NovelToon NovelToon
Young Wife (Wedding Contract)

Young Wife (Wedding Contract)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:264.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aisyaeva

Usia Alexius Calandra memang sudah tidak lagi muda. Dan dia dijodohkan dengan seorang gadis yang pemarah dan arogan. Bagaimana cara dia menghadapi gadis muda itu yang punya sikap sangat menjengkelkan menurutnya.

Beberapa kali Sarah dan Alex berusaha menggagalkan perjodohan tetapi selalu gagal karena Ibu Alex sangat pintar dan berpendirian teguh.

Dengan sangat terpaksa akhirnya mereka menikah agar tidak dicoret dari daftar warisan keluarga.

Selalu ada pertengkaran kecil dalam rumah tangga Alex dan Sarah di setiap harinya, tetapi mereka tidak menyadari bahwa hal itu justru semakin mendekatkan hubungan mereka.

Sebuah rahasia terungkap saat Alex mulai mencintai Sarah begitupun sebaliknya. Bagaimana jika tiba-tiba mereka harus bercerai karena anak kandung Adolf Chavali yang hilang telah kembali dan mengambil semua haknya yang dipinjam Sarah selama ini, termasuk perjodohannya dengan Alex.

Bagaimana sikap Alex selanjutnya? Dan akankah kedua orang tua Sarah tetap menyayangi gadis itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyaeva, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Sarah terkejut saat teman-teman kampusnya berteriak untuk menyambutnya. Semua orang memberikan ucapan selamat untuk pernikahannya dengan Alex. Padahal tidak banyak yang dia undang. Bahkan Candy Ellen sang sahabat.

Para tamu yang menghadiri pestanya kemarin adalah kolega bisnis kedua belah pihak keluarga yang dianggap penting. Pesta yang sangat meriah karena para pengusaha tersebut memberikan hadiah-hadiah mewah untuk pasangan pengantin.

Sarah juga merasa ragu melihat teman Alex yang hadir tetapi mungkin hanya wanita yang merangkul Alex saja, itupun sebelum acara dimulai. Karena setelahnya dia tidak melihatnya lagi.

Ibunya bilang pesta resepsi kedua akan diadakan khusus untuk para sahabat pengantin beberapa hari ke depan dan setelahnya mereka akan pergi berbulan madu ke Paris.

"Hey? Pengantin baru tampak tidak bersemangat, ada apa?" Seperti biasa si rambut pirang Candy bertanya. Seperti biasa pula kantin adalah tempat yang bagus untuk menghabiskan waktu makan siang di kampus.

"Aku lelah, Candy." Sarah menjawab dengan lemah.

"Mm, siapa suruh kau masuk kuliah? Padahal baru semalam kau menikah," ucap Candy.

"Dari pada harus bertemu dengannya," jawab Sarah.

"Eh? Suamimu itu sangat keren, kalau aku pasti tidak akan pernah bosan melihatnya," ucap Candy diselangi tawa kecil.

"Ck, tapi ucapanya sangat tajam, setajam silet." Sarah menggerutu. "Lagipula apakah ketampanan bisa membuatmu merasa kenyang?" lanjutnya.

Candy tertawa mendengar ucapan sang sahabat. "Ini baru satu malam, masih ada satu tahun untuk mengharapkan keajaiban cinta," ujarnya.

"Mustahil," jawab Sarah dengan cepat. "Saat ke Paris nanti aku akan membeli hadiah yang kau pesan," tambahnya.

Candy mengernyit dan seketika dia mengingat tentang taruhan pernikahan Sarah. "Hey. Jangan begitu. Kalau mau beli anggap saja itu buah tangan, bukan untuk taruhan itu."

"Aku tidak mau membuat tali kasih pasangan suami isteri sebagai bahan taruhan, aku akan berdosa nanti," ucap Candy.

"Lagipula aku memang berharap terjadi keajaiban, oohh ...." Candy menangkupkan kedua tangan seperti sedang melafalkan doa.

"Jangan menolak takdir! Tuhan selalu punya rencana yang indah." Sarah tersenyum mendengar ucapan Candy. Gadis itu selalu bisa menghibur bahkan selalu mengingatkan saat dia berbuat salah. Itulah sebabnya Sarah sangat menyayangi gadis pirang itu.

...

Pelataran kantin kampus ...

Sebuah mobil mewah berwarna hitam terparkir manis di area parkir kampus. Seorang pria bersandar di mobil tersebut dengan penampilan formal serta begitu rapi.

Para mahasiswi menatap kagum pada pria tersebut, mungkin mereka merasa penasaran karena baru kali ini dia datang ke kampus. Alexius terpaksa datang ke tempat itu untuk menjemput isteri kecilnya.

"Permisi, Nona. Kau kenal Sarah Calandra?" tanya pria tersebut saat dua orang gadis lewat di depannya.

"Sarah Calandra?" tanya salah satu dari mereka dengan wajah merah dan terlihat gugup, mungkin mereka terkejut karena disapa pria tampan tersebut.

"Ahh, maksudku Sarah Chavali," jawab pria tersebut.

"Ohh, jadi anda suami Sarah, ya? Wah, tampan sekali!!" Dua gadis tersebut terlihat senang.

"Terima kasih, jadi apa kalian bisa tunjukkan di mana dia?" Pria itu tersenyum menawan.

"Tentu saja, di jam seperti ini dia pasti sedang bermain basket bersama Candy. Anda tinggal pergi ke sana, lapangan basket indoor, dan di sana sedang ada pertandingan" jawab satu gadis lainnya.

"Terima kasih."

Setelah diberi tahu teman kampus Sarah, pria itu tidak akan terlalu sulit untuk mencari gadis itu. Waktu bekerjanya sangat berharga dibandingkan harus mengurusi masalah gadis pemarah itu.

'Kau populer juga rupanya.'

Alex segera masuk ruangan basket tertutup yang dikatakan dua gadis tadi, lapangan memang terlihat tidak terlalu penuh tetapi cukup bising bagi Alex yang suka dengan ketenangan.

'Sarah ....'

'Sarah ....'

Suara teriakan para penonton menggema di ruangan luas tersebut. Di tengah lapang terlihat dua team basket dengan kostum merah dan biru.

Dalam gerakan lambat Alex melihat seorang gadis yang berbalut kostum merah sedang melempar bola ke dalam keranjang dan dia berhasil melakukanya.

Seketika suara teriakan menggema membuat Alex sadar kembali karena suara berisik. Dia masih melihat gadis itu yang ternyata adalah Sarah, si isteri kecilnya.

Gadis itu berbalik sambil tertawa, deretan gigi putihnya yang rapi terlihat saat mulutnya terbuka. Alex terpaku senyum itu baru pertama kali dilihatnya.

Sarah memeluk semua rekan satu timnya, senyuman gadis itu terlihat alami, rambutnya yang diikat ponytail sudah sedikit kusut dan basah, tetapi tidak mengurangi kecantikannya.

Satu sisi lain dari Sarah yang baru Alex ketahui, penampilan sederhana Sarah yang justru membuat gadis itu terlihat menakjubkan.

Rupanya pertandingan tadi adalah pertandingan antar kampus yang Sarah ikuti, Alex pikir gadis itu hanya pintar bersolek saja, tetapi dia berprestasi dalam bidang olahraga.

"Hey, kau tahu siapa gadis itu?" Alex melirik pada dua orang pemuda yang duduk di bangku penonton, sepertinya mereka sedang membicarakan Sarah, itu terlihat dari tatapan salah satunya.

'Harv Browdy?'

Alex kenal pemuda itu, dia adalah salah satu putera kolega bisnis keluarga Calandra, Ronald Browdy pemilik perusahaan properti terkenal, pengaruhnya lumayan besar.

"Mm, namanya Sarah! Dia dari kelas sosial," jawab pemuda lainnya.

Bingo ... Alex merasa tidak suka, jangan sampai Harv mengincar Sarah. Dia mungkin tidak mencintai isterinya itu, tetapi dia masih peduli untuk tidak membiarkan Sarah kenal dengan pemuda seperti Harv.

Alex tahu pemuda bernama Harv punya reputasi yang tidak baik. Seringkali ayah pemuda itu mengeluh dan berbicara padanya tentang kenakalan yang dia lakukan.

Sebagai sesama pengusaha terkadang para rekan bisnisnya membicarakan hal pribadi tentang keluarga kepada dirinya, anggap saja dia belajar dari pengalaman mereka.

Harv itu suka sekali mabuk, balapan liar, dan bermain dengan para gadis. Dia tidak mau bertanggung jawab saat melakukan kesalahan serta selalu menghabiskan uang ayahnya.

...

"Aaa, Sarah lihat! Siapa itu yang datang?" teriak Candy secara tiba-tiba, membuat semua orang bahkan Sarah sendiri segera melihat ke arah yang ditunjukkan Candy.

Sarah melihat Alex di pinggir lapangan basket, penampilannya begitu rapi, pria itu berwajah tenang, kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku celana.

Penampilan Alex membuat semua mata gadis berbinar. Sementara para pemuda kampus tampak iri karena gadis idola itu sudah ada yang memiliki.

'Ya ampun sedang apa dia di sini?'

Sarah segera melangkah dan menghampiri Alex, dia hanya ingin bertanya kenapa pria itu ada di kampus.

...

"Harv, dia menuju kemari. Ayo cepat jangan sampai lepas!"

Alex melihat Sarah berjalan ke arahnya bersamaan dengan teman Harv berbicara pada pemuda itu.

Alex juga segera menghampiri gadis itu sebelum pemuda bernama Harv mendahuluinya.

"Apa yang sedang kau la- ...."

Greb ...

Sarah berhenti bertanya karena Alex tiba-tiba memeluknya di depan semua orang. Gadis itu berkedip beberapa kali karena terkejut.

"Sst, selamat, ya?" bisik Alex sambil melepaskan pelukan. Semua teman Sarah histeris dan bersorak.

Alex berpaling ke arah pemuda bernama Harv yang sedang menatapnya kesal dan heran. Mungkin dia terkejut melihat mangsanya sudah diburu pemangsa lain.

"Mama menyuruhku untuk menjemputmu," ucap Alex sambil menarik tangan Sarah.

"Hey, mau kita mau ke mana?" protes Sarah saat tangannya ditarik.

"Kita pindah rumah," jawab Alex.

"Hey, kuliahku belum selesai!" Sarah masih menahan langkah dan mencoba menghentikan tarikan di tangannya.

Alex berhenti di sebuah lorong yang dirasa sedikit sepi. "Aku heran kenapa kau suka sekali memakai pakaian yang kurang bahan," ucap pria itu.

"Eh? Apa yang kau bicarakan?" tanya Sarah, dia tidak mengerti pada perkataan Alex.

"Lihat pakaianmu! Apa tidak ada pakaian yang sesuai? Kau tahu, kau hanya akan membuat para laki-laki terus menatap tubuhmu itu." Alex melihat penampilan sang isteri dengan tatapan tidak suka. Celana olahraga ketat yang sangat pendek yang tidak sampai menutupi setengah paha, kaos basket longgar dengan potongan dada rendah, untung saja gadis itu memakai pakaian dalam berwarna putih.

"Jangan katakan itu adalah kostum dari pihak kampus," ucap Alex sambil menatap tajam.

Sarah tersenyum miring, dia baru menyadari penampilannya yang memang terlihat seksi.

"Ganti pakaianmu! Atau kurobek sekarang juga!" Alex berkata tegas.

"Kau tidak bisa seenaknya memerintahku! Dalam perjanjian nomer 27 point A, kau tidak boleh mencampuri semua urusanku." Sarah menolak perkataan Alex dengan mengingatkan isi surat perjanjian.

"Nomer 28 Pont D, Aku berhak mengingatkanmu jika berbuat salah." Alex membalas ucapan Sarah.

"Ini bukan urusanmu! Pulanglah duluan, aku masih ada jam pelajaran." Sarah berbalik dan hendak meninggalkan Alex.

Greb ...

Alex merangkul perut Sarah dari belakang, dia segera membuat gadis itu berbalik dan tanpa ragu dia memanggul tubuh Sarah seperti membawa karung beras.

"Apa yang kau lakukan? Turunkan aku!!" Sarah berteriak dan meronta.

"Diam!!" Alex berkata tegas tanpa peduli teriakan isteri kecilnya itu.

Kejadian itu menjadi tontonan menarik bagi para penghuni kampus. Mereka bersorak dan memberikan acungan jempol pada Alex yang tegas pada isterinya.

Iya pria itu memang tidak suka dibantah, apalagi oleh seorang gadis kecil seperti isterinya itu.

'Wah, romantis sekali!'

'Mm, biarkan aku menjadi gila karena ini.'

'Aku iri ....'

Para mahasiswi juga memekik, mungkin mereka berharap bahwa merekalah yang ada di pundak Alex saat ini.

"Oh, keajaiban cinta," seru Candy yang tidak luput untuk menyaksikan kehebohan tersebut.

"Mm, memang tidak ada cocok selain Alex," ucap gadis itu lagi.

"Semoga cepat jatuh cinta, hihi." Candy merasa senang melihat hubungan Sarah dan Alex yang benar-benar tidak biasa.

To be continue

See you next chap ...

1
saleha widjaja
seru kisahnya buat penasaran aja
Ulil Zamhariroh
Baru buka
dan lihat 37 bab
ku pikir
berhenti di tengah jalan atau Hiatus atau pindah ke aplikasi lain nya karena ada tulisan end

eh ternyata emang bener di bab 37 tamat
keren bisa tamat
walaupun hanya 37 bab




semoga bisa berkarya lagi ya Thor 🤲 Aamiin 🤲
Rehta Ta
keren ceritanya😘
Thirta Nata
pikiran mereka sama².keren cerita nya
krisan
lanjut
Aba Bidol
ini bab yang bener2 bikin tegang..., ayoo Lex..bersihkan semua wanita2 ulet keket itu...
Aba Bidol
Karya ke 3 othor yang akhirnya tamat di baca. Cerita yang ringan, singkat dan nggak muter2 berepisode panjang nggao jelas......., sangat menghibur di dunia halu...., Karya yang keren tor...👍👍👍🎉🎉
tetap semangat berkarya yah thor....🤟💪💪💪👍👍👍👍👍🎉🎉🎉🎉
Sri
keren thor ,,, 👍 👍👍
Lilis Ferdinan
ngak ngerti,,,,dng jalan pikiran mamanya alex,,
Lilis Ferdinan
ttp bersama ya,,, bersama akn lbh kuat,, thor jng jahat2 yah, 😇😇
Lilis Ferdinan
indahnya kebersamaan mereka,, smg ngak ada yg mngusik,,,😁
Lilis Ferdinan
smg cinta kefuannya cukup kuat, untk mnhan semua cobaan yg akan dtg,,, hmmmm,,,
Lilis Ferdinan
beneran ikut esmosi nih,,, tu, mamanya sama mertuanya, kgak punya perasaan apa yah,,, emng nikah bs seenaknya ditukar2,gitu,,,, pengen ketok lambungnya tu emak2,biar pada sadar,,, smg kepalsuan sierra segera trungkap,,,😔
Lilis Ferdinan
Greb,,,, nya bang alex bikin kesemsem deh,,jd ngak sabar nunggu keromantisan nya di Paris,,, tp,,, kok takut2 bakal ada yg batalin,,, hiiii☹️
Lilis Ferdinan
kayaknya tebakan alex benar deh,,, sierra penuh tipu muslihat,,,, smg alex ngak berubah, ttp mncintai dan percaya sm sarah,,, haaa,,,, ikutan esmosi nihh,,,, 😁
Lilis Ferdinan
visualnya bikin meleleh,, aihhhh,,,
Lilis Ferdinan
aihhhh,,,, kok udh ngerasa nyesek duluan , sblm konflik,,, ngeri2 gmnnaa,,,,gitu ngebayangin nya,,, 😟
Lilis Ferdinan
makin kesini, smkin suka,,,, bang alex kok esmosi,, situ yg selingkuhhh,,, pengen cubit ginjalnya deh,,, 😌
Lilis Ferdinan
dedegan nih,, ngebayangin gmn sifatnya sierra, jahatkah,,, haduhhhh,,,,, 😌
Lilis Ferdinan
semakin menarik,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!