NovelToon NovelToon
FROZEN DAWN

FROZEN DAWN

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Kutukan
Popularitas:416
Nilai: 5
Nama Author: Noulmi

Krystal, reinkarnasi Naga Es yang melupakan 98 kehidupan lamanya, tumbuh menjadi putri terbuang Kekaisaran Aethermoor. Dibuang ke Istana Aquamarine sejak usia tiga tahun oleh ibu yang dimanipulasi sihir, ia ditemani Mira dan dilindungi Eros—Dewa Nafsu yang menjadikannya calon istrinya. Kecantikannya memikat, namun hatinya rapuh akibat trauma penolakan. Ia membangun Proyek LadyBug untuk menghancurkan Ratu Seraphina dari dalam, merekrut para jenius terbuang sebagai senjata rahasia. Ketika Eros menolaknya demi kesucian, egonya hancur; ia nekat memeluk Hyal hingga batuk darah, menyadari racun berkat sang kakaklah yang menyiksanya. Kini di tanah Herkimer, Krystal bangkit—lebih dingin, lebih licik, dan bertekad menggulingkan takhta dengan tangannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noulmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Seiring berjalannya waktu, kedekatan antara Krystal dan Eros tumbuh semakin erat. Namun, sebuah kepanikan melanda saat Krystal menginjak usia tujuh tahun. Untuk pertama kalinya, gadis kecil itu mengalami datang bulan. Kebetulan saat itu Mira dan keluarganya sedang menghadiri acara di luar desa. Krystal yang ketakutan tidak berani melangkah keluar dari istana karena darah yang keluar sangat banyak. Mengingat kejadian itu berlangsung tepat sehari setelah demam purnamanya mereda, ia mengira dirinya sedang mengidap penyakit kronis yang mematikan. Di dalam keheningan kamarnya, Krystal hanya bisa menangis sendirian.

Tiba-tiba, Eros yang kini telah menginjak usia 14 tahun datang membawa makanan melalui portal rahasia. "Rys, apa kau sudah makan?" tanyanya ramah sebelum melihat keadaan Krystal.

Namun, pertanyaan itu hanya dibalas oleh tangisan Krystal yang semakin pecah. Tubuh kecilnya meringkuk di atas kasur, berusaha menyembunyikan noda darah yang kian melebar di balik selimut tebal.

"Ada apa, Rys? Kenapa kau menangis? Apa ada yang mengganggumu?" tanya Eros lagi dengan nada yang beralih panik. Merasa ada yang tidak beres, ia mendesak, "Apa yang kau sembunyikan di balik selimut itu, Rys?"

Tanpa menunggu jawaban, Eros menyingkap selimut tersebut dan terkejut melihat noda merah di sana. Tanpa pikir panjang, instingnya mengambil alih; ia segera menggendong tubuh ringkih Krystal lalu berteleportasi langsung—tanpa menggunakan portal—menuju kediaman Biov. Sementara Krystal diminta menunggu di kamarnya dengan cemas, Eros berlari kencang menemui ibunya, Grand Duchess Biov, untuk menceritakan segalanya.

Melalui insiden itu, Krystal justru mulai mendapatkan banyak pengetahuan dasar tentang kehidupan dari keluarga Biov. Maklum saja, orang-orang di desa pesisir yang merawatnya selama ini mayoritas adalah nelayan dan pedagang. Meski begitu, warga desa tidak pernah membiarkannya kelaparan. Krystal selalu mendapatkan baju baru, baik dari ketulusan warga desa maupun kiriman keluarga Biov. Bahkan terkadang, Grand Duchess sendiri yang membawanya pergi ke butik dengan menyamarkan identitas Krystal.

Perlahan, rasa bahagia mulai merayapi hati Krystal, mengikis ketakutan traumanya bahwa ia akan kembali dibuang seperti yang dilakukan keluarga kandungnya dulu.

Lambat laun, Krystal mulai menemukan gairah baru dalam hidup: ia mulai menggambar desain baju untuk dirinya sendiri. Setiap kali ingin membeli kain, Eros dengan setia akan menemani. Setelah itu, Grand Duchess dan terkadang Mira akan turun tangan langsung untuk mengajarinya cara menyulam, menggambar pola, dan menjahit. Mereka mendukung penuh hobi barunya.

Di sisi lain, kekejaman keluarga kandung Krystal tetap berjalan dingin. Suatu ketika, Grand Duke Biov sengaja berkunjung ke istana kekaisaran dan menanyakan kabar Krystal kepada Ratu Seraphina. Namun, dengan raut tanpa dosa, sang Ratu justru melontarkan kebohongan besar bahwa putri kandungnya itu sedang sakit keras.

Keluarga Biov tampaknya sadar akan situasi tersebut; rasa iba mereka berubah menjadi kasih sayang murni, membuat mereka memperlakukan Krystal layaknya putri kandung sendiri. Ironisnya, Krystal bahkan sama sekali tidak memiliki uang sepeser pun dari kekaisaran. Tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk keperluannya. Bagi keluarga kandungnya, fakta apakah Krystal masih hidup atau sudah mati tampaknya bukan lagi menjadi urusan mereka.

Meskipun Krystal sempat merasa malu karena semua kebutuhannya dicukupi oleh keluarga Eros dan warga desa, ia tahu bahwa tanpa bantuan mereka, ia mungkin sudah lama mati kelaparan.

Dukungan itu bahkan datang dari Xenon, Duke Muda Biov. Pria yang dikenal luas sebagai penggila perang yang ditakuti itu selalu bersikap sangat ramah kepadanya. Di masa damai kekaisaran saat ini, Xenon dengan sukarela menjadi pasukan bantuan untuk wilayah luar. Reputasi mengerikan Xenon inilah yang menjadi alasan utama mengapa tidak ada satu pun pihak yang berani mengusik kedaulatan wilayah Vasal Biov—tempat Krystal berlindung.

Namun, bayang-bayang masa lalu terkadang memanggil Krystal untuk membuktikan diri. Saat usianya menginjak sepuluh tahun, ia nekat menyelinap masuk ke sebuah kompetisi berburu. Untuk pertama kalinya, ia memberanikan diri berlari menghadang jalan sang ibu, Ratu Seraphina, berniat memperlihatkan gaun indah hasil rancangannya sendiri.

Respons yang didapatnya justru sebuah hantaman telak. Ratu Seraphina menatapnya tajam dengan sepasang mata yang menusuk. "Jangan menggangguku untuk hal remeh. Sudah kuperingatkan jangan muncul lagi di hadapanku!" ucap sang Ratu dingin. Padahal, Krystal telah menghabiskan waktu berjam-jam bersembunyi agar tidak tertangkap oleh penjaga pintu.

Kejadian itu mengingatkannya pada memori kelam saat ia berusia 3 tahun, tepat sehari setelah demam purnama pertamanya dan sebelum ia diasingkan. Kala itu, Krystal kecil yang gundah karena Hyal mendadak menghindarinya, nekat menerobos masuk ke ruang kerja ibunya yang sedang mengadakan rapat penting bersama para pejabat.

"Ibu! Kenapa aku tidak bisa menemukan Hyal?!" protes Krystal lantang dengan air mata berlinang.

Ratu Seraphina mendongak, memberikan tatapan beku yang sama. "Di mana sopan santunmu? Keluar."

"Tapi Ibu—"

"Aku bilang keluar!" bentakan sang Ratu menggelegar, meruntuhkan hati kecil Krystal. Bocah itu hanya bisa gemetar, menangis tersedu-sedu sembari berteriak, "Ibu jahat!" sebelum akhirnya berlari menabrak ibu pengasuh dan mengunci diri di kamar.

Sejak saat itu, eksistensi Krystal benar-benar dihapus. Di usianya yang ke-12, saat para lady bangsawan seusianya mulai menghadiri acara minum teh yang diadakan ibunya, Krystal tetap terisolasi di bawah bayangan. Bahkan saat pesta ulang tahun Hyal dirayakan dengan begitu megah dengan mengundang seluruh bangsawan di penjuru negeri, dunia bersikap seolah-olah Krystal tidak pernah lahir bersama kembarannya itu. Ia tidak pernah lagi melihat wajah Hyal sejak hari penolakannya.

Hingga pada usia empat belas tahun, Krystal yang sengaja ingin dengan Felix dan Hyal di acara kompetisi berburu. Didorong oleh keputusasaan, Krystal melakukan tindakan bodoh; ia diam-diam menyelinap di kereta kuda yang ditunggangi Xenon ke acara tersebut. Ia sengaja melukai tangannya sendiri dengan belati kecil, lalu menghampiri kedua saudaranya dengan harapan mereka akan mengulurkan tangan. Namun, kenyataan pahit kembali menyapa: yang ia dapatkan hanyalah tatapan jijik yang membekas dalam ingatannya hingga bertahun-tahun kemudian.

Dampak dari luka-luka emosional itu, ditambah dengan demam purnama setiap bulan, membuat Krystal menderita insomnia akut. Anehnya, meskipun ia tidak lagi mengalami mimpi buruk, ia bahkan melupakan apa yang sebenarnya terjadi di dalam mimpinya kala itu. Dan kini, ia benar-benar telah melupakan sembilan puluh delapan kehidupan yang telah ia jalani dimasa lalu.

Bagi Krystal, keluarga Biov dan warga desa pesisir adalah hadiah terindah dalam hidupnya. Mereka tidak hanya merawatnya, tetapi juga menyediakan guru privat untuk setiap ilmu yang ingin ia pelajari. Krystal kini memanggil Grand Duchess Esther Biov dengan sebutan "Ibu"—sebuah panggilan yang sering kali membuatnya berandai-andai jika saja Esther adalah ibu kandungnya yang asli. Grand Duke pun lebih senang dipanggil "Ayah", sementara Xenon menganggapnya sebagai adik perempuan yang harus dilindungi.

Hanya Eros yang menolak dipanggil kakak. Pria itu selalu menegaskan dengan penuh percaya diri bahwa Krystal adalah calon istrinya kelak. Krystal selalu tertawa setiap kali mendengar gurauan itu, meski di dalam lubuk hatinya, ada setitik harapan agar ucapan Eros benar-benar menjadi kenyataan.

Kini, di usianya yang telah menginjak tujuh belas tahun dan Eros yang berusia dua puluh empat tahun, pria itu telah menjelma menjadi sesosok "ksatria penyihir" pelindung sejati bagi sang putri yang terbuang. Selama masa-masa insomnia Krystal kambuh, Eros selalu mengajukan diri menjadi "bantal tangan"-nya; setia menemani di sisi tempat tidur, menemani Krystal mengobrol hingga gadis itu benar-benar terlelap sebelum akhirnya ia pergi meninggalkan kamar.

Beranjak dewasa, Krystal mulai memikirkan kemandiriannya. Ia mulai menjual sketsa desain pakaian yang ia kenakan sendiri. Tanpa disangka, rancangannya menjadi sensasi besar dan ia dinobatkan sebagai seorang "muse" misterius oleh butik-butik terkenal di ibu kota Biov. Meskipun harus menyembunyikan identitas aslinya, Krystal merasa sangat puas bisa menghasilkan uang sendiri dari masyarakat yang memuja karya gaunnya.

Krystal sering kali mendesain gaun dengan potongan terbuka yang dianggap tidak sopan oleh standar bangsawan konvensional. Atas saran dari ibu Eros, desain yang ia jual akhirnya diubah menjadi versi yang lebih tertutup.

Kehidupan finansialnya kini sangat melimpah, terlebih karena keluarga Biov tetap bersikeras memberinya tunjangan bulanan yang besar, dan warga desa pesisir yang tak pernah absen mengisi penuh pasokan bahan makanan di istana Aquamarine. Karena itu, ia menjadi orang yang dermawan yang dengan suka rela mengeluarkan uangnya pada orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Xenon juga kerap pulang dengan membawa berbagai benda antik nan cantik dari luar kekaisaran sebagai "oleh-oleh perang" untuknya. Sementara Eros bertindak lebih jauh; sejak Krystal mengutarakan niatnya untuk mandiri, pria itu menyerahkan seluruh uang saku dari orang tuanya untuk dikelola oleh Krystal. Eros berjanji hanya akan meminta uang itu jika ia benar-benar membutuhkannya—walaupun pada akhirnya, uang itu tetap mereka habiskan bersama-sama untuk bersenang-senang.

Namun, di saat Eros sedang sibuk dengan berbagai urusannya, Krystal kerap mencari hiburan dengan menghadiri pesta topeng dan acara pelelangan di ibu kota kekaisaran maupun wilayah Biov seorang diri. Menggunakan topeng misteriusnya, ia sering kali pergi ke penginapan dengan ditemani oleh pria yang berbeda-beda. Tentu saja, Krystal tidak pernah melakukan hal yang melanggar batas. Eros telah menanamkan sebuah mantra pembatas dewa nafsu pada tubuh Krystal, memastikan tidak ada satu pun pria yang bisa menyentuh atau melewati batas suci dengannya. Bagi Krystal, pria-pria asing itu hanyalah sebuah "bantal tangan pengganti" untuk mengusir kesepiannya—karena pada kenyataannya, tidak ada satu pun hal di dunia ini yang mampu memberikan kenyamanan sehangat kehadiran Eros di sisinya.

1
Jasa Curhat
waktu antara hyal memohon dan bulan purnama pertama tidak sinkron
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!