NovelToon NovelToon
Jangan Ambil Anakku

Jangan Ambil Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengganti / Cerai / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Penyesalan Suami
Popularitas:263
Nilai: 5
Nama Author: VISEL

Hana dan Aldo mempunyai seorang anak laki-laki bernama Kenzo. Mereka adalah sepasang suami istri yang telah menikah selama 6 tahun, Kenzo berusia 5 tahun lebih dan sangat pandai berbicara. Kehidupan Hana dan Aldo sangat terjamin secara materi, Aldo mempunyai perusahaan batu bara di kota kalimantan...kehidupan rumah tangga mereka sangat rukun dan harmonis, hingga suatu hari musibah itu menimpa dalam rumah tangga mereka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon VISEL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11 Pertengkaran Aldo Dan Hana

Sari yang merupakan sahabat karib Hana, ternyata telah menghianati Hana. Sari menikah secara siri dengan Aldo yang merupakan suami Hana. Pernikahan siri mereka telah dilakukan secara diam-diam di Bandung, hubungan Sari dan Aldo sebagai sepasang kekasih telah berlangsung cukup lama, yaitu setahun. Sari tega menghianati Hana karena dari dulu Sari menyimpan rasa iri pada Hana, sejak duduk di bangku kuliah, Sari diam-diam telah mencintai Aldo. Sari lebih dulu mengenal Aldo, namun saat itu Aldo menganggap Sari hanya sebagai teman biasa karena saat itu Aldo ingin mendekati Hana. Perasaan iri pada Hana karena Hana selalu mendapatkan keinginannya, sedangkan Sari selalu mengalah pada Hana dalam segala hal.

  Aldo: "Aku harus pulang ke rumahku, Sari. Hana pasti sedang menanti kepulanganku." ucapnya.

  Sari: "Iya, mas. Kamu harus berlaku adil padaku, ya." ucapnya dengan manja.

  Aldo: "Iya, sayang. Setiap sore aku akan mengunjungimu sesering mungkin." ucapnya sambil tersenyum kecil.

  Sari: "Aku tidak suka dibohongi, mas. Aku akan langsung ke rumah Hana jika kamu tidak menemuiku." ucapnya dengan tegas.

  Aldo: "Iya, sayang. Jangan marah, dong." ucapnya sambil memegang dagu Sari dengan lembut dan mencium bibir Sari dengan mesra.

Aldo mulai mengemasi baju-bajunya dan sebagaian barang-barangnya yang telah dibawanya dari Bandung. Aldo memasukkan barang bawaannya ke dalam mobil, sebagaian barang-barang itu adalah oleh-oleh buat Kenzo dan Hana. Sebelum masuk ke dalam mobil, Aldo melambaikan tangannya pada Sari yang sedang berdiri di depan pintu rumahnya. Aldo masuk ke dalam mobilnya, dan mulai melaju dengan mobilnya menuju ke rumahnya.

  Sari: "Maafkan aku, Hana. Aku telah merampas mas Aldo darimu. Mas Aldo adalah cinta pertamaku, aku lebih dulu mengenalnya sebelum menjadi suamimu." gumamnya. Aldo terus melaju dengan mobilnya menuju ke rumahnya kembali, Aldo tidak sedikitpun merasa bersalah karena telah menghianati cinta Hana. 30 menit berlalu, Aldo tiba di rumahnya. Dengan rasa percaya diri, Aldo melangkah masuk ke dalam rumahnya.

  Aldo: "Kenzo, papa pulang." ucapnya dengan suara yang cukup keras. Mbok Titi yang mendengar teriakan Aldo segera berlari kecil menghampiri Aldo.

  Mbok Titi: "Selamat datang kembali, tuan." ucapnya sambil tersenyum lebar. "Kenzo masih di sekolah, tuan." ucapnya lagi.

  Aldo: "Tolong bawa semua barang ini ke dalam, mbok." pintanya dengan lembut. "Di mana nyonya?" tanyanya dengan rasa ingin tahu.

  Mbok Titi: "Nyonya ada di kamar, tuan." ucapnya.

  Aldo: "Terima kasih, mbok." ucapnya dengan ramah. Aldo berjalan pelan ke kamarnya, ia membuka pintu kamar itu yang tidak terkunci. Hana sedang duduk di tepi ranjang sedang menatapnya dengan wajah dingin. Aldo menghampiri istrinya dan berkata: "Hai, sayang." ucapnya dengan wajah riang.

  Hana: "Kamu sudah pulang, mas." ucapnya. "Bagaimana perjalananmu?" tanyanya dengan wajah datar.

  Aldo: "Semuanya lancar, sayang." ucapnya. Aldo memeluk dan mencium kening Hana dengan lembut, namun Hana tetap duduk tanpa membalas pelukan suaminya. "Apakah kamu sakit, Hana? Mengapa kamu tidak bersemangat menyambutku?" tanyanya dengan rasa penasaran.

  Hana: "Aku hanya sedikit lelah saja, mas. Pikiranku yang sedang sakit." ucapnya dengan wajah dingin. Aldo menatap wajah Hana dalam-dalam, ia mencoba memahami pikiran Hana.

  Aldo: "Ada apa, Hana? Apakah terjadi sesuatu saat aku pergi?" tanyanya dengan rasa ingin tahu.

  Hana: "Apakah kamu sungguh tidak tahu kesalahanmu, mas?" tanyanya dengan kesal. Aldo mulai bertanya-tanya dalam hatinya tentang pertanyaan Hana.

  Aldo: "Aku bukan Tuhan yang tahu isi pikiranmu, Hana." ucapnya. "Katakanlah ." pintanya. Hana menghela nafas berat, lalu menatap wajah Aldo yang kelihatan polos.

  Hana: "Mengapa kamu membohongiku, mas? Mengapa kamu tidak jujur padaku?" tanyanya dengan suara yang agak keras.

  Aldo: "Ada apa, Hana?" tanyanya tanpa merasa bersalah. "Jangan berteka-teki padaku." ucapnya dengan rasa tidak sabar.

  Hana: "Kantormu tidak membuka cabang baru, kan?" tanyanya. Aldo tertegun, ia menatap wajah istrinya yang mulai kesal terhadapnya.

  Aldo: "Apa maksud kamu, Hana?" tanyanya lagi. Aldo masih berusaha berpura-pura di hadapan Hana.

  Hana: "Sudahlah, mas. Jujur padaku." ucapnya. "Kamu pergi berlibur dengan seseorang. Aku menelponmu berkali-kali, mas. Ponselmu tidak pernah aktif." ucapnya dengan penuh kekesalan. Aldo terdiam, ia tahu jika dirinya bersalah dan sangat berdosa pada istrinya karena telah menghianati Hana.

Aldo: "Maafkan aku, sayang." ucapnya dengan suara lembut. "Aku hanya pergi bersama dengan seorang teman priaku." ucapnya lagi dengan penuh kebohongan.

Hana: "Siapa dia?" tanyanya dengan rasa ingin tahu. Hana menatap wajah suaminya dengan tatapan tajam, Hana tidak begitu saja mempercayai perkataan Aldo. Nuraninya sebagai seorang istri berkata jika Aldo telah membohongi dan membodohi dirinya dengan sangat rapi.

Aldo: "Pria itu salah satu rekan bisnisku. Kami hanya menyenangkan hati saja, sayang." ucapnya. Aldo tidak berani menatap kedua mata Hana yang sedang menatapnya dengan tatapan tajam. Aldo masih berusaha mengarang cerita tentang kepergiannya di Bandung. Aldo terus saja membujuk Hana yang sedang memendam kekecewaan dan amarah.

Hana: "Aku tidak mengerti dirimu, mas. Beberapa bulan ini kamu telah banyak berubah." ucapnya dengan rasa kecewa.

Aldo: "Apanya yang berubah, Hana?" tanyanya. "Aku masih sama seperti dulu." teriaknya.

Hana: "Sudahlah, mas. Aku lelah denganmu." ucapnya dengan sikap pasrah. "Hal yang paling aku benci adalah kebohongan. Kamu telah membohongi diriku, mas." ucapnya dengan penuh kekecewaan.

Aldo: "Aku pulang dengan hati yang bahagia, Hana. Kamu menyambutku dengan kemarahan." ucapnya dengan suara yang cukup keras.

Hana: "Aku akan menginap di rumah kedua orang tuaku. Aku sangat kecewa padamu." ucapnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Aldo: "Apa maksud kamu, Hana? Apakah kamu ingin mengadu pada papa dan mama?" tanyanya dengan suara yang lantang.

Hana: "Aku hanya ingin menenangkan pikiran, mas. Aku tidak bisa hidup bersama dengan seorang pembohong." ucapnya dengan hati yang pilu. Aldo menghela nafas berat, baru pertama kali ia melihat istrinya mengeluarkan airmata di depannya. Perasaan bersalah dalam hatinya mulai timbul, namun bukan berarti ia melupakan Sari dalam hatinya. Aldo berusaha membujuk Hana untuk tidak pergi ke rumah kedua orang tuanya. Aldo memegang tangan Hana dengan lembut dan berusaha mengambil hati Hana lagi, namun Hana tetap pada pendiriannya.

Aldo: "Maafkan aku, sayang. Aku janji tidak akan mengulanginya lagi." ucapnya dengan suara pelan.

Hana: "Biarkan aku pergi, mas. Aku hanya ingin menenangkan hatiku. Aku terlanjur kecewa padamu, mas." ucapnya dengan pendirian yang kuat. Hana mulai mengemasi baju-bajunya dan memasukkannya di dalam koper.

Aldo: "Baiklah, aku yang akan pergi." ucapnya dengan penuh keyakinan. Hana tertegun, ia menatap wajah suaminya dalam-dalam.

************************************

1
tia
dunia nyata dunia novel sama istri pertama pasti ada ruang khusus 😁😁
tia
tambah lg updatenya thor
tia
karma di bayar lunas ,, kehilangan bayi kakiny lumpuh ,,, syukurin
tia
kasihan hana 😭😭,,moga kenzo cepat sembuh.
tia
lanjut Thor,,buktikan hana bahwa qmu hebat
tia
lanjut Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!