NovelToon NovelToon
The Gods World

The Gods World

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Raja Tentara/Dewa Perang / Kultivasi
Popularitas:509
Nilai: 5
Nama Author: Dyo Erdika

Selama ribuan tahun, Kekaisaran Shen berdiri di Benua Zhanxi, melewati perang, pergantian kaisar, serta zaman yang terus berubah. Namun di balik sejarah panjang itu, terdapat satu nama yang hanya dianggap sebagai legenda.

Shen Hao Feng.

Kaisar pertama sekaligus pendiri Kekaisaran Shen—seorang Dewa Fana yang telah menghilang selama lebih dari sepuluh ribu tahun.

Ketika perang kembali menghancurkan wilayah Kekaisaran Shen dan musuh mulai menginjak tanah yang dahulu ia bangun dengan tangannya sendiri, sosok yang seharusnya hanya tinggal dalam sejarah itu akhirnya kembali.

Ia melihat bagaimana kekaisarannya berubah. Ia melihat rakyatnya menderita. Dan ia melihat tanah yang pernah ia lindungi dihancurkan oleh tangan musuh. Kini, Shen Hao Feng tidak kembali untuk merebut takhta. Ia kembali untuk mencari tahu siapa yang berani menghancurkan Kekaisaran Shen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyo Erdika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Orang Dari Lukisan Bao Yun

Melalui mata Emas Shen Hao Feng ia memandang lautan manusia bersujud padanya. "Fei Xuen naiklah ke punggung Naga Emas."

Fei Xuen terkejut. "Maaf tuan leluhur, saya pikir saya tidak bisa melakukan itu. Naga Emas adalah simbol suci Kekaisaran. Jika saya melakukannya maka sama saja menodai simbol Kekaisaran."

Chang Jia menyuruh Naga Perak terbang rendah ke depan Fei Xuen. Shen Hao Feng sama sekali tak memarahinya dia melakukan itu.

Mata Fei Xuen masih terbelakak saat wajah Naga Perak berhadapan dengannya langsung. Terutama aura akrab yang terpancar dari perempuan di atas Naga Perak.

"Fei Xuen lama tak berjumpa. Sepertinya selama ratusan tahun kau telah berlatih cukup lama ya." Chang Jia melepas maskernya dan menunjukan wajah cantiknya yang sebagian.

"Guru?..." Fei Xuen berdiri tegap. "Murid memberi hormat pada Guru!."

Chang Jia mengangguk lalu memakai maskernya lagi. "Ikuti perintah guruku Fei Xuen. Ia adalah sosok kuat yang tidak ada tandingannya."

Fei Xuen menggigit bibirnya ragu. "Guru kalau boleh saya ingin menaiki Naga anda!."

Chang Jia terkejut di awal dan tersenyum di akhir. "Baik, naiklah. Untuk semua Pasukan kalian naiklah ke Naga Emas milik guru."

"Siap!."

Sebanyak 10.000 pasukan melompat dari kuda mereka untuk naik ke atas punggung Naga Emas.

Shen Hao Feng tersenyum kecil. "Kerja bagus Chang Jie." Ia mengirim pesan suara.

Chang Jia menerima itu lalu membalas Shen Hao Feng dengan anggukan kepala.

Shen Hao Feng menatap ke Utara. "Naga Emas, kita ke teluk Jing'nan!."

"Groarr!!!...." Naga Emas meraung kemudian terbang dengan tubuh berat nya yang besar.

Naga Perak mengikuti dari samping Naga Emas dan mereka mungkin akan sampai lebih awal karena kecepatan Naga berbeda dengan Kuda.

--Benteng Hu'nan

Seorang pria berzirah Jenderal berbulu pada bagian bahu berjalan ke sisi benteng. Matanya menatap tajam mahluk-mahluk di depannya yang terkendali.

Monster iblis, mereka adalah monster liar yang pada dasarnya tidak memiliki tempat tinggal. Akan tetapi mereka adalah hama besar bagi seluruh Benua yang ada. Karena monster iblis adalah monster kuat yan sulit di lawan oleh kultivator biasa.

Selain itu monster iblis juga tidak memiliki basis kultivasi sehingga mereka di bedakan dari nama, ras dan ukuran.

Sang Jenderal berhenti di tengah tembok. Jenderal Kung Pei berada di Basis Bumi tahap 6 dan ia di pilih oleh Aliansi membawa 50.000 Pasukan dari 30.000 monster iblis mata satu dan iblis Phoenix. 20.000 yang lain pasukan Manusia.

Kung Pei menarik nafas panjang. "Hari ini kita akan merebut Kota Jing'nan dan kita harus tiba sebelum matahari terbenam. Oleh karena itu untuk menyeimbangkan kecepatan Pasukan manusia akan menunggangi Monster iblis!."

"Ya!!."

Seru pasukan manusia dengan kompak di sisi berlawanan Benteng.

"Berangkat segera!." Ucap Kung Pei.

Beberapa saat kemudian tanah sekitar benteng Hu'nan terasa seperti gempa karena pergerakan monster iblis yang cepat. Dan mereka membawa manusia di punggung mereka.

Akan tetapi perkiraan mereka akan sampai lebih dulu daripada Pasukan Kekaisaran Shen adalah kesalahan besar. Buktinya di Kota Jing'nan sendiri. Mereka dapat melihat Naga Emas besar dan Naga Perak membawa puluhan ribu Pasukan dari arah Ibu Kota Shi.

Warga-warga Kota bersorak menyambut mereka dengan senang bahkan pemimpin Kota tidak ragu untuk mengirimkan semua Pasukan mereka ke teluk Jing'nan untuk membantu jalannya pertempuran.

Shen Hao Feng melihat dua Gunung hijau dan hutan pepohonan tak jauh dari tempatnya menandakan bahwa akan segera sampai di Teluk.

Sesampainya disana Naga Emas terbang rendah dan Shen Hao Feng beserta pasukan lainnya turun.

"Groarr!!..." Naga Emas terbang kembali ke udara dan hilang seolah di telan ruang.

Shen Hao Feng melihat danau besar dan jembatan kayu sebagai salah satu jalan dari ujung dan tempatnya berdiri.

"Ini tempat Teluk Jing'nan?."

Chang Jia dan Fei Xun baru sampai kemudian Chang Jia berpindah ke sisi Shen Hao Feng.

"Ya guru ini Teluk Jing'nan." Jawabnya.

Fei Xun berlari pelan ke sisi Shen Hao Feng karena ia masih tak bisa untuk tak terkejut mereka sampai dalam waktu kurang dari setengah hari.

Shen Hao Feng berbicara walau Fei Xun tengah berbinar-binar. "Apa rencanamu selanjutnya Fei Xun?."

Fei Xun tersadar kembali dan memberi hormat. "Ah leluh- maksud saya Grandmaster kami akan menempatkan pasukan pencegat untuk menyerbu musuh secara tiba-tiba."

"Hanya itu?." Shen Hao Feng terlihat tidak puas. Fei Xun terkejut sendiri mendengar nada tak puas itu.

Shen Hao Feng berjalan selangkah demi selangkah hingga akhirnya ia berdiri di atas air danau.

"Danau di teluk Jing'nan ini bernama Danau suci Taiyun karena airnya mengandung sesuatu yang dapat membuat kita jadi muda kembali ini sama saja dengan harta tak ternilai."

Shen Hao Feng mengambil sebola air dan menunjukannya kepada mereka. "Akan tetapi air ini tidak bisa di gunakan begitu saja karena itulah air suci danau Taiyun tidak terkenal." Shen Hao Feng membuangnya.

Shen Hao Feng kembali menatap Fei Xun yang masih kebingungan. "Singkatnya untuk mengetahui apa yang ingin kau lakukan lebih baik kau ketahui terlebih dahulu."

"Ohh baik Grandmaster." Fei Xun tidak paham sebab penjelasan Shen Hao Feng terlalu rumit.

Chang Jie menyela dengan tegas. "Guru anda bisa memegang formasi disini? Saya akan melatih murid saya sampai waktu peperangan datang." Menatap Fei Xuen.

Fei Xuen merasa senang mendengarnya. "Terimakasih guru, mendapatkan pengajaran dari anda adalah suatu kesenangan bagi saya."

Chang Jie menoleh ke Shen Hao Feng dan Shen Hao Feng mengangguk dan keduanya lekas pergi dari sana untuk berlatih.

Shen Hao Feng giliran menatap 10.000 Pasukan Kekaisaran. Shen Hao Feng melihat basis kultivasi mereka dan banyak yang di ranah Prajurit dan sedikit di ranah Grandmaster.

"Benar-benar buruk." Gumam Shen Hao Feng. "Tapi untukku selama inti energi(Dantian) bisa aku tingkatkan dengan pil mungkin mereka bisa mengambil jalur peperangan."

Shen Hao Feng tersenyum dengan ide tersebut. "Semuanya dengar."

"Ya siap!." Seru mereka.

"Cari sebanyak mungkin rumput tujuh daun, teratai merah, dan daun embun bulan. Bawa kesini dalam 5 jam." Tegasnya.

"Siap!." Mereka segera berpencar untuk mencari bahan-bahan yang di perlukan.

"Baiklah... Karena sudah sepi aku ingin melihat lukisan Bao Yun." Shen Hao Feng mengeluarkan cincin pemberian Chang Jie dan keluarkan lukisan Bao Yun.

Saat lukisan itu keluar entah kenapa firasat Shen Hao Feng mengatakan bahwa ini jangan di buka walau hanya sejengkal.

"Tapi sayangnya aku bukanlah sosok yang lemah." Shen Hao Feng menantang dirinya sendiri untuk membuka lukisan itu dan saat lukisan itu terbuka sebuah pedang terhunus cepat keluar dari lukisan.

Shen Hao Feng dengan refleks cepat menghindar menyamping dan mendongak untuk melihat lukisan itu yang melayang sendiri

"Lukisan ini bukan sembarang lukisan." Shen Hao Feng berdiri tegap dan menggunakan dua jarinya untuk memberi serangan benang setajam pedang.

Akan tetapi pedang yang keluar itu menangkis serangan Shen Hao Feng dan itu menjadikan Shen Hao Feng lebih tertarik.

"Siapakah kau... Kenapa kau menyimpan energi Dewa Fana purba." Sosok dari lukisan yakni pria berpakaian hitam dengan pedang merah darah serta lautan merah darah keluar dari lukisan membanjiri air danau suci Taiyun dengan darah.

Shen Hao Feng memegang pedang Naga Emas. "Bagaimana kau mengerti aura Dewa Fana purba?."

Pria itu tersenyum. "Salam kenal teman dari sesama zaman. Namaku Bao Yun, aku Star tahap 6 dan diriku lahir dari zaman purba sekitar puluhan ribu tahun lalu sebelum zaman kultivator seperti sekarang."

"Bao Yun? Star tahap 6?." Dahi Shen Hao Feng berkerut karena dia seperti pernah mendengar nama Bao Yun di kehidupan lalu.

Bao Yun menyeringai dan air laut di sekitar Shen Hao Feng bergelombang dan membentuk Naga air.

"Matilah!." Bao Yun berteriak.

"Kahh!!..." Naga terbuat dari air darah bergerak menghantamkan dirinya ke Shen Hao Feng.

"Hanya basis Star tahap 6 saja berani belagu di depanku?!." Shen Hao Feng menebas naga itu dengan satu tebasan dan energi itu melesat ke sisi Bao Yun.

Bao Yun terkejut dan membalas serangan dengan 3 tebasan. Shen Hao Feng berpindah cepat ke sisi belakang Bao Yun dan menendangnya dari belakang hingga masuk ke danau.

"Hem..." Kedua mata Shen Hao Feng bersinar emas dan tangan kirinya memegang sebuah bola berpetir dan emas.

"Penjara 4 dimensi!." Shen Hao Feng melempar bola itu tepat ke hadapan Bao Yun yang masih terlempar.

"Ahh sial! Padahal aku baru saja muncul! Kau tidak akan aku maafkan!!." Teriaknya terakhir sebelum hilang ke Bola dimensi.

Shen Hao Feng mengambil kembali bola itu dan tersenyum tipis. "Kau buka lawanku Bao Yun... Aku hanya gunakan satu persen kekuatanku saja. Tapi jika kau melawan Chang Jia mungkjn saja kau bisa menang."

Shen Hao Feng menyimpan bola itu ke cincin penyimpanannya sendiri lalu membersihkan air danau dengan memasukan kembali air dari lukisan ke lukisan.

Sisanya Shen Hao Feng hanya menunggu kedatangan para Pasukan dan Chang Jie pulang setelah melatih Fen Xue.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!