NovelToon NovelToon
APA SALAHKU MAS

APA SALAHKU MAS

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Poligami / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Wanita perkasa
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: bundae safiq

Dewi seorang istri yang di tinggal merantau suaminya Abi ke Kalimantan dan harus tinggal di kampung merawat mertua dengan uang kiriman seadanya dari sang suami, Dewi pun harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup dengan sang mertua.
Hingga suatu ketika Dewi mendapati sebuah rahasia besar dari teman Abi, ternyata Abi diam-diam menikah lagi, hati Dewi hancur dan dia pun nekat ke Kalimantan untuk memastikan sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundae safiq, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dewi OTW ke Kalimantan

Dewi pulang kerumah dengan mengayuh sepeda ontel kesayangannya.

"Bu...Dewi nggak tau harus bilang apa nanti sama ibu, Dewi harus bisa menyusul mas Abi, Dewi akan memastikan omongan kang Karsiman dan juga keraguan di hati Dewi ini" ucap Dewi dalam Hati sembari terus mengayuh sepedanya.

Tak berapa lama kemudian Dewi pun sampai di depan rumah yang selama ino di tinggalinya bersama sang ibu mertua.

"Buuuuuu, ibu Dewi pulang!" teriak Dewi dari halaman rumah sembari menyandarkan sepedanya pada salah satu tiang di teras rumah.

"loh kok sudah pulang Wi, bukanya tadi baru berangkat?" tanya Bu Raminah penasaran.

"Bu..Dewi mau ngomong sesuatu" ucap Dewi sembari mengajak sang mertua duduk.

"Ada apa Wi, jangan bikin ibu penasaran" ucap Bu Raminah yang merasa ada yang tidak beres.

"Bu...tadi pagi Dewi ketemu kang Karsiman, dia baru pulang dari kalimantan kemari" ucap Dewi yang memandang wajah tua di hadapannya sembari memegang tangan mertuanya tersebut.

"Lalu...apa dia ada kabar soal Abi?" tebak bu Raminah, Dewi pun mengangguk.

"Apa kata dia Wi, apa Abi baik-baik saja?" tanya bu Raminah dengan tidak sabar, Dewi pun menghela nafas kemudian menggelengkan kepalanya.

"Bu...kata kang Karsiman mas Abi di sana menikah lagi" ucap Dewi lirih, bak di sambar petir di siang bolong, Bu Raminah pun syok dan terkejut.

"A...apa Wi, Abi menikah lagi, nggak...nggak mungkin Wi, anak ibu nggak sejahat itu...tidaaaaaakkkkkk!!!" ucap Bu Raminah yang tak mempercayai kabar yang dia dengar barusan.

"Bu...Dewi awalnya juga enggak percaya, tapi kang Karsiman meyakinkan Dewi bahwa dia tidak berbohong, dia lihat dengan mata kepala sendiri bahkan dia juga berkenalan dengan istri mas Abi yang bernama Wulan" jelas Dewi lagi.

"Astagah ya Tuhaaaannnnn Abiiiiiiiiii, apa dosa ibu nak, kenapa kamu menghianati istri kamu dan membohongi kami, apa salah ibu haaaaaaa....aaaaaa....aaaaaaa!!!!" Bu Raminah menangis meronta-ronta.

"Bu..ijinkan Dewi ke Kalimantan, Dewi mau memastikan semuanya, Dewi mau minta kejelasan sama mas Abi!" ucap Dewi penuh harap, Bu Raminah terdiam sesaat kemudian memandang ke arah Dewi.

"A. . .apa, tapi Wi, Kalimantan itu jauh Wi, apa kamu punya uang buat ke sana?"jawab Bu Raminah ragu-ragu.

"Ada...Dewi ada uang, Dewi pinjam sama bu bos, Dewi harus nyusul mas Abi bu, kalau tidak selamanya hidup kita tak akan tenang, kalau pun nanti sampai sana mas Abi beneran sudah nikah lagi setidaknya kami bisa langsung nyelesain masalah kami" jelas Dewi supaya Bu Raminah mengijinkannya pergi.

"Ibu tak akan menghalangi kamu nak, pergilah..jika Abi memang menghianati kamu ibu tak keberatan kamu tinggalin dia, memang anak ibu yang salah, kamu sudah terlalu baik sama ibu ,kalau nggak ada kamu yang merawat ibu selama ini entah bagaimana nasib ibu Wi" ucap Bu Raminah dengan besar hati.

"Jangan khawatir bu, apa pun keputusannya nanti ibu tetaplah ibuku, Dewi tak akan melupakan ibu karena masalah ini" ucap Dewi dengan yakin, Bu Raminah pun langsung memeluk Dewi dengan erat.

"Ya Tuhan, aku tak sanggup kehilangan menantu sebaik kamu Wi, ibu sayang sama kamu" ucap Bu Raminah dengan air mata yang terus berlinang.

"Bu..mumpung masih pagi Dewi mau bersiap dan membeli tiket pesawat, Dewi akan berangkat secepatnya" ucap Dewi sembari mengurai pelukannya kemudian Dewi bergegas ke kamar dan mengambil beberapa baju ganti yang bersih dan layak untuk dia bawa ke Kalimantan.

Dewi pun sudah memboking tiket pesawat secara online dari hp nya.

Setelah selesai berkemas Dewi pun pamit pada bu Raminah.

"Bu Dewi akan berangkat, Dewi sudah panggil ojek buat nganter Dewi ke terminal" ucap Dewi pada wanita paruh baya itu.

"Hati-hati ya Wi, kabari ibu kalau sudah sampai sana, kamu telepon bu Kokom ya Wi,biar ibu nggak cemas" ucap Bu Raminah yang kembali memeluk Dewi.

Tak berapa lama kemudian tukang ojek yang di pesan Dewi pun datang.

"Dewi berangkat ya bu, jaga diri baik-baik di rumah, jangan lupa minum obat, ini uang buat ibu belanja selama Dewi pergi ya bu" ucap Dewi sembari memberikan uang pada sang mertua.

"Loh Wi kamu mau kemana kok bawa tas besar gitu?" tanya bu Kokom yang baru saja datang mengantarkan makanan untuk Bu Raminah.

"Bu Kokom titip ibu ya, Dewi mau ke kalimantan nyusulin mas Abi, Dewi berangkat dulu keburu siang, nanti ketinggalan pesawat!" pamit Dewi pada bu Kokom dan mertuanya, kemudian Dewi bergegas naik ojek dan pergi meninggalkan kampung halamannya.

"Loh kok Dewi mendadak nyusulin Abi Bu Raminah, ada apa memangnya?" tanya Bu Kokom penasaran.

"Dewi baru dapat kabar dari Karsiman, katanya Abi menikah lagi di sana, makanya Dewi mau nyusulin Abi dan memastikan sendiri, benar atau tidaknya" jelas Bu Raminah sembari memandang tubuh sang menantu yang menghilang di telan jalan.

"Apaaaaaaaa, Abi menikah lagi!!!!" Bu Kokom pun tak kalah terkejutnya, Bu Raminah menghela nafas kemudian menundukkan kepalanya.

"Kalau sampai hal itu kejadian betapa malunya aku Bu Kokom, Dewi terlalu baik padaku, kenapa Abi tega menghianatinya!" ucap Bu Raminah penuh penyesalan.

"Memang tak tau diri anak kamu itu Bu Raminah, aku sudah menduga sejak dulu ada yang tidak beres dengan anakmu itu, ternyata dugaanku tak pernah salah, Abi kamu laki-laki tak tau di untung, kamu akan menyesal jika kehilangan Dewi!" oceh Bu Kokom yang merasa Geram sendiri.

"Aku juga sudah mencurigainya, selama ini dia mengirim uang 1,5 juta sebelum menikah, tapi setelah menikah dia malah mengirim 1 juta saja untuk kami berdua" ucap Bu Raminah pada Bu Kokom.

"Abi pasti sudah gila...anak kamu itu pantas mendapat balasan yang setimpal, Dewi setiap hari kerja banting tulang merawat kamu Bu Raminah, tapi anak kamu yang bajingan itu malah.....haiyaaaaaahhhhh, Dasaaaarrrrr!!!" Bu Kokom sangat geram, dia sampai mengepalkan kedua tangannya dengan kuat saking geramnya pada Abi.

"Bu Kokom, bagaimana nasib saya nanti jika Dewi meninggalkan Abi, apa saya akan mati sendirian di rumah ini" Bu Raminah sudah cemas dan ketakutan.

"Itu salah anak kamu, suruh saja dia pulang!" jawab Bu Kokom dengan ketus.

"Mana mau Abi tinggal di kampung buat ngerawat aku, aku nggak mungkin ikut dengannya juga kan" keluh bu Raminah.

" Aduh bu Raminah, sial sekali nasib kamu, ck ck ck...sudah-sudah, masih ada aku dan tetangga yang lainnya yang akan menjagamu" ucap Bu Kokom sembari menepuk bahu Bu Raminah

Bu Raminah tak bisa membayangkan bagaimana nanti jika Dewi tak kembali, siapa yang akan merawatnya, memijatnya, memberikanya obat.

"Wi..apa ibu akan cepat mati setelah kamu pergi!" gumam Bu Raminah dalam hati.

1
R⁵
duuhh mak nya oneng amat siihhh😒
R⁵
widiiihh berkhianat 2 tahun tanpa ketahuan..
R⁵
lugu bgt c dewi nya..
cinta boleh wi gobloogg jangan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!