NovelToon NovelToon
Membuang Tunangan Sampah, Ku Nikahi Pamannya

Membuang Tunangan Sampah, Ku Nikahi Pamannya

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Pernikahan Kilat / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: Jeju Oranye

Di khianati tunangan sampah, eh malah dapat pamannya yang tampan perkasa!

Cerita berawal dari Mayra andini kusumo yang mengetahui jika calon suaminya Arman, berselingkuh dengan kakak tirinya sendiri.

Di hari pernikahannya mayra mengajak Dev-- paman dari Arman untuk menikah dengan nya, yang kebetulan menjadi tamu di pernikahan keponakannya. Dan mayra juga membongkar perselingkuhan arman dan Zakia yang di lakukan di belakangnya selama ini.


Cerita tidak sampai di situ, setelah menikah dengan Dev, Mayra jadi tahu sisi lain dari pria dingin itu.

Dapatkan mayra meluluhkan hati Dev yang sekeras batu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jeju Oranye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengunjungi tempat pernikahan

Sabtu pagi Mayra terbangun dengan perasaan bersemangat yang luar biasa. Karena hari ini mereka akan pergi ke puncak untuk melihat tempat pribadi yang Dev sebutkan, tempat yang mungkin akan menjadi lokasi pernikahan kedua mereka yang sebenarnya.

Dev sudah bangun lebih dulu, sedang mengemas beberapa barang ke dalam tas kecil. Dia mengenakan kaos polo biru navy dan celana jeans. Jarang sekali Mayra melihat Dev berpakaian casual ini, dan harus ia akui, pria ini terlihat sangat... tampan dengan gaya yang santai.

Aah, tidak- tidak. Pria nya ini selalu tampan dalam kondisi apapun.

"Sudah bangun? " sapa Dev saat melihat Mayra duduk di tempat tidur. "Aku sudah siapkan sarapan di meja makan. Kita harus berangkat jam sembilan supaya sampai di sana sebelum siang. "

"Memangnya jam berapa sekarang? " tanya Mayra sambil meraih ponselnya. "7.30 pagi. Masih ada waktu. "

"Well, cukup untuk sarapan santai dan mandi, " jawab Dev sambil menghampiri tempat tidur dan mencium kening Mayra. "Ayo, bangun. Aku sudah bersemangat mau melihat reaksimu saat melihat tempatnya nanti. "

Mayra tersenyum dan bangkit dari tempat tidur. "Kamu yakin tempat itu sebagus yang kamu bilang? "

"Lebih dari bagus. Aku janji kamu akan menyukainya, " kata Dev dengan percaya diri.

Mayra tersenyum, benar- benar bangkit dan melakukan apa yang diperintahkan Dev. Setelah mandi cepat dan berpakaian dengan nyaman, Mayra memilih gaun midi bunga- bunga, di balut cardigan dan sepatu datar, mereka sarapan bersama dengan panekuk buatan Dev ( seperti biasa) dan kopi.

"Kita akan menginap semalam, kan? " tanya Mayra sambil menyesap kopinya.

"Ya, aku sudah memesan vila di resor dekat tempat pribadi itu. Kita bisa bersantai, menikmati pemandangan puncak, dengan waktu berkualitas berdua, " jelas Dev. "Ya... anggap saja liburan kecil sebelum sibuk dengan persiapan pernikahan nanti. "

Mayra tersenyum lebar, penuh antusias. "Ke dengannya sempurna. Sudah lama tidak punya waktu berkualitas seperti ini. "

"Tepat sekali. Makanya aku mengatur ini, " ujar Dev sambil meraih tangan Mayra diatas meja. "kamu bersemangat? "

"Sangat! aku tidak sabar untuk melihat tempat nya, " jawab Mayra dengan mata berbinar.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Pukul sembilan pagi, mereka berangkat dengan Bentley yang dikemudian langsung oleh Dev. Dia bilang ingin menyetir sendiri untuk perjalanan kali ini, supaya lebih pribadi dan romantis.

Perjalanan dari jakarta ke puncak memakan waktu sekitar dua jam dengan lalu lintas yang tidak terlalu padat di hari sabtu pagi. Sepanjang jalan, Mayra dan Dev mengobrol santai tentang berbagai hal, mulai dari rencana bisnis Mayra, proyek baru Dev, sampai hal- hal acak seperti film apa yang ingin mereka tonton di akhir pekan nanti.

"Oh ya, papa tadi pagi kirim pesan, " kata Mayra sambil mengecek ponsel nya. "Dia bilang dia sangat bersemangat untuk pernikahan kita nanti. Dan dia meminta ijin untuk mengundang beberapa teman dekat nya. "

"Tentu saja boleh. Ini pernikahan kita, tapi papa adalah bagian penting. Jadi dia bisa undang siapa saja yang dia mau, " jawab Dev dengan hangat.

Mayra menatap Dev dengan dada penuh syukur. "Terimakasih karena selalu memperlakukan papah dengan baik. Itu sangat berarti untuk ku. "

"Papa adalah ayahku juga sekarang. Secara hukum dan secara emosional. Tentu saja aku akan memperlakukan nya dengan baik, " kata Dev dengan tulus.

Beberapa saat kemudian, mereka mulai melewati area puncak yang hijau dengan pemandangan gunung yang indah. Udara terasa semakin sejuk, dan Mayra membuka jendela sedikit untuk merasakan kesegaran udara pegunungan.

"Kita hampir sampai, " kata Dev saat mereka hampir melewati gerbang besar dengan tulisan "Taman Eden Privat Estate. "

Mobil memasuki jalan setapak yang di penuhi pepohonan rindang di kanan kiri. Setelah beberapa menit berkendara, pemandangan lantas terbuka dan Mayra sontak ternganga.

Di depan mereka adalah taman yang sangat luas dan indah, seperti dari majalah pernikahan internasional. Ada gazebo putih yang elegan di tengah taman, dikelilingi oleh berbagai macam bunga warna-warni ada mawar, tulip, hydrangea, baby's breath, yang ditata dengan sempurna. Pohon-pohon besar memberikan teduhan alami, dan ada kolam kecil dengan air mancur yang jernih.

Dan yang paling memukau adalah latar belakangnya, dengan pegunungan hijau yang menjulang megah di belakang, dengan langit biru cerah yang sempurna.

"Dev..." bisik Mayra dengan mata berkaca-kaca. "Ini... ini luar biasa, indah."

Dev tersenyum melihat reaksi Mayra. "Tunggu sampai kamu lihat lebih dekat."

Mereka turun dari mobil dan disambut oleh seorang wanita paruh baya yang anggun dengan senyum ramah.

"Selamat pagi, Tuan Armando, Nona Kusumo. Saya Ibu Ratna, pengelola Taman Eden. Selamat datang," sapa wanita itu sambil mengulurkan tangan.

"Selamat pagi, Bu Ratna. Terima kasih sudah menerima kami hari ini," jawab Dev sambil berjabat tangan.

"Tentu saja. Saya sangat senang bisa menunjukkan tempat kami untuk pernikahan Anda," kata Ibu Ratna dengan ramah. "Mari, saya akan tunjukkan area-area yang tersedia."

Mereka berjalan mengitari taman dengan Ibu Ratna yang menjelaskan setiap detail. Ternyata tempat pribadi ini memang khusus untuk acara-acara intim seperti pernikahan kecil, dengan maksimal 100 tamu.

"Gazebo ini adalah tempat favorit untuk upacara pernikahan," jelas Ibu Ratna sambil menunjuk ke gazebo putih yang indah. "Kita bisa dekorasi dengan bunga sesuai keinginan Anda. Dan ini posisinya sempurna, dengan latar belakang pegunungan di belakang, foto-fotonya akan sangat cantik."

Mayra berdiri di gazebo, membayangkan dirinya berdiri di sini dengan gaun pengantin, Dev di hadapannya, pastor membacakan janji pernikahan, dengan tamu-tamu duduk di kursi-kursi yang ditata rapi di halaman rumput.

Sempurna.

"Dan untuk resepsi, kami punya area terbuka di sini," lanjut Ibu Ratna sambil membawa mereka ke area yang sedikit lebih luas, juga dikelilingi taman. "Kita bisa pasang tenda transparan kalau Anda mau, supaya kalau hujan tetap aman, tapi tetap bisa lihat pemandangan. Atau kalau cuaca bagus, bisa sepenuhnya di luar dengan lampu-lampu hias digantung di pohon-pohon."

"Oh, aku suka ide lampu-lampu hias itu, " kata Mayra dengan bersemangat. "Akan terlihat ajaib saat sore menjelang malam."

Dev tersenyum melihat antusiasme Mayra. "Apapun yang kamu mau, sayang."

Mereka melanjutkan tur, melihat area untuk ruang pengantin (kamar cantik dengan pemandangan taman untuk pengantin bersiap), ruang ganti untuk pengantin pria, area untuk katering, bahkan ada tempat-tempat cantik untuk foto pra-pernikahan.

"Tempat ini memang biasanya digunakan untuk pernikahan intim dengan 30-50 tamu. Sangat cocok untuk Anda yang menginginkan suasana personal dan romantis," jelas Ibu Ratna.

"Ini sempurna, Bu Ratna. Benar-benar sempurna," kata Mayra dengan yakin.

Setelah tur selesai, mereka duduk di teras villa untuk membahas detail teknis: harga sewa, paket yang tersedia, hingga tanggal yang tersedia.

"Untuk pertengahan bulan depan, kita masih ada slot tanggal 15 dan 22," kata Ibu Ratna sambil mengecek kalender.

Dev menatap Mayra. "Tanggal mana yang kamu lebih suka?"

Mayra berpikir sebentar. "Tanggal 22? Itu hari Sabtu, jadi lebih nyaman untuk tamu-tamu yang bekerja."

"Tanggal 22 kalau begitu," kata Dev sambil mengangguk ke Ibu Ratna. "Kami pesan untuk tanggal tersebut."

"Luar biasa! Saya akan siapkan kontrak dan detail lengkapnya. Anda bisa tinjau dulu sebelum tanda tangan," kata Ibu Ratna sambil berdiri. "Saya akan siapkan dokumennya dan kirim via email hari Senin. Sementara itu, silakan nikmati area ini sepuasnya. Kalau ada pertanyaan, saya ada di kantor."

Setelah Ibu Ratna pergi, Mayra dan Dev duduk di bangku taman yang menghadap ke gazebo dan pegunungan di kejauhan.

"Jadi, kamu suka?" tanya Dev sambil merangkul bahu Mayra.

"Suka? Dev, aku CINTA tempat ini," jawab Mayra sambil bersandar di bahu Dev. "Ini persis seperti yang kubayangkan. Romantis, intim, dan alami. Sempurna."

"Aku senang kamu suka," kata Dev sambil mencium puncak kepala Mayra. "Aku tahu sejak pertama kali aku lihat tempat ini, kamu pasti akan suka. Ini sangat cocok untukmu."

Mereka duduk dalam keheningan yang nyaman, menikmati pemandangan dan kesejukan udara Puncak.

"Dev," panggil Mayra pelan.

"Hmm?"

"Terima kasih. Untuk semua ini. Karena membuat pernikahan kedua kita jadi sangat spesial. Karena peduli tentang detail-detail yang kumau. Karena... karena kamu sangat bertanggung jawab tentang kebahagiaan ku" kata Mayra dengan emosional.

Dev memutar tubuh Mayra supaya mereka berhadapan, kedua tangannya memegang wajah Mayra dengan lembut.

"Mayra, kamu adalah prioritas teratasku. Kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku. Aku akan lakukan apapun untuk membuatmu tersenyum, untuk membuatmu merasa dicintai dan dihargai. Karena kamu pantas mendapat semua itu dan lebih," kata Dev dengan serius dan penuh cinta.

Mayra merasakan air mata mengalir di pipinya, air mata bahagia.

"Aku mencintaimu. Sangat mencintaimu," bisik Mayra.

"Aku juga mencintaimu. Selamanya," bisik Dev sebelum mencium Mayra dengan lembut, dan penuh kasih sayang.

****

BERSAMBUNG

1
arniya
mampir kak
Siti Maryati
enak alur ceritanya
Siti Maryati
👏👏👏👏
Ryn
lanjut thourr
Siti Maryati
aku juga siap .....
menunggu mu update lagi
Siti Maryati
Doble triple ya up nya
olyv
lanjut....
Siti Maryati
seru
Siti Maryati
ditunggu up nya ya
astr.id_est 🌻
😄😄 wahh karya baru lagi thor semangat terus ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!