu saja yang tidak boleh menengoknya, aku juga, karena menurut dokter, pengobatannya menggunakan radiasi yang bisa membunuh janin dan benihnya. Itulah sebabnya kamu dan aku tidak diijinkan Yara untuk menegoknya. Yara sangat ingin memiliki anak.  Tapi ia mandul. Makanya untuk memenuhi keinginannya aku menikah lagi, tapi aku mengajukan syarat, istri baru ku harus yang memilik chemistry yang sama dengan ku, lalu Yara menyarankan

kamu, dia juga hanya percaya sama kamu.” jelas Saka, ia hanya tidak mau menceritakan secara detil penyakit yang Yara derita dan resiko yang harus diambil saat pengobatan. Tapi semuanya memang benar, Yara tidak mengijinkan Saka untuk menjenguknya, karena radiasi kemotheraphy itu akan berpengaruh pada organ organ tubuh orang yang menjenguknya.

“Cancer?” tebak Alana

Saka hanya diam membisu, kayaknya Alana terlalu cerdas, bahkan dia bisa menebak dengan tepat. Alana tidak usah menunggu jawaban Saka,Alana sudah tahu kalau ia menebak dengan tepat.

“Serviks?” lanjut Alana. Binggo! Wajah Saka pias seketika, Alana menebak terlalu tepat,

dan dari gambaran wajah suaminya, ia tahu bahwa tebakannya tepat.

 “Kenapa aku gak boleh tahu? Yara takut aku kasihan padanya? Dan dia takut kalau aku memandang rendah dirinya karena penyakitnya?” tanya Alana lagi.

Lagi lagi Alana menebak dengan tepat. Saka harus mengakui kalau istrinya, Alana Mahen

memiliki kecerdasan diatas rata rata, kalau cuman menebak seperti ini, dia

dapat sangat mudah melakukannya. Saka hanya dapat menunda, tapi tidak pernah

bisa menyembunyikan kenyataan sesungguhnya. Bahkan perubahan ekspresi Saka dapat ia tebak, seperti paranormal saja.

 “Stadium berapa, Bby? Kenapa kamu masih diam? Apa kamu minta supaya aku menebaknya lagi?” tanya Alana dengan nada sarkas. Saka harus menjawabnya kali ini, atau dia harus bersiap kalau Alana sampai marah,

karena nada nadanya Alana sudah tidak sabar melihat suaminya hanya terdiam.

“Aku tahu kalau mungkin kamu berjanji dengan Yara untuk tidak memberitahukan kepadaku. Janji emang sebuah amanat. Kalau aku bukan bagian dari konspirasi kalian, aku

tidak akan menuntut jawaban seperti ini, Ingat, Bby… selama ini aku tidak pernah kepo atau ikut campur dalam masalah rumah tangga kalian. Tapi saat ini aku sudah menjadi istrimu, aku ingin kita berbagi suka dan duka. Aku hanya ingin tahu kenapa ? Apakah karena ada kemungkinan terburuk?” tanya Alana dengan lembut.

Tiba tiba Saka menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Menyugar rambutnya dengan kasar dengan kedua belah tangannya.

“Baby, mungkin aku bukan suami yang baik untuk Yara, sehingga dia harus sakit seperti

ini, dan ditengah kesakitannya bahkan aku tidak bisa dekat dengan dia dan memberikan support padanya. Aku harus bagaimana, sayang?” Saka tidak menangis,

tapi gurat kesedihan yang mendalam itu tergambar jelas di wajahnya yang tampan.

Alana tahu bahwa ini saatnya dia memberi kekuatan kepada suaminya, karena ini

pasti tidak mudah bagi Saka, mungkin kemarin saat nikah dengan dia dan

menikmati malam pengantin, Saka hanya teralih sebentar saja, selanjutnya pasti

dia memikirkan Yara, karena Alana juga tahu kalau Saka mencintai Yara dengan

sungguh sungguh.

“Bby, penyakit yang Yara derita bukan kesalahanmu. Tapi saat dia berjuang melawan penyakitnya seharusnya kamu ada untuk dia. Tahu begini aku ga akan mau untuk

ada ditengah tengah kalian.” bisik Alana lirih.

“ Justru Yara tahu kalau kamu pasti akan menolak kalau kamu tahu kenyataan sebenarnya, makanya dia tidak mengijinkan kami untuk menceritakan segalanya kepadamu. Tapi dia salah perhitungan, dia berhadapan dengan Alana sang Paranormal, sehingga apapun yang Yara sembunyikan akan cepat terbongkar olehmu.” sahut Saka sambil mencubit hidung mancung Alana, yang membuat pemiliknya berteriak kesakitan.

“Seharusnya kamu ada untuk dia, seharusnya aku ada untuk dia. Aku sahabatnya, kamu

suaminya.” sergah Alana sambil mengusap hidungnya yang sakit.

“ Aku sudah menolaknya dalam kurun seminggu itu, sampai dia pingsan untuk yang ketiga kalinya membuat aku tidak kuasa dan tidak tega untuk menolaknya. Kamu tahu apa

yang dia inginkan? Ia ingin menimang bayi. “ ujar Saka lirih.

“Saka my hubby, bayi gak akan ada dalam waktu sekejap, Alana hanya pandai menebak, tapi Alana tidak bisa sulap, emang hari ini bikin anak, besok sudah keluar anaknya?”   sahut Alana kesal. Ia bingung dengan pemikiran kedua orang yang katanya memiliki intelejensia tinggi, nyatanya tidak bisa berpikir se sederhana ini.

“Kalian kan bisa mengadopsi bayi, bukan dengan kamu menikah lagi.” lanjut Alana sewot.

“Aku sudah memberikan opsi itu Alana my wife, tapi dia juga tidak bisa mengurus bayi itu saat dia ada dalam pengobatan..Kamu tahu sendiri kalau radiasi tidak baik untuk

organ tubuh yang sehat. Dan dia mintanya kalau itu harus darah dagingku.”

Doenggg!! Alana bak ketimpa berkarung karung beras ukuran 50 kg.

“Emang kamu sudah pernah periksa dan kamu 100 persen sehat dan pembuahan? Karena ini juga factor penting dalam menghasilkan keturunan.”selidik Alana lagi. Saka hanya menghela nafas, dia mengangguk lemah.

“Kita sudah pernah memeriksakan hal ini, dan hasilnya benih aku 100 persen energik dan

bervitalitas tinggi.” sahut Saka dengan percaya diri.

.

.

.

TBC

1
Noerlina Akbar
Luar biasa
Noerlina Akbar
Biasa
aisyahcantik
kenapa juga alana mau ikut....
Sivia
kasian Raya....
Aslamiah
ya alloh bisa ditukar gk sih mertua seperti itu dg mertuaku.knp aku punya mertua yg hatinya kaya nenek lampir.ya Alloh maafkan aq jadi membandingkan🤦😭
Jessica
ceritanya menarik
japodoll
Kangen cerita alana dan saka, aku ngulang lagi bacanya… butuh waktu lagi nyari novelnya karna sempat ngilang di noveltoon ku
Nining Fitriyanti
bagus cerita nya
Ana Susana
❤️❤️❤️❤️❤️
Endah Sri Rahayu
ayahnya saka blm tau masa lalu yara dulu ..menurutku pernikahan yara dn saka nga sah ...karna yara dulu blm cerai dgn suami pertama gara gara paman yara sampai anakny yg d lahirikan tidak tau
Tety Tety
kok gak ngerti yg di komen i apa ya kak😊
zahra ou
suruh siapa bangun usaha. urusan bojo sakit ada suster ada dokter. seenggak nya 1bln 2 mnggu kan bisa. 2mnggu di mbok tuwek. hamil jg berat p lg kalo lg pengen nyium ketek suami😁😌
Erlangga Saputra
author hebat..selesai sudah rasa sakit yg yara rasakan.
Erlangga Saputra
thor bikin saka cemburu terus biar saka makin bucin sm allana.dn cepet lupain yara.kl bisa bikin yara ketemu sm anak kandung nya biar bisa pergi dengan tenang..
Erlangga Saputra
author.udh yara jangan di bikin sembuh kasian juga saka cape.dan allana juga kasian dari awal hamil anak pertama kurang perhatian.
Erlangga Saputra
author.yara kasian kenapa lama di siksa sm penyakit nya..kenapa ga di iklasin aja yara biar ga merasakan sakit lg..dan saka bahagia sm allana dn anak2 nya
Erlangga Saputra
lucu abisss ya sama gesrek nya berdua.
Wahyu Kartikasari
sempat kepikiran sih
Wahyu Kartikasari
mungkin kecebong nya saka ekornya 9 😂😂
Rosnelli Sihombing S Rosnelli
top
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!