NovelToon NovelToon
Rahasia Sang Mantan (Cinta Tertinggal)

Rahasia Sang Mantan (Cinta Tertinggal)

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Psikopat itu cintaku / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Jika Laudia

[JANGAN LUPA LIKE SETIAP MEMBACA]

Setelah bertahun-tahun hancur akibat dicampakkan tanpa alasan oleh sang istri, akhirnya Nevandra Ardiona kembali menemukan keberanian untuk membuka lembaran baru.

Namun, rupanya takdir masih belum bosan bercanda dengannya karena sang masa lalu justru kembali menyapa dan membuat perasaan yang susah payah ditata Nevan kembali jungkir balik.

Gantari Dihyan Irawan, seorang gadis manis yang pernah mati-matian dicintai Nevan hadir kembali dengan sikap berbeda. Begitu dingin dan ... galak.

Akankah Nevan kembali dengan kisah lamanya? Atau tetap melanjutkan kisah yang baru?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jika Laudia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sembilan

"Padahal aku dari pagi di kampus, tapi baru bisa bimbingan sore dan semuanya disalahin," cerita Shanessa sembari menjambak rambutnya frustasi.

Nevan menurunkan tangan itu dari kepala Shanessa dan menggenggamnya. "Nggak salah semua, Sayang."

"Kemarin katanya rumusan masalah harus diganti, udah aku ganti, eh katanya pakai yang kemarin aja," lanjut Shanessa dengan air mata.

Sebenarnya di perjalanan pulang tadi, Shanessa sudah uring-uringan di dalam mobil dan sekaranglah gongnya.

Tak lama, sedan silver memasuki perkarangan rumah dan Gantari keluar dari sana dengan ekspresi datar seperti biasa, sedangkan sedan kembali berputar arah dan pergi lagi.

"Tar, duduk disini dulu deh," ajak Shanessa parau. Sejak pulang dari kampus, mereka memang tidak langsung amsuk rumah, melainkan duduk berselonjor kaki di teras depan. Teras kediaman Ardiwinata memang luas memanjang dan langsung dihadapkan pada taman yang dihiasi tanaman-tanaman hijau yang menyegarkan mata dan nyaman digunakan untuk bersantai.

"Kamu kenapa?" tanya Gantari melihat mata sepupunya sembab.

"Sini aku ceritain," ajak Shanessa memanfaatkan kesempatan.

Gantari mendekat dan duduk di dekat Shanessa.

"Kenapa?" ulangnya.

"Hari ini aku ke kampus, bimbingan," mulai Shanessa. "Padahal aku udah perbaiki ini itu, tapi tetap ada aja yang salah disana, disini," curahan hati panjang lebar Shanessa kembali dimulai, sedangkan Gantari mendengarkan dengan khidmat.

Selagi Shanessa menumpahkan rasa kesalnya, Bi Uti datang dengan nampan berisi tiga kaleng minuman soda dan setoples kue kering.

"Kamu kok bisa sih, Tar, kemarin kerja sambil kuliah?"

"Dia kuliah?" Nevan sempat-sempatnya membatin.

Gantari tak langsung menjawab. Dia tampak berpikir sebentar. "Aku menikmati prosesnya, dan lagi mungkin aku nggak ngalamin hal yang kamu alami."

Shanessa mendesah putus asa. "Aku nggak tau, deh. Kayaknya tu dosen sentimen banget sama aku. Bisa nggak sih ganti dosen pembimbing aja?"

Gantari sontak mengulas senyum tipis mendengar ucapan Shanessa barusan dan Nevan yang tidak sengaja melihat itu terpaku sejenak.

"Kalau salah lagi, kamu ganti dosen pembimbing lagi?" balas Gantari.

Shanessa tak menjawab. Ia hanya kembali menarik napasnya.

"Rajin-rajin bimbingan aja. Kalau salah, perbaiki, terus bimbingan lagi."

"Ya, kalau perbaikannya sejam dua jam siap. Lah, ini?" Shanessa kembali menangis.

"Aku nggak paham seni, jadi nggak bisa bantu kamu," ucap Gantari merasa bersalah.

Tiba-tiba terdengar suara kekehan. Sumpah, Nevan sudah mencoba menahan diri untuk tidak tertawa, tapi akhirnya tertawa juga.

Gantari dan Shanessa kompak menoleh. Menatap Nevan bingung.

Nevan yang sadar dirinya menjadi objek perhatian mencoba berdeham dan bersikap biasa saja.

"Kenapa?" tanya Shanessa penasaran.

"Ingat seseorang aja," jawab Nevan kikuk.

"Seseorang? Siapa?" tanya Shanessa penuh selidik.

Dari pada rasa penasaran Shanessa berubah menjadi sebuah kecurigaan, maka Nevan memilih untuk menjawabnya saja, "Ada seseorang yang nggak bisa menggambar sama sekali."

Mendengar jawaban Nevan barusan membuat Gantari mendelik sebal. Ia mengambil sekaleng minuman, lantas membuka dan meminumnya dengan kesal. Kemudian, meletakkannya di lantai teras.

Sedangkan, Shanessa masih menatap Nevan bingung.

"Emang kenapa? itu lebih mending dari pada orang yang nggak bisa memotong kukunya sendiri," sembur Gantari.

Mendengarnya membuat Shanessa menoleh, "Emang ada?" tanyanya tak percaya.

Giliran Nevan yang kesal. Ia juga membuka sekaleng minuman dan meminumnya hingga separuh, kemudian meletakkannya kembali ke atas nampan.

Shanessa yang tidak menyadari situasi, memilih beranjak dan berjalan mengutip tas yang tadi dia lembar secara asal. Ia mengeluarkan setumpuk kerjas dari sana dan membuka lembarannya untuk menunjukkan pada Gantari dan Nevan. Kaleng minuman milik Gantari tersenggol dan hampir jatuh, jadi Shanessa memindahkan kaleng itu kembali ke atas nampan.

"Lihat, kan? Coretannya nggak selembar dua lembar. Banyak banget," rengek Shanessa sembari terus mebolak-balik kertasnya. Kemudian, Ia mendongak menatap Nevan penuh harap, "Sayang .... kita nikah aja dulu, baru nanti aku lanjutin lagi skripsinya."

Nevan gelagapan mendengarnya. "Janji adalah janji, sayang," ucapnya kemudian, lantas mengambil kaleng minumannya tadi dan meminumnya hingga tandas.

Shanessa diam saja. Dia masih menatap lekat Nevan.

"Kamu marah?"

Shanessa menggeleng. "Kamu ...." diam sejenak, kemudian melanjutkan, "Minum minuman punya Gantari."

1
betters
Kecewa
betters
Buruk
Cinta Rodriques
thour blm nikah kok udh. selesai aja....
Wiwik Widyaningsih
seperti bang maher ya
Syakilla
novel pertama ku baca...dan sampai skarang ku ulang2 karna suka...pokoknya the bast
Hikmah Mashuroh
Kecewa
Ojjo Gumunan, Getunan, Aleman
ehhh bru lulus Sekolah atau lgi kuliah kali yaa 18 taun
Ojjo Gumunan, Getunan, Aleman
apa Kakek gantari engga tau klo cucunya udah menikah?

lanjutttt bau bau Clbk ini sih 🤭
Ojjo Gumunan, Getunan, Aleman
ini alurnya mundur kak kak?

menarik nihh
lanjut baca deh
Ojjo Gumunan, Getunan, Aleman
mampir yg kedua kali di krya kak jika Claudia setelah suprbia yg entah endingnya blm tahu🤭🙏
Joeiksa Tree
aku mampir kak,
Ova
loe bener bener sedeng y thooor....

cerita loe ga ke detack...😎
Ama
tubuhkan = tubuhnya
Ama
kamu yang cemburu
Ama
gak.
Ama
Adiwiyata
Ama
keluarga Ardiwinata atau Adiwinata. ?????
Eti
dia mantan istriku.......kata Nevan.
Eti
kata 'pada' kok berasa ganggu yah 🤔🤔🤔
Ditta
ngelamar orang tuh pake cinta Bang,bukan pake kasihan 😒😒😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!