NovelToon NovelToon
Possessive Brother

Possessive Brother

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Biru Blerina

Apa salah jika memiliki kakak yang super posesif, ini tidak boleh itu tidak boleh?

Bahkan Papa dan Mama juga tidak pernah membatasi apa yang kulakukan. Hampir semua laki-laki yang mendekatiku akan mundur secara perlahan karena kakak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Biru Blerina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Possessive Brother| 10

Suasana rumah megah itu tidak seperti biasanya, kali ini seperti ada hawa dingin yang membuat bulu kuduk merinding. Geandra menghentikan langkah kakinya, melihat wanita paruh baya yang sangat ia sayangi itu tengah menekuk wajahnya. Renata, siapa lagi yang akan membuat atmosfir rumah berubah hanya karena mood nya yang jelek.

"Mama kenapa?".

Wanita paruh baya itu mendongak melihat Gean yang berdiri tak jauh darinya dengan seorang wanita yang kali ini pakaiannya sedikit sopan, ia memanglah sangat cantik dan tinggi fisik yang sangat identik dengan seorang model. Senyumannya selalu mencerminkan kepribadiannya yang ramah kepada orang rumah, termasuk Aletha. Entah itu sungguhan atau hanya sebuah topeng agar image ramah yang melekat pada dirinya yang merupakan publik figur itu aman.

"Eh Gean, Carol kalian sudah pulang? Bagaimana acara kencan kalian?", Tanpa disangka suasana hati Renata cepat membaik karena melihat Carol wanita yang saat ini berjalan mendekat , lalu mengulurkan tangannya untuk mencium tangan calon mertuanya itu.

Terlihat berbeda jauh dengan dirinya yang berhadapan dengan Elang, seperti membuang jauh-jauh harga dirinya.

"Luar biasa tante, Gean memang sangat mempesona" Kata Carol dengan tersipu.

"Kak Carol?".

Aletha dengan ayahnya sedang berjalan pelan menuju ruang tamu, lebih tepatnya Aletha mendorong kursi roda ayahnya dengan pelan. Aletha begitu antusias melihat Carol, baginya dia adalah seorang idola. Dengan fisik yang begitu ideal, pekerjaan seorang model yang semakin cemerlang dan sikap baiknya yang selalu ditujukan kepada semua orang tanpa memandang kasta.

"Hai Aletha? Sudah lama tidak bertemu ya?", Gadis itu mengangguk senang.

"Iya kak, senang bertemu dengan mu kak". Wanita yang kini duduk disebelah Renata itu, tersenyum senang ketika mendapatkan perhatian lebih dari keluarga Wijaya.

Mereka sudah sibuk dengan obrolan mereka, Renata juga sudah lupa dengan amarahnya dengan Aletha. Terlihat dengan jelas sejak beberapa saat yang lalu itu wajahnya cerah seperti sebelumnya. Ketika asyik mengobrol dengan Carol, ponsel Aletha yang sejak tadi masih berada didalam saku seragam sekolahnya itu bergetar beberapa kali. Aletha memang belum sempat berganti pakaian sejak pulang dari rumah Aga. Dilayar ponselnya yang lebar itu tertera nama Elang, gadis itu ijin mengangkat ponselnya. Pergi sedikit menjauh dari keluarga yang terlihat harmonis itu.

"Aletha! Kamu dimana?".

"Kakak galak banget sih sama Aletha?", Ingin sekali dirinya protes kenapa Elang harus bersikap seperti itu sekarang.

"Kakak tanya kamu dimana sekarang?".

"Rumah." Setelah mendengar kata terakhir Aletha, panggilan itu diakhiri. Tampak jelas wajahnya masih bingung dengan kakaknya yang tidak jelas, sejak mengetahui ia pergi ke rumah Aga.

Aletha kembali bergabung dengan keluarganya yang ternyata sedang membahas tema pernikahan Gean dan Carol yang dipercepat, alasan dipercepat hanya Gean dan Carol yang tahu.

"Bagaimana kalo warnanya magenta sama putih? bagus loh?", Kata Renata yang sedang memperlihatkan warna yang ia maksud.

"Oh, Atau ungu muda dan magenta, pasti Carol akan terlihat seperti bunga yang mekar". Lagi-lagi Renata memberikan usul, walaupun kedua calon yang akan menikah itu hanya diam. Aletha tersenyum melihat betapa antusiasnya sang ibu memilihkan dekorasi.

"Ma, mama kan tau Gean nggak suka warna magenta".

"Itu kesukaan mama kok", Nah kali ini Aletha terkikik geli mendengar ibunya yang selalu ingin segala hal ia yang mengatur.

"Ma, kan yang mau nikah kak Gean kok warna kesukaan mama yang harus dipilih", Gadis itu sedikit mengejek ibunya sendiri.

"Aletha sayang, mama itu nggak mau kalo pernikahan Carol itu warna temanya kuning. Nggak keren tau Tha!".

"Apalagi kalo yang pilih tema Elang, jangan sampai deh Tha. Ingat nggak waktu acara ulangtahun Aletha yang ke dua belas? Dia bilang mending temanya item aja ma, simple banget malah" , Mereka tertawa geli apalagi Aletha ia juga masih ingat waktu itu Renata yang paling tidak setuju, katanya nanti jadi acara pemakaman bukan pesta ulangtahun.

Elang memang dingin, hidupnya sangat datar dan itu menurut Aletha. Karena sejak ia sudah bisa mengingat banyak hal Elang itu, tidak seperti laki-laki yang seusianya dari dulu. Berbanding terbalik dengan Geandra, jika Gean senang menghabiskan waktu untuk bermain PSP atau menemani Aletha bermain. Elang lebih suka membaca buku, dan berlatih karate. Entah sejak kapan kebiasaan Elang yang membaca buku-buku tebal itu sudah menghilang.

Elang jarang menemani Aletha bermain, lalu kenapa mereka bisa sangat dekat dulu? Karena jika ada yang terjadi dengan Aletha kecil, gadis itu langsung menangis memanggil nama Elang. Hanya nama itu yang selalu Aletha sebut, bahkan nama ayahnya saja tidak pernah.

"Telingaku dari tadi gatal ternyata mama yang membicarakanku?" Laki-laki yang baru saja Aletha pikirkan itu ternyata sudah berdiri didepan pintu, bahkan semua orang yang berada diruang tamu tidak mendengar pintu kayu besar dan menjulang tinggi itu terbuka.

_____________________________________________

"Arka! Dari mana saja kamu?".

Laki-laki paruh baya yang masih terlihat gagah itu berdiri dari sofa ruang tamu, lampunya memang sengaja diganti dengan lampu meja. Terlihat redup, walaupun begitu Arka tetap mengenalinya. Sosok ayah yang dulu pernah sangat ia sayangi dan hormati.

"Bukan urusan Ayah!", remaja laki-laki itu pergi begitu saja namun belum sempat mencapai tangga pertama rumahnya. Laki-laki yang merupakan ayahnya itu mengatakan sesuatu yang membuat Arka begitu marah.

"Ayah, tidak bisa selalu mengatur kehidupanku! lebih baik urus saja istri dan putrimu itu!".

"Arka! Apa seperti ini yang ibumu ajarkan?".

"Ibu tidak seperti yang ayah kira, justru ayah sendiri yang membuatku seperti ini", Amarah laki-laki paruh baya itu begitu memuncak hingga tanpa ia sadari jarak diantara mereka sudah sangat dekat.

PLAK!

Suara tamparan itu bahkan terdengar sangat keras, wajah tampan Arka itu berbekas merah.

"Jaga ucapanmu Arka!".

Arka tidak jadi pergi ke kamarnya, ia justru pergi lagi. Membanting pintu besar itu sangat kuat, hingga membuat wanita yang sedari tadi hanya mengintip di belakang pilar besar itu berjengit kaget. Setelah dirasa Arka sudah pergi , ia baru muncul dan mengelus lengan kekar laki-laki paruh baya yang tak lain adalah suaminya.

"Sudah jangan marahi dia terus".

"Tapi".

Ssst,, wanita itu memeluk sayang suaminya. Membenamkan wajahnya didada yang masih terbalut jas kerja, menenangkan api amarah dalam diri suaminya. Ia sebenarnya selalu takut jika Arka tidak akan menerimanya, dan semua yang ia takutkan ternyata benar-benar terjadi. Sejak hari pertama ia menikah dengan laki-laki yang merupakan sahabatnya lamanya itu, Arka sudah berperilaku buruk.

"Maafkan putraku yang belum menerima mu".

"Tidak apa, aku akan bekerja keras lagi agar Arka mau menerimaku dan putriku".

Pasangan suami istri itu tersenyum lembut, dan berjalan berdampingan menuju sofa yang tadi ia tinggalkan. Tetapi tanpa mereka sadari seorang wanita muda, melihat semua yang terjadi dari lantai dua. Tidak berani turun ataupun terlihat oleh Arka, ia hanya mampu tersenyum miris melihat impiannya memiliki seorang ayah lagi itu adalah sebuah kesalahan besar yang merusak hidup seseorang.

🍂🍂 Angin selalu mencoba berputar-putar dikepalaku sampai ide-ide yang telahku susun rapi menjadi berantakan. 😑😑

1
Bear
Jadi kapankah kelanjutannya diupdate?
Linda Dwi Saputri
kak udah beneran End kah ini . terus gak ada kelanjutannya lagi
elf
sepertinya GE mau d jodohin Ama Anna Ama othor... huufff... AQ g mw lanjut baca wes... takut kecewa.. AQ g suka Anna..
endra gunawan Gunawan
arletha jgn meninggal dong,entar aku ngk mau baca lagi.nyesek
Sita Sara
Thor up lagi dong ceritanya bagus
Adey
knp gk update lg thor
Oh Dewi
Wah seru banget ceritanya kaya Novel (Siapa) Aku Tanpamu
Queenmf😉
Enak kayakya punya kk perhatian
Sinsin Nur Syifa Karimah
anna itu jahat tapi kenapa musti dipasangin sama Gean sih thor 😭😭
Sinsin Nur Syifa Karimah
aku baca lagi yang ke lima apa ke empat sih, suka bngt..
KooKie💜🐰
sabar ya gean😂
uli
sptnya bukan Abang kandung
Dekta Wita
kisa yang menarik
Sinsin Nur Syifa Karimah
yang aku gak suka disini, Anna, titik gak pake koma!! 😂😂 kalo aku suruh milih mending Caroline daripada Anna
Sinsin Nur Syifa Karimah
entah ini yang ke tiga ke empat kalinya aku baca cerita ini, suka bngt. tapi kenapa Thor musti gean bersama Anna 😔😢
☘️anita🌺
beli asi saja ,ada kok sekarang....atau dikasih susu formula saja dan berdoa supaya aletha sadar atau taruh saja bayinya di dadanya aletha jadi intinya didekap tuh bayi biasanya akan ada ikatan mungkin bisa membuat aletha bangun dari koma nya apalagi kalau bayinya nangis...
jangan ada pelakor lah....
Azkadina Maritza
ggvFYI ftp FYI hi
Sumardi
emangnya masi gadis bisa ngeluarkan asi?????
tak masuk di akal????
ini aku yg bodoh apa thoor nya yg ngelantur????
💥Meg🔥
jangan ada cerita nikah sama ibu yg ngasih ASI yahh....
Aisyah Prasutio
gk relaaaa Thor,kalau ada ibu susu yg lain,,,,cepet bangun aletha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!