NovelToon NovelToon
Kekuatan Di Belakang Ku Menekan Seluruh Surga

Kekuatan Di Belakang Ku Menekan Seluruh Surga

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Peradaban Antar Bintang / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:893
Nilai: 5
Nama Author: wusan

Di semesta tanpa akhir, tempat miliaran ras tak berujung hidup berdampingan, berdiri banyak kekuatan tertinggi yang menguasai aliran reinkarnasi, berbicara langsung dengan Dao Agung, dan menekan seluruh era tanpa batas. Di antara semua kekuatan itu, hanya beberapa yang benar-benar mengguncang seluruh multisemesta.

Rumah Ilahi Ungu, sebuah kekuatan misterius dengan aura tak terbandingkan, hanya dengan sedikit gerakan saja mampu membuat tak terhitung banyaknya semesta bergetar ketakutan.

Keluarga Gu, keluarga kuno yang menyimpan rahasia tabu paling menakutkan. Mereka mengendalikan rahasia yang menekan seluruh era, dari masa lalu hingga masa depan.

Sekte Pedang Wuji, penguasa Dao Pedang tertinggi. Sekali pedang mereka terhunus, surga dan neraka tak terhitung jumlahnya gemetar dan bertekuk lutut.



dan anak muda bernama lu feng memiliki peradaban yang mengguncang seluruh multisemesta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wusan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

shangguan yun pingsan

“Astaga, pedang Lu Feng itu aneh!”

Salah satu murid berteriak kaget.

“Benar! Kenapa ruang langsung koyak saat dia mengeluarkannya?”

“Jangan-jangan itu juga artefak tingkat kaisar?”

Banyak murid menatap pedang di tangan Lu Feng dengan ekspresi tak percaya.

Tetua Kelima ikut tertegun.

“Pedang ini…”

alisnya berkerut.

“Mengandung hukum dimensi.”

“Bahkan ada sedikit aura ilahi.”

Dalam hati ia bergumam,

“Ini pasti berasal dari latar belakang Feng kecil.”

“Sungguh… latar belakang yang tidak biasa.”

Shangguan Yun menatap Lu Feng dengan mata melebar.

“Bukankah anak ini tidak punya latar belakang?”

“Lalu dari mana pedang tingkat kaisar itu?”

Ia mendengus dingin.

“Hmph, kau benar-benar beruntung.”

“Kalau begitu—”

Shangguan Yun mengayunkan pedangnya.

“Pedang Naga Terbalik!”

Roar—!

Suara naga menggema dari awan. Qi pedang melonjak, membentuk seekor naga hitam raksasa. Mulut naga itu dipenuhi cahaya pedang tiran, menerjang lurus ke arah Lu Feng.

Naga pedang itu membentang sepanjang sepuluh ribu mil.

Ia bukan makhluk hidup, melainkan perwujudan niat pedang Shangguan Yun.

Lu Feng tetap tenang.

Ia mengangkat pedangnya dan menebas ringan.

Srekk—

Suara robekan terdengar jelas.

Cahaya tebasan perak melintas. Cahaya itu seperti celah pintu dimensi, memotong ruang, langsung mengarah ke naga pedang.

Banggg!

Tabrakan dahsyat mengguncang langit.

Naga pedang itu seperti kertas tipis, terkoyak seketika lalu menghilang. Cahaya biru meledak, memercikkan kilau indah di udara.

“Apa?!”

Mata Shangguan Yun melotot.

Ia tak menyangka serangannya bisa dipatahkan dengan begitu mudah.

“Astaga… Lu Feng menahannya!”

“Gila…”

“Pedang itu terlalu aneh!”

“Benar, naga hitam itu langsung lenyap saat terkena tebasannya!”

Langit kembali hening,

sementara Lu Feng berdiri tenang, pedang perak di tangannya masih bergetar ringan.

“Bagus… bagus sekali. Ambil ini!”

Tubuh Shangguan Yun bergetar.

Tubuh Pedang Tiran Surgawi aktif sepenuhnya. Niat pedang tiran meledak, menerangi dunia.

Cahaya tirani menyebar sejauh jutaan mil, membuat mata setiap orang terasa perih.

“Pedang Tiran—Bentuk Pertama!”

“Mendominasi Dataran!”

Ayunan pedangnya jatuh.

Sebuah daratan luas terbentuk di udara, mengandung niat pedang tiran yang berat dan menekan. Cahaya pedang berkelip, seolah dunia dipaksa tunduk.

Lu Feng tetap tenang.

Pedangnya kembali bergerak.

Tebasan kali ini terlihat sederhana, bahkan biasa.

Ia menebas ruang kosong di depannya.

Sesaat kemudian—

Silatan pedang seperti benang muncul.

Bukan satu, melainkan ribuan.

Benang-benang pedang itu menekan turun, memotong daratan pedang raksasa itu. Daratan berukuran ribuan mil tersebut terpotong bersih, terbelah menjadi ribuan bagian.

“Sungguh luar biasa!”

Salah satu murid di bawah berteriak.

“Teknik pedang apa itu?”

“Aku tidak tahu!”

“Mungkin teknik baru?!”

Shangguan Yun tidak berhenti.

Ia menebas lagi.

“Pedang Tiran—Bentuk Kedua!”

“Mendominasi Lautan!”

Cahaya pedang biru berkedip.

Gambaran lautan raksasa muncul di langit, mengandung qi pedang yang mengerikan. Ombak pedang membelah awan, memotong segala sesuatu di jalurnya.

Niat pedang membentuk sungai dan lautan,

menjalar sejauh sepuluh ribu mil ke arah Lu Feng.

Lu Feng tetap diam.

Ia kembali menebas dengan sederhana.

Kali ini, puluhan—bahkan ratusan—benang pedang muncul ke segala arah. Benang-benang itu menekan lautan pedang, memotongnya, lalu membuatnya tercerai-berai.

Lautan pedang runtuh dalam potongan-potongan bersih.

Sisa-sisanya jatuh ke bawah, menghantam pegunungan.

Boom! Boom!

Gunung-gunung runtuh. Bahkan ada gunung setinggi ribuan meter yang langsung melebur.

“Bagaimana ini mungkin?!”

Shangguan Yun meraung marah.

Ia tak bisa menerima pemandangan di depannya.

“Anak ini!”

“Teknik pedang apa itu?!”

“Cepat katakan padaku!”

Ia berteriak ke arah Lu Feng, wajahnya penuh ketidakpercayaan.

Lu Feng tersenyum sinis.

“Hehe.”

“Kau mau tahu?”

“Enak saja.”

“Ini jurus buatanku sendiri.”

Begitu kata-kata itu keluar,

banyak murid terdiam.

Bahkan Tetua Kelima tak bisa menyembunyikan keterkejutannya.

“Jurus pedang yang aneh…”

“Benang pedang…”

“Memotong segalanya tanpa ampun.”

Langit kembali bergetar,

sementara tatapan semua orang kini tertuju pada Lu Feng.

“Baik, nak. Kau pikir bisa menang hanya dengan itu?”

“Kemarilah!”

Shangguan Yun maju.

Tubuhnya berkedip, menghilang lalu muncul kembali.

Qi pedang meledak, merobek langit dan awan. Pedang qi yang dibawanya terasa sangat mengerikan.

Lu Feng tersenyum dan ikut bergerak.

Tubuhnya juga berkedip.

Cahaya pedang saling melebur.

Awan di atas penuh dengan bekas sayatan, seolah langit sendiri telah ditebas berkali-kali.

Mereka bertarung dengan ratusan tebasan dalam sekejap.

Daratan di bawah terkoyak-koyak, retak di mana-mana.

“Hah!”

Shangguan Yun menebas ke arah Lu Feng.

Qi pedang sepanjang puluhan ribu meter muncul, melesat seperti naga liar.

Lu Feng mengangkat tangannya dan menjentikkan jari.

Lubang hitam muncul.

Qi pedang itu langsung tertelan, menghilang tanpa sisa.

Lu Feng lalu menebas dengan pedangnya.

Qi pedang mewujudkan bintang-bintang di langit, indah namun mematikan, tak tertandingi.

Cahaya berbintang itu melesat ke arah Shangguan Yun.

“Hentikan untukku!”

Shangguan Yun meraung keras.

Pedang di tangannya berputar, membentuk pertahanan.

Barier qi pedang mengembang, membentuk pedang emas raksasa.

Namun—

Qi pedang berbintang itu menembusnya seperti kapas.

“Ughh!”

Tubuh Shangguan Yun tergores.

Qi pedang itu mengandung esensi ruang dan waktu yang kacau.

Bahkan baju pelindung tingkat raja di tubuhnya hampir rusak.

Artefak terbagi menjadi kuning, mendalam, bumi, langit, raja, dan kaisar.

Seluruh perlengkapan Shangguan Yun berada di tingkat raja dan kaisar.

Wajar saja, dia adalah pangeran dari Kekaisaran Shangguan.

Tiba-tiba—

Lu Feng berkedip.

Ia muncul di samping Shangguan Yun.

Tangannya mengepal, membentuk tinju dengan energi bulat berputar di sekitarnya.

“Gravity Knuckle.”

Tinju itu menghantam wajah Shangguan Yun.

Tubuh Shangguan Yun terpental seperti dicambuk keras, jatuh jauh ke bawah.

Boom! Boom! Boom!

Ia menembus dua gunung tinggi, terseret di tanah sejauh ribuan meter.

Wajahnya pucat, darah mengalir dari mulut dan hidung.

“Puff!”

Ia memuntahkan darah.

“Tinju anak ini…”

“Sakit sekali…”

Tubuhnya melemas, lalu pingsan.

“Berani sekali kau menyentuh pangeran kami!”

Jenderal tua yang menyaksikan pertarungan itu akhirnya marah.

“Bocah tanpa latar belakang berani melukai putra mahkota kekaisaran?”

“Jika kaisar tahu, kau akan dihukum mati!”

Wajah jenderal itu muram dan dingin.

“Nak, kau berani.”

“Kali ini aku mewakili Kekaisaran untuk memberimu pelajaran.”

Tangannya terangkat dan menampar.

Telapak tangan raksasa muncul di langit, seluas ratusan juta mil.

Lu Feng tampak seperti semut di hadapannya.

Cahaya telapak berwarna biru, mengandung kekuatan laut yang dahsyat, seperti tsunami yang menelan dunia.

Lu Feng merasakan tekanan luar biasa.

“Ini kekuatan Raja Suci…”

“Sungguh mampu mengubah langit dan bumi.”

“Kalau begitu, bagaimana dengan Kaisar Agung?”

“Heh!”

“Berani menyentuh murid Sekte Pedang Wuji-ku?”

Tetua Kelima akhirnya bergerak.

Wajah cantiknya mendingin, matanya penuh amarah.

Ia menebas ke arah telapak itu.

Qi pedang bercahaya putih melintas.

Niat pedang menekan surga meledak keluar.

Langit dan bumi terdiam.

Telapak raksasa itu terbelah di udara.

Awan menyebar ke segala arah, terbuka sejauh miliaran mil.

Qi pedang melaju ke arah jenderal tua itu.

Wajah sang jenderal berubah panik.

Ia segera mengeluarkan harta pertahanan tingkat kaisar.

1
Daud Nikolas
lanjut thor
master x
oke bg gw lanjut
Daud Nikolas
lagi thor
Daud Nikolas
lanjut thor
Daud Nikolas
keren
Daud Nikolas
semangat thor💪
Daud Nikolas
bagus sih,kalau untuk genre fantasy adu latar belakang 🤣🤣
master x
keren😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!