NovelToon NovelToon
Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Pesona Duda Memikat Hati Kembang Desa

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Anak Genius / Selingkuh / Duda
Popularitas:20.5k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

Jika biasanya istri yang dikhianati suaminya, maka yang terjadi pada Rohan tidak demikian. Dia lah yang dikhianati oleh sang istri.

Pernikahan yang dibangun oleh cinta nyatanya tak selalu manis. Rohan harus menerima kenyataan pahit istrinya berselingkuh.
Perceraian pun tak terelakkan. Ia mendapatkan hak asuh putra putrinya yang baru berusia 5 dan 3 tahun.

Tak ingin berlarut dan mengingat sakit hatinya, Rohan menjual semua asetnya di kota dan berpindah ke desa.

Namun siapa sangka, di sana dia malah menjadi primadona.

"Om Dud, mau dibantuin nggak jemur bajunya? Selain jago dalam pekerjaan rumah, aku juga jago dalam hal lain lho."

Entah sejak kapan itu terjadi tapi yang jelas, gadis itu, gadis yang dijuluki Kembang Desa tersebut mulai mengusik kehidupan dan hati Rohan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sama Ayah 02

"Kamu serius?"

"Iya, serius. Aku mau jual semuanya. Kamu aja yang beli ya. Aku nggak bisa jual ke sembarang orang, karena aku yakin kamu akan jadi pemilik yang baik. Kamu pecinta kopi, jadi kamu bakalan bisa mertahanin tempat ini."

Gery yang merupakan teman terdekat Rohan sangat terkejut ketika temannya itu datang ke rumah sambil membawa kedua anaknya yang baru berusia lima dan tiga tahun. Namun bukan hanya itu yang membuat Gery terkejut. Teman yang sudah delapan tahun dikenalnya itu tiba-tiba datang untuk menjual warung kopi yang dimilikinya.

Bagaimana Gery tidak terkejut, Rohan sangat menyukai kopi dan warung kopi yang dibukanya itu sudah cukup besar serta memiliki banyak pelanggan. Tapi Rohan dengan mudahnya menjualnya kepadanya.

"Kamu nggak lagi gila kan, Han? Aku tahu kamu sekarang lagi proses divorce, tapi bukan berarti kamu harus jual tempat yang paling kamu sukai itu,"ucap Gery masih heran dengan pemikiran Rohan.

"Aku mau pergi dari kota ini, Ger. Aku mau memulai hidup baru sama anak-anak di tempat yang jauh lebih tenang dari sini. Aku mau ninggalin semua tempat yang ada kenangan buruknya,"ucap Rohan kepada Gery.

"Dan kamu nggak perlu khawatir, kamu bisa nyicil kok hahahah. Kan kamu tahu nomor rekeningku. Hanya tinggal ini yang terakhir yang belum ku jual. Semua aset dan udah aku jual. Aku juga mau pamit Ger, aku akan pergi hari ini juga,"imbuh Rohan.

"GILA! LO GILA SUMPAH!" pekik Gery.

"Sttt, ada anak-anak. Jangan ngomong sembarangan,"tukas Rohan.

Meski Rishi dan Riesha tengah sibuk bermain, tapi tetap saja Rohan khawatir jika mereka mendengar ucapan Gery yang baru saja.

"Iya sorry, aku kelepasan. Kok kamu dadakan gini sih? Kenapa nggak ngasih tahu aku jauh-jauh hari? Emang udah beres semuanya?" tanya Gery sambil mengusap wajahnya kasar.

Sebenarnya dia tidak keberatan untuk membeli warung kopi milik Rohan. Karena sebenarnya, sebelum-sebelumnya Gery selalu bercanda bahwa dia menginginkan warung kopi milik temannya itu. Bahkan dia bisa langsung membayarnya saat ini juga.

Akan tetapi bukan itu masalahnya. Gery tidak ingin memiliki warung kopi itu dengan cara seperti ini. Dia tahu sekarang ini teman baiknya itu sedang ada di masa terbawah dalam hidupnya dan dia ingin Rohan terus semangat dengan menjalankan warung kopi yang sudah jadi bagian dari kesehariannya itu.

Namun agaknya Rohan tidak berpikir demikian. Sepertinya Rohan benar-benar ingin pergi dan meninggalkan semua tempat yang ada kenangannya bersama dengan mantan istrinya.

"Ista bener-bener brengsek. Gimana dia bisa bersikap egois kayak gini?"keluh Gery terhadap Ista.

"Sudahlah, Ger. Ini emang nasib ku aja yang kurang beruntung. Dah nggak usah bahas lagi. Biarkan dia dengan kehidupannya, sekarang lagi aku udah nggak ada urusan sama dia,"jawab Rohan. Bibirnya tampak senyum, akan tetapi Gery tahu bahwa hatinya begitu sakit.

"Dia juga nggak nanyain anak-anak kan?" tebak Gery.

Rohan hanya tersenyum. Dari ekspresi Rohan yang demikian, Gery sudah tahu jawabannya.

"Ya udah kalau gitu. Aku bakalan bayarin. Tapi inget Han, yang ini nggak boleh kamu bagi sama dia. Yang kedai kopi ini, cukup buat mu dan anak-anak aja. Aku yakin kamu udah kasih cukup banyak buat dia. Jadi yang ini nggak khusus buat mu dan anak-anak."

Tring

Belum lama Gery bicara, sebuah notifikasi masuk ke ponselnya. Rohan langsung melihat ponselnya itu. Matanya seketika membelalak.

"Ger, ini kebanyakan Ger. Kamu nggak salah kan Ger ngirimnya?" tanya Rohan dengan kebingungan.

Lima milyar rupiah, itu bukan nominal yang kecil. Itu sangat besar. Dulu dia membangun kedai kopinya sekitar lima ratus juta. Dan sekarang Gery membelinya dengan harga yang baginya lumayan tinggi.

"Nggak, itu bahkan menurutku masih kurang. Aku tahu betapa cintanya kamu sama warung kopi itu. Dan mesin ekspreso yang baru kamu beli itu harganya juga udah sekitar tiga ratus lima puluh juta kan? Jadi itu beneran cukup. Nanti kalau aku ada lagi, akan aku tambahi,"ucap Gery.

"Nggak Ger, ini udah cukup. Beneran udah sangat cukup. Makasih banget. Kalau gitu aku pamit ya Ger. Nanti aku kirim alamat ku, kalau ada waktu, main-mainlah ke sana,"balas Rohan.

Gery menganggukkan kepalanya. Mereka berdua saling memberi salam perpisahan dengan berpelukan.

"Rish, Rie, beri salam kepada Om Gery,"ucap Rohan kepada putra putrinya.

"Terimakasih, Om. Sampai jumpa,"ucap Rishi.

"Telimakasih Om. Sampai jumpa ladi. Kapan-kapan main sama Liesha ya,"ucap Riesha yang masih belum jelas dalam berbicara kerena usianya masih tiga tahun.

"Oke, sampai jumpa lagi kids. Nanti Om main ke rumah kalian yang baru,"jawab Gery dengan senyumannya yang lebar. Dia juga mengusap lembut kepada dua anak dari temannya itu.

Hatinya sedikit sakit melihat dua anak itu yang ditinggalkan ibunya. Bukan ditinggal pergi atau meninggal, tapi ditinggal berselingkuh dengan pria lain.

"Ger, pamit ya. Dan makasih banyak,"ucap Rohan. Sekali lagi dia menyalami kawan baiknya itu.

Mereka bertiga masuk ke dalam mobil. Ternyata di belakang mereka sudah ada mobil box besar yang membawa barang-barang mereka.

Rohan mendudukkan Rishi dan Riesha di belakang dengan car seat. Dia akan mengendara sendiri jadi Rohan memastikan kedua anaknya aman dan nyaman selama perjalanan.

"Ayah, apa kita akan pergi sekarang? Apa bunda nggak akan ikut sama kita?" tanya Rishi saat Rohan mulai menyalakan mobil.

"Iya Rish, kita akan pergi bertiga aja. Nggak sama bunda. Sekarang kita hanya akan tinggal bertiga. Apa Rishi merasa keberatan?" jawab Rohan dengan hati yang terasa ngilu. Kedua anaknya belum tahu apa-apa tentang kehidupan rumah tangga kedua orang tuanya. Mereka saat ini hanya korban yang belum mengerti sama sekali apa itu perpisahan.

"Nggak masalah sih, soalnya bunda juga jarang bersama aku dan adik. Aku dan adik lebih sering sama Ayah. Dan aku juga lebih suka sama ayah ketimbang bunda." Rishi menjawab dengan apa adanya.

Anak-anak memang lebih banyak menghabiskan waktu bersama Rohan. Sejak usia Rishi satu satu tahun lebih yakni saat diketahui bahwa Ista hamil anak kedua, Rohan sering membawa Rishi ke warung kopi. Dia melakukan itu karena tidak ingin Ista kerepotan saat hamil.

Dan ketika Riesha sudah lahir pun, Rohan tetap membawa Rishi. Lalu ketika Riesha berumur setahun, Rohan membawa Riesha ikut serta. Dia membiarkan Ista memiliki waktu sendiri untuk menyenangkan dirinya. Apalagi Riesha juga hanya setahun saja minum ASi.

Alhasil, anak-anak memang lebih banyak bersama dengan Rohan ketimbang dengan Ista.

"Ayah seneng kalau Rishi bilang begitu. Makasih ya Bang, karena udah mengerti,"ucap Rohan dengan menahan sesak dalam dadanya.

TBC

1
Esther Lestari
cocok nih anak2 mau ketemu Ista kalau Bestari ikut.
Esther Lestari
Dani sudah sadar akan perbuatannya dan tahu bagaimana Ista, makanya dia datang ke Rohan untuk meminta maaf.
mustika ikha
nah ini nih baru seru pertemuan pertama antara masa lalu dan masa depan, siapakah yang menang dan apakah 2 bocil cuek bebek sm bundanya dan welcome sm ibunnya, eit masih ada apakah masalah antara ista dan rohan juga bakal bestari ketahui, semangaaaat 💪💪💪💪
marie_shitie💤💤
lagi rugi bgt KLO mpe balik m model wanita jalang seperti itu
marie_shitie💤💤
uuuuh Dani kirain si jalang
Nie
bagus anak2 biar bundamu yg sableng itu kepanasan kalo liat kalian bawa ibun baru
ElHi
🤣🤣🤣tuing tuing jadinyaa
GiZaNyA
wahhh kayaknya bakalan seru nihh nanti klo ketemuan antara Ista dan anak2nya... ada Bestari juga gitu lohh🤣🤣
Dew666
💥🪻
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
Dew666
Bagus Dani kasih tau rohan tentang ista biar rohan gak rujuk lagi sama ista
Dewi kunti
semangat mas duda
GiZaNyA
Ista seorang petualang soalnya sekarang... makanya kelakuannya out of the box...
meita
ceritanya bagus tdak berbelit,
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Attaya Zahro
Sama..Q juga gitu,meski habis minum kopi kalo dah rebahan ujung²nya juga merem 😅😅
mustika ikha
wah siapa tuh? dani kah ?
GiZaNyA
wahhh si Dani itu yang dateng...
Vie
tamu be like : "iya aku" 🤭🤭🤭🤭🤭
Vie
kayaknya kafein dalam kandungan kopi tidak berpengaruh pada rohan... 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!