NovelToon NovelToon
Sang Pendiri Kekaisaran

Sang Pendiri Kekaisaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Fantasi Timur / Balas Dendam
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: yogasurendra

Huang Xuan dengan kekuatannya mengguncang dunia memimpin pemberontakan kepada Dewa. Disaat menuju kemenangannya, hal aneh terjadi hingga membuatnya kalah yang kemudian terjatuh kembali ke alam manusia. Disaat kejatuhannya, alam manusia telah memiliki peradaban maju yang ditandai dengan berdirinya dinasti Xia yang merupakan mandat dari alam Dewa untuk manusia. Setiap pemimpinnya memiliki garis darah Dewa membuatnya menjadi penguasa sejati alam manusia. Huang Xuan yang membenci para Dewa memulai perjalanannya dengan menggulingkan Dinasti Xia sebelum dirinya kembali memberontak ke alam Dewa.


"Dengan pedang sebagai pena dan darah sebagai tinta, aku Huang Xuan menulis sejarah dengan cara berdarah-darah. Tidak takut kepada Dewa, Setan dan Iblis karena aku lah penguasa sesungguhnya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yogasurendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kegelisahan Penguasa Yinluo

Kediaman tempat Huang Xuan tinggal begitu tenang ketika angin lembut membawa udara sejuk hingga suasana sunyi membuat Wei Liancheng mengerutkan kening.

"Terlalu sunyi.."gumamnya melihat keadaan sekitar tak ada aktivitas kehidupan.

Tiba-tiba suara gelembung air terdengar dari danau disusul dengan sepasang mata tajam yang tak lama kemudian menunjukkan wujud sebenarnya. Canghai dengan tubuh ularnya mengintimidasi Wei Liancheng menggunakan aura kuno nya sebagai penguasa sungai Yinshe. Kepalanya mendekat ke arah Wei Liancheng hingga jarak keduanya begitu dekat. Mulutnya mendesis menjulurkan lidahnya sesekali.

"Apa tujuanmu? Aku bisa merasakan energi Yin milikmu meskipun kau menyatu dengan bayangan secara sempurna,"ucap Canghai dengan suara seraknya.

Wei Liancheng tak gentar ketika dirinya diancam oleh ular besar yang ada di depannya saat ini.

"Aku ingin tahu identitas orang itu dan kau sendiri,"jawabnya tegas.

"Dia adalah Tuanku, tanpa seizinnya kau tak akan bisa menyelidiki ataupun mengawasinya,"balas Canghai meliukkan tubuhnya membuat air yang ada di kolam terciprat kemana-mana.

"Kau ingin mengetahui siapa aku? Aku adalah Penguasa Sungai Yinshe"

Wei Liancheng terbelalak begitu mendengarnya. Ia melihat Canghai dengan mahkota kecil di atas kepalanya menambah keyakinan akan ucapan yang baru saja didengarkannya.

"Baiklah, aku akan pergi,"ucapnya menghilang.

Tak lama kemudian Luo Qingyin datang mengerutkan keningnya melihat Canghai yang berwujud ular tengah menunjukkan dirinya.

"Apa yang terjadi?" ucapnya bingung.

"Tidak ada. Apa yang membuatmu datang kemari?"tanya Huang Xuan tiba-tiba ke luar.

"Aku ingin pergi ke Beiyue. Apakah senior ingin ikut? Ayahanda ingin aku mengantarkan Luo Qingyao?"jawabnya mengungkapkan alasannya secara jelas.

Huang Xuan mengerutkan keningnya begitu mendengar Raja Yinluo memerintahkan putrinya mengantarkan sepupunya ke Beiyue.

"Baiklah,"ucapnya setuju akan ajakan Luo Qingyin.

Canghai mengubah wujudnya kembali menjadi manusia setelah Huang Xuan menerima ajakan Luo Qingyin. Mereka segera berangkat setelah semua persiapan selesai dilakukan. Sedangkan di dalam aula batin, Wei Liancheng melaporkan temuannya kepada Raja Yinluo.

"Penguasa Sungai Yinshe menjadi pelayan darinya maka identitasnya bukanlah sembarangan,"gumam Raja Yinluo menelaah situasi.

"Yang Mulia tampak gelisah,"ucap Wei Liancheng.

"Tidak apa-apa aku sedikit tenang ketika senior itu benar-benar menjaga Qingyin,"balas Raja Yinluo.

"Mengapa Yang Mulia memerintahkan Putri mengantarkan Pangeran Luo Qingyao ke Beiyu. Tidak mungkin tanpa alasan,"ucap Wei Liancheng.

Raja Yinluo tertawa kecil begitu mendengarnya.

"Kau memang orang yang setia kepadaku,"ucapnya menghela nafas panjang.

Raut wajahnya tak lagi bahagia, melainkan redup dipenuhi kegelisahan.

"Kirimkan surat untuk memanggil mereka semua dari sembilan provinsi untuk datang ke istana.Kecuali Adipati Beiyue,"perintah Raja Yinluo secara tegas.

"Mengerti!" balas Wei Liancheng.

Beberapa hari kemudian gubernur dari sembilan provinsi utama Jiuyin Zhou berkumpul di istana. Mereka adalah penguasa administratif sekaligus yang mendirikan benteng Wang Guan bersama Raja Yinluo. Orang-orang terkuat yang ada di wilayah Yinluo.

"Salam Yang Mulia,"ucap mereka serempak menundukkan kepala.

"Aku memanggil kalian karena aku merasakan kegelisahan setelah Tang Shuyun berhasil dibawa oleh putriku Qingyin kemari. Jendral Besar Xia Tang Weiran tak akan tinggal diam begitu saja,"ucap Raja Yinluo mengungkapkan kegelisahannya.

Semua orang terdiam hingga salah satu diantara mereka angkat bicara.

"Kerajaan Yinluo sudah saatnya hancur. Kegelisahan Yang Mulia sesuai ramalan yang telah ditetapkan dan Putri Qingyin membawa Tang Shuyun sebagai sandera adalah pemantiknya,"ucap Yin Guixuan.

Raja Yinluo terdiam lantas menghela nafas panjang menganggukkan kepalanya mengerti.

"Aku akan tetap berada di istana menunggu waktu itu tiba"

"Liancheng!"panggil Raja Yinluo.

"Menghadap Yang Mulia,"balas Wei Liancheng.

"Aku mengeluarkan dekrit Raja bahwasannya para penduduk untuk mengungsi ke wilayah Adipati Beiyue"

"Mengerti Yang Mulia,"jawab Wei Liancheng kemudian menghilang melaksanakan perintah Raja.

"Jika kalian pergi, ikutlah mereka ke Beiyue. Wilayah otonom dan bukan bagian dari Yinluo,"

"Tidak! Kami telah bersumpah bahwa menjaga Raja Yinluo adalah suatu kepatuhan mutlak,"ucap Yin Guixuan tegas disetujui oleh lainnya.

"Yinluo memang telah saatnya hancur sesuai dengan apa yang telah diramalkan maka kami akan tetap melaksanakan tugas hingga diujung nyawa," ucap Liang An tegas.

"Aku akan menemanimu,"ucap Permaisuri Shen tiba-tiba masuk ke dalam aula.

"Tidak! Kau harus pergi menjaga Qingyin"balas Raja Yinluo menentang dengan lantang.

"Aku tahu Yang Mulia Raja menyuruh Qingyin mengantar Qingyao bersama orang yang baru saja dikenalnya demi menyelamatkan garis keturunan Yinluo. Kerajaan memang hancur namun darah Yinluo masih mengalir dalam dirinya,"ucap Permaisuri Shen yang seketika membuat semua orang terkejut.

Raja Yinluo diam menandakan bahwa ucapan Permaisuri Shen merupakan kebenaran.

"Apakah Yang Mulia lupa berasal darimana aku sebenarnya,"ucap Permaisuri Shen dengan tatapan tajam menatap Raja Yinluo.

Ketika dia berkedip pupil perubahan terjadi pada pupil mata miliknya yang memiliki lingkaran bersusun tiga. Begitu jelas dan indah seakan-akan galaksi berada dalam matanya.

"Kalian semua pergilah pertahankan negara sebisa kalian!"titah mutlak Raja Yinluo.

"Mengerti Yang Mulia,"ucap mereka serempak menundukkan kepalanya satu per satu meninggalkan aula.

Raja Yinluo beranjak berdiri dari takhta nya menghampiri Permaisuri Shen.

"Kau adalah anggota dari Klan Shen dari garis keturunan utama yang tersisa hingga hari ini. Apakah kau tak ingin menemani putrimu?"

"Yang Mulia Raja yang menyelamatkanku ketika pembantaian itu tiba membawa ku pergi memberikan kehidupan baru. Tenang saja, darah Yinluo akan tetap mengalir dalam diri Qingyin dan dia mewarisi kemampuan turun-menurun garis keturunan utama Klan Shen. Orang yang berada disampingnya akan membimbingnya dengan sangat baik. Kehancuran Yinluo adalah awal dari pendewasaan Qingyin yang merupakan ketetapan takdir yang sejak lama tertuliskan. Anda tahu ketika menemui ayahku sebelum terjadinya tragedi itu dan inilah saatnya tiba. Tanah yang dijanjikan sesuai ramalan adalah Beiyue bukan keseluruhan Yinluo,"ucap Permaisuri Shen dengan tulus menatap Raja Yinluo.

"Baiklah kalau itu keputusanmu. Aku tak bisa lagi untuk tidak melarangmu,"balas Raja Yinluo memeluk Permaisuri Shen dengan hangat.

"Mereka telah sampai di perbatasan tak ada yang tersisa kecuali Dia?"ucap Permaisuri Shen membuat Raja Yinluo mengerutkan keningnya bingung.

"Siapa?"

Tak ada jawaban hanya seutas senyuman sebagai balasan. Pasukan Jendral Besar Tang Weiran melewati tempat dimana pembantaian yang dilakukan oleh Huang Xuan kepada kalvaleri Langit yang dipimpin Tang Shuyun mengerutkan keningnya ketika mayat bergelempangan dan mulai membusuk.

"Siapa yang berada di sisi Luo Qingyin terakhir kali?"

"Mata-mata terakhir kali mengabarkan bahwasannya Luo Qingyin menyelamatkan seorang pemuda yang kemudian pemuda itu membantai seluruh pasukan kalvaleri hitam. Setelahnya tidak ada informasi yang mengabarkan situasi terkini dan rencana membunuh Luo Qingyin gagal total dan malah membuat Tang Shuyun tertakap menjadi sandera,"jawab Tang Zilan memberikan informasi yang tersedia.

"Mereka semua telah mati terbunuh karena pengkhinatan telah tercium oleh Luo Qingyin dengan bantuan pemuda itu,"balas Tang Weiran singkat.

1
Nanik S
Huang Xuan lupa ingatan
Nanik S
Perang lagi
Nanik S
Ternyata Menyelamatkan Qingyun agar terhindar dr peoerangan
Nanik S
Kaisar ternyata licik juga
Nanik S
Naga perak pasti lenyap
Nanik S
Petikan senar hanya menghancurkan tombak 👍👍
Nanik S
Budak para dewa
Nanik S
Apakah Huang Xuan akan meninggalkan dunia Fana
Nanik S
Lanjuutkan
Nanik S
Huang Xuan .. menyesuaikan kondisi tubuhnya di alam yang baru
Nanik S
Hadir 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!