NovelToon NovelToon
Bibit Kembar Cinta Masalalu

Bibit Kembar Cinta Masalalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / One Night Stand / Cintapertama
Popularitas:33.3k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Axlyn mengira ia akan selamanya menjadi sosok yang terlupakan oleh seorang Kayvaran Cano Xavier sejak kejadian 5 tahun yang lalu di Kota Xennor. Namun, siapa sangka takdir malah mempertemukan mereka kembali hingga tanpa sengaja bibit kembar Kay kini tumbuh di dalam perutnya.

Dimana Axlyn malah terjebak menjadi pengawal pribadi dari gadis kecil yang ia kira sebagai putri kandung Kay. Axlyn dituntut untuk melindungi anak dari pria yang menjadi ayah dari dua janin yang tengah dikandungnya.

“Kay, apa yang harus aku lakukan dengan dua janin yang tidak berdosa ini? Haruskah aku kembali memasuki hidupmu demi anak kita atau tetap menjadi yang terlupakan?”

Akankah Axlyn memberitahukan tentang kehamilannya? Ataukah Kau yang lebih dulu mengingat kembali tentang Axlyn? Atau mungkin takdir kembali mempermainkan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Namun sebelum ujung pisau itu mencapai sasaran, tangan kuat Kay mencengkeram pergelangan Axlyn dan menariknya kasar ke samping.

Pisau itu melesat melewati ruang yang kosong sepersekian detik sebelumnya, menancap pada pintu mobil dengan denting keras. Seolah perasaan ingin melindungi wanita itu kembali muncul seperti dalam ingatannya barusan. Axlyn terhuyung dan hampir jatuh, namun Kay menahannya.

“Jangan pernah lakukan itu lagi,” bisik Kay tajam, sorot matanya membara.

Belum sempat Axlyn menjawab, Kay sudah bergerak menyerang dan melumpuhkan pria itu. Ia melesat ke depan seperti anak panah. Satu pukulan telak menghantam rahang pria bertubuh besar itu hingga tersungkur. Tanpa jeda, ia memutar tubuh, menendang lutut lawan lain hingga terdengar bunyi retakan.

“Noah!” seru Kay. “Kita bereskan sampah ini secepatnya.”

“Dengan senang hati!”

Noah berdiri di sisi kanannya, kini bertarung dengan koordinasi yang jauh lebih agresif. Mereka bukan lagi sekadar bertahan. Mereka menyerang… lebih tepatnya kembali menggila setelah sekian lama hidup damai.

Kay sendiri merebut tongkat besi dari salah satu musuh dan menggunakannya untuk memukul mundur dua orang sekaligus. Noah menyambar tangan pria yang mencoba menodongkan pistol, memelintirnya hingga senjata itu jatuh, lalu menendangnya menjauh.

Axlyn, yang sempat terpaku beberapa detik, menggertakkan gigi. Rasa marah pada dirinya sendiri seolah membara.

“Aku belum tumbang,” gumamnya.

Axlyn kembali memaksa masuk ke pertarungan, kali ini memposisikan berdiri di sisi Hezlyn sambil tetap membantu Kay dari belakang. Gerakannya lebih tajam, lebih nekat yang membuat Kay merasa khawatir tanpa alasan.

Satu per satu, para penyerang mulai goyah. Melihat beberapa rekannya tumbang dan situasi berbalik, pria yang tampak sebagai pemimpin memberi isyarat mundur.

“Mundur! Ambil kesempatan lain!”

Dan dalam hitungan detik, mereka menghilang kembali ke balik pepohonan, menyisakan jalan penuh bekas perkelahian dan napas yang memburu. Sunyi kembali melanda situasi jalan sepi itu.

Noah bersandar pada mobil, terengah. “Itu nyaris saja…”

Hezlyn berlari memeluk Axlyn, tubuh kecilnya gemetar. “Kak Alyn, Elyn takut…”

Axlyn berlutut, memeluknya erat. “Sekarang tidak apa-apa. Jangan takut!”

Kay berdiri beberapa langkah dari mereka, menatap pisau yang masih tertancap di pintu mobil. Lalu ia menoleh pada Axlyn. Tersirat kemarahan dan kekhawatiran dari cara Kay menatap Axlyn, seolah hatinya merasa takut sesuatu yang buruk terjadi pada wanita itu.

“Kau memang pengawalnya,” kata Kay pelan namun tegas. “Tugasmu memang melindunginya. Tapi jangan pernah lagi mengorbankan nyawamu tanpa perhitungan seperti tadi. Jika sampai kau melakukannya lagi, aku akan langsung memberhentikanmu dari tugas ini.”

Axlyn terdiam, lalu menunduk singkat. Ia tidak menyangka Kay akan semarah ini atas tindakan spontannya tadi. “Baik, Tuan. Saya tidak akan melakukannya lagi.”

Kay menghela napas, kemudian menatap hutan yang kini kembali tenang. Kali ini mungkin hanya mengirimkan beberapa orang karena mengira Hezlyn hanya dilinduungi pengawal biasa. Namun, tidak untuk lain kali setelah mengetahui bahwa Kay dan Noah akan selalu berada di sisinya.

“Mereka tidak akan berhenti,” gumam Kay. “Dan mulai sekarang… kita juga tidak akan hanya bertahan.”

“Kau benar, Kay! Aku sudah melaporkan penyerangan tadi kepada Spencer. Kita tunggu apa yang akan dia rencanakan selanjutnya,” balas Noah.

“Hmm, untuk sekarang kita kembali melanjutkan perjalanan ke perusahaan.” Perintah Kay pada yang lainnya, tetapi tatapannya terus tertuju pada Axlyn yang terus memegangi bagian perutnya. “Sebenarnya ada apa denganku? Kenapa aku sangat mengkhawatirkan keadaannya?”

Meski merasa khawatir dengan keadaan Axlyn yang terus memegangi perutnya, Kay memilih tidak berkata lebih banyak. Ia memilih membawa Hezlyn ke dalam mobil, di susul oleh Axlyn dan Noah. Seperti yang Kay perintahkan, mereka kembali melanjutkan menuju perusahaan sesuai tujuan awal mereka.

Di sisi lain kota wilayah timur, di lantai tertinggi gedung yang lampunya tak pernah benar-benar padam, layar-layar monitor memantulkan cahaya biru pucat ke wajah Spencer. Ia tiba lebih cepat karena menggunakan helicopter pribadinya.

Spencer berdiri dengan kedua tangan bertumpu pada meja kaca, rahangnya mengeras saat satu per satu berkas digital terbuka di hadapannya. Dimana Kay telah mencari wanita itu selama dua bulan lebih, tetapi tidak menemukan jejaknya sama sekali. Sekarang… ia berhasil menemukannya dengan mudah dengan dugaan yang ia simpulkan sendiri.

“Pastikan ini bukan kesalahan data, bukan?” ucap Spencer dingin mencoba memastikan.

Nero mengangguk tegas. “Aku sudah mencari tahu semua yang anda minta Tuan. Dan… seperti yang tertulis dalam laporan yang aku berikan kepada anda. Di sana tertulis bahwa wanita bernama Axlyn itu pernah menjadi pengawal dari Leora Vallon, putri Adam Vallon yang berniat menjebak Tuan Kay. Setelah pesta malam itu, Axlyn mengundurkan diri dan mendapat skor selama dua bulan karena meninggalkan tugasnya selama pesta itu berlangsung. Sampai akhirnya dia ditugaskan ke sini sebagai pengawal Nona kecil.”

“Aku juga mencari tahu lebih detail seperti yang anda perintahkan, Tuan! Dimana satu bulan kemudian, dia mengunjungi sebuah rumah sakit dengan hasil pemeriksaan seperti yang anda lihat dalam laporannya.” Lanjutnya.

“Dia benar-benar sedang mengandung anak dari Kay?” Spencer tak percaya dengan fakta yang telah ia temukan itu.

“Sepertinya wanita yang sedang dicari oleh Tuan Kay dan keluarga Xavier memang dia, Tuan!” ujar Nero membenarkan dugaan tersebut. “Namun, untuk kejadian saat pesta aku tidak menemukan petunjuk apapun. Sebab semua rekaman cctv baik selama pesta maupun di motel itu telah di hapus permanen oleh seseorang.”

“Ini pasti ulahnya… Axlyn! Tapi kenapa dia menyembunyikan semua ini dari Kay? Bukankah seharusnya dia memberitahu kebenarannya?” gumam Spencer, ia tidak bisa menebak apa yang dipikirkan wanita itu.

“Sepertinya dia mengira kalau Tuan Kay sudah menikah dan Nona kecil sebagai anak kandungnya. Karena itulah dia tidak berani memberitahukan kebenarannya. Atau mungkin dia sedang menunggu Tuan Kay mengingatnya kembali,” celetuk Nero memberitahukan kemungkin yang Axlyn pikirkan.

Spencer menyeringai tipis. “Gila. Jadi wanita yang membuat Kay dan Keluarga Xavier setengah mati mencari ke seluruh penjuru Praha… ternyata sekarang sudah berada dihadapannya?”

“Masih ada satu hal lagi, Tuan! Sepetinya dia sedang hamil anak kembar,” ujar Nero menunjukkan hasil pemeriksaan Axlyn.

“Apa katamu?” tanya Spencer tak percaya.

“Kehamilan kembar, Tuan. Usia kandungan saat ini mau memasuki tiga bulan. Dan dari waktu konsepsinya…” Nero menggantung kalimatnya.

“Memang benar anak Kay,” gumam Spencer pelan, lalu tertawa lirih. “Ini gila. Ini benar-benar gila.”

Bersambung….

1
Lisa Halik
kapan mau update thor
Fahmi Ardiansyah
Thor mana kelanjutannya kok belum up
Rani R.I
kok blm up sihh niy
Desyi Alawiyah: Biasanya sekali up langsung banyak Kak 🤭 Aku juga penasaran sih kelanjutannya gimana... 😩
total 1 replies
Widi Astuti
author...aku nungguin lanjutannya....harus rapel yaaa cerita nyaa...😘😘
Susi Susilawati
c Levi emng penakut
nizham muafa
perasaan makin dikit up nya 🤭
Fahmi Ardiansyah
ku tunggu lanjutannya klu bisa yg banyak Thor
Fahmi Ardiansyah
benar axlyn maka kmu harus jujur secepatnya batalkan perjanjian mu Ama Spencer n bersatulah sama kay biar Kay gak frustasi terus.
Fahmi Ardiansyah
ya calon BPK n suamimu.
Fahmi Ardiansyah
semoga Kay bisa mendengarkan kata kata Spencer walau gak jelas
Fahmi Ardiansyah
🤣🤣🤣🤣 ya Alloh ampek ke pingkel2 klu Levi masih aja takut hantu kuntilanak.
Fahmi Ardiansyah
😄😄😄😄 mencari pelampiasan LR pasti seru
Rani R.I
🤭🤭🤭🤭🤭 semoga kay ngegou biar Axlyn bisa dgr sendiri isi hati kay,,biar Axlyn jujur sama kay,,, kasihan mamah Joana,, semoga Lion cepat dpt obatnya dan kembali sehatt... nanti pasti ada pertempuran nihhh..
Rani R.I: coba sepencer ceritain ke Felix sama jaydon bahwa yg menjadi musuhnya saat ini adalah anak buah nya evant yg tersisa,,, biar mengamuk keluarga Xavier 🤣🤣🤣🤣🤣🤣,,,gk sabarrr ingin melihat mereka bertarung lg 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
nyaks 💜
Kay sadar kayyyyy 😂😂😂
nyaks 💜
😅😅😅😅
Budhe Satryo
pasti donk kamu yg membuat nya mabuk kok lyn🤣🤣🤣
Desyi Alawiyah
Kak Author, kisah Ivory dan Ragnar kok belum ada lanjutannya..

Aku masih nungguin loh 🤭☺
Desyi Alawiyah
Bener dong.. Kay merasa frustasi, sebab dia masih mencintai Axlyn... Tapi di satu sisi dia harus bertanggung jawab pada perempuan yang tidur dengannya di praha...

Dan tanpa Kay sadari, kedua perempuan itu adalah orang yang sama 😝

Wah, seru ini 🤭
Rani R.I: sepencer nanti di jodohkan sama Sherin 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
dia yg pernah menyakiti Sherin,,biar dia juga yg membahagiakan Sherin..dan Noah sama Maria 🤣 ,,sudah seperti tom and Jerry mereka ituu 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Dia calon suamimu Axlyn.. 🤭
Desyi Alawiyah
🤣🤣🤣 Ngakak aku... seorang Levi yang dikenal sebagai bocah psikopat dan dewa kematian, takut sama mba kunti... 🤭

Eh, maksudnya mantan bocah psikopat.. Kan Levi udah bukan bocah lagi... ☺✌
Rani R.I: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ngakak akuu setiap adegan nya Levi di pertempuran,, bersama Felix, jaydon,, William..yg masih mengingat kan ku bikin ngakak cerita Levi saat di hadang oleh suruhan pamannya waktu itu,,yg di mana Levi pura pura polos 🤣🤣🤣,,yg membuat Will, jaydon,, Felix pengen muntah lihat drama sok polos Levi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!