NovelToon NovelToon
Terjerat Gairah Suami Sahabat

Terjerat Gairah Suami Sahabat

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Selingkuh
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ima susanti

Apa yang kita rencanakan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Takdirkan yang akan membawa kita ke jalan yang sudah di gariskan.

Lidia tak pernah menyangka bahwa hidupnya akan berubah setelah kejadian malam itu. Niat ingin membantu malah berakhir jadi hal buruk yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidup.

Mahkota yang ia jaga di renggut paksa oleh Panca suami sahabatnya sendiri. Semenjak itu ia tak bisa lepas dari jeratan Panca. Sekeras apapun ia menolak ia tak bisa mengelak akan pesona panca yang notabene adalah atasannya sendiri.

Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah sahabatnya akan mengetahui perbuatan buruknya dan bagaimana kisah anatara dirinya dan panca?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2

Matahari kembali bersinar menyinari bumi yang tadinya gelap berubah jadi terang benderang. Cahaya mentari menerobos melalui celah goreng yang tertiup angin mengenai wajah Lidia. Lidia mengeliat dan merasakan tubuhnya ada benda berat yang menghimpit.

Perlahan mata Lidia membuka sempurna dan betapa terkejut dirinya saat melihat ada tangan memeluk tubuhnya yang polos. Hampir saja ia berteriak kencang tapi buru - buru ia tutup mulutnya dengan kedua tangannya.

Dengan sangat hati - hati Lidia memindahkan tangan yang memeluknya. Di pandanginya wajah tampan yang nampak masih tertidur. Kembali ia teringat bagaimana lelaki itu menjamah tubuhnya tanpa ampun. Bulir bening jatuh perlahan membasahi pipinya. Ia masih tak percaya bahwa atasnya telah mengambil barang berharga yang Ia punya.

"Aduh." Lidia meringis saat hendak turun dari tempat tidur. Bagian intinya terasa ngilu, tapi ia mesti turun dan pergi secepatnya dari sana. Saru persatu ia memungut pakainya yang berserakan di lantai. Bajunya sobek dan tidak bisa di pakai, terpaksa ia memakai kemeja milik bosnya. Saat hendak melangkah pergi ada sadar barito menghentikan langkahnya.

"Mau kemana?" langkah kaki Lidia tertahan, wanita itu segera berbalik menghadap bosnya sambil nyetir kuda.

"Pak Panca udah bangun." ujarnya sambil mengaruk kepalnya yang tak gatal.

"Ma kabur?" tanya pria itu Dengan tatapan yang membuat Lidia merinding.

"Saya menjelma saya dulu, pak." ujar Lidia mencoba menghindar.

"Kamu menyesal?" tanya lelaki itu dengan tatap tajam dan ada senyum mengerikan di sudut bibirnya. Nampak tidak ada rasa bersalah pada lelaki itu.

Lidia merasakan matanya memanas dan bulir bening itu lolos begitu saja membasahi pipi mulusnya. Ia buru - buru menghapus air matanya dan tak ingin di lihat oleh Panca.

Jantungnya berdebar hebat, tengorokanya terasa kering. Dengan keberanian entah dari mana Lidia membalas menatap lekat lelaki yang ada di hadapannya.

"Maaf seharusnya ini tak boleh terjadi." sesal Lidia meruntuki kebodohannya niatnya menolong malah jadi seperti ini.

"Tapi sudah terjadilah?"

"Aku merasa tak tau mesti bagaimana ngomkng sama Wulan. Aku sudah mengkhinatinya. Aku tak pantas jadi sahabatnya lagi." rasa putus asa membaut Lidia lemah.

"Tapi kamu menikmati yang semalam kita lakukan Lidia?" tanya Panca dengan tak tau malunya. Bahkan dengan santainya lelaki itu memakai pakaiannya di hadapan Lidia membuat wanuta itu menundukkan kepalnya karan malu.

"Kalaupun ada, ini tetap salah, pak. Aku harap kejadian ini tak akan pernah terulang kembali."

"Yakin kamu bisa melupakannya? tanya Panca yang sudah duduk di samping Lidia.

"Kenapa tidak, aku akan bersikap profesional." ujar Lidia percaya diri.

Tanpa aba - aba kembali Panca menyentuh bibir itu dengan datangnya. Penolak Lidia hanya angin lalu yang akhirnya membuat dia pasrah. Saat Panca lengah Lidia dengan sekuat tenaga mendorong tubuh lelaki itu hingga terjengkang jatuh di lantai. Dan secepat kilat ia kabur menuju pintu.

Walau bagian intinya terasa sakit, wanita itu bergegas memutar knop pintu dan secepatnya kelaur dari sana sebelum semuanya kembali terulang. Ia yakin jika Panca pasti tidak akan melepaskan dirinya.

Panca memegang pantatnya yang sedikit sakit karan mencium lantai, tapi bibirnya tersenyum dan berkata.

"Tidak semudah itu kamu lepas Lidia. Aku akan mengikat kamu sehingga kamu tidak akan bisa lari dari aku." gumam Panca sambil merebahkan kembali tubuhnya di kasur. Dia sudah mempunyai banyak rencana untuk hari esok.

&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&***********,,,,**,*****

"Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lutinggalkan jejak berupa like dan komenserta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya kk 😘🙏👍

1
Pjjmakkem
ini lidia mmg ga dikenal sm adit? kan sekretaris panca

atau adit br dipindah ke kantor nya panca?

atau adit atau lidia ga pernah saling cerita mrk kerja dimana?
ardiana dili
terima kasih kak selalu up setiap hari
Ima Susanti: sama² kk😘😘🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: ok!😘😘😘🙏
total 1 replies
ardiana dili
kapan ya kak Lidia ketemu sama panca
Ima Susanti: saran dong kk, enaknya kapan ya🤔🤔
total 1 replies
ardiana dili
sdh aku kasih vote Dan tetap semangat kak💪
Ima Susanti: Siap kk😘😘🙏🙏
total 1 replies
Dinda Putri
banyak banget tifo nya thooor
Ima Susanti: nanti thor revisi kk🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: Siap kk😘😘🙏
total 1 replies
ardiana dili
terima kasih kak sdh up lagi
Ima Susanti: sama² kk, di tunggu saran dan masukannya kk serta like yang banyak😘😘😘🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok//Kiss//Kiss/
total 1 replies
ardiana dili
up lagi kak,
Ima Susanti: nonton timnas dulu kk🤭🤭
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: ok kk sayang, otw😘😘
total 1 replies
Ima Susanti
/Determined//Determined//Determined//Kiss//Kiss/
ardiana dili
semangat Thor 💪💪
Ima Susanti: /Determined//Determined//Determined/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok//Kiss//Kiss//Rose/
total 1 replies
Ima Susanti
otw kk😘😘😊
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
waalaikumsalam , selalu aku dukung .kak💪
Ima Susanti: /Pray//Pray//Kiss//Kiss/
total 1 replies
Khoirun Nisa
semangat kaka
Ima Susanti: 🙏🙏🙏😘😘
total 1 replies
Sarinah Quinn
kenapa Lidia tidak kabur saja dan cari pekerjaan di kota lain atau ke luar negeri sekalian,,, ini menyetorkan diri setiap hari 😤
Ima Susanti: itulah kesalahan fatal yang ia buat, tapi pada akhirnya harus mengorbankan perasaan sendiri😔
total 1 replies
Dinda Putri
Bab nya terlalu sedikit thoorr
Ima Susanti: 🤭😂🤣😂🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!