NovelToon NovelToon
Sandiwara Di Ujung Dendam

Sandiwara Di Ujung Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

Kehidupan yang di jalani Hana sangat bahagia, apalagi saat kekasihnya menikahinya. Namun kehidupan bahagia itu hanya sebentar saja berpihak padanya. Kehidupannya yang dulu bahagia kini perlahan hilang saat sang suami berselingkuh dengan seorang wanita yang sangat dia percaya. Bahkan mereka pun mencoba untuk membunuhnya. Lalu apa yang akan di lakukan oleh Hana setelah menyadari semua itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membujuk Hana

Beberapa hari ini, Hana masih menyimpan pertanyaan tentang suaminya yang berada di hotel. dia masih ingat tau lebih banyak jika memang suaminya berselingkuh

Hari ini adalah hari ulang tahun pak Rinto, Hana berencana membuat pesta untuk ayahnya. mereka mengundang banyak kolega sang ayah. tak lupa Hana juga masih tetap mengundang sahabatnya yang kini dia curigai sebagai selingkuhan suaminya

Pesta yang besar itu banyak kedatangan tamu, Hana terlihat sangat sibuk dan tak bisa kemana-mana lantaran harus menemani ayahnya di sana, sementara Mayang pun terlihat sibuk menjamu para tamu

" Ayah, selamat ulang tahun. sehat selalu dan panjang umur ya, ayah" ucap Fira yang baru saja tiba dan mencium pipi pria paruh baya itu

" Makasih ya fir, karena sudah mau datang" ucap Hana mencoba bersikap biasa saja

Hana sedang sibuk melayani tamu ayahnya, lain halnya dengan Rangga yang sibuk dengan kekasihnya di dalam garasi mobil. mereka asyik melepas rindu, mereka mengambil kesempatan di saat penghuni rumah itu sedang sibuk

" Sayang, aku takut. bagaimana jika ada yang melihat kita" ucap wanita itu

" Tenang saja sayang, mereka tak akan tau kita berada di sini" jawabnya

" Aku capek harus melayanimu secara sembunyi seperti ini" ucap sang wanita tapi Rangga tak merespon. dia tetap menggoyangkan tubuhnya hingga membuat wanita itu mendesah kenikmatan

Tak lama setelah keduanya puas, mereka pun segera kembali merapikan penampilan mereka

" Keluarlah lebih dulu, setelah itu aku akan menyusul" ucap Rangga setelah mereka selesai berbagi peluh

Wanita itu segera melangkah masuk, dia melihat sekitarnya untuk memastikan tak ada yang melihatnya keluar dari garasi

Hana mencari keberadaan sang suami, tapi tak mendapatinya di sana. dia melangkah mengelilingi ruangan itu. namun, dia hanya menemukan Fira yang baru saja keluar dari toilet dengan bibirnya yang sedikit pucat

" Kamu sakit fir?" tanyanya

" Gak kok, kenapa memangnya?"

" Bibirmu pucat" jawabnya

Fira segera meraih kaca kecil di dalam tasnya, dan memeriksa bibirnya

" Ohh.. ini lipstiknya pasti terhapus saat makan tadi" jawabnya tersenyum

" Astaga... aku pikir kamu sakit. oiya kamu lihat mas Rangga, gak?" tanya Hana mulai curiga

" Itu dia" jawabnya menunjuk Rangga yang baru masuk

Hana segera melangkah menghampiri suaminya

" Mas, darimana saja kamu? orang-orang mencarimu" ucap Hana

" Aku_ aku dari depan, sayang. iya aku dari depan" ucapnya

" Kamu kok berantakan gini sih mas?" ucap Hana merapikan pakaian sang suami

" Gak apa-apa sayang. ya udah ayo kita temui mereka" ajak Rangga

Hana menatap ke arah Mayang yang sedang duduk sembari menyantap makanan, dia tersenyum begitu Hana melihat kearahnya

********

Beberapa hari setelah pesta ulang tahun itu usai. pak Rinto menghampiri putrinya yang sedang duduk seorang diri, dia terlihat seperti memikirkan sesuatu

" Nak, kamu kenapa? apa kamu sedang ada masalah?" tanya Rinto mendorong sendiri kursi rodanya

" Ayah, aku tidak apa-apa? ayah tidak usah mengkhawatirkanku" jawabnya tersenyum

" Kamu itu putriku. ayah sudah menjagamu sejak kecil, jadi ayah tau jika kau sedang ada masalah. katakanlah nak, mungkin ayah bisa membantumu" ucapnya lagi

" Aku curiga mas Rangga selingkuh, ayah" jawabnya

" Hhhhmmmm..." terdengar pak Rinto membuang nafas panjang

" Tapi aku juga belum yakin ayah, aku bingung ayah" ucap Hana

" Coba kamu selidiki sendiri nak, jangan meminta pada orang lain"

" Lalu bagaimana seandainya mas Rangga selingkuh? apa aku harus menceraikan?"

"Keputusan ada padamu nak, ayah hanya berharap semoga itu hanya rasa curiga mu saja. ayah lihat Rangga adalah orang yang baik"

" Iya ayah, aku juga berharap seperti itu"

" Doakan saja yang terbaik untuk pernikahan kalian" ucapnya sebelum kembali mendorong kursi rodanya menuju kamar

*********

Fira sedang bertemu dengan salah satu kliennya di sebuah restoran. saat sedang asyik membahas pekerjaan, tak sengaja dia berpapasan dengan Rangga

" Mas Rangga" panggilnya bangkit dan menghampiri Rangga

" Kamu ngapain di sini?" tanya Rangga

" Aku sedang bertemu klienku, ayo sini aku kenalkan" ucapnya menarik tangan Rangga untuk duduk di sampingnya

" Loh, pak Rangga?" ucap klien Fira yang juga mengenal Rangga

" Pak Amrin, astaga.. gimana kabar anda?"

" Seperti yang anda lihat. jadi pak Rangga dan bu Fira saling mengenal? atau jangan-jangan kalian pasangan? cocok loh" ucap pak Amrin

" Ihk, bapak bisa aja" ucap Fira tersenyum begitu juga dengan Rangga

" Jadi kita sepakat ya bu fira, tentang proyek ini?"

" Iya pak. aku akan menghubungi anda begitu saya mendapat jawaban dari klien investor yang lain" ucapnya

" Ya sudah kalo begitu, saya permisi karena masih ada yang harus saya urus. dan saya juga tidak ingin menggangu waktu kencan kalian" ucapnya membuat kedua orang itu tertawa

Setelah pak Amrin pergi, tinggalah Fira dan Rangga. mereka bercengkrama sembari bercanda dan terlihat sangat dekat seperti pasangan, entah apa saja yang mereka bicarakan

Begitu tiba di kantor, Rangga segera mengurus surat pemindahan aset. dia sudah mengalihkan uang ke rekeningnya sebanyak tiga puluh miliar. kini usaha terakhir adalah semua aset Hana

Rangga mendapat telepon dari kenalannya yang mengatakan jika surat cerai sudah bisa dia dapatkan. dia meminta orang itu untuk membawakannya segera

" Aku harus membujuk Hana untuk menandatangani surat ini, tanpa harus membaca isi suratnya" gumamnya menatap surat pengalihan aset

Malam pun tiba, Rangga sengaja mendekati Hana yang duduk di meja rias. dia sengaja merayu sang istri dengan sedikit memberinya ciuman sebagai rangsangan

" Cantik dan wangi sekali istriku ini" ucapnya memeluk Hana dari belakang, dia meletakkan kedua tangannya di perut Hana yang sudah sedikit membuncit. namun, Hana hanya tersenyum

" Kamu tak merindukanku sayang? sudah lama kau tak memberiku kehangatan" ucapnya lagi

" Mas, maafkan aku. kata dokter untuk saat ini kita tak boleh melakukan hubungan intim dulu. tunggu beberapa hari lagi ya" ucapnya berbohong

" Benarkah? kamu sedang tidak menghindariku kan, sayang? apa mungkin kamu masih berpikir aku selingkuh" tanya Rangga

" Gak mas, aku hanya ingin mengikuti apa kata dokter untuk saat ini. Dan itu juga untuk kebaikan kehamilan ku, mas" jawabnya sedikit berbohong

" Tapi aku mau, kita mainnya pelan-pelan aja sayang. aku janji"

" Tapi mas-"

Belum selesai Hana berbicara, Rangga sudah menyumbat mulutnya dengan sebuah ciuman yang dalam. bahkan tangannya kini sibuk menjangkau bagian tubuh lain Hana

Mau tidak mau, Hana pun membalas ciuman itu karena sudah terlanjur bernafsu. namun, detik kemudian Rangga menghentikan aktivitasnya di saat nafas Hana sudah tak teratur menandakan nafsunya sudah di puncak

" Mas, kenapa kau berhenti?" tanya Hana masih berusaha mencium sang suami

" Tunggu sayang, aku lupa. kamu harus menandatangani surat ini untuk proyek kita" ucap Rangga segera menyodorkan kertas itu

Hana mengambil kacamatanya dan berniat membaca isi kertas itu. tapi Rangga kembali melumat bibirnya

" Sayang, aku sudah tidak tahan. tolong segera tanda tangani kertas itu agar aku bisa segera memuaskanmu" ucapnya

Hana pun tersenyum dan segera saja memberikan tanda tangannya di atas kertas. membuat Rangga tersenyum puas dan kembali mengalihkan perhatian nya pada sang istri

Setelah Hana merasa puas, dia pun tertidur. sementara Rangga mengambil kertas itu dan memasukkannya ke dalam tasnya sembari tersenyum puas

1
Mega Arum
buat Mayang gila Thoor... ,
Mega Arum
semoga angel bs segera merebut perusahaanya kembali...
Mega Arum
Lanjuut thoor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!