NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:24.7k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!

Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.

Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.

Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.

Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.

tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.

mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.

CINTA TERLARANG

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 14 kencan

Pukul lima sore....dan seperti biasa.

Xyra nampak berada di dalam kamar nyonya Laura untuk mempersiapkan segala sesuatu yang majikannya itu butuhkan untuk nanti malam.

Sementara nyonya Laura masih berada di bawah bersama putra dan menantunya juga cucu tirinya.

cklek...

Pintu kamar itu terbuka dari luar, Xyra menoleh ke arah pintu kamar yang terbuka.

" sudah mau pulang nona... ?! " tanya seseorang yang baru masuk itu yang tak lain adalah madam Liana.

" iya madam..." jawab Xyra sembari menghela nafas.

Ia merasa risih dengan cara wanita itu memanggilnya.

Ia tak tahu kenapa tiba tiba wanita itu memanggilnya demikian.

Padahal seingatnya, madam Liana tidak pernah memanggilnya seperti itu.

" madam...bisakah anda memanggil saya biasa saja ?!

saya hanya pelayan di sini, panggilan yang madam sematkan kepada saya sangat tidak pantas untuk saya..."

Ucap Xyra pelan.

Madam Liana menatap gadis cantik di hadapannya dengan mengangkat satu alisnya, bibirnya menyunggingkan senyum tipis.

" benarkah ?! lalu...bagaimana aku harus memanggilmu nona ?! " tanya madam Liana lagi setengah menggoda.

Sungguh hatinya tergelitik saat ini, wanita di hadapannya itu sangat polos.

Ia bahkan tak menyadari sama sekali jika keberadaannya telah menjadi sumber perhatian sang kulkas berjalan.

Mendengar panggilan yang masih sama kepadanya...

Xyra menghela nafas.

" sudahlah nona...hanya sebuah panggilan, jangan terlalu di pikirkan.

ini gaji kamu bulan ini....." ucap madam Liana sambil menyodorkan sebuah amplop putih yang cukup tebal kepada Xyra.

Xyra tertegun menatap amplop itu.

" bersenang senanglah nona....nyonya memberikan sedikit bonus untukmu...." tiba tiba madam Liana mendekat dan berbisik di telinga Xyra.

" tidak usah berpamitan kepada nyonya, langsung pulang saja...." ucap madam Liana sambil memutar tubuhnya meninggalkan kamar itu bersama Xyra yang masih tertegun.

Amplop di tangannya sangat tebal, ia tak tahu berapa isinya.

Ketika ia tenggelam tentang berapa isi di amplop itu.

Ponselnya berbunyi, sebuah pesan masuk.

( sayang...aku di depan )

Bunyi pesan dari Yari sang suami kepadanya dan sukses membuat Xyra tersenyum ceria.

Sejenak ia lupa dengan isi amplop di tangannya.

Xyra segera keluar dari kamar karena memang pekerjaannya sudah selesai.

Usai mengambil tasnya, Xyra segera melenggang keluar vila dan langsung menuju pintu gerbang vila.

Matanya kian berbinar ketika dari kejauhan ia bisa melihat mobil sang suami sedang terparkir di seberang jalan.

" pulang mbak Xyxi....?! " sapa ucup yang saat ini berada di pos.

" iya mas Ucup...."

" ngojek lagi ?! "

" tidak....itu....suami saya jemput " jawab Xyra sambil menunjuk Yari yang sudah berdiri di sisi mobilnya.

Seolah tak percaya dengan jawaban Xyra, Ucup melongokkan kepalanya melihat ke arah jari telunjuk Xyra.

" oh..." hanya itu kalimat yang keluar dari bibir Ucup melihat sosok yang tentu lebih segalanya darinya benar berada di seberang jalan.

Ada setitik kecewa di sudut hatinya.

Pantesan wanita itu nurut saja sama suaminya, orang suaminya emang seganteng itu....

Cicitnya di dalam hati.

Ucup masuk kembali dengan raut wajah di tekuk setelah Xyra pamit dan akhirnya berlalu dari hadapannya.

Ia memilih masuk kembali ke dalam pos karena tak mau lebih sakit hati melihat Xyra bersama sang suami.

Sementara Xyra,

" mas kok jemput ?! " ucap Xyra ketika ia telah berada di dalam mobil.

" iya...pengen ngajak kamu kencan, mau ?! " jawab Yari sambil mencium sekilas kening sang istri.

" mau...kemana ?! "

" kemanapun kamu mau, kamu mau kemana ?! "

" terserah mas aja....aku nurut aja " jawab Xyra sambil tersenyum.

" ok...kita ke mall aja ya....kita cari makan di sana lalu nonton "

" emmmm.....mas...aku baru gajian, pakek uang aku aja ya..." ucap Xyra hati hati.

Yari menatap sang istri,

" tidak...aku yang bayar,

gaji kamu simpan untuk kamu sendiri... "

" tapi mas....nanti ibu...."

" sudah jangan pikirkan ibu, ibu urusan mas...

kita berangkat..." ucap Yari dan tak lama laki laki itu melajukan mobilnya dan mulai menjauh dari tempat itu.

Sepanjang perjalanan, Yari nampak ceria...sesekali ia melempar gombalan kepada sang istri.

Setelah hampir satu jam perjalanan.

Mobil Yari mulai memasuki area food teras dan terus melaju hingga akhirnya berhenti di area parkir sebuah mall berlantai tiga.

Sebuah mall terbesar di kota tempat mereka tinggal dan jaraknya juga cukup lumayan jauh dari rumah mereka.

Yari melangkah masuk ke dalam area mall sambil menggandeng mesra tangan Xyra.

Tempat pertama yang ia tuju adalah sebuah toko pakaian.

Yari membelikan satu stel gamis lengkap dengan hijabnya.

Warna denim dengan hijab long khimar warna cream menjadi pilihan Xyra.

Wanita itu terlihat cantik dengan warna gamis dan hijab pilihannya itu.

Sangking terlihat cantiknya, Yari sampai tidak sadar mencium pipi sang istri di tempat umum.

Xyra yang terkejut dengan kelakuan sang suami sontak melotot dan mengeplak pelan lengan sang suami.

Sementara Yari hanya bisa tersenyum kiku menyadari apa yang ia lakukan kepada Xyra menjadi pusat perhatian banyak orang.

Usai memilih pakaian dan langsung memakainya, Yari kembali mengajak sang istri menuju ke sebuah food court yang ada di mall itu.

Kali ini laki laki itu melangkah sambil memeluk pinggang Xyra,

Ia seolah ingin menegaskan ke semua orang jika wanita di sisinya itu adalah miliknya.

Yari dan Xyra benar benar seperti orang yang sedang berkencan.

Perlakuan dan sikap Yari sungguh membuat Xyra merasa menjadi wanita paling beruntung.

Saat ini keduanya telah berada di salah satu tempat makan pilihan Yari karena memang Xyra yang hanya mau menurut pada Yari saja.

Dan bebek goreng lada hitam menjadi pilihan Yari.

Yari dan Xyra nampak bahagia dan terlihat mesra saat makan bersama.

Hingga mereka tak menyadari adanya sepasang mata yang menatap kebahagiaan dan kemesraan mereka dengan tatapan tajam dan raut wajah dingin.

1
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵💪
Tuti Tyastuti
𝘢𝘺𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘳𝘺
shinta
waduh degdegan nih, dimana mereka akan bertemu, rumah sakit atau di pertemuan perusahaan. ahhhh kak Thara, gantung kita kayak jemuran iniiihhh
Widia Aldiev
jika Bryan ketemu baby Syakil jangan di persulit ya kak Tara 🙏🙏
Widia Aldiev
ayo Bryan selangkah lagi kamu bakal ketemu anak kamu ❤️❤️❤️
Titin Rosediana
wah.. nanggung bnyk up donkzz❤️❤️❤️🙏🙏🤭
nur hayati
makin seru
Widia Aldiev
ayo Bryan sedikit lagi kamu akan bertemu benihmu yg kini tumbuh menjadi Batuta yg tampan seperti kamu,semoga mereka bertemu di rumah sakit ❤️❤️❤️ g sabar nunggu nanti siang 🔥🔥
novi💜💜
berjuang bry,,,, ada bocil juga yg harus di perjuangin tuh
shinta
sepertinya perjuangan Bryan akan dimulai😍😍😍😍
novi💜💜
waaah suasana desa tempt tinggal xyra mengingatkanku di desa saat masa kecil thor, disana juga pada garap lahan milik perhutani di tanami jagung, ketela padi dan banyak lainnya.banyak tengkulak datng kesana untuk beli hasil panennya.tetep semangat thor
novi💜💜: aku orang jawa tengah ka, desa masa kecil persis banget kayak yg d cerita kaka ini
total 2 replies
Susanti
suka
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘣𝘳𝘺𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢🤔
Widia Aldiev
takdir benang merah masih terikat antara Xyra dan Bryan kalau sudah terhubung sejauh apapun Xyra berlari maka benang merah itu yg akan menuntun ya Kembali pada Bryan...yg buruk akan Tuhan singkirkan dan yg baik akan Tuhan dekatkan..karena semua sudah ada pada garis masing-masing ❤️❤️❤️
Siti Nurhasanah
aduuuhh...takdir oh takdir
takdir menuntun Xyra bertemu Bryan melalui kerjasama bisnis komoditi hasil pertanian Xyra dengan perusahaan Bryan, PT. YU SNACK & FOOD
shinta
bukankah itu perusahaan Bryan??
indy
senangnya Xyra sudah sukses. darah bisnis keluarganya mengalir deras pada xyra
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘹𝘺𝘳𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘶𝘬𝘴𝘦𝘴 𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢💪
Siti Nurhasanah
benar. uang dari Yari berhasil membangun harga firi dan kehormatan Xyra. Semangat Xyra.
Semangat, Author, secangkir kopi halu untukmu ☕😘😍😘
khitara: makasih kakak🙏
total 1 replies
shinta
Xyra tetaplah kuat.... semoga Klian cepat dipertemukan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!