NovelToon NovelToon
The Antagonist Transmigration

The Antagonist Transmigration

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa / Masuk ke dalam novel / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nidia

Gilda terbangun di tempat yang berbeda dengan tubuh dan rupa yang berbeda juga. Tubuh tokoh antagonis dari novel yang dibacanya. Seorang wanita bernama Scarlett tak henti-hentinya mengejar pria yang menjadi kekasih saudara tirinya. Felix, pria tampan dan berkharisma yang selalu dipuja oleh kaum hawa. Ia melakukan semua cara agar bisa merebut pria itu dari saudara tirinya mulai dari mengancam hingga melukai saudara tirinya. Bahkan di akhir cerita Scarlett mati terbunuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11: Transmigrasi

Gilda berusaha bangkit dari tempat tidurnya karena ingin ke kamar mandi. Untung saja ada tongkat di dekat ranjangnya. Dengan langkah yang pelan, Gilda berjalan masuk ke dalam kamar mandi. Ia masuk ke kamar mandi begitu saja, seolah ia sudah lama tinggal di sana.

"Tung.. tunggu dulu," gumam Gilda berhenti setelah melewati wastafel. Gilda berjalan mendekati cermin wastafel.

"Akhh...." pekik Gilda terkejut memegang wajahnya.

"Siapa kamu?" tanya Gilda melihat bayangannya sendiri yang berada di dalam cermin. Gilda menjauh dari cermin dan kembali bercermin lagi untuk memastikannya.

"A.. apa yang terjadi dengan ku.." gumamnya menatap wajahnya di cermin. Seketika Gilda mengingat kembali jika Doris memanggilnya dengan nama Scarlett.

"Scarlett, Wilson, Elizya, kenapa nama itu tidak asing di telinga ku," ucapnya monolog. Kedua matanya seketika membulat.

"Ya, aku ingat. Bukankah nama itu adalah nama tokoh di novel yang ku baca kemarin."

"Sial... apa aku sedang masuk ke dalam novel yang ku baca," kata Gilda seolah tidak percaya.

"Ini seperti transmigrasi," Gilda menatap cermin, mengamati wajahnya. "Apa itu memang terjadi, bukankah itu cerita novel saja," gumamnya. Wajah pemilik tubuh itu hampir mirip dengan wajahnya di dunia nyata. Jika mereka dipertemukan, mungkin orang akan mengira mereka saudara.

"Pantas saja Doris mengatakan jika aku terjatuh dari tangga, bukan kecelakaan mobil." Gilda mengingat adegan dimana Scarlett terjatuh di novel yang dibacanya.

"Dan sialnya aku masuk ke dalam tubuh si antagonis yang kehidupannya akan berakhir tragis," ucapnya menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Tidak... tidak.. aku tidak ingin mati untuk kedua kalinya," gumam Gilda ketakutan. Ia mulai membayangkan kecelakaan yang di alaminya yang mengakibatkan dirinya kehilangan nyawanya.

Gilda merosot. Ia menangis membayangkan keadaan kedua orang tuanya. Mereka pasti sangat sedih kehilangan dirinya. Ini semua karena kebodohannya. Harusnya ia bisa berpikir jernih saat itu. Kalau saja ia langsung pulang ke rumah dan mengemudi dengan baik, ia tidak akan kecelakaan.

"Mom... dad...maafkan Gilda," ucap Gilda terisak. Ia tidak akan bertemu lagi dengan kedua orang tuanya.

Tok...tok...tok..

Gilda mendongak mendengar suara pintu yang di ketuk.

"Nona Scarlett... apa Nona sedang di dalam..." ucap Doris membuka pintu.

"Nona... apa anda baik-baik saja," Doris segera membantu Gilda yang sedang berusaha bangun.

"Terima kasih Doris," kata Gilda dengan suara serak. Tidak, mulai sekarang dia menjadi Scarlett.

"Apa yang terjadi Nona, kenapa anda menangis?" tanya Doris.

"Aku hanya sedang merindukan ibu ku Doris," ucap Scarlett.

Doris menatap sendu Scarlett. Ia kasihan melihat Scarlett. Ibunya sudah lama meninggal sejak Scarlett berusia 8 tahun. Dan ayah anak itu menikah lagi dengan seorang janda yang memiliki satu orang putri. Namanya Elizya. Hubungan Scarlett dan ibu tirinya tidak begitu baik. Scarlett berubah sejak ibu tirinya datang ke rumah mereka. Hubungan Scarlett dan ayahnya bahkan menjadi renggang. Scarlett menjadi pembangkang. Ia selalu dibanding-bandingkan dengan saudara tirinya.

Doris memeluk Scarlett. Ia sudah menganggapnya sebagai anaknya. Doris sudah bekerja di rumah keluarga Wilson sejak Scarlett berusia 5 tahun. Doris tahu jika Nona mudanya sebenarnya sangat rapuh. Namun tidak pernah di tunjukkan nya. Doris tidak pernah membenci Scarlett meskipun ia sering bersifat angkuh padanya.

"Nona.. mari saya bantu," ucap Doris membantu Scarlett keluar dari kamar mandi.

"Saya sudah menyiapkan maka malam untuk anda," ucap Doris membawa nampan yang berisi makanan ke meja sofa.

Scarlett yang sudah kelaparan sejak tadi langsung menyantap makan malamnya. Doris yang melihat majikannya makan dengan lahap ikut senang.

1
Yayanti
luar biasa
Becce Ana'na Puank
Luar biasa
Kafiana
ceritanya santai thor asyik👍
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor semangat dalam berkarya
Putudina Nurhayanti
ternyata aku udah pernah baca ni novel, tapi aku baca lagi
suka ceritanya❤❤
dhara
wihhh baru skrg baca novel happy ending semua pemeran nya...keren author 🤩🤩🤩
dhara
Akhirnya Emma kena mental🤭
Devi Anggraini
loooohhh
Kostum Unik
Lagi kok gk nolak jg si Frank. Kan bisa reflek nolak... Ciiih
Kostum Unik
Apa Frank jg bertransmigrasi
Alleta VA
ah masa🤭
Agnescerlly Cerlly
betul kalau cuma berdua apalagi hujan deras biasanya setan orang ketiga
aeni
bagus seriusan
Pasikah CwElosbes
byk typo ya thor
Tarry Lestarry
bau bau modus nih🤭🤣🤣🤣
mesti Kong kali Kong ama bos nya🤣🤣🤣
Kembae e Kucir
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
tudehun
/Good/
ira rodi
ceritanya bagus...baru sekarang ada ibu tiri yg awalnya dikira gak baik berakhir ternyata baik....biasanya ibu tiri kalo dari awal jahat yah jahat sampe akhir kadang juga ibu tiri yg baik di awal sampai akhir.....gak ada yg seperti cerita ini...jadi bagus banget...
ira rodi
kau bilang uangnya di tabung tp malah mama tirimu yg habisin...bego...apasalah terima saja mobil baru....
ira rodi
scarlet mah bodoh udah tau ada bekas kissmark gitu bukannya pulang ke apart malah kerumahnya yg ada duo ular....kamu bakal di buat malu....nanti ayahmu malah berpikir kamu gak bener....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!