NovelToon NovelToon
Married To My Enemy

Married To My Enemy

Status: tamat
Genre:Menikah dengan Musuhku / Enemy to Lovers / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Seorang penguntit telah dua kali menyusup ke rumah Stella. Ia merasa membutuhkan bantuan profesional. Karena itu, Kayson Sheridan, musuh bebuyutannya semasa kecil sekaligus pendiri Sheridan Securities, pun hadir untuk membantunya.

Kayson berjanji akan melindunginya serta menugaskan penyelidik terbaik untuk menangani kasus tersebut.

Mungkin Kayson tidak seburuk yang selama ini ia kira. Semakin lama bersama pria itu, Stella menyadari bahwa perasaannya jauh menjadi lebih rumit daripada yang pernah ia rasakan sebelumnya.

Namun, di sisi lain, seseorang telah mengincar Stella dan bertekad bahwa jika tidak dapat memilikinya, maka ia akan menghancurkannya.

୨ৎ SHERIDAN SECURITIES SEASON I ୨ৎ

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tatto Bulan Sabit

Joel berkedip. Lalu menggeleng cepat. “Maaf banget, ya. Gue enggak mau bikin lo enggak nyaman. Kita mau lo bicara terbuka sama kita. Kita mau bantu. Gue cuma nyebut Riggs karena … lo bilang tadi kan, dia orang terdekat lo. Gue pikir bakal lebih gampang—”

Stella mengangkat tangan. “Stop.” Ia menarik napas dalam-dalam. “Ada kesalahpahaman besar di sini. Kita lurusin dulu, ya? Gue gak pernah jadian atau pacaran sama Riggs!”

Joel mengernyit dan mengetik sesuatu di laptopnya.

Stella menoleh ke Kayson. “Sekarang udah jelas?”

Otot di rahang Kayson menegang. “Sangat jelas. Terima kasih.”

“Kalau soal kekasih … maksud gue, gue enggak yakin mereka bakal ngelakuin ini. Yang terakhir itu, Arden Gerardo. Hubungan kami berakhir setahun lalu. Enggak berakhir indah sih, tapi juga enggak buruk-buruk amat .”

Joel terus mengetik. Suara ketukan tombol terdengar pelan, tapi Stella tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Kayson.

“Kenapa putus?” tanya Kayson pelan.

“Dia dapat pekerjaan di Surabaya. Dia mau gue pindah ikut dia.” Stella mengangkat bahu. “Gue enggak mau pergi.”

“Karena dia enggak mencintai Lo!” kata Kayson datar.

“Hmm. Gak tahu, pokoknya kami memilih jalan masing-masing.”

Kayson menahan tatapannya. “Sebelum dia?”

“Sebelumnya gue pernah dekat dengan Stevanus Igor.” Ia tersenyum saat menyebut nama itu. Igor yang santai dan menyenangkan.

“Itu waktu kuliah?” tanya Kayson.

Stella mengangkat alis. “Iya.”

“Lo … lo .…” Kayson tampak gagap. “Berapa banyak cowok yang pernah lo pacarin?”

Stella condong ke depan, kedua telapak tangannya menempel di meja. “Ini mungkin salah satu percakapan paling aneh yang pernah gue alami. Karena ini aneh, gue rasa lo berutang satu hal ke gue. Sekarang giliran gua! Gue mau tahu berapa banyak perempuan yang pernah lo tiduri, Kayson?”

Kayson berkedip menatapnya. Jarinya mengetuk meja. “Gue enggak tidur sama sembarang orang.”

Wajah Kayson tampak kaku dan tak terbaca.

“Pertanyaan berikutnya?” Stella mendesak sambil menoleh ke Joel. “Bisa lanjut ke pertanyaan berikutnya, please?”

Joel berdeham. “Oke. Gimana dengan cowok-cowok yang pernah lo pacari? Gue butuh daftar nama mereka.”

“Baik.”

Berkencan itu menyenangkan. Stella suka mengenal orang baru. Suka berdansa dan makan malam di luar. Tapi kalau tidak ada koneksi, dia tidak pernah melangkah lebih jauh ke tahap berkencan.

Semalam Stella jelas merasakan koneksi dengan Kayson. Di tengah segala kekacauan hidupnya, dia tetap merasakan sesuatu yang membuat lututnya lemas.

“Gue juga butuh daftar karyawan lo,” kata Joel sambil berpikir keras. “Semua orang di galeri lo. Teman-teman, lalu kenalan biasa, pokoknya semua lingkaran di sekitar lo.”

Pelipisnya berdenyut. “Ini bakal makan waktu lama.”

Joel hanya mengangguk.

Dia pun mulai. “Oke, cowok terakhir yang gue pacari itu Milan Sastrawan.” Stella melirik laptop. “Dia punya studio tato dekat galeri gue. Namanya Sastrawan Art.”

“Lo kenal dia dari situ?” tanya Joel tanpa mengalihkan pandangan dari layar. “Lo ketemu dia waktu lagi jalan ke galeri?”

Untuk pertama kalinya hari itu, Stella tertawa pelan. Suaranya hangat. “Ya enggaklah. Gue kenal Milan waktu gue bikin tato.”

“Anjing.”

Tatapannya langsung beralih ke Kayson. “Maaf?”

Kayson mengusap mata lalu mengatupkan rahang. “Di mana tatonya?”

“Di pergelangan kaki gue. Gue enggak nyangka lo enggak lihat. Kayaknya lo emang kurang merhatiin gue, sih.”

“Stella.”

“Itu bulan sabit kecil. Gue bikin waktu gue buka galeri. Nama galeri gue Moonbeam, dan bisa buka tempat itu, itu jadi hal paling penting yang pernah gue lakuin. Gue pingin ada sesuatu buat ngingetin momen itu, yaudah jadi gue bikin tato.” Dia tersenyum, lalu kembali fokus. “Sebelum Milan, gue pacaran sama Cristian Jonnate. Dia petinju di Barbarian Gym.”

Kepala Joel langsung menoleh. “Dia lagi antre buat perebutan gelar juara.”

Memang benar.

“Terus ada Junna Garcia. Jago banget masak.”

Junna punya restoran di Kota Tua yang lagi naik daun dan segmen acara memasak baru di TV.

Stella mengetuk dagunya pelan. “Sebelum dia, hemmm coba gue ingat—”

"Hemmmmm!" Kayson langsung menggeram.

Stella menyipitkan mata ke arahnya. “Ada masalah?”

Baru kali itu dia sadar kalau Kayson sering sekali menggeram.

Aneh juga.

Kayson mengembuskan napas pelan. “Gue yang kasih modal ke bajingan itu buat buka restoran.”

Stella mengangguk. “Iya, Junna pernah bilang. Baik banget lo waktu itu.”

“Dia enggak pernah tuh nyebut nama lo. Riggs yang bawa dia ke gue, dia mau kita jadi silent partner buat dukung dia.” Kayson menelan ludah. “Jangan bilang itu juga ide lo?”

Stella menahan diri. Harus hati-hati. “Riggs cuma bilang lo mau memperluas koneksi. Jadi dengan dukung Junna, jelas rencana bisnis yang bagus.”

“Bajingan.”

Joel langsung terdiam.

Kayson memutar bahu, berusaha terlihat santai.

“Ada satu hal yang perlu lo ingat, Stella. Gue bukan orang baik.” Senyum tipis muncul di wajahnya. “Apalagi kalau ada yang coba nyakitin orang yang jadi milik gue.”

Cara Kayson menatapnya begitu tajam dan penuh tekad.

“Kalau ada yang coba ngerebut sesuatu yang jadi milik gue, gue bakal balas. Dan gue membalasnya jauh lebih mematikan.”

1
Rita
like seru tegang
DityaR: Maacii kak
total 1 replies
Rita
bagus biarpun awal2 bingung ma obrolan nya ceritanya seru tebak2an siapa penjahaty semangat terus
Rita
sdh g sabar nervous
Rita
hhhmmmmmmm👀
Rita
😂😂😂😂saking kuaty
Rita
tegang,trauma,kecewa,sedih takut jadi satu kmu sdh bener
Rita
buruan mumpung lengah
Rita
seru g diduga
Rita
nah lho👀👀👀👀
Rita
😂😂😂😂
Rita
ini diluar pengamanan 🥰🥰🥰
Rita
👍👍👍👍👍👍bener
Rita
Mudah2n beneran selesai
DityaR: pembunuhnya aja belum ketemu, selesai gimana wkwkwk
total 1 replies
Rita
akhirnya
Rita
bikin deg2an Kayson
Rita
nikahin lah
Rita
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Rita
😂😂😂😂😂
Rita
hhmmm bnr2 sdh selesai blm?
Rita
🥰🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!