NovelToon NovelToon
Cinta Berselimutkan Lara

Cinta Berselimutkan Lara

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Keluarga
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mom young

Menjalani Takdir Pernikahan yang Begitu Rumit Untuk Sania..

" Katakan Apa Salah Ku Sehingga Kau Memberikan Aku Ujian Seberat Ini! " Sania Terduduk Pilu Saat Menyadari Takdir Pernikahan Nya Tidak Sesuai Dengan Semua Nya....

Mampukah Sania Bertahan Atau Ia Akan Memilih Pergi....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom young, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hal-11

( Aku Hanyalah Boneka Yang tak ia anggap tak Punya Perasaan. )

Sania Memakai kembali Hijab Berwarna Hitam, Dan juga Rok Berwarna Coklat Dan Kaos Panjang Senada. Lamunan Nya Buyar Saat Naura Dan Difa Mengetuk Pintu Kamar nya.

" Kak... Lekaslah turun, Omah Ratih Telah Menunggu Mu Di Bawah " Naura Mengetuk pintu Kamar Sania, Ditemani oleh Difa Yang Membawa Boneka Kecil Kesayangan Nya.

" Iya Aku Akan Segera Turun." Sania Langsung mengusap Matanya Yang Sembab wajahnya Memang Sama sekali Tidak Pernah Dipoles Make-up Jadi Kecantikan Nya Masih Natural

Sania Langsung Keluar Dari Kamar, Kedua Bocah Kecil Itu Sudah Turun Mendahului, Saat Sania Sudah Sampai di Bawah orang yang Pertama Kali ia Pandang Adalah Karina.

Wanita Cantik Berkulit putih, dan Juga Rambut Kriting Gantung Serta Tubuh Yang Langsing, Terlihat Aditya Juga Memandang Wajah Karina dengan Sangat Banga.

Sania Meremas ujung Jilbab Nya, Saat wanita itu Tersenyum Manis Padanya, Tidak Ada Kebencian Pada Mata Karina, Namun Kenapa Saat Melihat Karina Hatinya Langusng Rontok Karena Ia Fikir Karina Adalah Perempuan yang Judes seperti Aditya Sendiri. Namun Ternyata Dugaan Sania Salah, Karina Adalah Perempuan Yang Lemah Lembut Dan Juga Berwawasan Luas.

" Perkenalan Karina... ia Adalah Sania Art Baru Di Rumah Ini, Aditya Yang Membawa Nya Dari Desa " Ucap Bu Ratih Sambil Menunjuk Ke Arah Sania.

Sania Membalas Senyuman Karina, Namun Terlihat Aditya Sangat Sinis Menatap Nya, Dan Seperti mengisyaratkan Agar Tidak Banyak Berinteraksi Dengan Karina.

Sania Manut Dirinya Duduk Di Dapur Mendengarkan Dentingan Piring Karena Mereka Sudah Menyantap Hidangan nya..

Mendengar Gelak tawa kelurga Aditya entah mengapa hatinya seperti berdarah-darah.

Rasanya ingin berlari sejauh Mungkin Karena Besok Ia Juga Akan melihat pertunangan Aditya Dan Karina Di Rumah Mempelai Wanita Sudah Pasti Sania Juga Turut Serta

.

.

Sementara Di Desa Tiga Sari Bu Lastri Sedang Memeluk Baju Milik Sania, Rindunya Sudah Sangat Berat padahal Baru Dua Minggu Saja Ia Dan Sang Anak Berpisah.

Karena Saking Rindu nya Bu Lastri Nekat Datang Kerumah Salma Untuk Meminta Tolong Agar Menelfon Sania Di Kota.

Karena Beliau Berharap Jika Hanya Mendengar Suara Sania Saja Itu Tidak Jadi Masalah, Asalkan Rindunya Malam ini bisa Terobati.

bu Lastri Membawa Baterai berjalan Ke rumah Salma, Beruntung Salma Sedang Ada Di Luar Rumah Karena Sedang Membeli Bakso Keliling

" Nak' Salma " Sapa Bu Lastri Pada Salma.

" Eh- Ibu,, " Salma Tersenyum Ramah Pada Ibu Teman Nya.

Bu Lastri Langsung menyampaikan Niatnya, Salma Segera Mengambil Ponsel Ke Dalam Hendak Menelfon Sania Namun Gerakannya Kurang Cepat Ibunya Septi Sudah Pulang Dari Pasar Karena Ia Habis Menjual Panen Cabai Nya di Pasar

" Apa-Apa Kamu Ini Salma " Pekik Bu Lastri Sambil Menarik Tangan Anaknya.

" Bu... Bu Lastri Cuman Mau Minta Tolong Telfonkan Sania Saja Bu " Salma Berusaha Membela Bu Lastri

Namun Pandangan Mata Dan Juga Mulutnya Sangat Tajam Pada Bu Lastri, Septi Langsung Memaki Bu Lastri Habis-Habisan. " Sudah Tahu Kau Miskin Kenapa Kau Dan Putrimu Selalu Saja Membuat Repot " Septi Berkacak Pinggang.

" Bu Sudah Jagan Bicara Seperti itu! " Kasim Juga Langsung Keluar Rumah, Mengrerai Ucapan Sang Ibu.

" Apa- Diam Kalian! " Hardik Septi Pada Anaknya.

" Bu Septi Maaf... Saya Hanya Minta Bantuan Saja Pada Nak Salma " Lirih Bu Lastri Karena Meskipun Usianya Masih Muda, Namun Beliau Punya Riwayat Asma.

Bukanya IBA Septi Malah Tambah Mencemooh Bu Lastri Yang Tidak Berdaya. ia mengunakan Semua Hartanya Untuk Mengancam orang Yang Tidak Berdaya.

" Memangnya Menantu Kaya mu Kemana? Apa Dia Tidak Mau memberikan mu uang Untuk Membeli Hp, Sampai-Sampai Kau Terus Meminjam Nya Pada Putri Ku! " Dengus Nya Sambil Tersenyum Miring.

Sedangkan Salma, Menatap Bu Lastri Iba, Namun Mereka Juga Tidak ada Daya Karena Bu Lastri Mengancam Mereka.

" Bu Jika Tidak Meminjamkan Setidaknya Ibu Berhenti Menghina! " Kasim Angkat Bicara Karena Geram Kepada Sang Ibu.

" Septi Hentikan Kau Sudah Sangat Keterlaluan! " Pak Hamad Yang Baru Saja Pulang Dari Sawah Langsung Menghentikan Aksi Sang Istri.

Padahal Pak Hamad Selalu Berangkat ke Sawah Sehabis Subuh Dan Pulang Petang Namun Sang istri Tetap Saja Culas.

" Pak Kenapa Bapak Jadi Membela Sang Janda Ini! " Bu Septi Kembali Memicingkan Matanya Melototi Suaminya Yang Baru Saja Pulang Dari Sawah.

Septi Merasa Tidak Terima Karena Sang Suami Malah Membela Bu Lastri. " Bu Bukan Begitu Maksud Ku Bu " Pak Hamad Berusaha Mencairkan Hati istrinya

Bu Lastri Masih Mematung Disana, " Dasar Yah Kamu Perempuan Sundel Kamu Mau Berani-Beraninya Menggoda Suami Ku Juga ia? " Spontan Septi Langsung Menjambak Jilbab Bu Lastri.

Hinga Suasana Pun Gaduh, Kasim Dan Juga Salma Segera Memisahkan Ibunya Namun Tetap Saja Ibunya Terus Menjambak Dan Menarik Daster Bu Lastri Tanpa Ampun. Bu Lastri Tidak Melawan Hanya bisa Menangis Dan Terus Menahan Jilbab Yang Di Tarik Oleh bu Septi.

" Dasar Perempuan Sundel...."

Akhirnya Bu Kades Yang Mendengar Keributan Di Luar Rumahnya Langsung Keluar Rumah, Dirinya Juga Kaget Manakala mendapati Tetangga Nya Septi Sedang Menjambak Dan Menarik Jilbab Bu Lastri

" Sudah-Sudah Apa-Apan ini! " Bu Kades Menghalangi Aksi Bu Septi Yang Brutal

Sampai-Sampai Tetangga Yang Rumah Nya berdekatan Juga Keluar Rumah Sehabis Shalat Magrib Karena Mereka Heran Bu Septi Selalu Saja Bersikap Semaunya.

" Ibu Udah bu Malu " Salma Langsung menarik Lengan Ibunya Dengan Kuat.

" iya-yah.... Heran Sudah Tua Tapi Otaknya Ngak Jalan.. Bukanya Shalat Malah Ribut Terus Kerjaan Nya! " Ucap Salah Satu Tetangga Yang Geram Dengan Sifat Bu Septi.

Akhirnya Mereka Di Pisahkan Bu Septi Di Bawa Masuk Kedalam Rumah Oleh Pak Hamad. Dan Bu Lastri Di Antarkan Pulang Oleh Salma.

.

.

Di Dapur Sania Sedang Mencuci Piring Karena Mereka Baru Saja Selesai Makan, Namun Saat Sania Hendak Mengangkat Piring Bekas Di Meja, Karina Juga Ikut Membantu Tanpa Canggung " Biar Ku Bantu Yah Sania " Karina Membantu Membawa Piring Kotor Ke Dapur

" iya Kak " Lirih Sania, Tidak Berani Menatap Wajah Karina Yang Terseyum Ramah Padanya

Berdekatan Dengan Karina Dirinya Langsung tidak Percaya Diri, Langsung Merasa kerdil jika berdekatan dengan nya. Karina Sangat Cantik Penampilannya tidak Norak Selalu Memakai Cela Jens Dan Kaos Model Pada Masanya.

" Kak biar Aku Saja " Sania Mencegah Karina Saat Karina Mulai Mencelupkan Tangan Nya Ke Sabun Hendak Mencuci Piring.

" Tidak Papa Sania.. "

Namun Tiba-Tiba Saja Aditya Datang Ke Dapur Mencari Kekasih Hatinya. " Sayang Apa Yang Sedang Kau Lakukan Disini? " Aditya Langsung Mencegah Karina Dan Mencuci Tangan Karina

" Sania Kenapa Kau Membiarkan Calon istri ku Mencuci Piring! " Aditya Menghembuskan Nafas Kasar Sambil Menatap Sania Seperti Salah besar

" Aditya Kenapa Kau Menyalahkan nya. Tadi Aku Sendiri Yang ingin Mencuci Piring Ini " Karina Memberikan Penjelasan Pada Aditya.

" Tapi Aku Takut Sayang Jika Nanti Tangan Mu Kasar, Ayo Sayang Ikut Dengan Ku " Di Depan Sania, Aditya Mengecup Tangan Karina Langsung..

Aditya Tersenyum Culas Kepada Sania, Dan Setelah Itu Mereka Berlalu Dari Dapur, Aditya Sama Sekali Tidak Memperdulikan Perasaan Sania. " Aku Seperti Boneka yang tak berperasaan! "

.

.

.

" Bersambung "

1
Malihatu Rahma
sedih
Mutia Frhn
Luar Biasa
Mutia Frhn
ngak kebayang Kalau Sania Asli Ada di Dunia Nyata😣😢
Mom Young
namanya Juga Wanita😁
M Subahan Sahil
cemburu nya di pendam
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Kesian dgn Sania tpi mau buat mcm mna cinta sdh tumbuh, seharusnya Sania jujur sma ibunya, kan malu org lain yg menegur Aditya uda menikah.
Mom Young: cinta Emang Buta Kak😅
total 1 replies
Mutia Rmdhani
Bagus
Mom Young: terimakasih Dukungan Nya
total 1 replies
M Subahan Sahil
hanya Mikirrin dirinya Aja Aditya
Mom Young: begitulah Kak
total 1 replies
RaNia Annisa
Di Tunggu Thor
Mom Young: baik Kak... Maksih Sudah Berniat Mampir
total 1 replies
RaNia Annisa
Luar Biasa Menguras Air Mata
Mom Young: makasih Kak bintang 5 nya
total 1 replies
RaNia Annisa
Setiap kali Bikin Cerita Sedih Terus Thor😓
Mom Young: 😃😃😃😃 😃
total 1 replies
Ayu Rahma
Luar Biasa @Mom Young
Mom Young: hatur Nuhuh Teteh Bintang Nya.
total 1 replies
Nur Enisah
pertama Kali Baca Langsung Suka Dengan Alur Nya... mampir Thor❤
Mom Young: terimakasih kak
total 1 replies
M Subahan Sahil
up
Mom Young: di Tunggu
total 1 replies
M Subahan Sahil
sangat Bagus
Mom Young: maksih atas dukungan nya
total 1 replies
M Subahan Sahil
Mampir Thor
Mom Young: 🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!