NovelToon NovelToon
SUGAR BROTHER

SUGAR BROTHER

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Theshittyqueen

Hal tergila yang pernah Clara lakukan adalah tidur dengan kakak iparnya sendiri demi uang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Theshittyqueen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TEN

Diana sibuk bercumbu dengan Thomas, ia mendesah kesal ketika ponselnya itu berdering pertanda ada pesan masuk.

Diana meraih ponselnya memilih untuk membaca pesan tersebut sementara Thomas tengah sibuk tak mau melepas Diana, merasa tidak terusik dengan apa yang tengah Diana lakukan.

Mata Diana melebar ketika ia membaca pesan masuk dari Damian, Diana sontak mendorong Thomas menjauh dari tubuh yang tak mengenakan apapun itu. Diana mengabaikan dengusan Thomas yang kesal karena kesenangannya di ganggu.

Diana mencoba untuk menghubungi Damian namun tidak bisa, Diana berdecak ketika Thomas justru malah mendekatinya dan kembali memberikan kecupan kecupan dileher Diana. Ini bukan saatnya untuk melakukan hal itu.

“Thomas hentikan!”

Namun Thomas tidak mau mendengar.

“Kau ini kenapa, kau sudah tidak mau tidur dengan ku lagi hah?!” Thomas nampak kesal, wajahnya memerah akibat telah banyak minum sebelumnya dan juga karna rasa amarahnya terhadap Diana yang menolak sentuhannya.

“Aku tidak bermaksud seperti itu Thom, tapi baru saja aku mendapat pesan dari Damian dan dia sudah tahu tentang hubungan kita, dia sudah mengetahui bahwa aku berselingkuh dibelakangnya!”

Thomas tidak tertarik dengan kekhawatiran Diana, “Biarkan saja dia tahu, memang itu kenyataannya kan. Dia tidak bisa membuat mu puas makanya kau berselingkuh dengan ku.”

Diana mengusap kasar wajahnya, merasa percuma berbicara dengan Thomas yang tengah mabuk ini. “Kau bisa saja tidak perduli tapi aku sangat perduli, jika ia menceraikan ku maka aku akan kembali menjadi gembel.”

Diana memungut pakaiannya yang berceceran di lantai, memakai pakaiannya itu dengan terburu buru. Diana harus menemui Damian, Diana akan mengarang sejuta kebohongan agar Damian percaya atau bila perlu Diana akan bersujud di kaki Damian agar Damian mau memaafkannya.

***

Clara harus menerima kenyataan pahit bahwa kontrakan tempat ia tinggal sebelumnya sudah ditempati oleh orang lain dan tidak ada kontrakan kosong lainnya.

“Bagaimana ini kita harus mencari kemana lagi?” Josephine menghela nafas berat, ia bersandar ke mobilnya setelah kelelahan berjalan di gang sempit untuk mencari kontrakan kosong.

Clara menggelengkan kepalanya, ia pun tidak tahu harus kemana lagi.

Josephine dan Clara sibuk mengupas ngipas wajah mereka yang kepanasan hingga sebuah motor berhenti tepat di depan mereka. Clara yang melihat motor itu merasa familiar hingga  akhirnya laki laki itu membuka helmnya den menatap Clara dengan senyuman manisnya.

“Sedang apa kalian disini?”

“Marvel?”

Kenapa Marvel selalu muncul dengan motornya itu, dan terlebih lagi kenapa Marvel selalu muncul disaat Clara tengah kesusahan? Kenapa bisa bertepatan sekali. Disengaja kah atau memang takdir Tuhan?

***

Diana turun dari taxi seperti orang gila, Diana berlari memasuki gedung perusahaan Damian, Diana bahkan mengabaikan beberapa pasang mata yang menatap bingung kearah dirinya.

Diana mengabaikan sekretaris Damian yang mencoba untuk menghentikannya, Diana masuk dengan nafas terengah-engah engah. Diana mendadak gugup ketika ia masuk Damian langsung menghadiahinya dengan tatapan tajam.

“Ada apa kau kemari? Bukan kah aku sudah mengatakan kepada mu untuk bersenang senang?”

Diana menggelengkan kepalanya, ia tidak suka melihat Damian seperti ini. Mata Diana berkaca kaca, ia melangkah mendekati Damian dengan wajah sedih yang dibuat buatnya. “Damian, aku bisa jelaskan semua nya. Ini semua tidak seperti apa yang kau bayangkan.”

Damian berdecih ia memandang penampilan Diana dari ujung rambut hingga ujung kakinya, Diana kelihatan sangat berantakan. Tentu saja berantakan, Damian bisa membayangkan betapa paniknya Diana setelah menerima pesan darinya. Tentu saja Diana panik, Diana tidak akan mungkin mau kehilangan tambang emasnya.

“Damian ini tidak seperti apa yang kau bayangkan.” Diana mencoba untuk menyentuh tangan Damian namun Damian dengan kasar menepis tangan Diana.

“Mau kau memberiku berjuta juta alasan pun aku tidak akan pernah mempercayai kebohongan mu itu Diana, sekali kau mengkhianati ku maka tidak ada ampun bagi mu.”

Diana menggelengkan kepalanya, ia masih bersikeras. “Ini tidak seperti apa yang kau bayangkan Damian, aku dan Thomas tidak berselingkuh di belakang mu. Thomas ada masalah jadi aku sebagai teman hanya ingin membantunya dan berada disisinya tidak lebih.” Diana masih saja mencoba untuk membodohi Damian meski sebenarnya Diana sendiri sudah putus asa, karna ia tahu tidak mudah membuat seorang Damian Leonardus percaya.

Tidak kunjung mendapat jawaban dari Damian membuat Diana dengan nekat menelanjangi dirinya, ia membuka pakaiannya hingga menyisakan pakaian dalamnya. “Ayolah Damian aku tahu kau berpikir yang tidak tidak seperti itu hanya kita sudah lama tidak berhubungan intim karena kesibukan mu dan juga diriku, aku tahu kau hanya merasa cemburu pada hal yang tidak tidak.”

Damian menatap jijik Diana yang benar benar tidak tahu malu, Damian kembali menepis tangan Diana yang mencoba untuk membelai dadanya.

“Tutup pakaian mu itu Diana, aku tidak tertarik dengan tubuh mu yang sudah disentuh oleh laki laki lain itu.”

Diana tertunduk menyerah, semua kebohongan dan godaannya sama sekali tidak berpengaruh terhadap Damian.

“Aku harus bagaimana lagi Damian, aku mohon maafkan aku.. aku rela melakukan apa saja asalkan kau memaafkan ku.”

Tidak ada cara lain lagi selain memohon, Diana benar benar tidak ingin kehilangan Damian. Kehilangan Damian sama saja dengan bunuh diri, Diana tidak ingin hidup nya menjadi menderita seperti dahulu. Diana tidak mau, ia tidak sudi jika harus kembali seperti dahulu lagi.

“Apa saja? Kalau begitu aku akan memaafkan mu dan memberimu uang sebanyak yang kau inginkan asalkan kau bisa membawa adik mu padaku. Bagaimana kau bisa?”

Alis Diana berkerut, beberapa kali Diana berkedip mencoba memastikan bahwa ia tidak salah dengar. Kenapa juga Damian ingin Clara kembali tinggal dengan mereka? Apa Damian tidak tega Clara berkeliaran diluar sana tanpa tujuan?

“Kenapa kau ingin aku membawa kembali Clara, bukan kah itu sudah keputusan Clara sendiri untuk pergi dari rumah kita. Kita tidak bisa memaksanya untuk tetap tinggal, jika kau kasihan kepadanya ku rasa itu tidak perlu, lagi pula dengan membiarkan Clara mengurus dirinya sendiri itu akan membuatnya tumbuh dewasa dan bisa hidup mandiri.”

Damian tertawa sinis mendengar nasehat panjang Diana, “Kau mencoba untuk bersikap sebagai kakak yang baik? Jujur saja padaku tidak perlu bicara sok bijak seperti itu, aku tahu kau sudah sejak lama sekali ingin menendang Clara pergi. Dan perlu ku ingatkan kepada mu, rumah itu rumah ku bukan kita, kau tidak berhak apa apa atas rumah itu.”

Diana terdiam, Diana merasa malu dengan hinaan Damian namun Diana juga tidak bisa mengelak bahwa ia memang ingin Clara menjauh dari hidupnya.

“Cepat jawab aku, apa kau bisa membawa kembali Clara kepadaku? Aku benar benar akan memberikan mu uang sebanyak yang kau mau sebagai imbalannya.”

Lama Diana berpikir hingga akhirnya Diana mengangguk, meski Diana sendiri bingung kenapa Damian meminta dirinya untuk membawa kembali Clara.

Apakah mungkin kalau Damian jatuh hati kepada Clara?

Tidak, tidak mungkin. Damian pasti hanya merasa kasihan. Ya pasti karena itu, tidak mungkin suaminya jatuh hati kepada adik sialannya itu.

***

“Terima kasih Marvel, kalau tidak ada dirimu mungkin kami berdua masih luntang lantung dijalanan mencari tempat tinggal untuk ku.”

Marvel menggelengkan kepalanya, “Tidak, untuk apa merasa berterima kasih memang sudah seharusnya kita saling membantu bukan? Bukan kah kita teman? Kita bahkan satu universitas.”

Marvel tertawa hingga matanya menyipit, Clara hanya bisa membalasnya dengan senyuman. Clara benar benar merasa berterima kasih kepada Marvel.

Marvel selalu datang di saat yang tepat dan menawarkan bantuan, Marvel sebelumnya menawarkan Clara untuk tinggal dirumahnya untuk sementara waktu namun Clara menolak, berkata bahwa tidak seharusnya Clara merepotkan dan tinggal dirumah teman lelakinya.

Hingga akhirnya Marvel menawarkan Clara untuk tinggal di sebuah kost wanita yang posisinya tidak jauh dari rumah Marvel. Kebetulan Marvel kenal dengan pemilik kost khusus wanita itu.

Dan disini lah Clara sekarang, membawa segala barang barangnya ke tempat tinggal barunya. Mungkin Clara akan tinggal di kost an khusus wanita ini hingga Clara bisa menemukan tempat tinggal baru.

“Aku harus kembali ke rumah, Monica pasti menunggu ku.”

Clara hanya mengangguk dan memperhatikan Marvel yang menaiki motornya dan melaju pergi, pandangan Clara beralih pada Josephine yang bersandar di dinding dan menatap Clara dengan pandangan menggoda.

“Kelihatannya kau dan Marvel sangat dekat.”

Clara tertawa mendengar perkataan itu, “Itu semua karna Marvel itu orang yang sangat baik, dia benar benar laki laki yang baik.”

Masih dengan tangan terlipat di dada Josephine melangkah mendekati Clara, “Ku rasa itu bukan semata mata karna dia baik, tapi karna dia itu memiliki perasaan yang lebih kepada mu. Aku bisa melihat itu di matanya.”

“Bicara apa kau ini, jangan jangan terlalu lama terkena teriknya sinar matahari otak mu ikut meleleh. Sudah dari pada menduga hal yang tidak tidak lebih baik bantu aku membawa barang ku ke dalam.”

Josephine berdecak karna Clara tidak mau percaya dengan perkataanya padahal Josephine percaya seratus persen bahwa pandangan Marvel kepada Clara dan orang lain itu berbeda. Seolah penuh rasa yang tidak tersampaikan.

1
✨️ɛ.
sekedar saran, sebaiknya si Markus dibawa ke psikolog anak.. tingkahnya meresahkan.. /Sweat/
✨️ɛ.
akibat memakan hak orang lain, ilmunya jadi gak berkah, hidup jadi kagak bener..
✨️ɛ.
jadi apa judulnya yg pas ini.. ipar adalah berkah?
✨️ɛ.
oh, macam tu.. berarti si Diana aja yg emang ratu drama dari dulu ye..
iri, dengki, egois, busuk hati..
✨️ɛ.
muncung lu beracun, Dam.. makanya si Clara gak tahan..
✨️ɛ.
kalo tersebar lu juga yg rugi, Dam..
✨️ɛ.
ishh dia ini.. kalo deket udah gue kepret pakek baliho caleg.. 😤
✨️ɛ.
aduh, baiknya keluarga ini.. 🥹
✨️ɛ.
mantap Clara! lebih baik berjuang sendiri..
✨️ɛ.
apasih Damian.. orang ngobrol doang.. 🙄
✨️ɛ.
jiah.. mokondo..
✨️ɛ.
childish amat lu Diana, udah tuek jg masih aja berpikiran sempit kek gitu..
Acan Hasanbasri
sedih banget,,yg sabar ya Clara😭😭😭
Memyr 67
bertahan untuk tidak jadi gembel juga diana terancam jadi gembel. balasan, sudah membuat adik kandung jadi gembel.
Henni
keren😍
Sri Lestari
langsung tes DNA bisa thor g ysah nunggu sampsi lahir, kasihan clara dan anaknya
Sri Lestari
dasar ulat keket sudah salah masih ngelak saja
Sri Lestari
dokter koq oon sekali dimanfaatkan thomas tapi g tahu, tunggu karmamu
Sri Lestari
lakukan tes DNA damian, diana akan menggunakan segala macam cara utk bisa hidup enak menikmati harta damian, dasar petempuan g punya malu
Sri Lestari
bucin bucin dah clara sama damian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!