NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Suamiku

Dokter Tampan Itu Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta setelah menikah / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Keluarga / Dokter
Popularitas:408.1k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Jangan lupa follow Author yaaaaa!!!!!!!

Hidup Kayla yang awalnya begitu tenang berubah ketika Ayahnya menjodohkannya dengan seorang pria yang begitu dingin, cuek dan disiplin. Baru satu hari menikah, sang suami sudah pergi karena ada pekerjaan mendesak.

Setelah dua bulan, Kayla pun harus melaksanakan koas di kota kelahirannya, ketika Kayla tengah bertugas tiba-tiba ia bertemu dengan pria yang sudah sah menjadi suaminya tengah mengobati pasien di rumah sakit tempat Kayla bertugas.

Bagaimana kelanjutannya? Bagaimana reaksi Kayla ketika melihat suaminya adalah Dokter di rumah sakit tempatnya bertugas? Apa penjelasan yang diberikan sang suami pada Kayla?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjodohan

​"Tidak masalah, Emma. Kita bisa pesan minuman dulu," ujar Bunda Anya.

​Mereka pun mulai berbincang santai, mulai dari bisnis hingga rencana liburan. Kayla menyimak dengan tenang, sesekali menambahkan komentar jika ditanya. Tepat saat pelayan datang membawa minuman, pintu ruangan terbuka dan masuklah seorang pria tinggi dengan postur tegap.

​Kayla refleks menoleh ke arah pintu, pria itu memiliki wajah yang tegas, rahang yang kuat dan tatapan mata yang tajam. Arthur mengenakan kemeja biru navy yang tergulung hingga siku, menampilkan lengan kekar.

​"Maaf, Pa, Ma. Arthur terlambat," ucap pria itu dengan suara bariton yang dalam.

​"Tidak apa-apa, Arthur. Ayo sini, kenalan," kata Om Bastian sambil menunjuk ke arah meja.

​Pria itu bernama Arthur itu berjalan mendekat, matanya tidak sengaja bersua dengan mata Kayla sejenak dan Kayla tiba-tiba merasa gugup dan takut ketika melihat Arthur.

​"Perkenalkan, ini Arthur. Dan Arthur, ini Om Demian, Tante Anya, dan ini Kayla," ujar Om Bastian.

​Arthur menyalami Ayah Demian dan Bunda Anya dengan hormat, lalu beralih kepada Kayla. Hanya singkat, namun berhasil membuat Kayla ketakutan setengah mati.

Mereka pun menikmati makanan yang disajikan di restoran tersebut, setelah itu dilanjutkan dengan obrolan kedua keluarga hingga suara Om Bastian menghentikan obrolan mereka.

"Jadi, bagaimana tentang pernikahan Kayla dan Arthur?" tanya Om Bastian.

"Kita adakan secepatnya saja, mereka berdua kan juga sudah berkenalan," jawab Ayah Demian.

Kayla yang mendengar hal itupun terkejut karena yang ia tahu jika pertemuan kali ini ia hanya berkenalan dengan Arthur, bukan membahas tentang pernikahan.

"Tunggu, maksudnya apa ya Om?" tanya Kayla.

"Loh Ayah kamu belum bilang ke kamu kalau pertemuan ini kami menjodohkan kamu dengan Arthur dan kalian akan segera menikah?" tanya Om bastian.

"Sudah, aku sudah bilang ke Kayla. Tapi, sepertinya Kayla lupa," jawab Ayah Demian.

Kayla yang mendengar jawaban Ayah Demian pun bingung, ia menatap sang Ayah dan Ayah Demian membalasnya dengan mengangguk serta tersenyum.

"Jadi, bagaimana? Tante gak sabar loh punya menantu secantik Kayla," tanya Tante Emma.

"Kamu gimana Arthur?" tanya Om Bastian.

"Arthur sudah setuju dengan perjodohan ini, jadi Papa tinggal tanya Kayla, dia mau atau gak," jawab Arthur dengan tatapan datar.

"Gimana Kayla?" tanya Om Bastian.

Kayla yang mendapat pertanyaan itu pun bingung, ia belum siap menikah karena masih ada masa depan yang harus ia kejar.

Melihat keraguan pada Kayla, Om Bastian pun tersenyum dan mengerti. "Om tau kamu pasti bingung kan, karena kamu masih harus mengejar pendidikan kamu, tapi kamu tidak perlu khawatir karena Arthur akan mendukung kamu. Kamu tetap bisa melanjutkan impian kamu meskipun kamu sudah menikah, iya kan Arthur?" tanya Om Bastian.

"Iya," jawab Arthur.

"Jadi, gimana sayang?" tanya Tante Emma.

'*Aku harus gimana ini? aku terima atau aku tolak? Tapi, aku belum siap menikah*,' batin Kayla.

Kayla menarik napas dalam-dalam, menatap sejenak pada Om Bastian dan Tante Emma yang penuh harap padanya

“Kayla?” panggil Bunda Anya lembut, seolah memberi dukungan tanpa memaksa.

Kayla tahu, menolak perjodohan di depan dua keluarga besar yang terlihat sangat antusias dan sudah bersepakat ini akan terasa sangat tidak enak, terutama bagi Ayah Demian yang sudah membohonginya. Lalu Kayla melihat senyum Ayah Demian yang terlihat meyakinkan dan penuh harap, Kayla menghela napas pasrah dan memaksakan diri untuk tersenyum.

"Baik, Om, Tante. Kayla setuju," jawab Kayla dengan suara yang nyaris berbisik namun terdengar jelas di ruangan hening itu.

Senyum lebar langsung merekah di wajah Bunda Anya, Om Bastian, dan Tante Emma, suasana yang tadinya tegang tiba-tiba menjadi lebih hangat dan ceria.

Tante Emma beranjak dari kursinya, berjalan mendekati Kayla dan memeluknya erat. "Selamat datang di keluarga kami, Sayang. Tante sudah menganggapmu seperti anak sendiri," bisiknya tulus.

Arthur, yang sedari tadi hanya diam, kini mengangguk tipis ke arah Ayahnya. Reaksi yang sangat minim, namun cukup bagi Om Bastian.

"Baiklah, karena semuanya sudah sepakat, bagaimana kalau kita bicarakan tanggal pernikahan dan persiapannya?" usul Ayah Demian, tampak lega dan bahagia.

Pembicaraan pun berlanjut membahas rencana pernikahan, mereka memutuskan untuk mengadakan pernikahan dalam waktu satu bulan ke depan, dengan alasan agar ketika Kayla koas di negara A, dia ada yang menjaga. Kayla hanya menyimak obrolan tersebut dan ia baru tau jika Arthur adalah seorang Dokter di salah satu rumah sakit di negara A, tapi Kayla tidak bertanya lebih lanjut karena Kayla masih takut pada Arthur.

Tepat sebelum pertemuan berakhir, saat semua orang sibuk membereskan barang, Bunda Anya menarik tangan Kayla sedikit menjauh.

"Kayla, Sayang. Kenapa tadi kamu terlihat takut sekali saat melihat Arthur?" tanya Bunda Anya dengan nada khawatir.

Kayla terdiam, ia bingung untuk menjelaskan rasa takutnya yang datang secata tiba-tiba, seolah ia merasakan aura berbahaya dari Arthur.

"Ti-tidak, Bun. Mungkin hanya gugup karena baru pertama bertemu," jawab Kayla berbohong sambil memaksakan senyumnya.

Bunda Anya mengelus pipi Kayla dengan lembut, "Bunda harap kamu tidak menyembunyikan apa pun, Arthur memang terlihat serius dan tegas, tapi dia anak yang baik. Kamu jangan takut, ya," ucap Bunda Anya dam diangguki Kayla.

Setelah berpamitan dan mengucapkan terima kasih, Kayla dan kedua orang tuanya meninggalkan restoran. Di dalam mobil, Bunda Anya dan Ayah Demian tampak sangat bahagia.

"Terima kasih ya Kayla, karema sudah mau menerima perjodohan ini," ucap Ayah Demian.

"Kenapa Ayah gak bilang dari awal kalau ini perjodohan, bukan hanya perkenalan?" tanya Kayla dengan nada kecewa yang tak bisa ia sembunyikan.

Ayah Demian menghela napas. "Maafin Ayah, ya sayang. Ayah tahu kamu akan menolak jika Ayah bilang ini perjodohan, jadi ayah terpaksa bohong sama kamu," ucap Ayah Demian.

"Tapi, kenapa harus buru-buru? apa gak bisa setelah aku jadi Dokter?" tanya Kayla.

"Ayah sama Bunda gak bisa terus menjaga kamu dan satu-satunya cara yang paling tepat adalah menikahkan kamu dengan pria yang Ayah yakin dia adalah pria terbaik buat kamu dan pria itu adalah Arthur. Lagipula kan Arthur juga tinggal di negara A, jadi nanti pas kamu koas di sana, kamu ada yang jagain dan Ayah gak akan khawatir lagi," ucap Ayah Demian.

Kayla terdiam, "Ayah mau kemana? kenapa Ayah gak bisa jagain Kayla?" tanya Kayla.

"Kayla, Ayah pernah bilang sama kamu kan kalau Ayah sama Bunda mau pindah ke daerah pedesaan dan menikmati masa tau di sana. Ayah ingin mewujudkan impian Ayah dan Bunda, kamu dan Kak Adrian sudah bahagia dan sekarang giliran Ayah sama Bunda yang ingin berduaan," ucap Ayah Demian.

Mendengar jawaban Ayah Demian, Kayla pun mengerti dan ikhlas menerima perjodohan ini.

.

.

.

Bersambung.....

1
Indriani Kartini
dr Arthur co cweet
RIKA OCTAVIANA Rika
cerita nya bagus ... banyak belajar ttg istilah kedokteran. author nya pintar sekali sampai bisa memahami bahasa kedokteran ...
elaretaa: Terima kasih atas dukungannya Kak🥰🥰🥰🥰❤️
total 1 replies
StAr 1086
next
dyah EkaPratiwi
kejar setoran ini dr Arthur 🤭
Atik Marwati
kejutaaannnn🤣🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
hahaha dokter Arthur hanya galak ke Kayla sewaktu masih jadi koas dulu, kalau ga gitu, ga mungkin Kayla jadi dokter yang hebat dan kompeten, dan bisa mematahkan semua orang yang meremehkan Kayla
juwita
aq ngehalu ikut pikini di situ🤣🤣
Mommy Ayu
waaaa..... benar benar pasangan yang hebat. saling melengkapi dan saling menguatkan.
ayo lanjut up lagi Thor... semangat ya
Mommy Ayu
mantab Kayla..... keputusan yang sangat bagus, tinggalkan tempat kerjamu yang tidak bisa melindungi dan meragukan dedikasimu
dyah EkaPratiwi
so sweet 😍
Mommy Ayu
citra benar benar tidak pantas menjadi dokter, hatinya terlalu hitam
Mommy Ayu
Mantab pembalasan Arthur sangat elegan pada citra 👏👏👏
Mommy Ayu
siap siap tunggu pembalasan dari Arthur, dokter citra
Nifatul Masruro Hikari Masaru
duh sempat2nya ngegombal
Mommy Ayu
duuuh.... terharu sekali bacanya sampai tak sadar ikutan nangis
StAr 1086
nexf
Ariany Sudjana
benar sekali dokter Arthur, Kayla cocok jadi pendamping kamu karena kecerdasannya dan ketelitian yang luar biasa, ini dokter Arthur versi perempuan
Ariany Sudjana
nah terbukti kan kualitas Kayla itu bukan kaleng-kaleng, Kayla berhasil jadi dokter yang kompeten karena kerja keras, bukan karena nama besar suaminya
May Mutiara
luar biasa bagus thorr
elaretaa: Terima kasih atas dukungannya Kak 🥰🥰🥰🥰❤️
total 1 replies
May Mutiara
ada lanjutnya thorrr 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!