NovelToon NovelToon
My Kaisar

My Kaisar

Status: tamat
Genre:Romantis / Percintaan Konglomerat / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadhira Ramadhani

Bagi Freya Aurelia, mahasiswi seni yang hidupnya penuh warna dan kebebasan, Istana Welas adalah labirin kuno yang membosankan. Namun, sebuah insiden "salah masuk kamar" menyeretnya ke dalam pusaran protokol kerajaan yang kaku.
Di sana ada Kaisar Welas, sang putra mahkota yang perfeksionis, dingin, dan kaku layaknya robot. Dua dunia yang bertolak belakang ini dipaksa bersatu saat titah Buyut menjodohkan mereka demi sebuah stabilitas tradisi.
Satu bulan. Itulah waktu yang mereka miliki untuk membuktikan bahwa perjodohan ini adalah sebuah kesalahan besar. Namun, di antara perang urat syaraf, noda saus sambal di kemeja mewah, dan pelarian ke warung mie ayam, garis-garis benci itu mulai memudar.
Dapatkah Freya mewarnai hidup Kaisar yang hitam-putih? Atau justru Freya yang akan terbelenggu dalam kaku-nya adab istana?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadhira Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

Matahari pagi menyelinap masuk ke ruang makan rumah sederhana Freya. Bu Larasati sedang menata piring nasi goreng saat pintu kamar terbuka. Freya keluar dengan langkah yang sedikit kikuk, tangannya sesekali merapikan rok dress floral berwarna lavender yang jatuh lembut di bawah lututnya. Rambutnya tidak lagi dicepol asal dengan pensil, melainkan digerai rapi dengan jepit mutiara kecil di satu sisi.

"Pagi, Ibuuuu..." sapa Freya dengan suara yang agak pelan, merasa asing dengan penampilannya sendiri.

Bu Larasati seketika mematung. Sudip di tangannya hampir saja terjatuh. Ia menatap putrinya dari ujung rambut sampai ujung kaki tanpa berkedip. "Frey? Ini beneran kamu? Ibu nggak salah lihat, kan? Kamu nggak lagi kesurupan jin penunggu galeri, kan?"

Wajah Freya langsung memerah. "Ibu! Apaan sih! It-itu... ini disuruh sama Kai. Katanya aku nggak boleh pake jeans sobek-sobek lagi kalau keluar rumah. Posesif banget, kan?"

Bu Larasati tersenyum lebar, matanya berkaca-kaca haru. "Pangeran Kaisar seleranya bagus banget. Kamu jadi kelihatan cantik sekali, Frey. Benar-benar seperti calon menantu kerajaan."

"Ih, Ibu jangan ikut-ikutan deh! Aku geli sendiri liatnya," gerutu Freya, meski dalam hati ia merasa kain dress pemberian Kaisar itu sangat nyaman dan wangi.

Setibanya di kampus, Freya turun dari mobil jemputan istana. Di sana, Kholid sudah menunggu dengan tas lukis di tangannya—masih menjalankan tugas sebagai Aspri. Begitu melihat Freya keluar dengan penampilan barunya, Kholid yang tadinya sedang cemberut langsung terpaku. Mulutnya sedikit terbuka, matanya mengikuti setiap gerak-gerik Freya yang berjalan mendekat.

Freya yang merasa risih langsung berkacak pinggang. "Apa lo liat-liat! Terpesona sama gue?! Buruan bawa tasnya, Aspri! Jangan bengong kayak patung selamat datang!"

Kholid berdeham keras, mencoba membuang muka untuk menutupi rasa terkejutnya. "Aku hanya terkejut melihat seekor burung gagak bisa berubah jadi burung merak dalam semalam. Pakaian itu... setidaknya membuatmu tidak terlihat seperti gelandangan seni lagi."

"Dih, dasar ular! Bilang aja gue cantik, susah banget!" cetus Freya sambil berjalan mendahuluinya.

Baru beberapa langkah, Jihan muncul dari balik pilar gedung fakultas. Sahabatnya itu sampai melepaskan kacamata hitamnya hanya untuk memastikan siapa yang sedang berjalan di depannya.

"Wahhh! Frey?! Lo baru turun dari gunung atau dapet cahaya illahi?!" pekik Jihan sambil memutar-mutar tubuh Freya. "Sumpah ya, ini Freya Aurelia yang hobi pake kaos gombrang itu? Gila, lo cantik banget, Frey! Vibes-nya udah bukan mahasiswi lagi, tapi The Next Queen of Welas!"

"Apa sih, kenapa semuanya natap gue aneh sih!" keluh Freya sambil menutupi wajahnya dengan tangan. "Ini gara-gara si Robot itu tahu nggak. Gue berasa jadi orang lain."

"Nggak, Frey. Lo tetep lo, cuma versi yang... glow up maksimal," goda Jihan.

Sore harinya, saat jam kuliah berakhir, sebuah mobil sedan mewah sudah terparkir di depan gerbang. Namun kali ini, bukan hanya supir yang ada di sana. Kaisar berdiri di samping mobil, mengenakan kemeja hitam yang elegan, didampingi oleh Ethan yang tampaknya sengaja ikut untuk mengganggu kakaknya.

Saat Freya berjalan mendekat dengan dress lavendernya yang melambai ditiup angin sore, Ethan langsung bersiul keras, mengundang perhatian mahasiswa lain.

"Wuidiiih! Kak Kaisar, liat tuh! Siapa ya bidadari yang jalan ke arah kita?" goda Ethan sambil menyenggol lengan Kaisar. "Beda banget ya kalau udah dipoles. Kak Freya, itu dress-nya beli di mana? Atau emang orangnya yang dasarnya udah cakep tapi disembunyiin?"

Freya cemberut, namun pipinya tak bisa berbohong—warnanya makin merah. "Ethan! Diem nggak! Gue... aku pukul ya!"

"Ciee, 'aku'! Aduh, telinga gue nggak salah denger kan? Sejak kapan singa betina kampus pake aku-kamu?" Ethan terus tertawa lepas, menikmati wajah malu Freya dan wajah Kaisar yang berusaha keras tetap datar meski matanya tidak lepas menatap Freya.

Kaisar melangkah maju, memotong ledekan Ethan. Ia menatap Freya dari atas ke bawah. Ada binar kekaguman yang nyata di matanya, jenis tatapan yang membuat jantung Freya berdegup dua kali lebih cepat.

"Kamu terlihat pantas memakainya," ucap Kaisar singkat, namun nadanya sangat dalam.

"Ini gara-gara kamu, Kai! Orang-orang ngelihat aku kayak ngelihat bidadari atau barang antik tahu nggak! Aku jadi risih!" protes Freya sambil masuk ke dalam mobil dengan cepat untuk menghindari tatapan orang.

Kaisar menyusul masuk ke kursi belakang, sementara Ethan duduk di depan sambil terus tertawa.

"Gimana rasanya jadi pusat perhatian, Kak?" tanya Ethan dari kursi depan. "Besok-besok Kak Kaisar harus sewa bodyguard tambahan nih, soalnya banyak cowok-cowok kampus yang tadi curi-curi pandang ke Kak Freya."

Kaisar melirik Ethan lewat spion tengah dengan tajam. "Ethan, diamlah."

Kaisar kemudian menoleh ke arah Freya yang masih terlihat kesal. "Kenapa kamu harus risih jika mereka menatapmu? Kamu cantik, dan itu fakta. Mereka hanya mengagumi apa yang seharusnya dikagumi."

Freya menatap Kaisar, wajahnya kini benar-benar panas. "Kai... kamu belajarnya dari mana sih ngomong kayak gitu? Geli tahu! Aku lebih suka kamu yang kaku daripada yang pinter ngerayu begini."

"Aku tidak merayu. Aku hanya menyatakan observasi," sahut Kaisar santai. Ia kemudian meraih tangan Freya, menggenggamnya dengan lembut di atas kursi. "Dan soal syarat kemarin... terima kasih sudah memakainya. Aku menghargai usahamu."

Freya terdiam, merasakan kehangatan tangan Kaisar. Ia menunduk, melihat jemari mereka yang bertautan—jemarinya yang masih ada sedikit bekas cat dan jemari Kaisar yang bersih dan kuat.

"Aku cuma nggak mau kamu malu punya tunangan kayak aku," bisik Freya pelan.

Kaisar mengeratkan genggamannya. "Aku tidak pernah malu. Sejak awal, aku bangga memilikimu di sampingku. Hanya saja, aku ingin dunia melihat apa yang selama ini aku lihat—bahwa di balik cat-cat itu, ada seseorang yang sangat berharga."

"EHEM!" Ethan berdeham sangat keras dari depan. "Lupa ya ada orang di sini? Tolong ya, jomblo terhormat ini jangan dikasih tontonan drakor live. Gue bisa diabetes denger omongan Kak Kai!"

Freya tertawa kecil, rasa kesalnya menguap begitu saja. Meskipun ia harus memakai dress yang "geli" menurutnya, dan meskipun ia harus menghadapi ledekan Ethan, berada di samping Kai dengan status yang baru ini ternyata tidak seburuk yang ia bayangkan.

"Kai," panggil Freya.

"Ya?"

"Besok... aku boleh tetep bawa palet lukis ke mobil kan? Walaupun pake dress mahal ini?"

Kaisar tersenyum tipis, sebuah senyum yang kini jauh lebih sering muncul. "Tentu. Selama kamu bahagia, kamu boleh membawa seluruh studionu ke dalam mobil ini."

1
Nita Aprika Nita
🤣🤣
Nita Aprika Nita
Ya Allah.. karya mu bagus banget kak.. tapi kok sepi yang baca dan like y..
Nadhira Ramadhani: bantu kasih bintang 5 dong kak🤣
total 1 replies
Thata Ayu Lestary
bagusss bgttt karya nya kak , besttttt
Nadhira Ramadhani: baca ceritaku juga yang lain kak 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!