NovelToon NovelToon
Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mila julia

Aneska Maheswari ratu bisnis kelas kakap yang di bunuh oleh rekan bisnisnya tapi dengan anehnya jiwanya masuk pada gadis desa yang di buang oleh keluarganya kemudian di paksa menikahi seorang pria lumpuh menggantikan adik tirinya .

Mampukah aneska membalaskan semua dendam dan menjalani kehidupan gadis buangan tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila julia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2.Pernikahan

HAPPY READING

.

.

.

“Tidak, Ayah! Bagaimanapun aku tidak akan mau menikah dengan pria lumpuh itu. Lebih baik aku mati dibandingkan harus menikah dengan pria tidak berguna itu.”

Arumi Kusuma Wardani berdiri di tepi pagar balkon mansion megah milik keluarganya. Angin malam menerpa wajahnya, dingin, sementara lututnya bergetar di atas ketinggian. Di sana tidak jauh darinya di balik pagar pembatas kedua orang tuanya menatapnya dengan cemas. Ancaman Arumi bukan sekadar emosi ,ia benar-benar terlihat siap melakukan hal nekat.

Ia dipaksa menikah dengan Raka Mahesa Pranoto, putra pengusaha terkenal Gunawan Pranoto, pemilik Pranoto Corporation. Papa Arumi, Hendra Kusumawardani, telah melakukan kesepakatan kerja dengan Gunawan demi menyelamatkan perusahaannya yang mengalami kerugian besar. Gunawan memberi syarat: ia akan membantu jika putri Hendra mau menikahi putranya yang lumpuh.

“Sayang, pikirkanlah bagaimana jalan keluarnya. Aku tidak ingin kehilangan anakku satu-satunya. Jangan memaksanya seperti ini!” teriak Maya Nuraini Kusumawardani, istri kedua Hendra. Suaranya parau oleh tangis, kedua tangannya terangkat, seolah ingin meraih putrinya yang berdiri di bibir bahaya.

“Lalu kamu mau aku seperti apa? Perusahaan kita akan bangkrut jika Arumi tidak mau menikahi anak dari Gunawan!” tegas Hendra. Ia sendiri kebingungan, wajahnya pucat, rambutnya berantakan, seolah semua beban dunia menekan pundaknya.

“Pasti ada cara lain selain menjual anak kesayangan kita, Mas. Pokoknya aku tidak akan membiarkan anak kesayanganku menikah dengan pria lumpuh itu!” tegas Maya, suaranya bergetar namun penuh keberanian. Ia berdiri di antara ketakutan sebagai ibu dan kemarahan sebagai istri.

“Jangan seperti ini, Maya! Siapa yang akan aku suruh menikah dengan putra Gunawan jika kalian menentang seperti ini?” ucap Hendra, napasnya berat dan gelisah.

“Bukankah Ayah juga memiliki seorang anak perempuan selain aku dari istri pertama Ayah?” teriak Arumi dari atas balkon, matanya merah oleh tangis dan amarah.

“Oh ya, benar… anak buangan itu,” saut Maya, dingin, tanpa ragu.

“Maksudmu Raline? Yang tinggal di pedesaan dengan nenek dari istri pertamaku?” tanya Hendra, suaranya merendah, seolah menyebut nama yang lama dikubur dalam ingatan.

“Tentu saja. Dia juga anakmu, bukan? Kamu bisa menyerahkannya kepada keluarga Gunawan untuk dinikahkan dengan anaknya yang lumpuh itu,” ucap Maya memberi solusi dengan nada datar namun menusuk, seolah sedang membicarakan bukan manusia, melainkan barang pengganti.

“Tapi… apakah Raline akan setuju nantinya?” Hendra masih tampak ragu, keraguan itu beradu dengan keputusasaan.

“Anak buangan yang bertahun-tahun tinggal di desa itu akan sangat mudah dibodohi. Kamu tidak perlu memikirkan itu. Sekarang cepat jemput dia ke pedesaan dan pasang wajah teraniayamu. Pastikan dia luluh dengan kata-katamu, Mas. Aku yakin dia tidak akan tega jika tahu ayah kandungnya dalam kesulitan. Dia akan sangat lugu dan gampang dibodohi,” jelas Maya, penuh keyakinan. Arumi mengangguk, mendukung ibunya tanpa sedikit pun rasa bersalah.

“Baiklah, aku akan menjemput Raline ke pedesaan,” ucap Hendra akhirnya, seolah palu keputusan telah diketuk di dadanya sendiri. “Tapi sebelum itu, Arumi… turunlah, sayang. Ayah tidak akan menikahkanmu dengan pria lumpuh itu.”

Hendra perlahan mendekat, tangannya terulur cemas. Arumi menatapnya dan tersenyum puas—keputusan itu menyelamatkan dirinya. Dengan napas tersendat, ia melepaskan pegangan dari pagar balkon. Hendra memeluknya erat, membantu putrinya turun dari tempat berbahaya itu.

Arumi merasa lega. Ia tidak perlu menyerahkan hidupnya pada pria lumpuh yang dianggapnya tidak berguna. Meski terlahir dari keluarga kaya, ia tetap tidak mau dikorbankan.

“Aku pergi dulu,” ucap Hendra akhirnya.

____

Begitu sampai di desa, Hendra langsung berlutut di hadapan Raline dan juga mantan mama mertuanya. Tanah halaman rumah yang sederhana itu terasa dingin di lututnya, namun rasa bersalah jauh lebih menusuk dari apa pun.

“Maafkan Ayah baru sempat mengunjungimu ke sini, Nak. Bukan Ayah tidak menyayangimu, tapi saat ini perusahaan Ayah sedang mengalami krisis kebangkrutan. Ayah sangat memerlukan bantuanmu saat ini,” ucap Hendra dengan suara pecah, bersujud dan menangis dengan wajah memelas.

Raline mengerutkan kening. Dadanya terasa berat, namun matanya dingin.

"Oh, jadi ini ayah yang tidak bertanggung jawab. Yang tega membuang anak kandungnya demi menghidupi anak tiri dan istri keduanya itu," batin Raline Kusumawardani.

Namun yang sesungguhnya berbicara di dalam kepalanya bukanlah Raline. Ia adalah Aneska Maheswari—ratu bisnis dari perusahaan terkemuka,CEO Dirgantara Global Industries. Nama dan wajahnya terkenal di mana-mana: majalah, buletin, media sosial. Ia bak artis papan atas di dunia bisnis—pintar, berwibawa, cerdas dalam bernegosiasi. Ia adalah pemilik sekaligua CEO perusahaan tersebut dirinya di cap sebagai aset berharga perusahaan, karena setiap kali mengikuti tender besar, kemenangan hampir selalu jatuh ke tangannya. Perusahaan lain sering merasa rendah diri jika mengetahui Aneska menjadi rival dalam tender yang sama.

Namun nasib sial menimpa Aneska. suami tercintanya yang baru saja ia nikahi tiga bulan yang lalu —yang merupakan wakil CEOnya sendiri, pria yang ia percaya karna sudah lama berada di sisinya bahkan saat pertama kali Anes merintis perusahaan malah berselingkuh bersama sahabatnya yang menjabat sebagai sekretaris pribadinya. Mereka membunuhnya dengan mendorongnya dari atas gedung hotel pencakar langit. Dunia kemudian dibuat percaya bahwa Aneska bunuh diri karena stres oleh tekanan pekerjaan.

Keajaiban terjadi. Jiwa Aneska tidak lenyap ,ia terbangun dalam tubuh seorang gadis desa yang pada saat bersamaan mengalami kecelakaan di hutan. Ia hidup kembali sebagai Raline. Selama beberapa bulan, ia telah menjalani kehidupan gadis desa itu mempelajari silsilah keluarga, masa lalu, luka-luka lama melalui buku harian dan cerita sang nenek. Sampai akhirnya ia mampu memerankan sosok Raline dengan sempurna, tanpa satu orang pun curiga bahwa jiwa di dalam tubuh itu bukan lagi milik gadis yang sama.

“Apa yang kamu inginkan dari cucuku? Apa belum cukup kamu membuangnya dan tidak mengakuinya sebagai anakmu?” ucap Dewi, nenek Raline yang sudah renta, menggenggam tangan cucunya erat. Matanya berkaca-kaca, tubuhnya bergetar menahan amarah dan sakit hati bertahun-tahun.

“Aku tidak membuangnya, Buk. Dia sendiri yang ingin tinggal dengan Ibu,” jawab Hendra pelan.

“Itu terjadi karena kamu selalu bersikap kasar kepadanya. Belum lagi istri keduamu yang bersikap seperti nyonya rumah itu menyiksa cucuku terus-terusan setelah ia berhasil membunuh Tania,” ucap nenek Dewi dengan suara bergetar.

“Tania meninggal karena serangan jantung, bukan karena Maya, Buk,” ucap Hendra, berusaha mempertahankan nada tenang.

“Bukan karena istrimu bagaimana? Jika kamu tidak memberitahu anakku soal kamu yang menikah lagi dan membawa perempuan murahan sialan itu, anakku tidak akan meninggal,” tegas nenek Dewi. Matanya tajam, penuh luka yang belum pernah sembuh.

“Sudahlah, Buk. Itu semua sudah berlalu. Tania juga sudah meninggal. Dengan Ibu marah-marah seperti ini, Tania juga tidak akan kembali. Pokoknya aku ke sini untuk membawa Raline ke kota. Aku tidak perlu persetujuan Ibu. Raline adalah anakku, aku berhak atas dia,” tegas Hendra, lalu menarik tangan Raline dari pelukan neneknya.

“Ikut dengan Ayah sekarang!” tegas Hendra.

Namun dengan tenang namun kuat, Raline menepis tangan Hendra.

“Aku akan ikut denganmu, asalkan kita membuat kesepakatan,” tegas Raline, berdiri di antara keduanya.

.

.

.

💐💐💐Bersambung💐💐💐

Ada ya bapak sebiadab bapaknya Raline? heran kalai biadab gitu ngapain buat anak😏

Lanjut next bab guys!

Jangan lupa like komen dan subscribe ya cintaku semuanya🥰

1
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Irsyad layla
tapi dia pake kursi roda kek mana ni
Kutipan Halu: oooooh iyaaa maaf kk. makasi koreksinya🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 haisssss para demit berkumpul jadi satu
vj'z tri
tepat banget tebakan bang Joni 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 apa iya mau ikut tinggal di mansion bagian puojoooooook belakang 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 suprise 🎉🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
seru seru seru seru 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kalau kata pakde Didi kempot bojo loro 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Kutipan Halu: siap kakak🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
kaplok lohhh 🎉🎉🎉🎉🎉 wes tak tonton Soko kene
Kutipan Halu: lanjut🫶🫶🫶
total 1 replies
vj'z tri
sungguh mati aku jadi penasaran,sampai mati pun akan ku perjuangkan 🎉🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
smas maut di lontarkan queen!!!! masukkkkkk🎉🎉🎉🎉
Kutipan Halu: asik asik josss😅
total 1 replies
vj'z tri
tambah looohh up nya 🎉🎉🎉
Kutipan Halu: masih mak pikirin cintaaa🫨🫨🫨
total 1 replies
vj'z tri
awas bucin beneran nanti 🤭🤭🤭
Kutipan Halu: maunya gitu biar bisa uwuwuwuwu🤭
total 1 replies
vj'z tri
horeeeeee masalah tambahan 🎉🎉🎉🎉
Kutipan Halu: kejutan dimulai🤭
total 1 replies
vj'z tri
buang bunga teratai ngambil bunga bangkai 🤧🤧🤧🤧🤧 selamat menikmati
Kutipan Halu: kirain pantun syggg😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!