NovelToon NovelToon
Suicidal Project

Suicidal Project

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kencan Online / Tamat
Popularitas:268
Nilai: 5
Nama Author: lilbonpcs

Buku ini gua tulis sebagai perwujudan eksistensional gua di dunia ini. Karena gua pikir, sebelum gua mati, gua harus ninggalin sesuatu. Untuk bilang ke orang² yang baca buku gua ini: "Ini gua pernah hidup di dunia, dan gua juga punya cerita." Pada dasarnya, buku ini berisi rangkuman hal² penting yang terjadi dalam hidup gua, yang coba gua ingat² kembali, gua gali kembali, di tengah kondisi gua yang sulit mengingat segala hal yang rumit. Juga, kalau² kelak nanti gua lupa dengan semua hal yang tertulis di buku ini, dan gua baca ulang, terus gua bisa bilang: "Oh... ternyata gua pernah begini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lilbonpcs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RedBubble

Di tengah kesibukan gua fokus ngerjain print on demand di RedBubble, gua kenal sama seorang cewek, namanya adalah Cahaya. Waktu itu, dia bahkan belum bisa disebut dewasa, pas gua kenal dia pertama kali, usianya beneran masih 16 tahun.

Perkenalan kami lewat sebuah proyek, jadi ceritanya, gua dan temen² muda Katolik lintas kota, ngadain proyek, proyeknya itu channel YouTube kerohanian Katolik gitu. Nah dari antara semua member, itu bocah SMA sendirian, diantara kami yang rata² dari generasi milenial.

Berawal dari gua yang sering godain dia di group WhatsApp kan. Lama² kita jadi deket, but deketnya itu bukan kek deket cinta²an ya, di mata gua waktu itu, itu Cahaya beneran masih bocah. Jadi gua bener² enggak ada rasa apa². Gua manggil dia bocil, nah karena keseringan gua manggil dia bocil, itu Cahaya manggil gua Om. Padahal gua belum setua orangtua dia loh.

Lama² dari sekedar cuap² di group WhatsApp, itu bocil jadi sering chatan secara pribadi sama gua. Sekali lagi, hubungan kita layaknya seorang Om dengan keponakannya, gua enggak ada rasa apapun. Kemunculan si Bocil dan kesibukan gua ngurus akun RedBubble gua, ngebuat gua jadi semakin cepet move on dari Ana.

Hari² gua yang awalnya dipenuhi penyesalan dan kekecewaan, pokoknya suram banget dah, jadi makin bewarna. Celotehan² kocak ala anak kecil yang lagi ngobrol sama Om-nya, mewarnai hari² gua yang sibuk.

Nah... itu tadi latar belakang kisah gua dengan Cahaya, yang di bab selanjutnya, bakal makin rumit.

Soal RedBubble, enggak butuh waktu lama, usaha gua mulai menghasilkan. Dimulai dari cuman $30 USD/bulan, lama² terus naik, sampai jadi $200 USD/bulan. Waktu yang pas juga, karena waktu itu penghasilan gua dari ojol mulai berkurang karena efek covid 19. Jadi, gua bener² ketolong karena RedBubble.

Sementara itu, hari² gua berjalan kembali normal, seperti gua enggak pernah kenal dengan Ana. Semua karena peran kesibukan gua di RedBubble dan unsur penting lainnya adalah Cahaya.

Gua ceritain sedikit latar belakang dari Cahaya.

Cahaya adalah anak ke dua dari tiga bersaudara, dia punya kakak cowok dan adek cowok. Orangtuanya, bokapnya udah meninggal saat dia masih kecil, sementara nyokapnya hidup dengan berdagang. Pada dasarnya, keluarga Cahaya berasal dari keluarga yang berada.

Kakeknya dari pihak nyokapnya, adalah pensiunan Kopasus, yang punya pangkat, neneknya dari pihak nyokapnya keturunan Belanda-Manado. Lalu, dari pihak bokapnya adalah keturunan Tionghoa.

Meski bisa dibilang orangtua Cahaya hidup berkekurangan, tapi biaya pendidikan dan banyak hal lain, disokong oleh keluarga besarnya, om dan tantenya. Karena seperti yang gua bilang tadi, dia sebenernya dari keluarga kaya.

Cahaya ini orangnya bener² religius, pokoknya bener² anak gereja banget. Bertolak belakang dengan gua... haha. Padahal gua aktif di organisasi Orang Muda Katolik, but bukan karena gua religius, gua cuman pen cari sosial aja. Tapi beda sama dia, dia ini emang beneran yang religius gitu.

Ah iya... waktu gua dan Cahaya mulai sering ngobrol, Cahaya pernah ngomong: "Takut kalau Om baper nanti, kayak cowok² yang laen."

Gua dengan penuh kesadaran bilang: "Gua enggak mungkin baper. Pertama, kita belum pernah ketemu. Kedua, lu masih terlalu kecil dimata gua."

Yup... sepertinya, Cahaya selalu punya masalah sama cowok, kalau dia berusaha deket dan cuman sekedar pengen berteman aja. Kebanyakan dari cowok² itu, ujung²nya suka sama dia.

Nah, pernah juga ada cerita lumayan tragis. Gua enggak tahu ini boleh diceritain atau enggak. But, gua pikir ini penting banget gua ceritain.

Jadi, Cahaya kan aktif banget di gerejanya, nah dia deket juga sama salah seorang imam Katolik disana. Suatu saat, Cahaya cerita kalau salah satu oknum imam Katolik disana itu ngelakuin hal yang rada² kurang ajar ke dia. Padahal, sebagai seorang imam Katolik, dia terikat oleh kaul kesucian dan ketaatan, gua enggak habis pikir, kok bisa seorang imam Katolik, ngelakuin itu ke "ibarat kata" anaknya sendiri.

Ini juga ngebuka mata gua, sisi gelap dari sakramen imamat, yang kebanyakan orang Katolik mungkin memilih untuk menutup mata. But, realita ini bener² ada di sekitar kita.

Sebenernya masih banyak lagi cerita² dia tentang cowok² brengsek yang ngelakuin hal itu ke dia. But, untungnya ini bocah lumayan kek lakik, jadi mana mungkin dia diem aja, pasti ngelawan lah.

Cerita² ngenes dia itu, ngetriger sisi dewasa gua buat ngelindungin dia, lama² gua jadi merasa memiliki hak atas keselamatan dia. Perasaan ini bener² seperti perasaan seorang ayah pada putri kecilnya, ketakutan kalau dia kenapa², dan banyak overthinking lainnya.

Sampai suatu hari, dia cerita kalau dia lagi pacaran online. Sumpah waktu dia ngomong kayak gitu, gua ketawa ngakak. Pas itu, gua beneran nge-ceng²in dia yang pacaran online, karena gua pikir, enggak mungkin orang beneran cinta kalau ketemu aja belum pernah. Gua ceng²in dia ampe dia beneran ngambeg sama gua. Gua inget lagi momen itu, sikap dia beneran masih kayak anak kecil.

Berjalannya waktu, dia beneran putus sama pacar onlinenya, dan gua ketawain dia... hahaha.

Saking deketnya kita...

Kita pernah bikin akun rohani bareng, ada deh, pokoknya akunnya itu, followers Instagramnya kira² sekitar dua ribuan, terus ada group WhatsAppnya juga, isinnya campur, ada awam ada rohaniwan. Kita rutin bikin konten gitu. But, yaa... dalam hal ini, kita jarang akur, selalu adu debat. Menurut gua sih ya, itu bocil ngeyel dikasih tahu. Menurut dia "mungkin" gua ini sok tahu.

Berjalanannya waktu, dia mulai cerita kalau lagi deket sama cowok, di real life. Eits, tunggu dulu, pas ini dia udah "legal" yak, usianya udah 17 tahun, udah punya KTP, jadi gua sih diem² aja gitu, enggak banyak ngoceh kek pas dia pacaran online.

Di lain sisi, gua waktu itu sibuk ngonten di akun rohani, dan sibuk jualan di RedBubble, ditambah gua masih aktif ojol. Jadi gua enggak terlalu mikirin hubungan Cahaya sama gebetan barunya. Gua pikir sih waktu itu, ya... namanya juga ABG labil, paling berapa lama sih, udahan pasti.

Tapi ini anak kok jadi jarang ngehubungin gua, ini gua mulai agak rada² panas hati. Dan... perasaan aneh muncul di hati gua. Gua tiba² aja punya rasa cemburu. Meski begitu, gua masih naif, dengan berusaha menolak perasan cemburu gua itu. Gua pikir, itu perasaan yang salah, perasaan itu enggak seharusnya muncul. Cahaya bukan siapa² gua, dia cuman bocil random yang tiba² muncul di kehidupan gua. Bahkan, gua belum pernah ketemu sekalipun, jadi gua pikir perasaan gua ini emang enggak wajar, dan cepat atau lambat harus gua singkirin.

1
lilbonpcs
ehek
DavidTri
ini beneran kisah nyata atau cuma cerita di buat² bang? Walaupun gitu tetap semangat bang, bahkan Kita harus membayangkan Sisyphus bahagia. Sisyphus tahu hidupnya absurd mendorong batu ke puncak gunung, jatuh lagi, diulang selamanya.

Tidak ada tujuan akhir disana. Tidak ada hadiah menanti. Tapi justru saat dia menyadari absurditas itu dan tetap memilih untuk mendorong batu, di situlah kebebasannya muncul.

Bahkan dalam penderitaan, Sisyphus bahagia
bukan karena penderitaannya menyenangkan,
melainkan karena penderitaan itu tidak lagi menguasainya🔥
lilbonpcs: cerita nyata 😄 makasih loh dah komen,
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!