NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:270
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 10

"Loh Nak dustin ,nak dustin sudah sembuh" tanya ibu Indira.Dustin tersenyum "Hehehe iya Bu Dustin udah agak mendingan ,Indiranya ada Bu?" tanya dustin pada ibu Indira .Ibu Indira tersenyum "Ada di dalam ,tapi Indiranya tidur tadi kata kakeknya Indira lagi nonton Drakor terus ketiduran di sofa"ucap ibu Indira.

Dustin mengangguk "Tidak apa apa Bu ,Dustin tunggu sampai Indira bangun " ucap Dustin.Ibu Indira kaget , "tapi ibu takut kalau Indira bangunnya lama loh" ucap ibu Indira ." Tidak apa apa Bu,Dustin tunggu aja" jawab Dustin lagi.

Ibu Indira pun mengangguk ,"Ya udah tunggu di dalam aja ya ,atau ibu bangunkan saja Indiranya ya" ucap ibu Indira yang ingin membangunkan Indira namun dicegah oleh dustin . "Tidak Bu,jangan bangunkan Indira,Indira pasti capek ,biar Dustin aja yang nunggu sampai Indira bangun" jawab Dustin.

"Baiklah ,ayo masuk nak Dustin" ucap ibu Indira sambil mempersilahkan Dustin masuk . Sampainya di ruang tamu Dustin melihat Indira yang tidur dengan posisi badan yang meringkuk di sofa .Ibu Indira menyuruh dustin duduk di sofa .

Dustin pun mengangguk dan duduk di sofa di samping Indira yang sedang tidur.Ibu Indira pamit pada Dustin untuk menganti pakaiannya dulu .Dustin pun menangapi dengan tersenyum.

Setelah kepergian ibu Indira pandangan dustin terjatuh pada Indira yang sedang tertidur di sampingnya .Dustin Menyingkirkan rambut Indira yang menghalangi wajah damara.Terlihat wajah damara yang sangat damai .

Dustin tersenyum .Kakek Indira sedang mengintip di balik tembok dapur dengan tersenyum senyum sendiri.Ibu Indira yang baru turun dari lantai atas bingung melihat ayahnya yang tersenyum senyum sendiri."Ada apa ayah kok senyum senyum sendiri sih" tanya ibu Indira.

"Sttt pelankan suaramu ,lihat cucuku dan cucu menantuku sedang bermesraan bukankah mereka pasangan yang sangat cocok"ucap kakek Indira.Ibu Indira menepuk dahinya dengan telapak tangannya "Ya ampun ayah , aku kirain kakek kesambet apa di dapur senyum senyum sendiri ,aku mau buatkan minuman untuk Dustin dulu kek" ucap ibu Indira.

"Setelah membuatkan minum ,nanti kamu buru buru pergi ya biarakan mereka dua menciptakan chemistry pasangan" ucap kakek Indira.Ibu Indira mengelengkan kepalanya ,"kakek ini ada ada aja " ucap ibu Indira.

Setelah ibu Indira selesai membuatkan minuman dan mengambilkan sedikit cemilan ibu Indira memberikan pada Dustin . "Nak Dustin sambil nunggu Indira ,diminum sama dimakan ya cemilannya ,ibu ada di taman belakang menemani kakek Indira " ucap ibu Indira . "Baik Bu,maaf jadi merepotkan" jawab Dustin.

Ibu Indira tertawa kecil "Sama sekali tidak merepotkan kok ,justru ibu senang Kamu betah di sini " ucap ibu Indira.Ibu Indira melihat ke arah ayahnya yang mengkode untuk segera pergi dari hadapan Dustin ,"Kalau begitu ibu tinggal dulu ya,kakek Indira sudah menunggu ibu " ucap ibu Indira dijawab dengan anggukan dan senyuman Dustin, ibu Indira pun pergi dari ruang tamu.

Dustin menatap Indira lagi.Indira tiba tiba merentangkan tangannya hingga tak sengaja menyenggol wajah Dustin yang ada di atas kepalanya . Dustin kaget "Ya ampun gadis ini bisa bisanya " ucap Dustin sendiri.

Beberapa jam kemudian ,di sore hari Indira baru bangun dari tidurnya , Indira menguap tiba tiba saat Indira membuka matanya ,pandangan pertama yang dia lihat adalah wajah Dustin yang ada di depan wajahnya sangat dekat.Indira menutup mulutnya ,lalu dengan pelan Indira ingin pergi ,namun tangannya tiba tiba dipeluk oleh dustin.

Indira melihat ke arah dustin yang tertidur namun tersenyum senyum sendiri, "Ini orang mimpi apa sih kok menakutkan sekali sih ,oh iya kenapa bisa sampai di rumahku sih memangnya badannya sudah sehat " batin Indira .

Indira menarik tangannya yang dipeluk Dustin dengan pelan.Namun arghhhhhhhh plakkkkkk

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!