Tiara seorang anak pembantu yang menyamar sebagai gadis buruk rupa tak menyangka akan berakhir di satu ranjang dengan majikan nya yang di kenal impoten dan benci dengan wanita
Kelvin seorang CEO tampan sekaligus Majikan Tiara di kenal suka tidur dengan wanita untuk menyembuhkan penyakitnya namun salah satu wanita yang pernah tidur dengan nya tak ada satupun yang membuat nya sembuh dari penyakitnya.
Namun pada saat ia mabuk dan tak sadarkan diri tanpa sengaja ia berpasangan dengan Tiara yang hanya memakai handuk saja entah kenapa membuat gairah di tubuhnya bangkit kembali dan membuat nya gelap mata lalu memperkosa Tiara dan membuat gadis itu hamil di luar nikah tanpa sepengetahuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Nyonya Anita
“Dito!"Dito membalikkan tubuhnya ketika ada seorang wanita yang memanggil namanya. Setelah mengetahui siapa orang yang memanggil nya, Dito segera menunduk kan kepala.
“Bu,Anita..Anda.."
Entah ada angin apa Nyonya Anita tiba-tiba datang ke perusahaan, biasanya wanita sosialita seperti nyonya Anita jarang sekali datang ke perusahaan.
“Ada di mana Kelvin!"Nyonya Anita berbicara dengan nada menuntut.
“Pak Kelvin sedang ada urusan di luar Bu.."
“Urusan?Urusan apa, biasanya jam segini kalian selalu bersama"Dito menggeleng perlahan, matanya tidak berani menatap Nyonya Anita langsung. "Maaf Bu, saya tidak tahu secara pasti apa urusannya. Pak Kelvin hanya menyampaikan bahwa dia harus keluar mendadak dan tidak bisa memberi tahu detailnya."
Nyonya Anita mengerutkan kening."Saya sudah mencoba menghubunginya beberapa kali, tapi teleponnya tidak bisa dihubungi. tapi sikapnya terlihat aneh akhir-akhir ini seperti menyembunyikan sesuatu. Apa kamu tau apa yang Kelvin sembunyikan dari saya?"
“Maaf Bu, saya benar-benar tidak tau"
Nyonya Anita menghela nafas panjang.“Baiklah jika kamu melihat Kelvin segera kamu beritahu saya. Apa kamu mengerti!"
“Baik Bu saya mengerti"
Tanpa berkata lagi, Nyonya Anita menghela napas sekali lagi lalu berbalik dan berjalan meninggalkan kantor.
Melihat punggung nyonya Anita yang tak terlihat lagi, Dito mulai mengusap dadanya Karena ia takut ketahuan berbohong walaupun sebenarnya Dito tau keberadaan Kelvin ada di mana sekarang.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Setelah memberikan uang ke pada supir angkot, perlahan Tiara turun di tempat pemberhentian Bus.Kedua Kaki Tiara perlahan menyentuh jalanan setapak dengan hati-hati sambil memegangi perutnya. Dia melihat sekeliling tempat pemberhentian yang sudah mulai ramai dengan orang-orang yang sedang bergerak ke berbagai arah sebagian sedang menunggu kendaraan, sebagian lagi sedang turun dari bus yang baru saja tiba.
Udara pagi masih terasa segar, meskipun suara mesin kendaraan dan obrolan orang sudah mulai memenuhi telinganya. Tiara menarik kembali selempang nya yang mulai merosot ke lengan
Tiara kemudian mencari tempat untuk duduk sebentar di salah satu bangku halte yang ada di pinggir pemberhentian. Dia duduk perlahan, masih erat memegangi perutnya.Beberapa orang melihatnya dengan tatapan peduli, tapi tidak ada yang mendekati. Tiara mengambil botol air minum dari dalam tasnya dan meneguk sedikit, lalu menatap jam tangan di pergelangannya bus yang dia tunggu seharusnya sudah hampir tiba.
Sebuah bus yang di tunggu-tunggu Tiara akhirnya berhenti tepat di depan nya."Akhirnya..." bisik Tiara pelan sambil perlahan berdiri, masih memegangi perutnya dengan lembut. Dia menatap pintu bus yang perlahan terbuka, sambil mengatur tas dan selempangnya agar tidak mengganggu saat naik.
Sementara itu, dari balik kaca mobil yang berada tidak jauh dari pemberhentian, orang itu dengan pandangan tajam seperti elang terus mengawasi setiap gerakan Tiara. Jari orang itu bahkan sedikit menggenggam setir dengan erat, seolah siap mengambil tindakan kapan saja.
Tiara mulai melangkah menuju pintu bus, tapi tiba-tiba berhenti sejenak seolah merasakan ada mata yang mengawasinya. Dia melihat sekeliling dengan tatapan sedikit bingung, tapi tidak menemukan apa-apa yang mencurigakan. Dengan menghela napas perlahan, dia melanjutkan langkahnya untuk naik ke dalam bus.
🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈🎈
Nyonya Anita dan seorang wanita bernama Farah melakukan sarapan pagi bersama di sebuah restoran.Menurut Nyonya Anita Farah merupakan wanita dewasa yang sempurna untuk di sandingkan dengan Kelvin.
Meskipun Kelvin menolak akan perjodohan ini akan tetapi Anita tak akan menyerah begitu saja. Dan di pertemuan inilah Nyonya Anita dan Farah akan merencanakan sesuatu supaya Kelvin mau menerima perjodohan ini.
“Tante aku tidak tau lagi bagaimana caranya untuk mengambil hati Kelvin, Entah kenapa Kelvin sangat dingin pada ku"
Nyonya Anita mengangguk perlahan sambil menyendokkan bubur ayam ke dalam mulutnya. Setelah menelan, dia menepuk bahu Farah dengan lembut. "Jangan khawatir nak, Tante sudah punya beberapa ide. Kelvin memang anak yang keras kepala, tapi kita bisa menemukan cara agar dia melihat betapa baiknya kamu."
Dia melihat sekeliling restoran yang masih sepi karena pagi hari, lalu mendekatkan wajahnya ke arah Farah. "Kita tidak bisa memaksakannya secara langsung. Kita butuh strategi membuat dia menghabiskan waktu lebih banyak denganmu tanpa dia sadari bahwa itu bagian dari rencana kita."
"Seperti apa rencananya, Tante?" tanya Farah dengan mata yang penuh harapan.
Nyonya Anita tersenyum sedikit. "Kamu tahu kan bahwa Kelvin sedang menangani proyek besar di perusahaan? Tante akan bilang padanya bahwa kamu bisa membantunya dengan bagian tertentu, karena kamu memang ahli di bidang itu. Dengan begitu, kalian akan sering bertemu dan bekerja bersama. Biarkan saja waktu yang membuat dia mengenalmu lebih baik."
Farah mengangguk perlahan, meskipun wajahnya masih menunjukkan keraguan. "Tapi bagaimana kalau dia masih menolak, Tante Aku takut membuatnya lebih menjauh."
“Faraah, pokoknya kamu serahkan semua nya saja pada Tante, biar Tante saja yang atur".
“Makasih yah Tante, Tante baik sekali samaa ku"
Nyonya Anita tersenyum hangat dan menggenggam tangan Farah dengan lembut. "Tentu saja nak, Tante selalu ingin yang terbaik untukmu dan juga Kelvin. Kita pasti bisa membuatnya menyadari bahwa kamu adalah pasangan yang tepat baginya."
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Bus yang di tumpangi Tiara berhenti di depan sebuah Halte.Tiara menghela napas lega karena akhirnya sampai di tujuan sementara. Dia merapikan tasnya dengan hati-hati, lalu berdiri perlahan sambil masih memegangi perutnya. Ketika pintu bus terbuka, dia melangkah turun dengan hati-hati agar tidak terpeleset di lantai yang sedikit licin akibat genangan air.
Di halte tersebut, sudah ada beberapa orang yang sedang menunggu kendaraan lain atau sedang menyebrang jalan. Udara siang mulai terasa panas, membuat Tiara sedikit menguap dan mengusap peluh yang mulai muncul di dahinya. Dia melihat sekeliling, seolah-olah sedang mencari sesuatu.
Sementara itu, mobil yang sebelumnya mengawasinya dari jauh juga perlahan berhenti di sisi jalan yang tidak jauh dari halte. Orang di dalamnya masih terus mengawasi Tiara dengan pandangan yang intens, seolah menunggu saat yang tepat untuk muncul.
“Bang ojek.."Teriak Tiara
Seorang ojek yang sedang duduk menunggu pelanggan di bawah pohon mangga segera melajukan motornya dan menghampiri Tiara dengan senyum ramah. "Iya mbak,mau kemana"
Tiara mengambil sesuatu di dalam tasnya lalu ia tunjukkan pada Abang tukang ojek itu. "Tahu alamat ini tidak bang?"
"Oh tahu mbak, ini masuk persimpangan jalan Siliwangi.Ayo mbak naik saja ya," jawab pria itu sambil menyiapkan helmnya untuk Tiara.
Tiara menerima helm dengan terima kasih dan memakainya perlahan, masih tetap menjaga posisi tangannya di perutnya. Saat dia akan naik ke belakang motor, mobil yang mengawasinya mulai bergerak perlahan mendekati arah mereka.
"Sudah siap, Bu?" tanya supir ojek sambil menyalakan mesin motor. Tiara mengangguk. Tak lama kemudian, motor mulai melaju meninggalkan halte, dan mobil itu segera mengikuti dari belakang dengan jarak yang tidak terlalu jauh.
“Dasar calon ibu gila!apa dia sengaja ingin mencelakakan darah daging saya dengan naik ojek seperti itu!''Desis Pria di dalam mobil tak tertahan sambil memukuli setir mobilnya.
masih penasaran dengan kelanjutan selanjutnya 👍🤩
soalnya si Kelvin selain dia yg gak bisa menghargai seorang wanita bagaimana pun penampilan nya, ibunya pun adalah orang yg melihat orang hanya dari kasta nya saja 😤