NovelToon NovelToon
Istri Diatas Kertas

Istri Diatas Kertas

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Balas Dendam / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Romansa Modern / Masokisme / Tamat
Popularitas:62.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: aulia rysa

Tahap Revisi🤗

Nama ku Aqila Dewi Karisma. Aku terpaksa menikah dengan calon kakak ipar ku sendiri karena suatu peristiwa.


Hari-hari ku berubah semenjak menikah. Tidak ada sayang atau cinta dari suami ku, yang ada hanya rasa benci dan ingin terus melihat ku menderita.


"Kamu hanyalah Istri Diatas Kertas tidak lebih. Jangan berharap mendapatkan cinta atau kasih sayang dariku, karena itu tidak akan terjadi." Arka mencengram kuat dagu Aqila dengan jemari kuat nya.

"Sakit... lepaskan...." Pinta Aqila meringis kesakitan dengan butiran bening jatuh karena kuat nya cengraman Arka.


"Sakit?" Kata Arka mengulangi perkataan Aqila dengan senyum puas melihat penderitaan nya.

_-_-_-_-_-_-_-_✨💞✨_-_-_-_-_-_-_-_-_

Apakah Aqila akan kuat dengan semua sikap Arka atau sebaliknya?

Mau tau kehidupan rumah tangga Arka dan Aqila?
Yuk baca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aulia rysa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bᴀʙ 10: Aᴋᴜ Sᴀᴅᴀʀ Aᴋᴜ Sɪᴀᴘᴀ!

🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻

✨🌹💞🌹✨

Arka terus mengomel tidak jelas, sudah 1 jam ia menunggu di meja makan Aqila belum juga turun.

"Kemana perempuan kampung itu. Kenapa sudah 1 jam belum juga turun? apa dia sedang bersemedi." Gumam Arka dengan pikiran yang mulai bercabang.

Pelayan yang melihat majikan nya mulai was-was, mereka takut Tuan nya menyakiti Aqila lagi.

15 menit kemudian Aqila keluar dari kamar dengan pakaian rapi menuju meja makan. Dapat di lihat wajah Arka yang ingin marah melihat Aqila muncul.

"Dari mana kamu, kenapa lama sekali? kamu pikir kamu siapa? majikan. Ingat posisi kamu di mansion ini hanya pengemis yang numpang tinggal, bukan ratu mansion ini." Maki Arka sejak tadi muak menunggu kedatangan Aqila dengan mood yang kurang bagus melihat masakan Art tidak menarik daya minat untuk di sentuh.

"Saya sadar posisi saya di sini! Tidak perlu kamu ingatin tiap hari, saya tidak pikun!" Balas Aqila entah sejak kapan ia tidak memiliki rasa takut sama Arka.

"Benar kah kamu sadar itu? tapi kenapa saya merasa tidak begitu. Sekarang saja kamu keluar dari kamar dengan pakaian rapi begini., mau kemana kamu? jangan harap untuk kabur dari sini!" Arka memandang intens Aqila membuat diri nya tidak nyaman di tatap seperti itu.

"Stop memandang ku seperti itu! Aku mau kemana itu bukan urusan mu. Urus saja urusan kamu sendiri, jangan mencampuri kehidupan ku." Balas Aqila tanpa gentar.

"Saya tidak sudi mencampuri kehidupan mu, jangan kepedean dalam berpikir, karena saya tidak berniat, berpikir saja saya jijik." Sombong Arka dengan sinis.

"Bagus jika begitu, saya lega dengar nya." Senang Aqila membuat Arka bingung melihat nya.

"Kenapa kamu senang? jangan berpikir untuk dekat dengan pria di luar sana! jika itu terjadi saya tidak senggang menyakiti kamu lebih dari sebelum nya." Ancam Arka serius.

Aqila mendengar perkataan Arka menjadi tak karuan hati nya berdebar kencang entah kenapa ia merasa bahagia mendengar Arka melarang keras diri nya berdekatan dengan pria di luar sana.

"Jangan berharap lebih, saya lakukan ini karena saya tidak ingin kamu bahagia dengan pria mana pun, kamu harus merasakan seperti apa yang saya rasakan." Tegas Arka menghancurkan hayalan Aqila yang sempat bahagia.

"Apa yang kamu tau isi pikiran saya hah? jangan sok tau, sedikit perasaan saya buat kamu tidak ada, bagaimana bisa sekarang kamu berkata saya menyukai kamu, jangan bermimpi hentikan pikiran kotor kamu itu." Balas Aqila kesal meski tak sesuai dengan yang di pikirkan dalam ucapan nya ini.

"Bagus kalau kamu sadar diri karena sampai kapan pun saya tidak akan menyukai kamu! Saya peringatkan pada kamu penderitaan kamu akan berhenti saat saya menemukan Siska, di saat itu juga saya akan talak kamu." Ucap Arka menatap penuh benci pada Aqila.

Hati Aqila mendadak perih, begitu benci nya Arka tidak menganggap penting arti pernikahan mereka, tetapi apa yang bisa di lakukan Aqila selain menerima. Pernikahan ini juga tanpa ada nya cinta jika di teruskan akan tambah sakit.

"Terserah kamu saja lebih cepat menemukan Kak Siska itu lebih baik, jadi saya tidak perlu lama-lama tinggal di sini bersama kamu." Balas Aqila memandang Arka duduk di bangku tanpa menyentuh makanan yang sudah di hidang kan pelayan.

"Iya semoga saja kamu tidak terlibat dalam masalah ini, jika iya akan saya pasti kan kamu mendapat balasan 2X lipat dari perbuatan kamu lakukan kepada saya dan Siska." Ancam Arka meremas gelas minum hingga pecah. Tanpa peduli rasa sakit di tangan nya.

Berbeda dengan Aqila, ia menjadi khawatir dengan apa yang terjadi, tangan Arka sudah di penuhi darah yang mengalir menetes ke lantai.

Aqila meninggalkan Arka mencari kotak P3k di laci, setelah menemukan ia kembali menemui Arka. Awal nya Arka berpikir Aqila pergi karena muak, ternyata dugaan nya salah Aqila pergi mengambil kotak P3k untuk mengobati tangan yang berdarah.

"Berikan tangan mu, nanti bisa infeksi jika tidak segera di obati." Menarik paksa tangan Arka, dengan cepat tarikan itu di tepis.

"Jangan menyentuh saya dengan tangan kotor mu itu. Bukan nya sembuh nanti tambah infeksi." Hina Arka tak digubris Aqila tetap memaksa mengobati Arka.

Marah yah marah Aqila tidak peduli niat nya hanya satu saat ini, mengobati meski terus di tolak ia akan lebih keras kepala kali ini, semua demi kebaikan Arka bukan dirinya.

Aqila terus memaksa menarik tangan Arka semakin mengeluarkan darah, jika dibiarkan lebih lama bisa infeksi. Arka tidak peduli bahkan kebaikan Aqila yang ingin mengobati nya mentah-mentah di tolak dengan kasar.

"Apa kau tuli!" Teriak Arka."Sudah saya bilang jangan menyentuh saya dengan tangan kotor kamu." Sambung Arka menatap jijik Aqila.

"Kenapa kamu sangat keras kepala, lihat sekarang tangan mu sedang terluka, buang ego mu jangan sakitin diri sendiri hanya karena amarah." Balas Aqila dengan tatapan berbalik.

"Sana pergi dari hadapan ku." Lagi dan lagi Arka teriak, kali ini tepat di gendang telinga Aqila.

"Saya tidak akan pergi sebelum mengobati luka kamu, terserah kamu mau bilang apa saya tidak perduli." Bantah Aqila keras kepala tanpa memikirkan diri sendiri.

Aqila tidak perduli jika harus di sakiti lagi, niat nya tulus ingin mengobati tangan Arka.

"Semakin kamu memaksa, semakin saya merasa jijik dengan sentuhan kamu. Stop berlagak baik atau pun keras kepala karena itu tidak membuat saya berubah pikiran tentang kamu. Sekali ular tetap ular tidak akan berubah, jadi hentikan harapan kamu yang ingin di nilai baik." Hina Arka tanpa berpikir perkataan nya sangat tajam setajam silet.

"Kamu bebas mengatai saya dengan mulut kamu. Dan saya tidak permasalahkan itu. Tapi sekali ini saja biarkan saya mengobati kamu, jika di biarkan bisa infeksi, lihat darah kamu terus keluar." Jelas Aqila dengan lembut menunjukkan darah yang terus menetes di lantai.

"Berikan kotak nya pada Bibi, saya tidak sudih kamu mengobati! " Ucap Arka menoleh Bibi sudah paham maksud majikan nya.

Pelayan tersebut mendekati Aqila mengambil kotak P3k yang di letak atas meja.

"Kalau begitu saya izin pergi dulu." Pamit Aqila beranjak pergi.

Belum 5 langkah berjalan terdengar suara teriakan siapa lagi kalau bukan macan." Berhenti!"

...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ.......

✨_______________🌼🌼🌼_______________✨

🥀 Jika kebaikan ku terus di tolak, bagaimana dengan kejahatan yang kau lakukan padaku. 🥀~~~By: Aqila💞

...Jangan lupa dukung karya ini dengan Like, comment, gift🌹 and vote....

...Bantuan jempol mu membantu author untuk semangat menulis....

...Tambahin favorite biar gak ketinggalan up terbarunya.📝📢...

1
Dayu Dayu
perempuan sinting !!!
Dayu Dayu
dasar aniing arka !!!
Dayu Dayu
lanangan aniing !!!!
Siti Muyasaroh
mungkin Farel saudara nya aqila
Siti Muyasaroh
mungkin Farel saudara nya aqila
Borahe 🍉🧡
judulnya harusnya Dilema bukan di lemah
Fitri Septiani
Luar biasa
Hery Hermin
ceritanya seru,,, lanjutkan
Indri Retnaningsih
Dari awal aku baca... novel ini aneh dech. masak ada ya orang benci sampai segitunya sampai ada kata wanita ular. nda masuk akal dech. so weird... hmmm.... nda ada niat lanjutin. tapi semangat trus ya Thor ..
Borahe 🍉🧡: bener banget alurnya kek berantakan
total 1 replies
🍉💜
"Senin, 24 januari 2022" bacanya 2 tahun kemudian "01 juni 2024"😅
siti rahmah
kenapa ada iklan seh...
Elsi Rovionita
Kecewa
Elsi Rovionita
Buruk
Firdha Widyaningsih
kakek laknat emg itu si qila dilecehkan dia ga ada rasa bersalah sm sekali
Firdha Widyaningsih
lemah cewe nya ini
Firdha Widyaningsih
wajar sih klu kakak km begitu seharusnya km bersyukur qila punya kakak yg sangat sayang sm km
Eliyah
sepertinya aku sudah pernah baca ini novel, sampai tamat kayanya ini novel waktu itu nama Akun-ku Andrean~Brima... tapi sudah ku harus dari rak... sepertinya juga...
Natalia S Manik
anjing lu arki, katanya jijik dihhhhh. qila jangan mau sama dia
Eni Yuniarsih
Biasa
Eni Yuniarsih
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!