NovelToon NovelToon
Putri Yang Dicuri Takdir

Putri Yang Dicuri Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / CEO
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Finda Pensiunawati

Kita akan mulai perjalanan novel panjang ini perlahan, dengan emosi yang dalam, masa lalu yang kelam, dan takdir yang kelak berubah menjadi cahaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Finda Pensiunawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 — Bisikan di Balik Lorong Putih

Pagi itu terasa berbeda.

Bukan karena cuaca.

Bukan karena jadwal kuliah.

Tapi karena tatapan.

Saat Valeria melangkah memasuki gedung fakultas, ia merasakan sesuatu yang halus namun nyata—orang-orang berbisik.

Tidak terang-terangan.

Tapi cukup untuk membuat udara terasa berat.

Ia mencoba mengabaikannya.

Mungkin hanya perasaannya saja.

Namun saat ia berjalan melewati dua mahasiswi di dekat loker, percakapan mereka terhenti mendadak.

“Dia, kan?”

“Katanya begitu…”

Valeria menunduk pelan, pura-pura tidak mendengar.

Jantungnya berdetak sedikit lebih cepat.

---

📱 Gosip yang Tersebar

Semua bermula dari sebuah unggahan anonim di forum internal mahasiswa kedokteran.

Sebuah akun tanpa nama menulis:

> “Menarik sekali bagaimana mahasiswi beasiswa dari desa kecil bisa begitu ahli dalam prosedur medis kompleks. Apakah benar hanya belajar dari bidan desa? Atau ada ‘latar belakang’ lain yang tidak diketahui?”

Tidak ada tuduhan langsung.

Tidak ada nama.

Namun semua orang tahu siapa yang dimaksud.

Karena hanya satu mahasiswi yang sedang menjadi sorotan.

Valeria Hernández.

Daniel menunjukkan unggahan itu padanya saat jam istirahat.

“Aku tahu ini tidak benar,” katanya cepat. “Tapi ini sudah dibaca banyak orang.”

Valeria membaca kalimat itu perlahan.

Tangannya terasa dingin.

“Apa maksudnya?” bisiknya.

Daniel menggeleng.

“Mungkin hanya orang iri.”

Namun gosip memiliki cara licik untuk tumbuh.

Beberapa mahasiswa mulai mempertanyakan.

“Dia terlalu sempurna.”

“Beasiswa penuh, nilai tinggi, penanganan insiden cepat…”

“Tidak mungkin hanya dari desa.”

Valeria duduk di bangku kantin dengan punggung tegak, mencoba terlihat biasa saja.

Padahal di dalam, pikirannya berputar.

Ia tidak pernah menyembunyikan apa pun.

Ia memang belajar dari buku bekas, dari pengalaman membantu persalinan darurat, dari membaca jurnal gratis di internet desa yang lambat.

Ia berjuang.

Bukan karena rahasia.

Tapi karena tekad.

---

👁️ Tatapan Camille

Di ujung ruangan, Camille duduk bersama dua temannya.

Wajahnya terlihat netral.

Namun matanya sesekali melirik ke arah Valeria.

Salah satu temannya berbisik, “Kau lihat postingan itu?”

Camille mengangkat bahu ringan.

“Internet selalu penuh spekulasi.”

Nada suaranya santai.

Terlalu santai.

Valeria tidak menuduh.

Ia tidak memiliki bukti.

Namun ada sesuatu dalam nalurinya yang berbisik—

Ini bukan kebetulan.

---

🏥 Ujian Mendadak

Hari itu mereka memiliki sesi simulasi lanjutan di laboratorium.

Topiknya: penanganan trauma kecelakaan kendaraan.

Ironisnya, suasana hati Valeria justru sedang tidak stabil.

Dr. Matthews membagi mereka ke kelompok berbeda kali ini.

Valeria satu tim dengan mahasiswa lain, bukan Camille.

Namun tekanan sosial yang ia rasakan membuat fokusnya sedikit goyah.

Saat simulasi dimulai, ia sempat salah menyebutkan dosis cairan infus awal.

Kesalahan kecil.

Tapi cukup untuk membuat salah satu mahasiswa berkomentar pelan—

“Tidak se-spektakuler yang dikira.”

Kalimat itu menusuk.

Valeria menarik napas panjang dan memperbaiki instruksinya dengan cepat.

Ia kembali tenang.

Gerakannya stabil.

Keputusan klinisnya tepat.

Simulasi selesai dengan hasil baik.

Namun rasa cemas itu belum hilang.

Di lorong laboratorium, Camille berdiri menunggunya.

“Sulit fokus ketika semua mata memperhatikan, ya?” katanya ringan.

Valeria menatapnya.

“Apa maksudmu?”

Camille mendekat sedikit.

“Kau harus terbiasa. Ketika seseorang naik terlalu cepat, orang-orang akan mencari alasan.”

“Aku tidak naik apa pun,” jawab Valeria pelan. “Aku hanya belajar.”

Camille tersenyum samar.

“Semoga saja itu cukup.”

Lalu ia berjalan pergi.

Valeria berdiri diam beberapa saat.

Kata-kata itu sederhana.

Namun mengandung tekanan yang tak terlihat.

---

🌙 Malam yang Sunyi

Di apartemennya, Valeria duduk di lantai bersandar pada tempat tidur.

Laptopnya terbuka.

Unggahan anonim itu kini memiliki puluhan komentar.

Sebagian membelanya.

Sebagian meragukan.

Sebagian hanya menikmati drama.

Ia menutup layar.

Matanya berkaca-kaca.

Bukan karena marah.

Tapi karena lelah.

Ia teringat wajah Miguel dan Sofía.

Mereka selalu mengajarkannya satu hal—

“Jika kau jujur, kau tidak perlu takut.”

Namun di kota ini, kejujuran tidak selalu menghentikan gosip.

Ponselnya berbunyi.

Pesan dari Daniel.

“Beberapa dari kami sedang mencoba melaporkan postingan itu. Jangan biarkan ini menjatuhkanmu.”

Valeria tersenyum tipis.

Ia tidak sendirian.

Tapi tetap saja… terasa berat.

---

💥 Titik Balik Kecil

Keesokan harinya, sesuatu terjadi yang tidak diduga siapa pun.

Administrasi kampus mengirim email resmi.

Forum anonim tersebut sedang diselidiki karena melanggar etika akademik dan menyebarkan spekulasi tanpa dasar.

Beberapa mahasiswa dipanggil untuk dimintai keterangan.

Suasana kampus menjadi tegang.

Bisikan berubah menjadi keheningan waspada.

Di kelas, Camille terlihat sedikit lebih kaku dari biasanya.

Tatapan matanya tidak setenang hari-hari sebelumnya.

Valeria memperhatikan… tapi tidak berkata apa-apa.

Ia tidak ingin balas menyerang.

Ia hanya ingin ini berhenti.

---

📚 Percakapan Jujur

Sore itu, Daniel dan dua mahasiswa lain menghampiri Valeria di perpustakaan.

“Kami tahu kau tidak seperti yang ditulis,” kata salah satu dari mereka. “Kau bekerja paling keras di kelas ini.”

Valeria terdiam sesaat.

“Terima kasih.”

Daniel menatapnya serius.

“Orang iri karena kau bersinar tanpa berusaha menjatuhkan siapa pun. Itu langka di sini.”

Valeria tersenyum kecil.

Untuk pertama kalinya sejak gosip itu muncul, ia merasa napasnya lebih ringan.

Mungkin ia tidak bisa menghentikan semua bisikan.

Tapi ia bisa memilih bagaimana bereaksi.

---

🌤️ Keputusan

Malam itu, ia berdiri di depan jendela apartemennya.

Lampu Manhattan berkilauan seperti biasa.

Kota ini keras.

Ambisius.

Dan tidak selalu ramah.

Namun ia tidak datang sejauh ini untuk mundur karena kata-kata anonim.

Ia membuka kembali buku anatominya.

Membaca.

Mencatat.

Belajar.

Jika dunia ingin mengujinya, maka ia akan menjawab dengan prestasi.

Bukan pembelaan kosong.

---

👀 Di Sudut Lain

Di parkiran bawah tanah kampus, Camille duduk di dalam mobilnya.

Ponselnya menampilkan email pemberitahuan penyelidikan forum.

Tangannya mengepal.

Ia tidak menyangka masalah ini akan sebesar ini.

Ia hanya ingin membuat Valeria goyah.

Sedikit saja.

Namun kini, ia sendiri merasa diawasi.

Untuk pertama kalinya, ia merasakan sesuatu yang tidak nyaman—

Rasa bersalah kecil.

Namun harga dirinya terlalu tinggi untuk mengakuinya.

“Ini belum selesai,” bisiknya pelan.

---

Dan di antara lorong-lorong putih fakultas kedokteran itu—

Dua gadis muda berjalan di jalur yang berbeda.

Satu digerakkan oleh ambisi dan ketakutan kehilangan sorotan.

Satu lagi digerakkan oleh ketulusan dan tekad.

Gosip mungkin bisa mengguncang.

Tapi tidak semua badai mampu meruntuhkan.

Valeria Hernández mungkin hanya mahasiswi beasiswa dari desa kecil.

Namun semakin ia diuji—

Semakin jelas bahwa kekuatannya bukan pada pujian.

Bukan pada popularitas.

Melainkan pada ketenangan yang tidak bisa dibuat-buat.

Dan itu…

Adalah sesuatu yang tidak bisa dicuri siapa pun.

---

1
Forta Wahyuni
jgn jd lelaki murahan ya alex, tegas jgn mudah luluh dan ksh celah. aq jijik klu lelakinya murahan, mau peluk2, cium2 or lbh dr itu n menyesal minta maaf n balikan lg. jgn mau valeria klu si alex model bgitu, hempaskan buang jauh krn lelaki bukan alex doank. kau seorang putri, jenius n mendekati sempurna, lelaki yg lbh dr alex bnyk n klu dia plin plan tinggalkan tdk ada kata beri kesempatan.
Finda Pensiunawati
love love 😍
Septriani Margaret
kk lanjut doang seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!