NovelToon NovelToon
Antagonis Pria Itu Milikku!

Antagonis Pria Itu Milikku!

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Identitas Tersembunyi / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Balas dendam pengganti / Mengubah Takdir
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Fasha mengamuk setelah membaca sebuah novel, bukan karena ceritanya buruk, tapi karena tokoh antagonis pria yang ia sukai, mati mengenaskan tanpa keadilan.

Tak disangka, Fasha malah mendapati dirinya telah bertransmigrasi ke dalam novel itu, tepat di tubuh gadis yang akan segera kehilangan suara… dan dijual sebagai istri pada pria yang sama.
Untuk mengubah takdir, Fasha hanya punya satu tujuan yaitu menyelamatkan Sander dari kematian tragisnya—meski itu berarti harus menikah dengannya terlebih dulu.

Karena kali ini, penjahat itu… adalah suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 - Bertransmigrasi

“Harlan, apa kita benar-benar harus memberinya obat itu?”

Suara samar menembus kesadarannya. Fasha berusaha membuka mata, kelopaknya terasa berat seolah sedang di lem oleh sesuatu.

Hal pertama yang tertangkap pandangannya adalah sebuah boneka beruang kecil berwarna cokelat keabu-abuan.

Butuh beberapa detik sebelum ia sadar.

Jarinya bergerak sedikit. Ia menyadari tubuhnya terbungkus selimut tipis.

“Bukan soal tidak berperasaan, tapi kau harus berpikir jernih. Ini kesempatan langka untuk menyingkirkan beban ini. Apa kau rela membiarkannya merusak peluang sebesar ini? Itu satu miliar.”

Perdebatan dari orang yang tak ia kenal membuat telinganya berdenging keras.

“Jane, tahukah kau apa yang akan dia katakan pada keluarga Carter? Hanya orang bisu yang tak akan mengumbar omong kosong.”

Jane sempat ragu. Namun saat angka itu disebutkan, sorot matanya perlahan mengeras.

'Gadis itu bodoh. Jika hidupnya bisa menghasilkan sesuatu yang berharga, seharusnya ia bersyukur karna kami sudah memberinya makan dan tempat tinggal, memang sudah seharusnya ia membayar kami' batin Jane.

'Lagipula, aku dan Harlan masih memiliki seorang putri lain—yang unggul dalam segala hal.'

Setelah memikirkan keuntungan yang akan di dapatkannya, ia segera menatap suaminya dan berkata:

“Harlan… berikan obatnya. Aku yang akan melakukannya.”

Percakapan itu kini terdengar jelas di telinga Fasha. Jantungnya bergetar hebat.

'Apa yang mereka bicarakan?

Mereka… ingin membungkamku dengan racun?'

Fasha mencoba bangkit, tetapi rasa nyeri di sekujur tubuh menariknya kembali ke kasur.

'Aduh! Sakit… sekali…'

Dua orang itu langsung terdiam mendengar gerakan dari tempat tidur. Mereka saling berpandangan, lalu Harlan memberi isyarat pada Jane untuk mendekat.

Meski gadis itu bodoh, akan jadi masalah jika ia menyadari sesuatu.

Jane mengangguk dan melangkah pelan mendekati ranjang.

Krrt—

Fasha menggigit bibir dan tiba-tiba duduk. Seluruh tubuhnya terasa seperti baru saja dipelintir paksa, nyeri menjalar hingga ke tulang.

Penglihatannya masih buram, namun ia sempat melihat pergelangan tangannya—dipenuhi bekas luka.

“Fasha, ayo bangun!..”

Suara wanita itu tajam, tatapannya penuh hinaan.

Melihat Fasha hanya terdiam linglung, Jane memutar mata dengan jijik, lalu menyenggol pria berwajah muram di sampingnya, memberi isyarat.

“Apa kamu haus? Nih, minum air.”

Tangan Fasha gemetar. Ia mencengkeram sudut selimut dengan kuat.

Saat ia menoleh, baru ia sadar—ruangan ini sama sekali tidak dikenalnya. Ini bukan apartemen sewaan tempat ia tinggal. Udara pun tidak berbau apek.

Dan dua orang di depannya… jelas bukan orang baik.

Dengan luka di tubuhnya dan rencana mereka membungkamnya dengan racun, tak perlu ditebak lagi niat mereka.

“Pergi… pergi…”

Saat Fasha berbicara, tenggorokannya terasa seperti tersumbat kapas. Suaranya lemah dan serak. Ia batuk pelan, lalu menarik selimut menutupi kepalanya.

“Fasha, jangan macam-macam!. Keluar dari situ!”

Tubuhnya seolah memiliki refleks yang tertanam sejak lama. Mendengar teriakan tajam itu, Fasha tersentak tanpa sadar.

Ia menggenggam jemarinya yang sedingin es, menyelipkan ujung selimut di bawah tubuhnya, mencoba menahan rasa dingin yang menjalar.

“Lihat betapa penurutnya anak yang kau besarkan,” sindir Jane dingin.

“Keluarga Carter akan datang menjemputnya satu jam lagi. Dalam kondisi begini, bagaimana kita menjelaskannya pada mereka?”

Kata-kata itu menancap di benak Fasha.

Keluarga Carter.

Nama Harlan dan kesepakatan satu miliar.

Pikirannya tiba-tiba jadi kacau, lalu ia menatap langit-langit.

Jantungnya berdetak tak beraturan.

'Jangan-jangan… Aku benar-benar telah bertransmigrasi ke dalam novel itu.'

1
hile sivra
pantes pas liat riwayat bacaan ada yang update tapi kok asing, ternyata ganti gambar sampul toh /Facepalm/
Lynn_: Udah terkontrak ka, jdi covernya ganti🙏😇
total 1 replies
hile sivra
haduuh tanggal 2 maret up nya, bisa 2 hari lagi ga sih thoorr/Scowl/
Lynn_: Makasih udah baca dan komen ya kak🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!