NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Suamiku

Identitas Tersembunyi Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Komedi / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:75
Nilai: 5
Nama Author: Elrey

Safa, wanita dari keluarga sederhana, memberikan makanan pada seorang pria yang dia anggap pengemis – ternyata adalah Riki, CEO perusahaan besar. Terharu dengan kebaikan Safa, Riki menyembunyikan statusnya, mereka jatuh cinta dan menikah.

Ketika Safa bekerja di kantor Riki, dia bertemu "Raka" – teknisi yang ternyata adalah Riki yang berpura-pura. Setelah menemukan kebenaran, Safa merasa kecewa, tapi Riki membuktikan cintanya tulus dengan memperkenalkannya pada keluarga aslinya. Mereka akhirnya memperpublikasikan pernikahan mereka dan hidup bahagia dengan cinta yang sejati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elrey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEHIDUPAN BARU SEBAGAI SUAMI ISTRI BIASA

Setelah malam pertama yang penuh kehangatan dan kelucuan, Riki dan Safa mulai menjalani kehidupan rumah tangga yang baru. Riki tetap menjalankan perannya sebagai "karyawan kantoran biasa" seperti yang dia ceritakan pada Safa dan keluarganya.

Setiap pagi, Riki bangun lebih dulu untuk menyiapkan air hangat dan membantu Safa mempersiapkan sarapan.

Setelah sarapan, dia akan pergi "bekerja" dengan mengenakan baju kantor sederhana – kaos dan celana panjang atau jas yang tidak terlalu mencolok.

Sebenarnya, Riki akan pergi ke kantor Innovate Solusi sebagai CEO seperti biasa.

Namun sebelum masuk ke gedung utama, dia akan berhenti di kantor cabang kecil untuk mengganti pakaiannya menjadi seragam teknisi atau karyawan biasa yang telah dia siapkan.

Dia juga menggunakan nama samaran "Raka" saat di kantor agar tidak dikenali oleh Safa jika suatu hari dia datang ke sana.

"Aku pergi kerja ya sayang!" ucap Riki setiap pagi sambil memberikan ciuman pada dahi Safa. "Jangan lupa makan siangnya ya!"

Safa selalu mengangguk dengan senyum manis. "Hati-hati di jalan ya sayang. Kalau pulangnya malam jangan lupa beli sayuran ya kalau ada waktu."

Pada hari pertama "bekerja" setelah menikah, Riki datang ke kantor dengan perasaan yang sedikit gugup.

Dia khawatir akan terbongkar oleh karyawan lama yang sudah mengenalnya dengan baik. Namun untungnya, semua karyawan sudah diberitahu sebelumnya tentang rencana Riki dan bersedia membantu menyembunyikan identitasnya.

"Semangat kerja ya Pak Raka!" ucap salah satu karyawan dengan senyum pemahaman saat melihat Riki datang dengan pakaian teknisi.

Riki tersenyum kembali. "Terima kasih ya. Semoga hari ini berjalan lancar."

Selama bekerja sebagai "Raka" di departemen teknisi, Riki belajar banyak hal baru yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya.

Dia belajar cara memperbaiki komputer, mengatur jaringan kantor, dan bahkan cara merawat peralatan kantor lainnya.

Meskipun awalnya sering membuat kesalahan, tapi dia dengan cepat belajar dan menjadi salah satu teknisi yang paling handal di departemen tersebut.

Sementara itu, Safa kembali bekerja di Waroeng Mak Ina setiap hari setelah mengurus rumah. Dia selalu cerita tentang aktivitasnya di warung kepada Riki saat mereka makan malam bersama.

"Hari ini ada pelanggan baru yang datang dari luar kota lho sayang," ucap Safa sambil menyajikan makanan yang sudah dia masak. "Dia bilang makanan di warung kita sangat enak dan ingin memesan untuk acara keluarga dia."

Riki merasa sangat senang mendengarnya. "Itu bagus banget sayang! Kamu harus terus menjaga kualitas makanan ya agar pelanggan semakin banyak."

Pada malam hari, setelah pulang kerja, Riki selalu membantu Safa mengurus rumah – mulai dari mencuci piring, membersihkan kamar, hingga mencuci pakaian.

Meskipun dia dulunya tidak pernah melakukan pekerjaan rumah tangga, tapi dia dengan senang hati belajar dan melakukan semuanya untuk membantu Safa.

"Aku tidak bisa membayangkan kamu bisa mencuci pakaian dengan baik sayang," ucap Safa dengan tertawa melihat Riki yang sedang mencuci baju mereka berdua di bak cuci. "Dulu kamu bahkan tidak bisa memasukkan deterjen dengan benar."

Riki tersenyum malu. "Aku belajar dari kamu kan. Selain itu, sebagai suami, aku juga punya tanggung jawab untuk membantu mengurus rumah."

Suatu hari, Riki harus keluar kantor lebih awal karena ada rapat penting yang harus dihadiri sebagai CEO. Dia segera menghubungi Safa untuk memberitahukannya.

"Aku harus keluar kantor lebih awal ya sayang," ucap Riki melalui telepon. "Ada pekerjaan darurat yang harus ku kerjakan. Mungkin pulangnya akan sedikit malam."

"Baiklah sayang," jawab Safa dengan memahami. "Jangan lupa makan ya kalau kamu pulangnya malam. Aku akan menyisakan makanan untukmu."

Setelah rapat selesai, Riki langsung pulang dan menemukan Safa sedang menunggunya di ruang tamu dengan makanan hangat yang sudah disiapkan.

Meskipun sudah larut malam, Safa tetap menunggu agar bisa makan bersama suaminya.

"Kamu sudah makan belum sayang?" tanya Safa dengan suara lembut saat Riki masuk rumah.

"Belum," jawab Riki dengan senyum hangat. "Aku ingin makan bareng kamu."

Mereka makan bersama dengan penuh kehangatan, berbagi cerita tentang aktivitas mereka sepanjang hari.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!