NovelToon NovelToon
Warisan Mutiara Hitam 4

Warisan Mutiara Hitam 4

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Fantasi Timur / Balas Dendam
Popularitas:61k
Nilai: 4.7
Nama Author: Kokop Gann

(WARISAN MUTIARA HITAM SEASON 4)

Chen Kai kini telah menapakkan kaki di Sembilan Surga, namun kisahnya di Alam Bawah belum sepenuhnya usai. Ia mempercayakan Wilayah Selatan ke tangan Chen Ling, Zhuge Ming, dan Gui. Sepuluh ribu prajurit elit yang berhutang nyawa padanya kini berdiri tegak sebagai benteng yang tak tergoyahkan.

Sebuah petualangan baru telah menanti. Sembilan Surga bukanlah surga penuh kedamaian seperti bayangan orang awam; itu adalah medan perang kuno para Kaisar Agung, tempat di mana Mutiara Hitam menjadi incaran seluruh Dewa.

Di Sembilan Surga, hukum duniawi tak lagi berlaku. Di sana, yang berkuasa hanyalah Kehendak Mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kokop Gann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bentrokan Hukum di Kedalaman Hampa

Suara gemerincing rantai hitam itu bergema di dinding-dinding pagoda yang retak, menciptakan getaran yang seolah-olah mencoba memisahkan jiwa dari raga. Pelayan Hampa itu tidak melangkah; ia melayang perlahan, namun setiap inci gerakannya meninggalkan riak spasial yang menghapus debu dan uap di sekitarnya.

"Mo Yan, Ah-Gou! Mundur ke balik pilar itu!" perintah Chen Kai.

Ia tidak menunggu jawaban. Dengan lambaian tangan kiri, Chen Kai melepaskan Hukum Gravitasi: Kubah Penyeimbang. Sebuah gelembung transparan menyelimuti kedua pengikutnya, melindungi mereka dari tekanan atmosfer yang mendadak melonjak tajam akibat kehadiran sang penjaga.

"Penyusup... hukummu... adalah kotoran di tanah suci ini," suara Pelayan Hampa itu terdengar ganda, seperti ribuan bisikan yang disatukan.

WUSH!

Tiba-tiba, selusin rantai hitam melesat dari balik jubah sang penjaga. Rantai-rantai itu tidak bergerak dalam lintasan lurus; mereka menghilang ke dalam celah dimensi dan muncul kembali hanya beberapa inci dari titik-titik meridian utama Chen Kai.

"Hanya manipulasi ruang tingkat rendah," desis Chen Kai.

"Langkah Hampa: Lipatan Ganda!"

Chen Kai berkedip di udara, bukan hanya berpindah tempat, melainkan melipat koordinat ruang di sekelilingnya sehingga rantai-rantai itu hanya melewati bayangan sisa. Namun, sang penjaga bereaksi dengan kecepatan yang mengerikan. Ia memutar pergelangan tangannya, dan rantai-rantai itu meledak menjadi ribuan jarum hampa yang mengunci seluruh arah pelarian Chen Kai.

"Hati-hati, Nak! Dia menggunakan 'Hukum Peniadaan'!" peringat Kaisar Yao. "Apa pun yang disentuh jarum itu akan kehilangan massanya dan terurai menjadi esensi murni!"

Chen Kai menyipitkan mata. Pupil emasnya berputar cepat, memetakan aliran energi di dalam ruangan gelap tersebut. Ia tidak bisa hanya menghindar. Ia harus mendominasi.

Chen Kai mencabut Pedang Meteor Hitam. Bilah pedang yang kini memancarkan cahaya kelabu pekat itu berdengung keras, seolah-olah haus akan pertarungan hukum alam.

"Jika kau ingin meniadakan massaku, maka aku akan memberimu berat seluruh dunia!"

"Seni Pedang Hitam: Beban Galaksi!"

Chen Kai mengayunkan pedangnya dalam lingkaran besar. Seketika, gravitasi di dalam pagoda meningkat hingga titik di mana udara pun terasa padat seperti cairan logam. Jarum-jarum hampa yang melesat ke arahnya tiba-tiba melambat, lalu jatuh menghantam lantai batu dengan dentuman keras karena beratnya yang mendadak menjadi tak terhingga.

DUMMM!

Lantai pagoda retak hebat. Sang Pelayan Hampa sedikit terhuyung, topeng logamnya memancarkan cahaya ungu yang tidak stabil.

"Otoritas... Gravitasi...?" sang penjaga tampak terkejut. "Kau... membawa Benih yang Seharusnya Mati?"

"Aku membawa masa depan yang akan menguburmu," balas Chen Kai dingin.

Ia melesat maju, menggunakan tekanan gravitasi miliknya sendiri sebagai pendorong. Dalam sekejap, ia sudah berada di depan wajah sang penjaga.

"Tebasan Hampa Padat: Pemutus Rantai!"

Bilah pedang Chen Kai meledak dalam cahaya hitam yang memampatkan ruang di sekelilingnya. Sang penjaga menyilangkan kedua lengan rantainya untuk menahan, menciptakan benturan energi yang menghancurkan sisa-sisa pilar di lantai dasar pagoda.

KRAAAAASSSHHH!

Ledakan esensi itu melemparkan Mo Yan dan Ah-Gou hingga menabrak perisai gravitasi mereka. Di pusat benturan, Chen Kai merasakan perlawanan yang luar biasa. Sang penjaga mencoba menyedot energinya ke dalam kekosongan, namun Mutiara Hitam di Dantian Chen Kai bekerja seperti jangkar yang tak tergoyahkan, memproses setiap serangan musuh menjadi bahan bakar regenerasi.

"Hancurlah!" raung Chen Kai.

Ia memutar meridiannya ke frekuensi maksimal.

HISSS!

Rantai-rantai hitam milik penjaga itu mulai mendesis dan meleleh. Karat berwarna ungu mulai merambat naik ke lengan sang penjaga, menghancurkan struktur "Peniadaan" miliknya.

"TIDAK! TAKDIR... TIDAK BOLEH... BERUBAH!"

Sang Pelayan Hampa meledak menjadi partikel cahaya ungu yang redup sebelum akhirnya lenyap sepenuhnya, menyisakan satu buah cincin logam tua yang jatuh ke lantai dengan suara berdenting.

Hening kembali menyelimuti ruangan, hanya menyisakan napas Chen Kai yang terengah dan uap putih yang keluar dari tubuhnya yang panas.

"Tuan... Anda benar-benar monster," gumam Ah-Gou, merangkak bangun dengan wajah pucat.

Chen Kai tidak menjawab. Ia memungut cincin logam yang ditinggalkan penjaga tersebut. Ia bisa merasakan aura di bawah lantai mereka semakin kuat—sebuah denyutan yang sangat familiar, seolah-olah ada bagian dari jiwanya yang sedang memanggil di bawah sana.

"Tangga menuju bawah tanah sudah terbuka," Chen Kai menunjuk ke arah lubang yang tercipta akibat pertempuran tadi. "Ayo. Fragmen Keenam ada di bawah sana. Dan aku tidak ingin ada orang lain yang menemukannya sebelum kita."

Di kegelapan terdalam pagoda, sebuah peti batu yang telah tersegel selama puluhan ribu tahun mulai retak, memancarkan cahaya perak yang akan mengubah peta kekuatan Sembilan Surga selamanya.

1
Jeffie Firmansyah
tidak sabar tunggu update nya 💪💪💪💪👍👍👍👍
terimakasih Thor 🙏🙏🙏
MyOne
Ⓜ️🔜🆙🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🙎‍♂️🙎‍♂️🙎‍♂️Ⓜ️
saniscara patriawuha.
sikattt manggg chennnn...
MyOne
Ⓜ️😏😏😏Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😎😎😎Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🤜🏻💥🤛🏻Ⓜ️
Cak Rokim Dakas
jangan lama² nyambungnya Thor ..
Dobi Papa Sejati
✔️
nyoman suta wirawan
mantap
Wahyu Roro Ireng.
aku suka banget alur ceritanya ,ya walau terkadang penulisan nama aktor keliru ,iru wajar..

dan semoga kedepannya lebih bagus lagi
Sibungas
mantab
MF
💪/Drowsy/💪💪💪💪💪
Dian Purnomo
tetap setia sampai akhir thor
Dian Purnomo
up.. lanjutkan thor semangat💪💪💪
Jojo Firdaus
💪💪💪
jaka saba jati
/Bomb//Bomb//Bomb/
Jeffie Firmansyah
hadeuhhh .... jd ikutan sesek bacanya... seolah q ,jd ikutan perang
Kai.... sikat semua dewa2 palsu nya
BTW.... pasti dewa2 Asli nya jadi tahanan mereka ya ?.......... 💪💪💪💪
rosidi didi
keren
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Taklukkan 🔥🌽
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!