NovelToon NovelToon
Tuan Higienis Dan Titipan Tak Tahu Diri

Tuan Higienis Dan Titipan Tak Tahu Diri

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Enemy to Lovers / Slice of Life
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Jangan sentuh apa pun. Jangan duduk di sofa sebelum mandi. Dan singkirkan remah kerupuk itu dari jangkauan radar saya!" — Calvin Harvey Weinstein.
Nirbita Luminara Rein mengira hidupnya sudah berakhir saat orang tuanya pergi dan kakaknya, Varro, menyatakan mereka bangkrut. Tapi ternyata, penderitaan yang sesungguhnya baru dimulai saat ia "digadaikan" oleh kakaknya sendiri kepada Calvin—CEO jenius yang punya alergi akut pada segala sesuatu yang tidak rapi.
Bagi Calvin, Nirbi adalah sumber kuman berjalan. Bagi Nirbi, Calvin adalah kulkas dua pintu yang cerewetnya minta ampun. Namun, di balik semprotan disinfektan dan aturan ketatnya, Calvin menyimpan rahasia: Ia sudah jatuh cinta pada "si kuman kecil" ini sejak insiden pelukan salah sasaran di kampus dulu.
Bisakah rumah super steril Calvin bertahan dari badai keberantakan Nirbi? Atau justru hati Calvin yang akhirnya "terkontaminasi" cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Bibir Bengkak dan Amnesia yang Gagal

Sinar matahari pagi menembus tirai sutra di kamar tamu, menusuk tepat ke mata Nirbita yang terasa berat seperti tertimpa beban satu ton. Kepalanya berdenyut hebat—efek hangover yang luar biasa.

"Aduh... kepalaku mau pecah," gumam Nirbi sambil memijat pelipisnya.

Ia mencoba duduk dan menyadari satu hal: Ia sudah memakai piama bersih. Tapi tunggu, seingatnya semalam dia pakai gaun? Dan kenapa bibirnya terasa... tebal?

Nirbi segera berlari ke kamar mandi. Saat ia berdiri di depan cermin, matanya hampir melompat keluar. Bibirnya tidak hanya merah, tapi sedikit membengkak. Di lehernya pun ada bekas kemerahan samar.

Lalu, potongan-potongan memori semalam menghantam otaknya seperti kereta cepat.

Dia naik ke pangkuan Calvin...

Dia mencium Calvin dengan brutal...

Calvin membalas ciumannya...

Dan puncaknya... DIA MUNTAH DI DADA CALVIN!

"TIDAKKKKKKKKK! MATI AKU! MATI!"

Jeritan melengking Nirbi memecah kesunyian penthouse yang biasanya tenang itu. Nirbi langsung jongkok di lantai kamar mandi, menenggelamkan wajahnya di lutut. "Ya Tuhan, aku muntah di dada Tuan Higienis! Dia pasti bakal gantung aku di Monas!"

Panik Sang CEO

Di meja makan, Calvin yang sedang memotong roti gandum dengan tingkat presisi milimeter langsung menjatuhkan pisaunya. Suara teriakan Nirbi terdengar seperti alarm bahaya.

Tanpa pikir panjang, Calvin berlari menuju kamar tamu. "Nirbita! Kamu kenapa?! Ada kecoa?! Ada kuman?!"

Calvin menggedor pintu kamar mandi yang terkunci dari dalam. "Nirbi! Buka! Apa kamu jatuh? Jawab saya!"

"ENGGAK! JANGAN MASUK! PERGI!" teriak Nirbi dari dalam dengan suara serak. "Kak Calvin pergi aja! Aku... aku kena penyakit menular! Jangan deket-deket!"

Calvin mengerutkan kening. Penyakit menular? "Jangan konyol. Buka pintunya atau saya dobrak."

"JANGAN! Aku malu, Kak! Aku inget semuanya! Hwaaaa!" tangis Nirbi pecah. "Maafin aku udah ngotorin jas Kakak... maafin aku udah nyium Kakak... tolong jangan usir aku, aku bakal tidur di teras aja mulai sekarang!"

Dialog di Balik Pintu

Calvin terdiam di depan pintu. Mendengar Nirbi ingat soal ciuman itu, jantungnya kembali berdegup tak keruan. Bayangan bibir Nirbi semalam masih terasa sangat nyata di benaknya.

"Saya tidak akan mengusirmu," suara Calvin melunak, ia menyandarkan bahunya di pintu. "Soal jas itu... sudah saya buang. Jangan dipikirkan."

"Dibuang?! Tuh kan, Kakak saking jijiknya sampe dibuang! Padahal itu harganya bisa buat aku kuliah sampe lulus S3!" Nirbi meratap di dalam.

"Bukan karena jijik, Nirbita," sahut Calvin pelan, hampir seperti bisikan. "Tapi karena saya tidak mau menyimpan bukti bahwa saya bisa kehilangan kendali hanya karena satu ciuman darimu."

Nirbi terdiam. Jantungnya seolah berhenti berdetak mendengar pengakuan jujur dari bibir Calvin yang kaku itu.

"Keluar sekarang. Saya sudah siapkan sup pereda mabuk. Dan satu lagi..." Calvin berdehem. "Soal bibirmu yang bengkak... itu salah saya. Saya yang terlalu... bersemangat membalasnya."

Hening.

Nirbi merasa wajahnya benar-benar terbakar sampai ke telinga. "K-Kak Calvin... jangan ngomong gitu! Aku makin nggak punya muka!"

"Kalau kamu tidak punya muka, saya tetap bisa mengenali baumu. Cepat keluar dalam lima menit, atau saya panggil tukang kunci untuk membongkar pintu ini. Saya tidak mau asisten saya pingsan kelaparan di dalam kamar mandi yang tidak ada ventilasinya," ancam Calvin, meski sebenarnya dia hanya ingin melihat wajah merah Nirbi yang menggemaskan.

Nirbi menarik napas panjang, mencoba mengumpulkan sisa-sisa harga dirinya yang sudah tercecer di lantai. Dengan tangan gemetar, ia membuka kunci pintu.

Pintu terbuka sedikit. Hanya matanya yang terlihat mengintip. "Janji nggak bakal bahas soal muntah?"

Calvin menahan senyumnya. "Janji."

"Janji nggak bakal bahas soal... itu?" Nirbi menyentuh bibirnya.

Calvin menatap bibir itu, lalu menatap mata Nirbi dalam-dalam. "Kalau yang itu... saya tidak janji. Karena mungkin saja, saya ingin mengulanginya saat kamu sedang sadar."

Nirbi langsung menutup wajahnya dengan kedua tangan dan lari kembali ke dalam kamar, membuat Calvin akhirnya tertawa lepas—suara tawa yang sangat jarang terdengar di penthouse itu.

1
umie chaby_ba
😍😍😍😍
umie chaby_ba
ga takut di gigit nyamuk bulan madu di hutan 🤣
Rian Moontero
mampiiirrr/Bye-Bye/👍😍
umie chaby_ba
amazon ga tuh... 🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
🤣🤣🤣🤣🤣
An
amit" pake penggaris??diukur segala?? kang bangunan kah🤭🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: Terimakasih kak, sudah mampir 🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
yaelah Caplin...
umie chaby_ba
kirain syekh puji... 😄😄😄🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
Vario Vario.. 🤣
umie chaby_ba
buset...🤭🤭🤭🤭
umie chaby_ba
alah sia cemburu... 😄
umie chaby_ba
duh... si Caplin udh kedemenan itu 😍🤣🤣
Ariska Kamisa: Calvin kak... /Facepalm/
tapi lucu sih kenapa jadi Caplin /Chuckle/
Semoga kak umi menikmati cerita saya yaa... /Kiss/
total 1 replies
umie chaby_ba
sumpah lucu😄
umie chaby_ba
Dih.. Varro Kocagghh....
udah ngasih beban nitipin NOBITA eehh.. maksudku Nirbita...
nglunjak lagi..🤣🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
ini ceritanya romansa komedian nih... asik kayanya .. kakaknya kocakk.
dari sahabat jadi musuh ini kah... bukan musuh dari awal.
Nirbita lucu banget ... ini bukan kembaran nya Nobita kan ??? /Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
udah ini mah lucu lucu romantis gemes dan lebbayyy tapi aku suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!