seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1
Dari kejauhan terdengar suara seorang wanita menggema memanggil seorang gadis cantik kesayangan nya.
Namun gea tak mendengar karena ia sibuk dengan kelinci kesayangan di kebun bunga miliknya.
"Geaaa...."
"Geaa..... "
"Kemana gadis itu, tak biasanya ia mengabaikan panggilan ku"
Seseorang yang memanggil gadis itu adalah HANA nama dari ibu gadis cantik bernama GEA EMERALDA, namun dari kecil ia sering di panggil GEA karena mereka tinggal begitu lama di negara asal ayahnya Gea yaitu LONDON.
*Sementara itu di taman*
"Makanlah yang banyak, setelah kau sakit badanmu begitu kurus kimy.ku" sembari Memberi makan dan mengusap lembut kelinci kesayangan nya.
"Hhaahhhh andai aku bisa jadi kelinci, hidup bebas tanpa beban hanya bermain loncat sana loncat sini sambil memakan rumput" Menatap langit sambil berbaring di rerumputan dengan di keliling bunga-bunga yang cantik.
Tak berselang lama kim hana menemukan gea yang tertidur di rerumputan dan segera menghampiri nya.
"Dasar gadis nakal" Menjewer telinga gea sedikit kencang hingga ia terbangun dan langsung berdiri.
"Aakkhhh sakit ma, apa salahku? Telingaku hampir putus karna mama tarik" Mengelus elus telinganya yang kemerahan.
"Suara mama mau habis karna memanggilmu dari tadi tapi kau tak kunjung menjawab panggilan mama" Jawab mamanya yang terlihat kesal.
"Aahh aku asik bermain dengan mereka hihihi" Sahut gea dengan cengirannya.
"Cepat pergi ke pasar, belikan daun bawang dan lobak, kita kehabisan bahan makanan, dan ingat jangan mampir ke kedai mie pamanmu lagi"
"baiklah, tapi semangkuk... "
Belum selesai gea berbicara mamanya langsung menyahut.
"Tidak untuk semangkuk, atau sehelai mie, selesai membeli apa yang mama pesan, cepatlah pulang, karna papamu nanti malam akan pulang"
"Baiklah ma"
Dengan perasaan lesu gea mengendarai sepedanya menuju pasar terdekat.
Tak menempuh waktu lama hanya 15 menit perjalanan ia sampai ke pasar.
Setelah berbelanja ia melewati warung mie ramen milik pamannya.
Mie buatan pamannya memang sangat lezat hingga orang yang memakannya pun tak cukup hanya satu mangkuk saja.
Gea ingin sekali masuk namun ia ingat pesan mamanya, kalau melanggar bisa-bisa ia di penggal oleh ibunya.
Ketika hendak melanjutkan langkahnya, ia di panggil oleh pamannya yang tengah duduk bersama beberapa pemuda yang nampaknya bekerja sebagai abdi negara.
"Gea kemarilah!!!" Teriak pamannya.
Gea langsung menghampiri pamannya, namun langkahnya terhenti ketika melihat salah satu pemuda yang nampak gagah dan tentu saja sangat tampan.
Pemuda itu ternyata ialah mantan pacarnya sekaligus cinta pertama gea.
Mereka berdua saling menatap cukup lama karena tak menyangka akan bertemu lagi setelah sekian lama berpisah.
Flash back*
Saat masa SMA.
"Kakak apa kau tau aku sudah punya teman di sekolah ini, cukup sulit namun dia terus mengajakku untuk berteman ternyata tak seburuk itu" Ucap yoona adik sepupu dari davin.
Suga hanya mengusap puncuk rambut yoona dengan senyum bangga karena selama ini yoona sulit membuka diri untuk berteman dengan siapapun.
"Itu dia kak orangnya" Menunjuk ke arah Gea yang sedang memakan mochi kesukaannya di pinggir lapangan basket.
"Geaaaa, kemarilah!! Aku akan memperkenalkanmu pada kakak sepupu.ku"
Gea yang menyadari nya berlari menuju yoona.
"Perkenalkan dia kakak sepupuku suga" Tersenyum ceria.
Gea tertegun sesaat setelah melihat suga yang ternyata murid populer, tampan dan terpintar di sekolahnya, banyak gadis yang ingin dekat dengannya namun itu mustahil karena sifat dinginnya yang melebihi kulkas 20 pintu.
"GEA EMERALDA" Mengulurkan tangannya berharap di balas oleh suga.
Tak butuh waktu lama suga menjabat tangannya gea.
"Suga" Dan langsung melepas tangan gea.
"Oh iya kak aku akan ke perpustakaan dengan gea, kau mau ikut?" Ucap yoona
"Pergilah, aku ingin tidur di taman"
"Kau yakin tak mau ikut, banyak gadis cantik di sana"
"Aku tak berminat, enyahlah jangan menggangguku, aku ingin tidur" Balas suga.
"Yaakk kau tak pantas berkata seperti di depan teman baruku, akhlak mu perlu di didik lagi oleh bibi, maafkan kakakku ya gea, dia memang seperti itu ketika bersamaku" Ucap yoona..
"tak apa yoona, ayo pergi sebelum bel masuk kelas berbunyi"
Mereka berdua melangkah meninggal kan suga. Namun tatapan suga tak lepas sedikitpun untuk melihat gea hingga punggung mereka berdua menghilang di balik gedung, ia hanya tersenyum miring.
Flashback off*
"Aakk aaakk aku pamit pulang dulu paman, mama sudah menungguku" Membalikkan badan dan melangkah keluar warung.
Namun suga tak tinggal diam, ia memanggil nama Gea dengan kencang.
"GEA tungguuu....."
Seketika tubuh gea kaku mendengar panggilan itu, ia masih syok dengan pertemuan tak terduga ini.
"Aku pamit paman" Pamit gea dengan gugupnya.
Gea langsung melajukan sepedanya dengan terburu buru.
"Apa kau mengenal keponakan ku? " Tanya paman mingyu.
Suga termenung sejenak atas kejadian barusan.
"Iya aku mengenalnya paman" Ucap Yoongi
Tiba-tiba anak buah atau bawahanya suga menyahut.
"Wahh tak menyangka kapten kita mempunyai mantan pacar, ku kira selama ini dia gay karena tak pernah ku lihat dia berkencan dengan siapa pun" Ucap woozi teman akrab sekaligus sahabat suga.
mereka seumuran namun pangkat suga lebih tinggi dari woozi.
"Diamlah" Balas suga sambil memakan mienya.
"Sepertinya kita harus sering datang ke sini kapten, pastinya dia akan ke sini lagi kan? " Tanya woozi
"Biasanya dia kesini setiap hari, namun akhir-akhir ini dia di larang kesini oleh ibunya karena takut gea akan membuatku bangkrut, porsi makan gea ketika lapar bisa menghabiskan 3 mangkuk mie ramen sendirian" Balas paman mingyu.
Suga yang mendengar penuturan paman mingyu hanya tersenyum.
"Ternyata kau tak berubah gea" Batin suga dengan menunjukkan senyum smirknya.
*sementara itu di rumah gea*
"Ini ma pesanannya"ucap gea yang Terlihat lesu.
"Ada apa denganmu gea, tak biasanya kau pulang dari pasar jadi tak bersemangat seperti ini, apa karena mama melarangmu makan mie ramen lagi"
"mamaaa jangan membahas warung paman lagi, aku jadi tak berselera ke sana, jangan pernah menyebutkan warung paman lagi oke" Melangkah menuju kamarnya.
"Anak ini... " mamanya hanya menggelengkan kepalanya dan melanjutkan aktivitas nya memotong sayur.
*kamar gea*
"Kenapa kau muncul lagi, setelah susah payah aku melupakan mu" Menatap langit-langit kamarnya.
"Aku tak mungkin menghindar lagi tapi... Aahhh OTTOKE" Menggusar wajahnya dengan kasar.
*makan malam*
Ayah gea yang melihat putri kesayangan nya nampak lesu di meja makan merasa terusik.
"Kau kenapa sayang, are you okay? " Titah ayah gea dengan perasaan kwatir.
"I'm okay dad" Jawab gea tak semangat.
"Dia seperti itu semenjak pulang dari pasar pagi tadi sayang, entah kerasukan setan darimana? " Sahut mama gea sambil melanjutkan makannya.
"Aku ke kamar dulu ma pa, aku sudah kenyang" Gea berlalu meninggalkan kedua orang tuanya di meja makan.
"Aiish anak ini makan saja belum sudah bilang kenyang" Berontak kesal mama gea.
"Sudah sudah biar daddy saja yang bicara dengannya nanti"
"Jangan sering memanjakan anak dad, gea sudah besar, dia juga sudah mulai kuliah minggu depan"
"Iya aku tau mom, kita lihat saja kedepannya ya" Balasnya sambil memegang tangan ibunya gea untuk memenangkannya.
Bersambung ...
Ini ceritaku ....
Mohon dukungannya...
Semoga kalian suka
SARANGHAE ....