NovelToon NovelToon
Bukan Lagi Gadis Lemah

Bukan Lagi Gadis Lemah

Status: tamat
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:892.8k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Shanum disiksa sampai matii oleh dua kakak tirinya. Sejak ibunya meninggal, dia memang diperlakukan dengan sangat tidak baik di rumah ayahnya yang membawa mantan kekasihnya dan anak haramnya itu.

Terlahir kembali ke waktu dia masih SMA, ketika ibunya baru satu tahun meninggal. Shanum bangkit, dia tidak akan membiarkan dirinya dilukai oleh siapapun lagi. Dia bukan lagi seorang gadis yang lemah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Menerima Tantangan

"Kamu bilang apa tadi?" tanya Shanum sekali lagi.

Dan tangan gadis itu masih menekan kuat kepala Firda ke arah daun pintu kayu berwarna coklat tua itu.

Santi dan Jeni, teman Firda yang tadi tercengang berusaha untuk mendekati Shanum. Dia ingin membantu temannya yang diperlakukan sangat kasar itu oleh Shanum.

"Lepaskan Shanum!"

Namun baru mereka mendekat, Shanum segera menarik rambut Firda membuatnya menjauh dari daun pintu. Tapi hal itu Shanum lakukan bukan karena dia ingin melepas Firda. Dia sama sekali tidak punya keinginan untuk melakukan hal itu.

Brakk

"Agkhhh!"

"Firda"

Shanum kembali membenturkan kepala Firda di daun pintu coklat tua itu.

Membuat Santi dan Jeni menghentikan langkah mereka dan gemetaran ketakutan melihat apa yang dikatakan oleh Shanum.

Bagaimana gadis penurut dan lemah itu bisa melakukan hal seperti itu. Keduanya gemetaran.

Sementara Firda sudah setengah sadar. Gadis itu nyaris pingsan. Beberapa siswa lain yang melihat juga tampak terkejut. Tapi, tidak ada satupun dari mereka yang maju mendekat baik itu ingin menolong Firda, atau sekedar mengingatkan Shanum.

Mereka tampangnya sudah terbiasa dengan hal seperti itu. Karena memang geng Firda itu kerap membuat masalah. Dan Diana yang dikenal sebagai orang yang sangat dermawan dan lembut hatinya di sekolah itu akan selalu membantu memberi nasehat dan penjelasan pada mereka. Padahal, Diana adalah kepala geng Firda itu sendiri.

Merasa tidak ada perlawanan atau gerakan dari Firda. Shanum menarik tangannya. Beberapa helai rambut Firda masih melekat di tangan Shanum. Dan Shanum dengan cepat menyingkirkan helaian rambut Firda itu Daru tangannya.

"Aku peringatkan pada kalian! jangan ganggu aku! atau kalian akan mendapatkan sesuatu yang lebih besar dan menyakitkan dari ini!" gertak Shanum yang langsung mendorong Santi karena gadis itu memang berdiri di tengah jalan saat dia akan masuk ke dalam kelasnya.

Santi dan Jeni yang tadinya terbengong juga langsung membantu Firda.

"Ayo bawa ke UKS!" kata Santi dan di angguki oleh Jeni.

Beberapa orang segera melihat ke dalam kelas. Memperhatikan apa yang selanjutnya dilakukan oleh Shanum.

"Dia kenapa? kenapa tiba-tiba menjadi seperti itu?"

"Bagus dia seperti itu. Jadi tidak di tindas lagi!"

"Benar, kelihatannya akan semakin seru!"

"Huh, ayo masuk kelas!"

Shanum berjalan ke arah mejanya. Dan sekarang dia baru menyadari. Kalau dulu dia benar-benar sangat bodohh. Demi mendapatkan kasih sayang dari ayahnya dah keluarganya yang tak pernah menganggap dirinya sendiri sebagai keluarga itu. Apapun dia lakukan untuk Diana.

Dia membiarkan mejanya di coret-coret oleh teman-teman Diana. Membiarkan semua tugas teman-teman Diana diberikan padanya untuk dikerjakan. Dan itu membuatnya lambat menerima pelajaran selanjutnya.

Dia mulai kehilangan perhatian dari gurunya, padahal dulu dia adalah salah satu murid yang pintar. Tapi demi menyenangkan Diana, seperti perintah ayahnya. Dia kehilangan segalanya. Dan pada akhirnya, dia pun tak mendapat apa-apa. Termasuk kasih sayang ayahnya itu.

Setelah menarik nafas dalam-dalam. Shanum menyingkirkan semua buku-buku pekerjaan rumah teman-teman Diana dari mejanya.

Brakk

Buku-buku itu terjatuh. Dan Shanum menendangnya menjauh dari area mejanya.

"Whoo, ada yang berlagak sekarang! mentang-mentang Diana gak masuk! kamu mau jadi jagoan? mau semena-mena di sekolah?"

Shanum mendengar suara seorang pemuda yang cukup familiar baginya. Dia adalah Reno, salah satu penggemar Diana. Karena Diana mengaku telah membayar semua biaya sekolahnya selama satu tahun, tahun lalu dan tahun ini. Padahal gadis yang bernama Diana itu adalah gadis yang penuh dengan perhitungan. Dia tidak akan mungkin sebaik itu.

Reno juga adalah kapten tim basket di sekolah ini. Dia datang dengan 5 orang anak buahnya, teman satu timnya yang selalu menurut padanya.

Shanum tidak memperdulikan apa yang dikatakan oleh Reno. Dia melepaskan tasnya dan meletakkan tasnya di atas meja. Dia bersikap mengambil buku tulis dan alat tulisnya dari dalam tas.

Namun, Reno yang kesal di acuhkan. Menendang meja Shanum itu sampai semua yang ada di atasnya juga terjatuh berantakan .

Brakk

Tangan Shanum masih dalam posisi terangkat setinggi dia membuka tas tadi. Shanum mulai kesal, kaki meja itu bahan menggores sedikit betisnya sebelah kiri.

Shanum berdiri, dia menoleh dengan tatapan tajam ke arah Reno.

"Apa maumu?" tanya Shanum tanpa basa-basi.

Reno tersenyum menyeringai. Dia memang tidak pernah memukul wanita. Tapi dia akan memberikan pelajaran pada wanita manapun yang menggangu Diana.

"Kamu sudah melukai teman Diana..."

"Matamu memang butaa!" sela Shanum.

Mata Reno terbelalak. Dia tidak senang dengan apa yang dikatakan oleh Shanum. Dan dia tidak terima.

"Kamu..."

"Jika tidak, matamu yang sebelah mana? yang melihat aku melukai teman Diana? aku hanya membalas apa yang akan dia lakukan padaku. Aku hanya melindungi diriku, dari teman Diana itu, atau juga dari jongoss Diana yang lain sepertimu!"

Rahang Reno mengeras. Dia masih tidak terima dibilang butaa oleh Shanum. Dan kali ini Shanum mengatakan dirinya Jongoss nya Diana. Harga diri Reno sangat terluka.

"Jika kamu bukan wanita! aku akan menamparr mulutmu!"

"Maka sebelum itu, aku yang akan menamparmu!" sela Shanum lagi.

Reno bukan orang yang mudah terpancing sebenarnya. Dia pemuda yang cukup realistis. Hanya saja karena merasa hutang budi pada Diana. Dia selalu menganggap apa yang dikatakan dan dilakukan oleh Diana itu sesuatu yang benar.

"Wah parah sih dia, Reno!"

"Kasih pelajaran bos!"

"Ren, tutup mulutnya. Bungkam?"

Celetuk teman-temannya di belakangnya. Reno juga merasa kalau Shanum memang keterlaluan.

"Aku tidak pernah memukul perempuan..."

"Bertaruh saja denganku! jika aku menang, jangan pernah ganggu aku. Jika aku membalas Diana atau teman-temannya kamu sama sekali tidak boleh ikut campur!" Shanum menatap mata Reno tanpa takut sama sekali.

"Wah, di tantang bos!"

"Hajar bos!"

Reno yang memang sangat anti menolak tantangan. Segera mengangguk.

"Jika aku menang..." Reno menjeda ucapannya.

Reno melihat Shanum dari ujung kepala sampai ujung kaki. Penampilannya lebih menarik dari Shanum yang dulu.

"Buka semuanya" lanjut Reno.

"Ha ha ha"

"Ha ha ha setuju bos!"

Shanum terkekeh pelan. Ternyata semua pikiran pria itu sama saja.

"Masih ada waktu untuk menyerah, pergi ke UKS dan minta maaf pada Firda..."

Ucapan Reno terhenti, karena Shanum menjabat tangannya.

"Deal!"

Wajah Reno cukup menunjukkan kalau pemuda itu terkejut.

"Pertandingan basket one on one!" ucap Shanum.

***

Bersambung...

1
Yuni Ngsih
Shanum bertahan kamu ,untung ada yg menolong Dimas jd kamu bisa membalas kejahatan klwrga Thoxix itu.....ceritramu bagus Thor seimbang masalah ceritra & permasalahan jd hebat Lanjut Thor ...ok
Yuni Ngsih
Ceritramu baru nongol ko ngenes banget Thor klw dah gede drpd disiksa mening tinggalkan rumah cari pek lain trs dingkunganmu kan ada RT masa diam aza lihat warganya tersiksa ....ok
Choirun Nisa
bagus
Danny Muliawati
anak salah asuh gmn ga bgt ortu nya jg bgt met m🤭enikmati
Danny Muliawati
horeeee
Danny Muliawati
pinter yah shanum
Danny Muliawati
hahaha puas bc nya rasain li diana
Danny Muliawati
mari kita liat siapa yg lebih pintar yuyun apa shanum
Danny Muliawati
alamat senjata mkn tuan d nyonya 🤭
Danny Muliawati
kita liat yg hancur itu ricky d kel atw shanum
Danny Muliawati
rasain km diana n the gengs sok2an jd OKB idup numpang kaya sm shanum
Danny Muliawati
pembalasan di mulai yah Riky d kel met menikmati awal kehancuran
Danny Muliawati
itu br hal kcl diana tunggu waktu tiba km se kel jd gembel
Danny Muliawati
buka mata mu lebar2 Diana skrg bkn shanum yg dulu 😃😃
Danny Muliawati
shanum dulu mengalah demi si diana Kutu kupret skrg semua dia tampulkan
Danny Muliawati
mawas diri lah skrg dulu menyiksa shanum lebih dr itu skrg met menikmati blsan nya yah
Mimik Pribadi
Dikorea yng notabene tenaga ahli aja butuh 2thn utk revarasi wajah dngn hasil yng baik dan tentunya mahhaaal,,,,Laaah ini hanya butuh 3bln,wlu itu mehong jga tpi kira2 hasilnya sempurna dan sesuai logika gak???,,,,yuyun,,,yuyun,,,lo kita benerin wajah dngn tingkat kerusakan 60 persen ky pergi ke ketok megic,ada uang semua beres hanya dlm wkt singkat???? 🤭🤭🤭
Noer: ho'oh pikirnya begitu kali ya
total 1 replies
Anisa Fitria
erick denganku aku dri tdi tersipu dengan mereka 🤣🤣🤣🤣
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Mimik Pribadi
Dngn dtngnya mslh2 ini mudah2an mereka lupa utk melancarkan niat jahat nya pada Shanum,apalgi rencananya mengerikan,akan ngasih obat Shanum supaya dia tidak bs apa2 alias nenjadikan Shanum bagai mayat hidup
Anisa Fitria
ulat bulunya yg warna putih shanun
Noer: ho'oh
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!