NovelToon NovelToon
DEWA YANG MENENTANG SEGALA DUNIA

DEWA YANG MENENTANG SEGALA DUNIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Pendamping Sakti / Perperangan / Dikelilingi wanita cantik / Action / Epik Petualangan
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Beruang Terbang

PROLOG

-MENENTANG SEGALA DUNIA
-MENENTUKAN TAKDIR SENDIRI
-MERANGKAI TAKDIR YANG DIINGINKAN

-BILA LANGIT JADI PENGHALANGKU KU ROBEKAN LANGIT
-BILA BUMI MENAHAN KAKIKU KU HANCURKAN BUMI

-AKU ADALAH PEMILIK TAKDIR KU SENDIRI-

Di Kota Yinhu, di bawah langit kelabu Kerajaan Bela Diri Selatan, seorang pemuda bernama Shen Tianyang tumbuh dalam bayang-bayang kehinaan.

Terlahir dari keluarga bela diri, ia justru dianggap sebagai noda—tak berbakat, tak berguna, dan tak layak mewarisi darah leluhur.

Di dunia di mana kekuatan adalah segalanya, Shen Tianyang hidup lebih rendah dari orang biasa.

Tatapan meremehkan dan bisikan hinaan menjadi kesehariannya, perlahan mengikis martabat dan harapannya. Namun dari jurang keputusasaan itulah, takdir yang lebih kejam mulai bergerak.

Sebuah pertemuan terlarang mengubah segalanya. Akar Spiritual yang menentang hukum langit terbangun di dalam tubuhnya, menyeretnya ke jalan yang tak dapat ditinggalkan—jalan yang dipenuhi darah, penderitaan, dan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beruang Terbang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Pil Pembersih Sumsum

Wajah tampan dan cerah Yao Tianhua seketika berubah muram. Otot-otot di wajahnya berkedut halus, seolah menahan gejolak batin yang tak mampu ia sembunyikan.

Keahlian Alkimia Shen Tianyang benar-benar mengguncang hatinya. Ia sama sekali tidak menyangka, di dunia ini masih ada seorang alkemis muda yang mampu berdiri sejajar dengannya.

Shen Tianyang membuka telapak tangannya, menampakkan lima butir Pil Penempaan Tubuh. Tanpa ragu, ia memasukkannya satu per satu ke dalam mulut, layaknya sedang memakan kacang manisan.

Sambil mengunyah, ia tersenyum santai ke arah Yao Tianhua dan berkata dengan nada ringan namun menusuk,..

“Sekarang kau bisa menyerahkan bahan Pil Pembersih Sumsum, bukan?”

Pemandangan itu membuat sudut mata semua orang di Balairung Pil Roh berkedut. Dalam hati, mereka mengumpat Shen Tianyang sebagai pemboros tak tahu nilai.

Andai saja mereka bisa, niscaya sudah ada yang menendangnya keluar. Memakan pil obat seperti camilan—sungguh pemandangan yang menyakitkan hati.

Apakah para alkemis memang memperlakukan pil obat semurah itu?

Penguasa Balairung Pil Roh menyerahkan tiga paket bahan obat kepada Shen Tianyang dengan tangan gemetar.

Dengan suara penuh keterkejutan ia bertanya,...

“Jangan bilang… kau benar-benar berniat mencoba meramu Pil Pembersih Sumsum?”

Shen Tianyang menggaruk kepalanya sambil tersenyum polos...

“Mencoba dulu tidak ada ruginya, bukan? Harga pil di Balairung Pil Roh sekarang terlalu mahal. Aku hanya bisa meramunya sendiri.”

Setelah menyimpan bahan-bahan itu, Shen Tianyang berbalik dan melangkah pergi.

Namun sesaat sebelum melewati pintu utama, ia menoleh ke belakang dan berkata dengan suara tenang namun sarat tekanan,...

“Tuan Muda Yao, duel yang kita sepakati tinggal beberapa hari lagi. Kuharap kau bisa membawa taruhan yang pantas. Karena ini sebuah kompetisi, mari kita buat lebih seru. Aku akan menambah taruhan yang jauh lebih besar. Jika kau tak mampu membayarnya, sebaiknya jangan repot-repot menantangku.”

Sosok Shen Tianyang pergi dengan langkah anggun. Seketika, Balairung Pil Roh meledak dalam riuh pembicaraan. Satu Lingzhi Darah Seribu Tahun saja sudah cukup mengguncang langit, namun kini ia bahkan ingin menaikkan taruhan..!!

Yao Tianhua mendengus dingin penuh amarah, lalu berbalik menaiki tangga.

Di sudut Balairung Pil Roh, sang penguasa bergumam dengan wajah tak percaya,...

“Mustahil… usianya baru enam belas tahun. Tidak mungkin ia bisa meramu Pil Pembersih Sumsum. Sama sekali mustahil…”

Di sisi lain, Shen Tianyang berjalan dengan hati riang. Tiga set bahan matang Pil Pembersih Sumsum yang ia dapatkan secara cuma-cuma membuat langkahnya terasa ringan.

Tak lama lagi, ia akan benar-benar menantang batas dirinya.

“Bocah, jangan sampai tergelincir di saat genting. Berhati-hatilah,” suara lembut Su Meiling mengingatkannya.

“Apa gunanya bertanding Alkimia? Membosankan! Lebih baik langsung naik dan menebasnya sampai mati,” Suara dingin Bai Yanhan terdengar.

Ucapannya membuat Shen Tianyang tanpa sadar bergidik. Ia tahu, perempuan ini adalah iblis wanita tiada tanding yang menempuh jalan iblis. Pada saat itu, ia bahkan mulai ragu apakah ingin terus mempelajari teknik iblis darinya.

Shen Tianyang kembali ke Kediaman Keluarga Shen dan menanyakan kabar pada Shen Tianwu. Ia pun mengetahui bahwa Xue Lingxiao dan ayahnya sedang menjadi tamu di kediaman Penguasa Kota Kota Yinhu, serta akan mengunjungi beberapa keluarga besar.

Ayah Xue Lingxiao memang dikenal memiliki jaringan luas di seluruh Kerajaan Bela Diri Selatan.

Tak lama kemudian, Shen Tianyang memasuki sebuah ruang batu bawah tanah yang tersembunyi rapat. Ini adalah percobaan pertamanya meramu Pil Pembersih Sumsum...

.... ia membutuhkan ketenangan mutlak, tanpa gangguan sekecil apa pun.

Ia membuka kertas pembungkus bahan obat. Dengan jari-jari gioknya yang ramping, Su Meiling memeriksa bahan-bahan itu sambil tersenyum puas...

“Ginseng Darah lima puluh tahun, Lingzhi lima puluh tahun, Buah Asal Misterius, dan Bunga Api Yang. Kualitas empat bahan utama ini sangat baik. Bahan pelengkapnya biasa saja, tapi tidak akan memengaruhi hasil pil.”

Shen Tianyang mengangkat sebuah buah putih seukuran kenari, lalu menatap bunga kecil mirip matahari mini.

Itulah Buah Asal Misterius dan Bunga Api Yang, bahan langka yang membutuhkan puluhan tahun untuk matang, dan harganya melambung tinggi.

Su Meiling dan Bai Yanhan pun tidak betah terus berdiam di dalam cincin. Setiap ada kesempatan, mereka keluar untuk menghirup udara segar dan berbincang dengan Shen Tianyang, sekadar mengusir kebosanan abadi mereka.

Bagi Shen Tianyang, kehadiran dua wanita tiada banding itu adalah anugerah tersendiri. Keduanya memesona, menyejukkan mata, dan menggetarkan jiwa. Ditemani dua keindahan seperti itu, dunia terasa jauh lebih cerah.

“Kak Meiling,” tanya Shen Tianyang, “jika aku menggunakan Seni Air Liur Naga Hijau untuk mempercepat pertumbuhan, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan satu set bahan Pil Pembersih Sumsum?”

Su Meiling memutar matanya dengan anggun.

“Sekitar sepuluh hari. Lagipula, sekarang kau sudah berada di Ranah Bela Diri Fana Tingkat Keenam. Efek teknik itu juga akan meningkat.”

Mendengar bahwa tanaman roh puluhan tahun bisa dipercepat hanya dalam sepuluh hari, hati Shen Tianyang bergetar oleh kegembiraan.

“Mulailah meramu,” ujar Su Meiling serius. “Ada dua titik kunci dalam pembuatan Pil Pembersih Sumsum. Pertama, jumlah bahan lebih banyak dan daya tahannya terhadap api berbeda-beda...!!"

".... Kau harus mengendalikan panas dengan sempurna, jangan sampai bahan pelengkap hangus. Kedua, tahap pemadatan pil. Saat itu tiba, kau harus memahaminya sendiri.”

Shen Tianyang mengingat setiap kata itu. Lalu ia menoleh pada wanita dingin tak jauh darinya...

“Kak Yanhan, bisakah kau kembali ke dalam cincin dulu? Aura dinginmu mengganggu kendaliku atas api…”

Wajah Bai Yanhan makin dingin. Shen Tianyang buru-buru menambahkan,...

“Kak Yanhan… kau sungguh cantik. Jika tidak benar-benar terpaksa, aku tak ingin keindahan sepertimu kembali ke dalam cincin.”

Su Meiling terkikik lembut.

“Kakak cantik, jangan menakut-nakuti bocah ini. Biarkan dia fokus meramu.”

Bai Yanhan mendengus pelan, lalu kembali ke dalam cincin.

Shen Tianyang pun memulai peramuan Pil Pembersih Sumsum, sebuah pil tingkat menengah Ranah Fana. Satu butir saja bisa bernilai lima ribu Koin Roh Besar. Namun sejak Balairung Pil Roh menaikkan harga, satu pil kini melampaui sepuluh ribu Koin Roh Besar—setara dengan sejuta Koin Roh Kecil..!!

Setelah semua bahan dimasukkan ke dalam tungku pil, Shen Tianyang melepaskan apinya dan mengendalikan suhu di dalam tungku dengan presisi. Setiap bagian memiliki panas berbeda, membakar bahan obat agar Qi spiritual khasnya menguap sepenuhnya.

Bahan-bahan Pil Pembersih Sumsum sungguh luar biasa. Shen Tianyang membutuhkan lebih dari satu jam hanya untuk memahami sifat dan ketahanan api masing-masing. Perlahan, Qi spiritual berwarna-warni memenuhi tungku, hasil penguapan ramuan roh yang dipanggang Api Sejati, membentuk inti pil.

Bahan obat berubah menjadi bubuk halus. Pada saat itu, Shen Tianyang harus menggunakan Kesadaran Ilahi untuk menyelubungi bubuk tersebut, memadukannya dengan Qi obat yang menguap, lalu memadatkannya menjadi pil.

Awalnya segalanya berjalan lancar. Namun mendekati tahap akhir, keringat membasahi tubuh Shen Tianyang. Qi obat itu terlalu ganas, sulit dipadukan satu sama lain.

“Tak heran seseorang harus mencapai ranah Kesadaran Ilahi untuk meramu pil ini,” pikirnya. “Qi obat dari ramuan-roh ini benar-benar sulit dikendalikan.”

Ia memusatkan pikiran, melepaskan Kesadaran Ilahi yang lebih kuat, memaksa Qi obat berwarna-warni itu menyatu. Perlahan, warna-warna itu berubah menjadi Qi spiritual hitam pekat, lalu berpadu dengan bubuk abu-abu.

“Aku hampir berhasil… bertahanlah..!!” Shen Tianyang berteriak dalam hati. Bubuk obat dan Qi obat mulai menyatu, namun pada saat genting itu, ia merasakan Kesadaran Ilahinya masih belum cukup kuat.

Pemadatan pil belum tercapai.

Di dalam ruang batu yang sunyi itu, takdir sedang diuji— apakah Shen Tianyang akan menembus batas, atau runtuh di ambang keberhasilan.

Bersambung Ke Bab 20

1
Ananrac
🔥🔥🔥🔥
Beruang Terbang: lanjjjoooottt komendan
terima kasih atas sepertinya
total 1 replies
Ananrac
lanjutttyy
Beruang Terbang: lanjjjoooottt komendan
terima kasih atas sepertinya
total 1 replies
Ananrac
lanjut thor
Beruang Terbang: siiyyyaappp Komendan laksanakan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!