NovelToon NovelToon
Mawar Yang Tersisih Kan

Mawar Yang Tersisih Kan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga / Saudara palsu / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Mawar adalah anak ke 2 yang di paksa harus selalu mengalah dengan adik nya, Mawar di bedakan oleh ibu nya.

Mawar harus selalu mengalah demi sang adik, Mawar di perlakukan seperti anak tiri. Penderitaan Mawar semakin pedih saat ayah nya meninggal dunia, sikap ibu nya semakin menjadi terhadap diri nya.

Untung saja kakak laki - laki Mawar bisa melindungi diri nya, sebagai sang kakak dia tidak rela melihat penderitaan sang adik.

Sang kakak bahkan rela menolak beasiswa nya di sebuah universitas ternama karena dia tidak ingin meninggal kan Mawar sendirian.

Ikuti kisah Mawar dalam mengarungi kehidupan di bawah tekanan sang ibu dab juga adik nya, bisa kah ibu nya Mawar menyayangi Mawar seperti dia menyayangi putri bungsu nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

Mawar menatap setumpuk pakaian sekolah bekas milik Erin yang kini berada di tempat tidur nya. Seragam putih abu - abu dengan setelan baju berlengan pendek serta rok yang juga selutut.

Mawar ingin sekali seperti teman - teman nya yang mengenakan seragam sekolah panjang dan lengkap dengan hijab nya, tapi dia tidak punya uang untuk membeli nya.

"Kenapa aku berbeda bu?" Mawar bertanya dengan nada lirih pada diri nya sendiri.

Air mata lolos begitu saja dari kelopak mata nya tanpa bisa dia tahan. Perbedaan yang dia rasakan sejak kecil kini semakin terasa.

Mawar merapikan seragam bekas itu ke dalam lemari usang nya, dia akan bertahan sampai 3 tahun ke depan. Setelah lulus SMA nanti, dia berjanji pada diri nya sendiri akan pergi mencari jalan nya sendiri.

Sementara itu di dalam kamar nya Indah.

"Aku senang banget ya bu, seragam sekolah ku akhir nya udah di beliin!" Indah tampak sangat senang setelah mencoba satu persatu setelan sekolah milik nya yang baru saja di beli oleh Bu Munah tadi siang.

Lengkap dengan tas dan juga sepatu baru, semua perlengkapan sekolah Indah susah siap. Karena sekarang sedang libur semester genap dan 2 minggu lagi, tahun ajaran baru akan segera di mulai. Indah sekolah di SMP baru yang berada tidak jauh dari rumah nya dan baru di buka 2 tahun belakangan ini, sedang kan Mawar akan sekolah di Sekolah yang sama dengan Farhan.

"Ibu beneran kan gak beliin Mawar baju baru?" Tanya Indah kembali untuk memastikan.

"Tidak sayang, dia pake seragam bekas nya mbak Erin kok. Lagian kan seragam nya masih bagus kok!" Jawab Bu Munah sambil tersenyum.

"Bagus lah bu, habis nya aku kesel banget sama Mawar. Masa orang sekampung pada muji - musik bahwa dia cantik lagi dan bilang nya aku yang jelek!" Indah bersungut - sungut kesal.

"Udah biarin aja orang mau bilang apa, gak penting juga kan!" Bu Munah menenangkan Indah yang tampak nya masih sangat kesal dengan Mawar.

Memang benar terdapat perbedaan yang mencolok antara Mawar dan Indah, Mawar sangat cantik dengan kulit nya yang kuning langsat dan tubuh yang ramping, berbeda dengan Indah yang memiliki kulit gelap dan tubuh yang gendut dan lebar.

'Rasain kamu Mawar, pake aja seragam bekas nya mbak Erin!' Mawar membatin sambil tersenyum puas.

*******

Waktu terus berlalu, tidak terasa sudah 2 bulan tahun ajaran baru di mulai. Mawar sudah tidak begitu peduli lagi dengan seragam bekas yang dia kenakan, bagi nya dia bisa sekolah sudah lebih dari cukup.

Banyak anak yang bahkan tidak bisa mengenyam pendidikan karena berbagai faktor. Mawar masih bersyukur dengan keadaan nya yang sekarang. Dia tetap menjalani hari - hari nya dengan semangat sekalipun hukuman fisik dan mental masih sering dia dapat kan.

"Mawar, bapak punya sesuatu untuk mu, dan bapak minta kamu jaga dengan baik. Gunakan itu untuk kepentingan mu suatu hari nanti!" Pak Harto menemui Mawar di kamar nya ketika dia sedang belajar.

"Apa itu pak?" Tanya Mawar sambil menutup buku yang ada di tangan nya.

"Simpan ini baik - baik nak, kau boleh menjual nya nanti jika dalam keadaan darurat!" Pak Harto menyerah kan bungkusan kecil pada nya.

Mawar menerima bungkusan yang di berikan bapak nya, dengan hati - hati dia membuka nya dan melihat sebuah cincin emas mungil yang sangat indah di dalam nya.

"Ini untuk Mawar pak?" Tanya Mawar dengan suara yang bergetar.

"Iya nak, ini untuk mu dan simpan lah dengan baik. Jangan sampai ibu dan adik mu tahu!" Pinta pak Harto pada Mawar.

"Terima kasih banyak pak!"Mawar memeluk bapak nya sambil menangis.

"Jangan menangis nak, nanti kedengaran sama ibu dan adik mu. Gunakan itu untuk keperluan mu nanti nak!" Pak Harto mengelus puncak kepala putri nya.

"Bapak, Mawar sayang bapak!" Mawar Masih terisak di dalam pelukan bapak nya.

"Kau adalah putri ku nak, maaf kan bapak yang tidak bisa selalu melindungi mu!" Pak Harto membingkai wajah Mawar.

"Apa maksud bapak?" Tanya Mawar penasaran.

"Bapak sibuk nak, siang hari tidak ada di rumah jadi bapak tidak bisa menjaga mu setiap waktu!" Pak Harto memberikan alasan yabg logis pada putri nya.

"Gak papa pak, Mawar tahu bapak sibuk mencari nafkah untuk keluarga kita!" Mawar menghapus sisa air mata nya pipi nya.

"Simpan baik - baik, bapak keluar dulu!" Bergegas pak Harto keluar dari kamar anak nya.

Mawar memperhatikan cincin emas mungil seberat 2 Gram itu dengan perasan bahagia, dia tidak menyangka bapak nya secara diam - diam memikirkan masa depan nya. Mawar menyimpan cincin beserta surat nya itu di tempat yang aman agar tidak ketahuan ibu dan bapak nya.

Setelah dari kamar Mawar, pak Harto duduk termenung di depan rumah nya sambil menghisap sebatang Rokok. Dia merasa lega setelah karena telah berhasil memberikan sesuatu untuk Mawar.

Diam - diam pak Harto menyisakan sedikit demi sedikit uang dari hasil penjualan panen kebun nya, dia memang ingin sekali memberikan sesuatu untuk anak nya. Entah kenapa sekarang pak Harto begitu mencemas kan Mawar, seolah - oleh dia tidak punya banyak waktu lagi untuk menjaga putri nya tersebut.

"Bapak kok melamun?" Tiba - tiba Farhan datang dan duduk di samping bapak nya.

"Kamu gak keluar nak? Biasanya kamu selaku keluar malam - malam begini!" Pak Harto bertanya pada putra sulung nya.

"Gak pak, lagi malas saja dan pengen di rumah!" Jawab Farhan sambil menyandar kan tubuh nya di sandaran kursi kayu yang dia gunakan untuk duduk.

"Farhan, bapak bisa minta tolong sama kamu nak?" Tiba - tiba pak Harto menatap anak nya dengan serius.

"Minta tolong apa pak?" Tanya Farhan heran, pasal nya tidak biasanya bapak nya meminta sesuatu dari nya.

"Bapak Minta kamu jaga Mawar dengan baik nak, lindungi dia. Mawar anak baik, kamu tahu kan bapak tidak selalu ada di rumah. Jadi bapak tidak bisa menjaga Mawar dengan baik!" Pak Harto mengutarakan keinginan nya pada Farhan.

"Tentu saja pak, Farhan akan menjaga Mawar dan tidak akan pernah meninggal kan nya!" Farhan mengangguk kan kepalanya.

"Bapak bingung dengan ibu mu, padahal dulu dia sangat menyayangi Mawar, tapi sekarang dia berubah!" Ujar Pak Harto sambil menghembus kan asap rokok nya ke udara.

"Apa bapak tahu apa penyebab nya ibu berubah?" Tanya Farhan penuh selidik pada bapak nya.

"Tidak nak, bapak tidak tahu apa alasan nya!" Pak Harto menggeleng kan kepala nya.

Baik Farhan dan Pak Harto sampai saat ini masih bingung, apa alasan di balik sikap bu Munah terhadap Mawar. Kenapa bisa dia membedakan antara Mawar dan Indah, padahal kedua nya lahir dari rahim yang sama.

1
kalea rizuky
maaf males MC nya glblok
partini
bicara lembut ada maunya,, semoga kena stroke biar tau rasa
Isabela Devi
pada halkan mawar bisa sambil kerja Farhan
Isabela Devi
kasian mawar tp Farhan ingin mawar sukses
Isabela Devi
ibu yg ga punya belas kasih sama anak
Isabela Devi
mawar pergi dari rumah itu mungkin kamu bukan anaknya
Isabela Devi
ibu jahat bangatnya
Isabela Devi
dapat kak yang baik gitu, rasanya senang bangat
Isabela Devi
Farhan ga terimah beasiswa Krn dia mau jaga adiknya, amanah dari papanya sebelum meninggal
Isabela Devi
biasanya anak yang di manja gitu dibtengah jalan sekolahnya ga henar
Isabela Devi
semoga mawar kuat
Isabela Devi
semoga suatu saat mawar mendapatkan kebahagiaan
Isabela Devi
ibu yang py hati emang, apa mawar bukan anak kandung dia ya
kalea rizuky
ibuk gendeng nunggu karma mu
kalea rizuky
mending pergi dr rmh lag
partini
sambil kuliah kan bisa kerja yg online ataupun offline
Dede Azwa
semoga km pergi mawar..dari rumah sendiri tp bagai kan neraka... semoga di luar sana km menjadi orang yg sukses...😭sedih aku thorrr kok ada seorang ibu modelan kaya gitu..😡
Dede Azwa
astagfirullah...itu sich janji edan🤦😡
Dede Azwa
astagfirullah..kok ada ya ibu modelan ke gitu...😡
Korik Kook
kok aneh gak mungkin ibu kandung kelakuannya kyak gitu sama anak sendiri.. klo anak tiri mungkin / hasil perkosaan aneh ceritamu ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!