Dylan adalah seorang dokter bedah ilegal. Banyak orang di dunia bawah tanah mengandalkannya ketika ada anggota kelompok mereka yang terluka.
Masa kecilnya begitu kelam, seluruh harta kekayaan ibunya dijual oleh ayahnya untuk membangun sebuah perusahaan. Tapi ternyata, pengorbanan ibunya dibalas dengan pengkhianatan yang sangat menyakitkan.
Setelah ibunya meninggal, ayahnya terpaksa harus membuang Dylan, karena selingkuhannya tidak mau menerima kehadirannya.
Dylan berjanji, suatu hari nanti dia akan membalas perbuatan ayahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Siang ini terlihat Dylan yang sedang mengecek jumlah uang yang dia dapatkan atas bayarannya sebagai dokter bedah ilegal, dia rasa cukup untuk membayar semua hutang orang tua angkatnya.
Menjadi dokter bedah ilegal bukanlah pekerjaan tetap. Dia hanya mendapatkan uang jika ada yang memerlukan jasanya. Tidak setiap hari ada anggota mafia atau gangster yang terluka, jadi dia tetap harus mencari pekerjaan lain.
Untuk sementara waktu Dylan bekerja sebagai pengantar galon dengan hanya mengandalkan ijazah SMA. Dulu dia sempat kuliah, tapi karena suatu alasan, akhirnya dia memilih untuk tidak melanjutkan kuliahnya.
Mungkin beginilah resikonya orang ganteng, banyak pelanggan wanita selalu meminta nomor ponselnya, tapi Dylan selalu bersikap profesional. Hanya memberikan nomor costumer perusahaan galon jika ingin memesan.
"Dengan uang segitu, seharusnya kamu bisa melanjutkan kuliah, bro," ucap Yoga sambil mengintip ponselnya Dylan.
Dylan langsung mengunci layar ponselnya, "Dih kepo."
Yoga malah nyengir, lalu dia berkata dengan nada serius. "Kamu itu berbakat menjadi dokter. Seharusnya kamu mewujudkan mimpimu itu."
Dylan menghela napas. "Aku masih memiliki keperluan lain yang harus aku utamakan."
Yoga bertanya dengan nada kesal, "Apa kamu tidak merasa diperas oleh mereka?"
Dylan menjawab dengan tenang. "Tidak. Ini sebagai bentuk balas budi yang harus aku bayar."
Dylan masih teringat dengan kejadian di masa lalu.
Flashback on...
Raka, itulah nama masa kecilnya. Dulu, saat dia sedang terluka parah, lalu diseret oleh ketiga orang preman yang menculiknya.
"Anak perempuan itu telah berhasil melarikan diri. Sialnya dia bertemu dengan polisi. Kita harus segera pergi dari sini," ucap salah satu preman yang ada disana dengan perasaan cemas.
Tanpa mereka sadari, dari kejauhan ada seorang pria paruh baya yang sedang berburu, sambil membawa empat anjing liar. Dia sangat kasihan saat melihat Raka yang sedang diseret oleh mereka sambil merintih kesakitan.
Karena itu, pria paruh baya itu segera melepaskan anjing-anjingnya, untuk memangsa ketiga preman itu.
Guk...
Guk...
Guk...
Ketiga preman sangat terkejut saat melihat ada empat anjing liar yang berukuran cukup besar berlarian ke arah mereka.
"Sial! Ada anjing!"
Tanpa berpikir panjang, mereka segera melepaskan Raka, memilih menyelamatkan nyawa masing-masing.
Mereka berlari secepat mungkin, tapi karena naluri sebagai anjing pemburu, anjing-anjing itu terus belari sampai bisa mendapatkan mangsanya.
Sedangkan pria paruh baya itu segera menyelamatkan Raka yang sedang terluka parah.
Pria paruh baya itu bernama Jefri. Dia adalah seorang dokter bedah ilegal. Dia sering dipanggil oleh para klan mafia ataupun gangster yang membutuhkan jasanya dalam perawatan medis.
Raka dibawa pulang oleh Jefri. Pria itu sudah memiliki istri dan anak, dengan kehidupan yang sangat sederhana.
Jefri sengaja mengganti nama Raka menjadi Dylan, karena dari dulu dia sangat menginginkan anak laki-laki dan bahkan sudah mempersiapkan nama itu.
Dari Jefri, Dylan banyak belajar tentang semua ilmu kedokteran. Bahkan dia sering ikut bersama dengan Jefri jika ada orang yang membutuhkan perawatan medis.
Setelah beranjak dewasa, Dylan mulai belajar dari Jefri bagaimana cara menangani pasien yang terluka, termasuk melakukan operasi.
Namun sayangnya, Jefri sudah meninggal lima tahun yang lalu. Karena itu, Dylan terpaksa tidak melanjutkan kuliah dan memilih menjadi tulang punggung keluarga.
Flashback off...
Yoga masih bersikukuh memberikan saran pada Dylan. "Tapi sudah saatnya kamu memikirkan kebahagiaan kamu sendiri. Dan memperjuangkan cita-cita kamu, bro."
Dylan berkata dengan santai, "Nanti saja kita membahasnya, sekarang aku harus mengantarkan satu truk galon ke Barack Mal."
Yoga langsung membulatkan matanya saat mendengar kata Barack Mal. "Barack Mal?"
Dylan mengerutkan kening, dia tidak paham mengapa ekspresi Yoga seperti habis bertemu setan. "Iya, Barack Mal. Memangnya kenapa?"
"Aku cuma mau mengingatkan kamu saja. Kamu harus hati-hati. Banyak yang bilang pemilik mal nya sangat mengerikan. Mudah-mudahan kamu jangan pernah bertemu dengan dia." Yoga berkata sambil bergidik ngeri.
Dylan malah tertawa kecil. "Aku tidak takut. Memangnya semengerikan apa dia?Kuntilanak? Sundel bolong? atau genderuwo?" tanyanya, penasaran.
Selamat menunaikan ibadah puasa juga yaa buat othor..
Semoga masih diberi kesehatan dan usia yang berkah..
Bisa kagak sih otaknya lempeng dikit biar tetap eling 😅...
Memangnya Bianca mengajakmu ke kamarnya buat ngapain...
Dia sekedar mau bilang jangan sampai salah masuk kamar, kalau nasibmu masih pengen hidup lebih lama Dy 😅😅..
Seru juga kalau dihadirkan pihak ketiga ala khodamnya mereka berdua yang ngereog 😅😅...
Tentu lebih berpengalaman bin friendly 😅😅....
Harap maklum inner child mereka berdua masih terbawa sampai dewasa /Sob/...
Ada satu kepingan puzle tidak sempurna bahkan hilang yang seharusnya melengkapi masa kecil mereka 🤧...
Bagian yang bilang itu baru ditemukan setelah mereka dewasa...
Meski mereka berdua belum menyadarinya...
Enaknya dimulai dari mana dulu Dy 😅...
Dia punya mata lhoo Bi, makanya memanfaatkan kesempatan dalam kelonggaran melihat dirimu 😅😅...
Mbok yang manis gitu lhoohh sama suami 😅...
Ini bukan kisah tentang Cinderella yang kehilangan sepatu kaca /Sob//Facepalm/..
Jangan2 sandal jepitnya jadi mahar juga 😅😅..
Atau malah seserahan untuk mempelai perempuan 😅😅😅😅...
Biar anti mainstream /Sob/...
Buruan pamerin ke Yoga tapi jangan pamer ke Author DF_14 😅...
Buruan tobat giihh sebelum pindah alam /Sob/...
Mumpung masih ada kesempatan dalam kelonggaran...
Dengan tidak memilih Pram sebagai calon menantu, telah menyelamatkan jalan hidup Bianca di masa depan..
Sekaligus melindungi aset Keluarga Antonio 🙌...
Dylan kandidat calon suami yang mendekati kriteria paling sempurna diantara yang lain...
Dan perlu diingat rival terpilih adalah putra kandung semata wayangmu Bob 👌...
Sempatnya jadi stalker ...
Jangan suka ingin tahu urusan orang lain, itu bisa membu-nuhmu 🤸♀️...
Sebatas mantan yang harus dibuang di tempat sampah yee 😝...
Sudah niat berpisah yaa lepaskan dunnkk jangan tarik ulur kea layangan putus aja masih mau diburu dan dipantau 🤦..
Tetapi dikau yang meninggalkan ☹️...